Universitas Jember

UNEJ Repository
Not a member yet
    75643 research outputs found

    Analisis Maximum Power Point Tracking (MPPT) Berbasis Fuzzy Logic Controller (FLC) Menggunakan Single Ended Primary Inductance Converter (SEPIC) untuk Panel Surya 100 Wp

    No full text
    Perubahan zaman dari masa ke masa, kebutuhan akan sektor energi selalu menjadi hal yang penting terlepas dari bagaimana pemanfaatannya. Energi listrik adalah salah satu dari sekian banyak kebutuhan utama yang menunjang hidup manusia. Sejak dikembangkan dan diproduksi secara komersial pada tahun 1880, energi listrik sudah memiliki tempat sebagai energi alternatif di masa depan yang praktis dan efisien karena dapat dikonversi menjadi energi lain. MPPT (Maximum Power Point Tracking) adalah sebuah teknik penjejakan kurva daya yang digunakan untuk mengatasi masalah daya pada sel surya yang tidak berada pada titik kerja maksimumnya. Teknik MPPT bekerja berdasarkan jenis algoritma yang digunakan seperti Perturb & Observe, Incremental Conductance, Ripple Factor Correlation dan lain sebagainya. Algoritma - algoritma MPPT dapat dioptimalkan untuk mendapatkan respon yang cepat dengan menggunakan kontrol cerdas seperti ANFIS, fuzzy logic, neural network dan lain sebagainya. Pada penelitian ini membahas mengenai peforma dan cara kerja MPPT yang dihibrid menggunakan logika fuzzy dengan pengimplementasian pada salah satu topologi konverter daya tipe buck-boost yaitu single ended primary inductance converter (SEPIC), algoritma MPPT yang dikomparasikan adalah perturb and observe dengan variabel masukan fuzzy berbeda.Dosen Pembimbing Utama : Dr. Ir. Widjonarko, S.T., M.T., IPM. Dosen Pembimbing Anggota : Dr. Ir. Satryo Budi Utomo, S.T., M.T

    1Workers Adaptation during Pandemic, Evidence from Bali Province as Main Tourist Destination in Indonesia

    No full text
    The COVID-19 pandemic has had a major impact on various sectors in Indonesia, one of which is the tourism sector. This stems from the policies carried out by the government in the form of travel bans to closing hotels which have reduced the supply and demand of domestic and international tourism which has led to the stagnation of the tourism industry. As a result, many workers in the tourism sector are affected, ranging from layoffs to reduced income. This study aims to find out how the impact and adaptation of the tourism sector workforce during the COVID-19 pandemic was extended to the analysis of labor migration in the tourism sector affected by the COVID-19 pandemic using SAKERNAS data in August 2020 and survey data on labor conditions. The results of the study show that the COVID-19 pandemic has had a huge impact on tourism sector employment in the form of layoffs, changes in types of work to a decrease in income. Various alternatives in doing business to increase additional income or in the field of work have been carried out by workers as an adaptation step to new conditions during the COVID-19 pandemic

    Terapi Relaksasi Otot Progresif Terhadap Kecemasan Ibu Pre Operasi Sectio Caesarea

    Full text link
    Terapi Relaksasi Otot Progresif Terhadap Kecemasan Ibu Pre Operasi Sectio Caesare

    Uji Potensi Kitosan dari Limbah Cangkang Kepiting sebagai Bahan Pelindung Alami untuk Menekan Penyakit Antraknosa (Colletotrichum gloeosporioides) pada Buah Pepaya California Pasca Panen

    No full text
    Buah pepaya (Carica papaya) merupakan buah populer dan senang dikonsumsi oleh sebagai besar penduduk dunia karena memiliki daging buah yang lunak dan rasa manis. Buah pepaya termasuk ke dalam buah klimaterik yang terus mengalami proses respirasi sehingga rentan untuk diserang oleh penyakit pasca panen yang utama, yaitu penyakit antraknosa. Salah satu pengendalian yang dapat dilakukan dengan memberikan pelindung alami menggunakan kitosan yang dibuat dari limbah cangkang kepiting. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September 2019 sampai selesai yang dilakukan di Lab. Penyakit Tumbuhan Program Studi Proteksi Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Jember. Percobaan dilakukan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 taraf perlakuan dan 4 ulangan, yaitu K0 = Kontrol, K1 = Konsentrasi 0,5%, K2 = Konsentrasi 0,75%, K3 = Konsentrasi 1%, dan K4 = Konsentrasi 1,25%. Pemberian bahan pelapis kitosan dengan konsentrasi tertinggi, yaitu 1,25% mampu menekan pertumbuhan penyebab penyakit Antraknosa oleh cendawan Colletotrichum gloeosporioides sebesar 39,31% secara in vitro, dan mampu menekan keparahan penyakit hingga 46,67%, susut berat 0,61 gram, dan memiliki tingkat keefektivitasnya cukup efektif mencapai 41,44%, serta dapat menjaga kualitas buah pepaya sampai hari terakhir pengamatan dibandingkan dengan perlakuan kontrolDr. Ir. Rachmi Masnilah, M.Si.(Pembimbing I

    Pengaruh Media Video Animasi melalui Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing terhadap Hasil Belajar Kognitif Siswa Kelas V Tema 5 Subtema 2 Pembelajaran

    No full text
    Penerapan media video dalam pembelajaran yang kurang maksimal disebabkan salah satunya adalah keterbatasan fasilitas. Media pembelajaran sebagai sarana penyaluran informasi ke siswa tidak dapat didapat siswa secara maksimal. Penelitian ini memaparkan dampak yang dihasilkan oleh media pembelajaran video animasi terhadap hasil belajar kognitif siswa. Tujuannya untuk mengetahui pengaruh pada hasil belajar ranah kognitif siswa yang disebabkan oleh media video animasi yang penggunaannya didukung dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing. Jenis penelitiannya adalah eksperimental dengan desain yang dijadikan acuan adalah non equivalen control group design. Subjek digunakan merupakan siswa SDN 1 Pesanggaran dengan kelas VA dan kelas VB menjadi sampel yang diamati. Kegiatan percobaan yang dilakukan adalah pemberian perlakuan berupa pembelajaran yang memanfaatkan media video animasi dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing sebagai gaya pembelajaran. Setelah penelitian dilakukan diperoleh hasil pengujian awal dan akhir (pre dan post) siswa. Masing-masing hasil pengujian kemampuan awal siswa dari kedua kelas ialah kelas kontrol = 61,84 sedangkan kelas eksperimen = 58,01. Setelah kelas eksperimen diperlakukan dan kelas kontrol tidak maka didapat hasil post-test yaitu kelas kontrol sebesar 75,61 sedangkan kelas eksperimen sebesar 82,05. Berdasarkan t-test yang dilakukan diketahui nilai thitung = 4,545 dan harga ttabel = 1,665. Merujuk pada perhitungan t-test yaitu thitung > ttabel, maka hasil keputusannya adalah penggunaan media video animasi yang didukung dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing berdampak pada hasil belajar kognitif siswa. Kemudian perolehan perhitungan nilai keefektifan relative menunjukkan penerapan media video animasi melalui model pembelajaran inkuiri terbimbing relatif efektif sebesar 57,38%.Agustiningsih, S.Pd., M.Pd Kendid Mahmudi, S.Pd., M.PFi

    Understanding the Determinants of User Acceptance of the Village Asset Management Systems: A JobConcurrent Perspective

    No full text
    This study investigates the determinant of the perceived ease of use and perceived usefulness in predicting behavioral intention in using Village Asset Management Systems (VAMS) Application. We integrated the Technology Acceptance Model 3 (TAM 3) with additional determinants of PEU and PU, namely internal computer training and external computer training. 102 respondents were surveyed, and data were analyzed using the partial least squares structural equation modeling (PLS-SEM) approach. The results showed that all TAM constructs were influential; external variables subjective norms, output quality, internal computer training, and external computer training have an effect on perceived usefulness; variable perception of external control, internal computer training, and external computer training have an impact on the perceived ease of use. Interestingly, job relevance, computer self-efficacy, and external computer training did not affect perceived usefulness and perceived ease of use in influencing behavioral intention using the VAMS for concurrent users. The practical implications for village government dan local Government are that adoption processes of technology that in the process of adopting technology, so that behavioral intention in using VAMS increases, commitment is needed from both the government and professional organizations to carry out continuous training

    Hubungan Nilai NLR (Neutrophil Lymphocyte Ratio) dan CRP (C – Reactive Protein) Pada Pasien Covid-19 Di Kabupaten Jember

    No full text
    Coronavirus disease atau COVID-19 merupakan sebuah penyakit yang disebabkan oleh NCoV (Novel Corona Virus). Gelaja COVID-19 bervariasi antar individu, kebanyakan orang mengalami demam (83-99%), batuk (59-82%), kelelahan (44-70%), anoreksia (40-84%), sesak napas (31-40%), dan mialgia (11- 35). %). Tingkat keparahan dari COVID-19 dapat di bagi menjadi kelompok ringan, sedang dan berat. Organisasi Kesehatan Dunia telah menyatakan COVID-19 sebagai PHEIC (Public Health Emergency of International Concern). Salah satu penyebab tingginya kasus COVID-19 adalah keterlambatan diagnosis. Nilai CRP dan NLR adalah biomarker dari infeksi COVID-19 dan dapat menjadi skrining diagnosis dini dari COVID-19 yang diharapkan dapat menurunkan angka mortalitas dan penyebaran dari COVID-19. Diagnosis pasti COVID-19 khususnya di Indonesia dilakukan dengan menggunakan PCR (polymerase chain reaction). Rata- rata hasil RT-PCR dapat diperoleh setelah 24 dari pengambilan sampel maka pengobatan mungkin akan tertunda sedangkan hasil pemeriksaan NLR dapat diperoleh kurang dari satu jam dari pengambilan sampel dan hasil pemeriksaan CRP dapat diperoleh setelah tiga jam dari pengambilan sampel. Pada pasien COVID-19 NLR dapat menjadi salah satu indikator dari adanya respon inflamasi sistemis yang secara luas dapat digunakan sebagai penentu prognosis dan untuk diagnosis. Dalam praktik umum pemeriksaan CRP dapat memprediksi tingkat keparahan penyakit dan dapat menjadi strategi untuk penanganan pasien COVID- 19. Tujuan pada penelitian ini untuk mengetahui hubungan nilai NLR dan CRP pada pasien COVID-19 di Kabupaten Jember. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat dimanfaatkan oleh layanan kesehatan sebagai skrining diagnosis dini dari COVID-19 sehingga dapat menurunkan angka mortalitas dan penyebaran dari COVID-19. Pada penelitian ini menggunakan jenis penelitian analitik observasional dengan desain penelitian Cross-sectional. Data penelitian menggunakan data sekunder yang diperoleh dari rekam medis pasien yang terinfeksi COVID-19 yang ada di RS Daerah Dr. Soebandi Jember pada periode Juni 2021 sampai dengan Agustus 2021. Sampel penelitian adalah pasien dengan diagnosis COVID-19 di RS Daerah Dr. Soebandi Jember yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik Simple Random Sampling. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret sampai dengan April 2022. Persebaran pasien COVID-19 di kabupaten paling banyak pada jenis kelamin laki-laki, usia ≥ 40 tahun, dan di rawat di ruang non-ICU COVID-19. Dari 30 sampel didapatkan rata-rata (mean) NLR sebesar 7,02 dan CRP sebesar 107,98. Berdasarkan uji normalitas shapiro wilk didapatkan hasil terdistribusi normal yaitu DIGITAL REPOSITORY UNIVERSITAS JEMBER viii DIGITAL REPOSITORY UNIVERSITAS JEMBER NLR dengan p-value = 0,52 dan CRP dengan p-value = 0,594 serta terdapat hubungan yang linear antara NLR dan CRP dengan p-value = 0,64. Dari uji korelasi pearon dapat disimpulkan terdapat korelasi signifikan ke arah positif antara nilai NLR dan CRP pada pasien COVID-19 di Kabupaten Jember dengan p-value = 0,00 dan mempunyai derajat korelasi sangat kuat dengan r hitung sebesar 0,889 sehingga bermakna semakin meningkat nilai NLR, maka semakin meningkat juga nilai CRP pada pasien COVID-19 di Kabupaten jemberDr. dr. Rini Riyanti, Sp.PK. dr. Dini Agustina, M. Biome

    Desain Perancangan Sensor Piezoelektrik Menggunakan Grafit-Aluminium dengan Metode Dynamic Surface Interaction

    No full text
    Finalisasi unggah file repositori tanggal 31 Mei 2022_KurnadiListrik kini menjadi kebutuhan yang sangat penting bagi masyarakat baik itu untuk kebutuhan rumah tangga maupun untuk kebutuhan industri. Banyak tuntutan tak terbatas untuk pasokan energi namun dengan sumber daya alam yang terbatas, kini telah menciptakan isu global pada generasi energi masa depan karena menghabiskan sumber daya alam dan menimbulkan efek negatif terhadap lingkungan. Sebagian besar sumber energi di dunia berasal dari fosil yang memiliki dampak berbahaya terhadap lingkungan. Hal ini sangat penting untuk mempelajari sumber energi alternatif dan ramah lingkungan, salah satunya adalah grafit dan aluminium. Didalam penelitian ini dilakukan rencang bangun piezoelektrik dengan grafit-aluminium dimana dijadikan sebagai media konversi energi mekanik menjadi energi listrik. Sehingga nantinya dapat diketahui seberapa besar energi listrik yang dihasilkan. Untuk mengetahui besaran nilai energinya maka dilakukan percobaan variasi tekanan mengenai piezoelektrik dengan membandingkan komposisi grafit dan komposisi air laut pada piezoelektrik grafit dan aluminium. Namun sebelum itu dilakukan pengujian karakteristik piezoelektrik grafitaluminium dengan menekan berbagai posisi pada piezoelektrik. Untuk material piezoelektrik terdiri atas grafit, aluminium dan air laut. Pada pengujian dengan perbandingan presentase komposisi grafit mengggunakan grafit total sebesar 3,45 gram dimana terdapat tiga piezoelektrik dengan komposisi grafit yang berbeda, yaitu 80% total (2,76 gram), 40% total (1,38 gram), dan 13% total (0,46 gram) dengan komposisi air laut dan ukuran aluminium sama. Kemudian untuk pengujian dengan perbedaan air laut terdapat tiga piezoelektrik dengan komposisi air laut berbeda, yaitu sebanyak 0,2 ml; 0,6 ml; 1 ml. Kemudian pengujian pada saat piezoelektrik dengan komposisi sama disusun seri sebanyak 2 buah. Pada komposisi grafit 80% (2,76 gram) mencapai kestabilan tegangan pada rentang 0,75 - 0,76 volt. Pada komposisi 40% (1,38 gram) mencapai tegangan yang stabil selama proses penekanan pada rentang tegangan 0,47 - 0,65 volt. Sedangkan pada komposisi grafit 13% (0,46 gram) mencapai tegangan stabil pada rentang 0,51 – 0,53 volt. Dari pengujian dapat disimpulkan bahwa penambahan komposisi grafit (% berat) menyebabkan kenaikan voltase tegangan pada piezoelektrik. Untuk perubahan tegangan piezoelektrik akibat penambahan volume air laut, pada volume air laut 0,2 ml berada pada rentang 0,51- 0,56 volt. Pada volume air laut 0,6 ml tegangan mencapai rentang 0,51 – 0,54 ml. Terlihat bahwa perbedaan tegangan yang terjadi sangat kecil 0,04 volt. Sedangkan pada volume air laut 1 ml, tegangan yang tercapai 0,38 volt. Hasil pengukuran tegangan dengan penambahan air laut menurut penelitian akan mengurangi impedansi material grafit sehingga tegangan semakin berkurang sesuai dengan hukum ohm. Untuk piezoelektrik dengan komposisi sama disusun seri sebnayak 2 buah, pada komposisi grafit 80% (2,76 gram) tegangan maksimal 1,4 volt, tegangan minimal 1,15 volt. Pada komposisi grafit 40% (1,38 gram) tegangan maksimal 1,21 volt, tegangan minimal 1,11 volt. Sedangkan pada komposisi 13% grafit (0,46 gram) tegangan maksimal mencapai 0,95 volt, tegangan minimal 0,78 volt.Dosen Pembimbing Utama : Dr. Ir. Satryo Budi Utomo, S.T., M.T. Dosen Pembimbing Anggota : Widya Cahyadi, S.T., M.T

    Analisis Performa Motor Brushless Direct Current 3 Phase Fluks Axial Menggunakan Magnet Permanen Neodymium Konstruksi Stator Ganda

    No full text
    Penggunaan motor listrik merupakan bentuk upaya peralihan dari motor bakar yang mana emisi gas buang yang dihasilkan oleh motor bakar berdampak pada kerusakan lingkungan. Pada motor BLDC menggunakan komutasi elektrik sehingga tidak memiliki rugi-rugi pada komutator. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui performa motor brushless direct current 3 phase fluks axial konstruksi stator ganda terhadap kecepatan, torsi motor, daya output, dan efisiensi daya yang diperoleh saat tegangan sumber beda frekuensi sama dan tegangan sumber beda frekuensi beda ketika tanpa beban dan berbeban. Pengujian pada penelitian ini juga dilakukan dengan memberikan variasi tegangan sumber sebesar 12 V hingga 24 V. Metode pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan dua cara yaitu dengan pengukuran dan perhitungan. Pada hasil pengujian motor BLDC 3 phase fluks axial konstruksi stator ganda dalam kondisi tanpa beban diperoleh nilai kecepatan putar motor dan efisiensi yang lebih tinggi dibanding ketika motor dalam kondisi berbeban. Namun dalam kondisi berbeban, diperoleh nilai daya output dan torsi yang lebih tinggi dibanding ketika motor tanpa bebanIr. Widyono Hadi, M.T. Ir. Arizal Mujibtamala Nanda Imron, S.T., M.T

    Peranan KH Wasil Syirbini dalam Implementasi Toleransi Beragama di Kabupaten Jember Tahun 1980-2009

    No full text
    ABSTRAK Skripsi ini membahas tentang biografi KH. Wasil Syirbini tahun 1980-2009. Adapun rumusan masalah pada penelitian ini yaitu (1) Bagaimana latar belakang kehidupan KH. Wasil Syirbini sebagai seorang tokoh, (2) Siapa tokoh yang menjadi inspirasinya, dan (3) Bagaimana peranan dan pengaruh KH. Wasil Syirbini dalam implementasi toleransi di Kabupaten Jember Tahun 1980-2009. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah antropologi sosial dan teori yang digunakan adalah teori perspektif fungsionalisme yang dicetuskan oleh Emile Durkheim. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode sejarah yaitu heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian ini mengenai KH. Wasil Syirbini yang lahir pada tanggal 10 Desember 1955 di Pondok Pesantren Raudlatul Ulum Sumberwringin, Kecamatan Sukowono, Kabupaten Jember. Pendidikan pondok pesantren dan dukungan keluarga menjadi pembentukan karakter dalam diri KH. Wasil Syirbini. Pemahaman tentang humanisme menjadikan KH. Wasil Syirbini sangat menjunjung tinggi keberagaman. Peranannya dimulai pada tahun 1980, ketika menjalin pertemanan dekat dengan komunitas Musyawarah Antargereja (MAG). Setelah itu berturut-turut KH. Wasil Syirbini melakukan dialog antariman melalui Forum Komunikasi Kesatuan Bangsa (FKKB), di mana KH. Wasil Syirbini sebagai penasehatnya dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), secara kultural KH. Wasil Syirbini juga sebagai penasehatnya. Bentuk implementasi toleransi KH. Wasil Syirbini, juga dibuktikan dengan peranannya sebagai narasumber dalam suatu acara di gereja-gereja tertentu. Wafatnya KH. Wasil Syirbini pada tahun 2009 menjadi akhir dari peranannya dalam implementasi toleransi. Kata kunci: KH. Wasil Syirbini, Implementasi, Toleransi.Suharto, S.S., M.A. (Dosen Pembimbing) Drs. IG Krisnadi, M.Hum. (Dosen Pembimbing

    6,632

    full texts

    75,643

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    UNEJ Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇