75643 research outputs found
Sort by
Pengaruh Penambahan Tepung Daun Kelor [Moringa Oleifera] Terhadapkadarprotein, Kalsium, dan Daya Terima Nugget Ikan Lemuru [Sardinella Lemuru]
Ibu hamil merupakan kelompok yang berisiko mengalami gizi kurang. Salah satu upaya memenuhi kebutuhangizi ibu hamil dengan modifikasi menu makanan seperti nugget ikan berbahan lemuru dan tepung daunkelor
untuk memenuhi kebutuhan protein dan kalsium. Penelitian ini menganalisis pengaruh penambahan tepungdaun kelor terhadap kadar protein, kalsium, dan daya terima nugget ikan lemuru. Penelitian Quasi
Experimental dengan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL), terdiri dari 12 unit percobaan dalam4perlakuan, yaitu penambahan tepung daun kelor pada nugget ikan lemuru sebesar 0, 20, 30, dan 40 persen. Kadar protein dianalisis dengan metode Semi Mikro Kjeldahl, kalsium dengan metode Permanganometri, danuji daya terima menggunakan Scale Test. Data hasil uji kadar protein dan kadar kalsiumdianalisismenggunakan uji Kruskal Wallis dan uji Mann Whitney U Test sedangkan hasil uji daya terima menggunakanuji Friedman dan uji Wilcoxon Sign Rank dengan tingkat signifikasi 5% (α=0,05). Hasil penelitian menunjukkanpenambahan tepung daun kelor meningkatkan kadar protein dan kalsium nugget ikan lemuru, dan berpengaruhpada daya terima rasa nugget (p-value ≥ α). Nugget ikan lemuru yang direkomendasikan adalah nugget ikanlemuru dengan penambahan tepung daun kelor sebesar 20 persen (X1) yang mengandung kadar protein21,18persen dan kadar kalsium 410 mg, kandungan protein sesuai dengan SNI 7758:2013. Setiap potong atau15gram nugget ikan lemuru dengan penambahan tepung daun kelor 20 persen (X1) dapat memenuhi AngkaKecukupan Gizi (AKG) sebesar 32,09 - 34,72 persen protein dan 29,28 - 34,16 persen kalsiumuntuk ibuhamil
usia 16-49 tahun. Konsumsi 3-5 potong per hari mencukupi kebutuhan protein harian dan 3-4 potong per hari
mencukupi kebutuhan kalsium harian untuk ibu hamil usia 16-49 tahun. [Penel Gizi Makan 2021, 44(1):1-10
Eksplorasi Faktor Pendukung Kinerja Karyawan Bank Muamalat Kantor Cabang Jember
Semakin banyaknya perbankan syariah menjadikan persaingan antar bank
syariah semakin ketat. Lonjakan nasabah yang sangat tinggi juga harus diimbangi
dengan pelayanan dari perbankan syariah. Dibutuhkan Sumber Daya Manusia
yang unggul dan berkualitas untuk mencapai tujuan dan keberhasilan perusahaan.
Hasil kinerja karyawan menjadi salah satu tolak ukur keberhasilan perusahaan
dalam mengelola sumber daya manusia. Kinerja karyawan yang maksimal akan
memberikan sumbangan keberhasilan perusahaan dalam mencapai target dan
tujuannya. Menurut pemikiran Gibson et al dalam Indahingwati et al (2020 : 25)
faktor yang memengaruhi kinerja ada tiga variabel yaitu variabel individual,
variabel organisasional, dan variabel psikologis.
Membentuk sumber daya manusia yang dapat meraih tujuan dunia dan
akhirat dapat dicapai apabila terpenuhi kebutuhan hidup manusia secara
seimbang. Tercukupinya kebutuhan yang tertuang dalam maqashid syariah akan
memberikan dampak yang disebut maslahah. PT Bank Muamalat Indonesia, Tbk
merupakan perbankan syariah pertama di Indonesia yang memiliki fundamental
yang kuat. Bank Muamalat menjadi perbankan syariah pertama kali yang
sepenuhnya menggunakan prinsip-prinsip syariah dalam berbagai produk dan
kebijakannya. Pengelolaan sumber daya manusia di Bank Muamalat Kantor
Cabang Jember dilandasi oleh kultur islami, modern, dan profesional.
Tujuan penelitian ini adalah untuk untuk mengkonfirmasi teori faktor
pengaruh kinerja karyawan di Bank Muamalat Kantor Cabang Jember dan
mengetahui motivasi kerja karyawan Bank Muamalat Kantor Cabang Jember
didasarkan atas nilai Maqashid Syariah. Penelitian ini merupakan jenis penelitian
kualitatif. Data dan informasi digali oleh peneliti dengan menggunakan teknik
observasi, wawancara dan dokumentasi. Uji keabsahan data dalam penelitian ini
menggunakan uji kredibilitas dengan metode triangulasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya pengaruh faktor individual,
faktor organisasional dan faktor psikologis terhadap kinerja. Motivasi karyawan
Bank Muamalat Kantor Cabang Jember didasarkan atas nilai Maqashid Syariah.Dosen Pembimbing I : Dr. Sri Wahyu Lelly Hana Setyanti, S.E., M.Si
Dosen Pembimbing II : Dr. Novi Puspitasari, S.E., M.
Coronavirus Transmission Trough Ocular Secretion: A Review Of Coronavirus Andocular Manifestations
COVID-19 (Corona Virus Diseases-2019) is the newest global pandemic caused by SARS-CoV-2 (Severe
Acute Respiratory Syndrome Coronavirus-2). This article aims to study the relationship between COVID-19
and the conjunctival swab test systemically. This article is based on several scientific reports related to
conjunctival swab performed in COVID-19 patients from the PUBMED database, Google Scholar, Springer
Link, Elsevier, medRxiv, bioRxiv, and Wiley Online Library. Keywords used are conjunctivitis, ocular,
ophthalmic, COVID-19, SARS-CoV-2, 2019-nCoV, Coronavirus, Coronavirus-19, Coronavirus19,
pathophysiology, mechanisms, tear, conjunctival swab, RT-PCR, and conjunctiva. Eight reports were
reviewed in this article. Respiratory symptoms and ocular manifestation such as conjunctivitis with
hyperemic eyes, conjunctival chemosis, epiphora, and other rare ocular manifestations were observed in
COVID-19 patients. Ocular manifestation may present as a sole symptom, prodromal symptom,
simultaneously appear with the systemic symptom, or as residual floaters. Various therapy was given
according to the complaints. RT-PCR results from the conjunctival swab test may be positive and negative in
COVID-19 patients with conjunctivitis. From this article, we hope to highlight the importance to take
optimal prevention measures for medical staff despite the presence or absence of ocular clinical
manifestatio
Kecemasan Geometri Siswa dalam Menyelesaikan Masalah Bangun Ruang Sisi Datar Ditinjau dari Teori Van Hiele
Geometry anxiety is anxiety that arises when dealing with things related to geometry. Geometry anxiety
levels start at low, medium, high, and panic. The purpose of this research was to describe student’s
geometric anxiety in solving the problem of flat-sided shapes in terms of van Hiele's theory. This type of
research is a qualitative descriptive study. The subjects of this research were two students each at the level
of visualization, analysis, and informal deduction. The data collection technique is done through a
combination (triangulation). The results of this study indicate that students of each level have different
geometric anxiety. Visualization students have medium and high anxiety in defining and identifying the
properties and elements of flat-sided shapes. Analysis students have medium anxiety in solving geometry
problems related to the calculation of diagonals, volume, and surface area. Informal deduction students
have high anxiety in solving problems related to the definition and elements of building space and problems
in the form of storie
Perceived Enjoyment, Application Self-efficacy, and Subjective Norms as Determinants of Behavior Intention in Using OVO Applications
This study examines the role of perceived enjoyment, self-efficacy, and subjective norms as determinants of behavioral intention to use the OVO application. This study’s target population is the users of the OVO application who have used it as an electronic transaction. This study’s population was the OVO application users as an electronic transaction tool in Jember Regency. Samples were randomly selected at the time of the survey with specific criteria. The survey location is determined at the Plaza because it is a shopping center that mostly has payments at OVO partner merchants. The model empirically tested using data gathered from 150 respondents of OVO users. The research model was tested by using the structural equation modeling (SEM) approach. The results showed that all constructs in the original TAM model were statistically significant. Subjective norm has a positive effect on perceived usefulness, and perceived enjoyment positively affects perceived ease of use of OVO applications. On the other hand, applications’ self-efficacy does not affect the perceived ease of using OVO applications for electronic transactions. This condition shows that subjective norms are dominant external individual perspectives compared to self-efficacy, which are personal internal characteristics in determining the behavioral intention of using OVO applications in electronic transactions
Perbuatan Melawan Hukum Oleh Pemerintah dalam Gugatan Citizen Lawsuit (Studi Putusan 118/Pdt.G/LH/2016/PN Plk)
Citizen Lawsuit merupakan gugatan yang menggugat kebijjakan pemerintah
dalam penyelenggaraan negara oleh warga negara yang hak-haknya tidak dipenuhi
oleh kebijakan pemerintah. Dalam bencana kebakaran hutan dan lahan yang terjadi
pada tahun 2015 di propinsi Kalimantan Tengah, masyarakat Kalimantan Tengah
dirugikan akibat penanganan kebakaran hutan dan lahan yang tidak maksimal oleh
pemerintah Pusat dan propinsi Kalimantan Tengah. Kerugian tersebut bersifat
masif dan mengakibatkan masyarakat tidak dapat menikmati lingkungan hidup
yang baik dan sehat berdasarkan Pasal 28H UUD NRI 1945, Pasal 2 dan Pasal 9 (3)
Undang-Undang Hak Asasi Manusia dan Pasal 65 Undang-Undang Pengelolaan
dan Perlindungan Lingkungan Hidup. Tetapi, Citizen Lawsuit dalam praktiknya
yang menggunakan hukum acara perdata dianggap tidak sejalan dengan asas hukum
acara perdata. Oleh karena itu Oleh karena itu, penulis ingin mengangkat
permasalahan tersebut kedalam sebuah skripsi dengan judul “Perbuatan Melawan
Hukum Oleh Pemerintah Dalam Gugatan Citizen Lawsuit (Studi Putusan 3555
K/Pdt/2018)”
Permasalahan dalam skripsi ini yaitu legal standing citizen lawsuit dalam
perbuatan melawan hukum di Indonesia; mencari makna perbuatan melawan
hukum yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia dan Pemerintah Daerah dalam
gugatan Citizen Lawsuit (studi putusan nomor 118/Pdt.G/LH/2016/PN Plk) dan
Pertimbangan Hukum Hakim dalam memutus perkara gugatan Citizen Lawsuit
nomor 3555 K/Pdt/2018.yang menolak permohonan Kasasi Pemohon Kasasi.
Metode penelitian dalam skripsi ini menggunakan metode tipe penelitian yuridis
normatif karena permasalahan didalamnya menerapkan kaidah-kaidah hukum
positif dalam pembahasan dan penguraiannya. Pendekatan konseptual (conceptual
approach) dan pendekatan kasus (case approach). Bahan hukum yang digunakan
meliputi bahan hukum primer, sekunder, non hukum serta analisa bahan hukum
sebagai langkah terakhirIswi Hariyani, S.H., M.H (Pembimbing I)
Dr. Bhim Prakoso, S.H., Sp.N., M.M., M.H (Pembimbing II
Pola Komodifikasi Warung Kopi Pangku Pada Pelayan DI Warung Kopi Pangku Kecamatan Wuluhan
Pola Komodifikasi Warung Kopi Pangku pada Pelayan Warung Kopi Pangku
di Kecamatan Wuluhan; Danang Aji Prasetyo, 150910302023; 2021: 81 Halaman;
Progam Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jember
Banyaknya penggunaan perempuan pada berbagai sector yang meciptakan 1
tujuan sama yaitu penarik keuntungan dengan laba yang maksimal, perempuan yang
memilik daya tarik agar bisa dimanfaatkan baik oleh diri sendri maupun orang lain
terutama pemilik modal. Perempuan yang sudah mempunyai stigma yang sangat
melekat sebagai penarik keuntungan yang maksimal. Komodifikasi perempuan yang
saat ini bisa dapat kita temui dengan mudah di berbagai sector dan media, media
cetak amupun elektronik. Iklan iklan produk yang hamper sebagian besar
menggunakan perempuajn sebagai modelnya.
Dan saat ini penggunaan perempuan juga merahmbah sector yang lebih
merakyat yaitu warung kopi, dimana warung kopi yang dimaksud adalah warung kopi
remang remang atau masyarakat yang biasanya menyebut dengan warung kopi
Pangku , perempuan di warung kopi Pangku ini selain menjadi pelayan tetpi juga
menjadi “teman” yang bisa memberikan pelayanan “lebih” . yaitu menemani ngobrol,
minum atau bahkan bisa dipegang pegang.
Komodifikasi perempuan di warung kopi Pangku dapat berupa menjadikan
perempuan sebagai pelayan dengan tata cara dan penampilan yang diatur sedemikian
rupa oleh pemilik modal yaitu si pemilik warung kopi Pangku itu sendiri.
Komodifikasi adalah merubah sesuatu agar lebih mempunyai nilai jual yang bisa
mendatangkan keuntungan. Dengan sesuatu yang dimiliki perempuan seperti sifatnya
yang terkesan lembut dan mempunyai paras yang cantik dan tidak lepas dari hal hal
yang berbau seksualitas, maka hal tersebut yang di manfaatkan untuk menaikan harga
komoditi yang dijual oleh pemilik modal. Dengan demikian pemilik modal berusaha
memproduksi pelayan perempuan sebagai objek untuk membuat warung kopi Pangku
nya tersebut menjadi lebih ramai dikunjungin dan mendapatkan keuntungtan
maksimal.Dra. Elly Suhartini, M.Si (Dosen Pembimbing
Pengaruh Persepsi Dukungan Organisasi Terhadap Kinerja Tenaga Kependidikan Universitas Muhammadiyah Jember Melalui Kepuasan Kerja Sebagai Variabel Intervening
Penelitian ini bertujuan untuk mengeskplorasi pengaruh persepsi dukungan organisasi terhadap kinerja tenaga kependidikan Universitas Muhammadiyah Jember yang dimediasi oleh variabel kepuasan kerja. Objek penelitian ini adalah tenaga kependidikan karena tenaga kependidikan merupakan salah satu sumber daya manusia pada perguruan tinggi yang memiliki peran dalam menjalankan dan membantu pelaksanaan Tri Dharma perguruan tinggi. Berdasarkan hasil wawancara dan pra penelitian pada tahun 2020 ditemukan beberapa permasalahan dalam kinerja tenaga kependidikan diantaranya 45% datang terlambat, 23,5% belum disiplin melakukan presensi di fingerprint dan SIMPEG. Penelitian ini menggunakan kuisioner dengan skala likert melalui google form, populasi dan sampel penelitian ini merupakan sampel jenuh yakni 120 tenaga kependidikan dan metode analisis data menggunakan Partial Least Square (PLS) dengan software SmartPLS versi 3.2.9. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa semua hipotesis diterima yakni persepsi dukungan organisasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja, persepsi dukungan organisasi berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja dan kepuasan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja tenaga kependidikan Universitas Muhammadiyah Jember
The Implementation Of Family Expectation Program (FEP) in 2019 at Sumbersari Village Srono Sub-distric In Banyuwangi Distric
Validasi_Rudi K
Finalisasi 24 Mei 2022_KurnadiFenomena yang muncul di lokasi penelitian di temukan dalam
implementasinya masih sering mengalami masalah kevalidan data. Oleh karena itu,
tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi Program Keluarga
Harapan di Desa Sumbersari Kecamatan Srono Kabupaten Banyuwangi dan faktorfaktor yang mempengaruhinya.
Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskripstif. Fokus penelitian ini adalah
untuk melihat dan mendeskripsikan bagaimana pelaksaanaan program
penanggulangan kemiskinan yaitu Program Keluarga Harapan (PKH) di
Kecamatan Srono Kabupaten Banyuwangi. Apakah sudah sesuai kriteria
implementasinya diantaranya efektifitas, kecukupan, perataan, responsivitas, dan
ketepatan . Data yang digunakan adalah kata-kata dengan metode wawancara
terhadap informan dengan cara bertatap muka, dan sumber tertulis melalui
dokumen. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer, dan sumber
data sekunder. Teknik penentuan informan yang digunakan adalah purposive. Data
yang telah didapatkan kemudian digalinya kebenaran informai tertentu melalui
berbagai metode dan sumber perolehan data. Data yang telah lulus kebenerannya,
kemudian disajikan dan dianalisis dengan kondensasi data, penyajian data, dan
penarikan kesimpulan.Dosen Pembimbing Utama : Dr. Sutomo, M.Si
Dosen Pembimbing Anggota : Dr. Dina Suryawati, M.A
Analisis Probabilitas Ketepatan Biaya dan Waktu dengan Metode Monte Carlo pada Konsep Nilai Hasil (Earned Value) untuk Proyek Jalan (Studi Kasus: Paket Rekontruksi dan Pelebaran Jalan Bts. Kota Bojonegoro- Pajeng Sta 28+230 – 32+230)
Perencanaan dan pelaksanaan suatu proyek konstruksi melibatkan beberapa faktor yang harus dipertimbangkan meliputi biaya, mutu dan waktu. Hal tersebut adalah tantangan utama dalam suatu proyek dengan melakukan pengendalian biaya dan waktu tanpa mengurangi mutu pekerjaan.
Pada penelitian ini kasus pembangunan Paket Rekontruksi dan Pelebaran Jalan Bts. Kota Bojonegoro-Pajeng Sta 28+230 - 32+230 dianggap perlu dilakukan suatu pengendalian biaya dan waktu dengan Konsep Nilai Hasil (Earned Value) dan Monte Carlo untuk mencari indikator lebih dalam menganalisis proyek tersebut sehingga mendapat perkiraan biaya dan waktu yang optimal. Terdapat 3 (tiga) parameter yang dipakai dalam konsep nilai hasil, yaitu ACWP (Actual Cost Work Performed), BCWS (Budgeted Cost of Work Scheduled), BCWP (Budgeted Cost Work Performed). Dari ketiga parameter tersebut dapat menghasilkan berbagai faktor yang menunjukan kemajuan dan kinerja pelaksanaan proyek, seperti: CV,SV, CPI, SPI, ETC, EAC, dan ECD. Tahap awal penelitian adalah pengumpulan data. Selanjutnya hasil perhitungan dapat ditarik kesimpulan. Analisis dilakukan dengan mencari variasi perhitungan secara manual dan menggunakan bantuan software Crystal Ball. Dengan analisis kemungkinan pengerjaan proyek secara beragam membuat kontraktor lebih aman dalam menghadapi fluktuasi harga upah dan bahan.
Hasil monitoring dengan Konsep Nilai Hasil adalah perbandingan nilai BCWP di bawah nilai ACWP yang membuktikan proyek mengalami pembengkakan dana, dan nilai BCWS di atas nilai BCWP membuktikan proyek mengalami keterlambatan. Sedangkan hasil monitoring Konsep Nilai Hasil menggunakan metode Monte Carlo menghasilkan nilai maksimum dan minumum dari semua parameter sehingga dapat dijadikan acuan kontraktor menentukan time scheduling ulang untuk sisa pengerjaan proyek agar biaya dan waktu pengerjaan proyek sesuai dengan perencanaan