75643 research outputs found
Sort by
Analisis Variasi Tekanan Injeksi dan Campuran Gasoline pada B30 Terhadap Karakteristik Spray
Biodiesel merupakan bahan bakar yang terbuat dari minyak nabati atau
hewani yang memiliki fungsi sebagai bahan bakar pengganti minyak diesel.
Viskositas dan densitas dari biodiesel masih cukup tinggi sehingga kinerja mesin
diesel kurang optimal. Penambahan gasoline pada biodiesel akan mengurangi
viskositas, densitas dan flash point. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui
karakteristik spray campuran bahan bakar minyak diesel dan biodiesel minyak
nyamplung dengan penambahan gasoline terhadap spray tip penetration, spray
angle dan velocity of spray. Metode penelitian yang digunakan adalah metode
eksperimental dengan tekanan injeksi 15 MPa, 17 MPa, 20 MPa dan tekanan
ambient ruang pengujian 3 bar. Bahan bakar menggunakan minyak diesel 100%,
biodiesel minyak nyamplung 30% (B30), biodiesel minyak nyamplung 30% (B30)
dengan campuran gasoline 5% (B30G5). Berdasarkan hasil penelitian yang telah
dilakukan menunjukkan peningkatan tekanan injeksi menyebabkan karakteristik
spray tip penetration lebih panjang, spray angle lebih kecil dan velocity of spray
lebih tinggi. Penambahan gasoline pada bahan bakar biodiesel minyak nyamplung
menyebabkan spray tip penetration lebih pendek, spray angle lebih besar dan
velocity of spray lebih kecil. Hal itu disebabkan oleh penurunan viskositas dan
densitas. Hasil karakteristik Spray yang paling mendekati dari solar 100% (B0)
adalah B30G5.Dosen Pembimbing Utama : Dr. Ir. Nasrul Ilminnafik S.T., M.T.
Dosen Pembimbing Anggota : Ir. Hari Arbiantara Basuki ST., M.
Optimasi Tween 80 Dan Propilen Glikol alam Nanokrim Asam Kojat Dipalmitat Dengan Virgin Coconut Oil Sebagai Fase Minyak
Asam Kojat Dipalmitat (AKD) merupakan senyawa sintetik bentuk ester
turunan dari asam kojat yang bersifat liposoluble, tahan terhadap panas, dan stabil
pada rentang pH yang luas. AKD memiliki aktivitas sebagai agen pencerah
dengan mekanisme menghambat enzim tirosinase yang digunakan dalam sintesis
melanin. Rentang konsentrasi agen pencerah kulit AKD adalah 0,4% - 4%. AKD
bekerja pada stratum basal untuk menghambat enzim tirosinase, sehingaa perlu
menembus stratum korneum yang merupakan hambatan utama sediaan topikal.
AKD memiliki berat molekul yang besar yaitu 618,9 g/mol. Berdasarkan
permasalahan dari AKD tersebut diperlukan pengembangan sediaan topikal sistem
nano. Pengembangan tersebut dapat meningkatkan efektivitas bahan aktif untuk
menembus lapisan stratum korneum dan memberikan penetrasi yang baik menuju
letak melanosit dengan formulasi yang stabil.
Nanokrim adalah sediaan berbasis nanoemulsi berbentuk setengah padat
yang digunakan untuk sediaan topikal dengan ukuran diameter droplet 20-500
nm. Tujuan pemilihan bentuk sediaan nanokrim terkait dengan kelarutan, target
aksi, dan peningkatan penetrasi karena nanokrim memiliki stabilitas yang tinggi
seperti tegangan antarmuka rendah dan droplet yang berbentuk nano. Komponen
nanokrim terdiri dari fase minyak, surfaktan, kosurfaktan, dan fase air. Fase
minyak yang terpilih adalah Virgin Coconut Oil (VCO) karena mampu
melarutkan bahan aktif, tidak mengiritasi, dan mampu melembabkan kulit.
Surfaktan dan kosurfaktan yang terpilih adalah tween 80 dan propilen glikol.
Surfaktan dan kosurfaktan berfungsi untuk menurunkan tegangan antarmuka
antara dua komponen yang tidak saling campur yaitu fase minyak dan fase air.
Tween 80 merupakan surfaktan hidrofilik nonionik yang bersifat biokompatibel dan aman untuk digunakan. Propilen glikol digunakan sebagai kosurfaktan untuk
membantu menurunkan tegangan antarmuka, sehingga menghasilkan nanokrim
yang stabil. Formulasi nanokrim AKD dibuat dengan cara mencampurkan komponen yang digunakan dengan menggunakan mixer RW 20.n dengan
kecepatan konstan 1.500 rpm.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi tween 80
dan propilen glikol dalam nanokrim AKD terhadap respon transmitan, viskositas,
dan daya sebar. Penelitian ini menggunakan metode simplex lattice design yang
bertujuan untuk menghasilkan formula optimum, selanjutnya dilakukan uji
verifikasi dan karakterisasi meliputi organoleptis, pH, ukuran droplet, distribusi
partikel, uji tipe krim, dan uji stabilitas.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan tween 80 mampu
meningkatkan nilai transmitan dan viskositas, sedangkan peningkatan propilen
glikol mampu meningkatkan daya sebar. Pada masing-masing komponen tidak
memberikan pengaruh interaksi antara tween 80 dan propilen glikol terhadap nilai
transmitan, viskositas, dan daya sebar. Tween 80 berpengaruh lebih besar dalam
meningkatkan transmitan dan viskositas dibandingkan dengan propilen glikol.
Propilen glikol memiliki pengaruh lebih besar terhadap nilai daya sebar
dibandingkan tween 80. Formula optimum nanokrim asam kojat dipamitat terdiri
dari 34,9 mL tween 80 dan 5,1 mL propilen glikol dengan prediksi nilai
transmitan 99,372% , nilai viskositas 1227,95 dPas, dan nilai daya sebar 5 cm.
Formula optimum nanokrim asam kojat diplamitat memiliki karakteristik dengan
tampilan warna putih susu, aroma khas kelapa, dan tidak ada pemisahan fase;
memiliki pH 6,72±0,01; ukuran droplet 145,8±5,56 nm; distribusi partikel sebesar
0,033 yang termasuk monodispersi; Uji tipe nanokrim menunjukkan tipe minyak
dalam air. Uji stabilitas pada formula optimum nanokrim asam kojat dipalmitat
stabil, tidak mengalami pemisahan fase. Pengujian respon transmitan, viskositas,
dan daya sebar sebelum dan sesudah uji stabilitas tidak ada perbedaan yang yang
signifikan.Dosen Pembimbing Utama : apt. Dwi Nurahmanto, S.Farm., M.Sc
Dosen Pembimbing Anggota : apt. Viddy Agustian Rosyidi, S.Farm., M.S
Tanggung Jawab Hukum Tokopedia Sebagai Penyelenggara Sistem Jual Beli Online Terhadap Kebocoran Data Pribadi Konsumen
Aplikasi belanja online Tokopedia mengharuskan setiap pengguna untuk
membuat akun sebagai identitas dalam aplikasi tersebut sebelum menggunakan
untuk bertransaksi. Akun tersebut berisi data-data pribadi pengguna yang akan
disimpan dalam database perusahaan. Sebuah data dianggap sebagai komoditas
yang sangat berharga, karenanya didalam sebuah data memuat berbagai informasi
pribadi seperti identitas nama pribadi, tempat dan tanggal lahir, jenis kelamin,
pekerjaan, dan lain sebagainya. Mengingat pentingnya data yang dimasukkan
dalam akun belanja online, disini pihak perusahaan Tokopedia harus bisa
melindungi keamanan data penggunanya. Kebocoran data pribadi yang terjadi
tahun lalu membuat kerugian yang dialami secara tidak langsung oleh
penggunanya. Pemberitaan di media online menyebutkan perusahaan Tokopedia
yang bergerak dalam industri perdagangan digital mengalami kebocoran data
pengguna aplikasi. Data pengguna aplikasi tokopedia telah diretas oleh salah satu
oknum dengan jumlah hampir 91 Juta akun. Kebocoran data ini tentunya akan
membawa dampak yang serius dimasa mendatang bagi pemilik akun Tokopedia.
Terkait kebocoran data yang dialami, Tokopedia telah melanggar 2 peraturan.
Diantaranya pada Pasal 26 Ayat 1 dan Pasal 30 ayat 2 Undang-Undang Nomor 19
Tahun 2016 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.
Berdasarkan uraian diatas, maka penulis tertarik untuk dapat meneliti serta
mengkaji lebih lanjut dalam karya tulis ilmiah yang berjudul “Tanggung Jawab
Hukum Tokopedia Sebagai Penyelenggara Sistem Jual Beli Online”. Rumusan
masalah yang diangkat pada skripsi ini yakni, pertama, Apa bentuk tanggung
jawab hukum Tokopedia sebagai Penyelenggara Sistem Jual Beli Online terhadap
kebocoran data pribadi konsumen. Kedua, Apakah kasus kebocoran data pribadi
pada konsumen pengguna aplikasi Tokopedia dapat dikategorikan sebagai
perbuatan melawan hukum. Ketiga, Bagaimana upaya penyelesaian sengeta yang
dapat dilakukan oleh konsumen terhadap pihak Tokopedia atas kebocoran data
pribadi.Edi Wahjuni, S.H., M.Hum (Dosen Pembimbing)
Rhama Wisnu Wardhana, S.H., M.H (Dosen Pembimbing
Functional Properties of Adlay Flour (Coix lacryma-jobi L. var. Ma-yuen) Resulting from Modified Durations of Fermentation Using Rhizopus oligosporus
Adlay is a nutritious grain that has the
potential as an alternative food because it has a high
protein and fat content of 14.10% and 7.90%,
respectively. The use of Adlay as flour still has a
weakness, namely the functional properties of Adlay
flour such as low swelling power. One way to improve
the characteristics of Adlay flour is by fermentation
using Rhizopus oligosporus. The fermentation duration
is the time that allows changes in the characteristics of
the flour due to the fermentation. This study aims to
determine the effect of differences in fermentation
duration using Rhizopus oligosporus on the physical,
chemical, and functional characteristics of Adlay flour
produced from fermented Adlay seeds. This study used
one factor, namely the lengths of fermentation for 0, 12,
24, 30, 36 and 48 hours. The analysis in this study
included whiteness, yield, pH, water content, ash
content, protein content, fat content, carbohydrate
content, swelling power and solubility, oil holding
capacity (OHC) and water holding capacity (WHC).
The results have shown that the longer the fermentation
duration the lower rate of whiteness, pH, yield, water
content, fat content, and carbohydrate content will
become, while some functional properties of Adlay flour
become better with increasing values of ash content,
protein content, swelling power, solubility, Oil Holding
Capacity (OHC), and Water Holding Capacity (WHC)
The Violated Maxims by Characters in Final Girl Movie Script Based on Grice's Cooperative Principle
The thesis applied Grice’s Cooperative Principle (1975) which is used to
find out the kind of maxims are violated in the Final Girl movie. Moreover,
Khosravizadeh and Sadehvandi (2011) about some reasons speakers violate
maxims is used to analyze the reason of the characters on Final Girl movie
violating the maxims.
The data of this thesis are to be taken by selecting utterances from the
Final Girl movie script. It employes Cooperative Principle by Grice (1975) to
identify the utterances that violates maxims. Futhermore, the situation and context
of the utterances are analyzed to get the interpretation of the scene in the movie.
Moreover, the possible reason of character violating maxims are categorized
based on the anlysis according to Khosravizadeh and Sadehvandi (2011).
The result of this study shows that four types of maxims violation were
found as a data in this research. The characters in Final Girl movie often violated
maxims in their conversation. It is found by twenty two utterances that were
considered as a maxim violation. In addition, this study also tries to anlyze the
possible reason why the characters in Final Girl movie violated maxims. It is
found that the most reason why character in Final Girl movie violated maxim is to
avoid a discussion. There are nine data found in several maxim violation used
avoiding a discussion as main reason why the characters in Final Girl movie
violated the maxims. The another conclusion is from the utterances that have been
analyzed as a maxim of violation in Final Girl movie, people often mean not to
answer something efficiently. They sometimes mean to hide or keep something
secretly. As a result, they respond less than required or more than required.Drs. Syamsul Anam, M.A (Pembimbing 1)
Hadi Sampurna, S.S., M.A (Pembimbing 2
Teachers’ ability analysis of developing innovative instructional design
Instructional design is a systematic procedure in practicing instructional activities. Developing instructional design is a complex series that require creativity,
activity, and components interaction. Considering globalization stream and immense
technology advance, educators need to improve their knowledges and abilities in
instructional design. Therefore, learning design should always be innovative,
adaptive, responsive towards era development and based on life skill. New
perspective understanding in developing instructional design requires smart ethique
in process. This research is qualitative study which examines lesson plans (RPP)
which were developed by educators in senior high schools (SMA) within Jember
district. The study aims to analyze innovation rate of teachers in instructional
activities through examining lesson plans being developed. Innovative lesson plan
indicators were adapted from “Measuring Innovation in Education 2019” by
Vincent-Lancrin et al, namely learning purposes, media, models, evaluation, and
content. Research results show that 90% history teachers has formulated innovative
learning purposes, 10% was considering lack of innovative. Learning materials that
have been developed 81.1% innovative, 18,9% was considered lack of innovative.
Learning models selected 68.8% have been facilitating students to be innovative,
while 31.2% has not meet innovative level. Learning media engaged provide
opportunities for students to express their innovative way and creativity is 57%,
while 43% has not accommodated students being innovative. For evaluation aspect
within lesson plan 47% has provided students to be innovative in reflecting their
knowledges, experiences, and skills, while 63% has not. This research will be
engaged as considering factor for reseachers in designing models and learning media
that innovative, adaptive, responsive based on life skil
Pengaruh Kompetensi Sumber Daya Manusia dan Sistem Pengendalian Internal Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (Studi Kasus pada OPD Kabupaten Jember)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variabel kompetensi
sumber daya manusia dan sistem pengendalian internal pemerintah terhadap
kualitas laporan keuangan pemerintah daerah pada OPD Kabupaten Jember.
Populasi dalam penelitian ini adalah para pegawai bidang keuangan pada OPD
Kabupaten Jember dan sampel pada penelitian ini sejumlah 25 OPD dengan 100
responden. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan metode
purposive sampling yaitu informasi yang diambil berdasarkan dari sumber yang
sengaja dipilih berdasarkan kriteria yang telah ditentukan oleh peneliti. Teknik
pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan data primer dengan cara
menyebarkan kuesioner pada OPD di Kabupaten Jember. Pengukuran dalam
penelitian ini menggunakan skala likert dengan 4 pilihan skala yang mempunyai
gradasi dari Sangat Tidak Setuju sampai dengan Sangat Setuju. Metode analisis
data dalam penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif, uji kualitas
data, uji asumsi klasik, uji hipotesis dengan metode multiple linear regression
yaitu uji koefisien determinasi, uji t, dan uji f. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa terdapat pengaruh positif siginifikan antara Kompetensi Sumber Daya
Manusia dan Sistem Pengendalian Internal Pemerintah terhadap Kualitas Laporan
Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Jember.Dosen Pembimbing Utama : Dr. Wahyu Agus Winarno, S.E., M.Sc., Ak.
Dosen Pembimbing Anggota : Kartika, S.E., M.Sc, Ak
Analisis Statistik pada Ekstraksi Kelurusan Morfologi untuk Mendukung Pemetaan Sumberdaya Mineral
Kelurusan merupakan fitur linier yang muncul akibat proses geologi berupa adanya rekahan, struktur geologi, dan dapat diindentifikasi melalui teknologi penginderaan jauh. Kelurusan dapat diperoleh dengan menggunakan data DEM SRTM yang diekstrak menggunakan metode mSTA. Proses diawali dengan membuat multishaded relief DEM SRTM, kemudian dilanjutkan dengan ekstraksi dan grouping kelurusan. Dalam hal ini, proses akhir menggunakan perhitungan statistik untuk mendapatkan kelurusan yang akurat sangat diperlukan. Hasil akhir kelurusan menunjukkan panjang 1-2 km, dengan rata-rata 1,36 km. Adapun arah umum kelurusan yang diperoleh yaitu NW-SE dan SE-NW. Dengan demikian, hasil ekstraksi kelurusan ini dapat digunakan lebih lanjut untuk mendukung pemetaan sumberdaya mineral
Mantra Dalam Tradisi Pembuatan Rumah Masyarakat Jawa di Silo Jember
Mantra dipercaya masyarakat sebagai suatu rapalan yang bermaksud untuk
mengatasi permasalah-permasalahan yang dihadapi. Mantra yang dibacakan oleh
juru mantra dipercaya sangat efektif bagi penggunanya, karena selain sebagai
sarana komunikasi mantra juga digunakan sebagai permohonan kepada Tuhan.
Salah satu mantra yang dipercaya masyarakat Jawa di daerah Silo Jember adalah
mantra pembuatan rumah. Mantra pembuatan rumah sebagai salah satu bentuk
kebudayaan daerah Jember digolongkan ke dalam kajian folklor kategori sebagian
lisan dalam bentuk puisi lama. Dalam mantra tersebut, terdapat penggunaan
mantra-mantra berbahasa Jawa dan bahasa Arab yang termasuk ke dalam kategori
doa-doa Islam. Berdasarkan pemaparan tersebut maka rumusan masalah dalam
penelitian ini meliputi: 1) Bagaimanakah wujud mantra dalam tradisi pembuatan
rumah masyarakat Jawa di Silo Jember?, 2) Bagaimanakah struktur mantra dalam
tradisi pembuatan rumah masyarakat Jawa di Silo Jember?, 3) Bagaimanakah
konteks penuturan mantra dalam tradisi pembuatan rumah masyarakat Jawa di Silo
Jember?, 4) Bagaimanakah nilai budaya yang terdapat di mantra dalam tradisi
pembuatan rumah masyarakat Jawa di Silo Jember?, 5) Bagaimanakah fungsi
mantra pembuatan rumah bagi tradisi masyarakat Jawa di Silo Jember?, dan 6)
Bagaimanakah pemanfaatan mantra dalam tradisi pembuatan rumah masyarakat
Jawa di Silo Jember sebagai materi pembelajaran puisi lama di SMA ?Dr. Akhmad Taufiq, S.S., M.Pd.
Siswanto, S.Pd., M.A
Penggunaan Bahan Bakar Etanol dan Pertalite Serta Pemanasan Udara Masuk Terhadap Unjuk Kerja Motor Bakar Beat ESP
Cadangan minyak mentah dunia mengalami pengurangan dan lingkungan
telah mempertimbangkan berfokus pada penggunaan sistem energi bersih,
terbarukan dan berkelanjutan. Di tengah krisis energi saat ini timbul pemikiran
untuk diversifikasi energi dengan mengembangkan sumber energi lain untuk
energi alternatif untuk penyediaan konsumsi energi nasional. Indonesia memiliki
beraneka ragam sumber daya energi fosil seperti minyak dan gas bumi sedangkan
pada energi alternatif yaitu panas bumi, energi air, biogas,biomassa, matahari,
angin, dan gelombang laut
Pemakaian etanol sebagai bahan bakar kendaran bermotor, baik secara
murni atau dengan dicampur bensin, telah mendapat perhatian dari para peneliti
sejak 40 tahun terakhir Penambahan etanol pada bensin dengan konsentrasi
rendah dapat mengakibatkan performa kendaraan menjadi meningkat tanpa
mengubah sistem dan komponen pada kendaraan akan tetapi berbeda jika
konsentrasi campuran etanol dan bensin terlalu tinggi terutama pada panas laten
bahan bakar etanol dan bensin yang memiliki perbedaan yang sangat tinggi karena
etanol memiliki panas laten tiga kali lipat dari panas laten bensin. Sehingga
dibutuhkan perlakuan pada sistem motor bakar yang menggunakan bahan bakar
etanol dan bensin dengan konsentrasi tinggi agar penggunaan etanol dapat
dilakukan pada mesin berbahan bakar bensin. Berbagai macam perubahan sistem
pada kendaraan dapat dilakukan salah satunya adalah memanaskan udara masuk
dan memvariasikan nilai lambda dalam ruang bakar karena etanol dan bensin
memiliki karakteristik yang berbeda. untuk mendapatkan performa yang
maksimal maka salah satu cara yang dapat dilakukan adalah melakukan
pemanasan udara masuk ruang bakar dan memvariasikan nilai lambda diharapkan
kinerja mesin etanol dapat lebih baik dari pada mesin bensin. Oleh karena itu
perlu mendapatkan suhu udara masuk ruang bakar dan air fuel ratio yang tepat
yang tepat pada campuran bahan bakar etanol dan bensin.
Metode penelitian dilakukan dengan menggunakan 2 perlakuan yakni
perlakuan nilai lambda dan suhu udara masuk, untuk tiap variasi nilai lambda
dilakukan 4 perlakuan pemanasan udara masuk. Nilai lambda yang digunakan
yakni 0,9, 1, 1,1 dan perlakuan suhu yang digunakan 26°C (standar), 30°C, 40°C
dan 50°C, dari penelitian ini didapatkan hasil bahwa untuk nilai torsi tertinggi
terdapat pada bahan bakar E30 dengan variasi nilai lambda 1,1 dengan perlakuan
suhu 30°C dengan nilai 9,56 N.m, untuk daya tertinggi pada bahan bakar E30
dengan variasi nilai lambda 1,1 dengan perlakuan suhu 30°C dengan nilai 6,36
kW dan nilai konsumsi bahan bakar spesifik pada penggunaan E0 dengan
perlakuan suhu 30°C dengan variasi nilai lambda 1,1 , sfc minimum sebesar 0,16
kg/HP.jam, untuk efisiensi termal terbaik pada E30 dengan perlakuan suhu 30°C
dengan variasi nilai lambda 1,1 dengan nilai 43,38% dan untuk tekanan efektif
rata – rata pada E30 dengan perlakuan suhu 30°C dengan variasi lambda 1,1
bmep yang dihasilkan sebesar 1109,45 kPa. Pada emisi gas buang nilai CO
terendah terdapat pada bahan bakar E50 dengan variasi lambda 1,1 dengan suhu
standar dengan nilai CO 1,48% dan nilai HC terendah pada bahan bakar E50
dengan variasi lambda 1,1 dengan pemanasan udara standar dengan kandungan
HC 173 ppmDr. Muh Nurkoyim Kustanto, S.T., M.T ; Dosen Pembimbing
Ir. Boy Arief Fachri, S.T, M.T, Ph.