Universitas Jember

UNEJ Repository
Not a member yet
    75643 research outputs found

    Uji efektivitas waktu aplikasi gel bromelain konsentrasi 10% terhadap degradasi jaringan karies pada dentin menggunakan scanning electron microscope (SEM)

    No full text
    Pendahuluan: Enzim bromelin dari bagian daging dan bonggol buah nanas (Ananas comosus (L.) Merr,) berpotensi sebagai bahan chemo-mechanical caries removal (CMCR) berbasisenzim yang aman dan ekonomis. Namun, belum ada penelitian yang membahas lebih lanjut mengenai waktu aplikasi yang efektif bagi enzim bromelin dalam melakukan degradasi jaringan karies pada dentin. Tujuan penelitian adalah menganalisis waktu aplikasi yang efektif bagi enzim bromelin konsentrasi 10% dalam mendegradasi jaringan karies pada dentin dengan waktu aplikasi selama 1, 2, dan 3 menit. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratories menggunakan 36 sampel gigi premolar permanen rahang atas dengan kondisi karies klas I yang dibagi menjadi 9 kelompok penelitian. Bahan uji yang digunakan dalam penelitian merupakan gel enzim bromelin konsentrasi 10% yang diperoleh melalui proses presipitasi menggunakan ammonium sulfat 60% dan dilanjutkan dengan proses sentrifugasi. Seluruh sampel diukur kedalaman degradasi jaringan karies yang terbentuk menggunakan SEM. Data yang diperoleh dilakukan uji statistic Kruskall Wallis kemudian dilanjutkan uji Mann Whitney. Hasil: Uji Kruskall Wallis menyatakan terdapat perbedaan yang bermakna dengan nilai p=0,002 (p<0,05) rerata kedalaman degradesi jaringan karies pada dentin berdasarkan kelompok perlakuan (kontrol, plasebo dan perlakuan aplikasi gel bromelin 10%). Uji Mann Whitney menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang bermakna secara statistik antarkelompok dengan lama waktu aplikasi bahan 1 menit dengan nilai p=0,644 (p>0,05), sedangkan pada kelompok dengan waktu aplikasi 2 menit dan 3 menit terdapat perbedaan yang bermakna secara statistik dengan nilai p=0,000 (p<0,05). Simpulan: Waktu aplikasi bahan gel bromelin konsentrasi 10% untuk memperoleh degradasi jaringan karies pada dentin yang efektif adalah 3 menit

    Profil Kemampuan Siswa Kelas VII MTSN 9 Jember Dalam Menyelesaikan Soal Cerita Bangun Datar Berdasarkan Level Berpikir Geometri Van Hiele

    No full text
    This research was conducted to determine the ability profile of grade VII students of MTsN 9 Jember in solving story problems based on van Hiele's level of geometric thinking. The data collection method used is the test method and the interview method. The triangulation used is the triangulation method, which is to compare the results of the interview with the test results of story questions based on van Hiele's level of geometric thinking. The van Hiele leveling test results from 26 students obtained 13 students are at level 0 (visualization), 2 students are at level 1 (analysis), 2 students are at levels between 0-1, 1 student is at level 2 (informal deduction) , while the remaining 8 students are still in the previsualization stage. Because the results of the study did not have students who were able to level 3 (deduction) and level 4 (rigor), it was replaced with 2 students from levels between 0-1. Meanwhile, students who are still in the previsualization stage are not used as research subjects. Based on the results of the ability to solve story questions based on van Hiele's geometric thinking level and interviews that have been conducted, it has shown appropriate results between van Hiele's geometric thinking level indicators and students' thinking levels, but for students with levels between 0-1 it is more visible at the level of analysis when solving problems that are categorized as easy and moderate.Dosen Pembimbing Utama : Drs. Toto Bara Setiawan, M.Si. Dosen Pembimbing Anggota : Dr. Erfan Yudianto, S.Pd., M.Pd

    Risk Factor Analysis of Covid-19 in Children: Literature Review

    No full text
    Introduction: COVID-19 is currently a serious disease in many countries around the world. A children are one of the vulnerable groups for COVID-19 transmission. One of the ways to prevent the occurrence of COVID-19 in children is by knowing the risk factors for the occurrence of COVID-19 in children. The purpose of this study was to analyze the risk factors for the occurrence of COVID-19 in children. Method: The method used in the preparation of the Literature review using PICOS. The secondary data obtained came from journals with a predetermined discussion. Based on the results of a literature search through six databases. Researchers get 447 articles that match the keywords. The researcher then screened based on the title (n=242), abstract (n=107) and full text (n=10) which were adjusted to the inclusion criteria. Result: There are 3 risk factors for the occurrence of COVID-19 in children. Family exposure is the highest risk factor because the family does not realize that they have been exposed outside the home and accidentally transmit COVID-19 to their children. The second risk factor is kunderlying health condition of the child. The child's underlying health conditions can cause symptoms that appear due to COVID-19 to be more severe. The third risk factor is immunity. The immune system in children is still low and not perfect because children are still in the developmental stage. Conclusion: Risk factors for COVID-19 in children include:family exposures, underlying health conditions, and immunity.This risk factor is a step to prevent COVID19 in children so that this factor needs to be known by the wider community

    Analisis Kepuasan Konsumen Roti Amirah Bakery di Kabupaten Tulungagung

    No full text
    Perkembangan bisnis roti dan bakery di Kabupaten Tulungagung semakin meningkat. Semakin banyaknya usaha roti dan bakery di Kabupaten Tulungagung dapat berdampak pada kepuasan konsumen yang berakibat pada loyalitas konsumen roti dan bakery. Amirah Bakery di Jalan Kawi No. 24, Cuwiri merupakan salah satu industri roti yang hingga kini masih berdiri di Kabupaten Tulungagung. Persaingan bisnis yang semakin inovatif mengharuskan pihak Amirah Bakery merancang strategi untuk mempertahankan eksistensinya. Perumusan strategi baru perlu dilakukan dengan adanya penilaian kualitas produk Amirah Bakery untuk mengetahui sejauh mana tingkat kinerja perusahaan maupun kepentingan konsumen sehingga dapat dirumuskan strategi perbaikan layanan

    Pengaruh Harga, Citra Merek, dan Label Halal Terhadap Minat Beli Konsumen Produk Lipstik Wardah di Kabupaten Banyuwangi

    No full text
    Finalisasi unggah file repositori tanggal 18 April 2022_KurnadiPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh harga, citra merek dan label halal terhadap minat beli konsumen produk lipstik Wardah di wilayah Kabupaten Banyuwangi. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah masyarakat di wilayah Kabupaten Banyuwangi yang menggunakan produk lipstik Wardah. Masyarakat yang menggunakan lipstik Wardah masih belum diketahui jumlahnya. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 100 responden yang menggunakan lipstik Wardah. Metode yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Berdasarkan analisis hasil studi dan pembahasan tentang pengaruh harga, citra merek dan label halal terhadap minat beli konsumen produk lipstik Wardah di wilayah Kabupaten Banyuwangi, dapat diambil beberapa kesimpulan diantaranya: a) Harga memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap minat beli konsumen produk lipstik Wardah di wilayah Kabupaten Banyuwangi. b) Citra merek memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli konsumen produk lipstik Wardah di wilayah Kabupaten Banyuwangi. c) Label halal berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli konsumen produk lipstik Wardah di wilayah Kabupaten Banyuwangi.Dosen Pembimbing Utama : Dr. Lilis Yuliati, S.E., M.Si. Dosen Pembimbing Anggota : Lusiana Ulfa Hardinawati, S.EI., M.S

    Penerapan Algoritma Hybrid of Ant Colony and Discrete Firefly Algorithms (HADFA) pada Capacitated Vehicle Routing Problem: studi kasus distribusi Beras UD. Citra Jaya

    No full text
    Finalisasi unggah file repositori tanggal 18 April 2022_KurnadiVehicle Routing Problem (VRP) merupakan jenis permasalahan terkait pendistribusian barang dalam penentuan rute terpendek dari depot (produsen) ke pelanggan (konsumen). VRP memiliki peranan dalam pendistribusian barang untuk meminimalisasi total jarak tempuh. Salah satu varian dari permasalahan VRP adalah Capacitated Vehicle Routing Problem (CVRP). CVRP merupakan varian dari VRP dengan kendala setiap kendaraan memiliki kapasitas terbatas. Penelitian ini menggunakan data studi kasus Unit Dagang Citra Jaya yang merupakan salah satu unit dagang yang bergerak di bidang pendistribusian beras di wilayah Kecamatan Sumberbaru Kabupaten Jember. Data yang digunakan meliputi jumlah pelanggan, jarak dari depot ke pelanggan dan antar pelanggan, banyaknya permintaan pelanggan, serta jumlah kendaraan beserta kapasitasnya. Algoritma yang digunakan dalam menyelesaikan permasalahan ini yaitu menggunakan algoritma Hybrid of Ant Colony and Discrete Firefly Algorithms (HADFA). HADFA merupakan modifikasi algoritma Hybrid of Ant Colony and Firefly Algorithms (HAFA) dengan Discrete Firefly Algorithms (DFA). Pada modifikasi ini, algoritma Ant Colony System (ACS) digunakan sebagai kerangka dasar dan algoritma DFA digunakan untuk mencari ruang solusi yang belum dijelajahi. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, menunjukkan bahwa algoritma HADFA dapat diterapkan untuk menyelesaikan permasalahan CVRP dan mampu menghasilkan rute distribusi yang terpendek dari sebelumnya.Dosen Pembimbing utama : Dr. Kiswara Agung Santoso, S.Si., M.Kom. Dosen Pembimbing anggota : Ahmad Kamsyakawuni, S.Si., M.Kom

    Optimasi Konsentrasi Kitosan dan Etil Selulosa dalam Preparasi Sediaan Mucoadhesive Microsphere Siprofloksasin Hidroklorida

    No full text
    Siprofloksasin hidroklorida merupakan antibakterial sintetik dari asam nalidiksat yang merupakan golongan floroquinolon kelompok dua dengan spektrum kerja yang luas pada organisme gram positif serta negatif. Siprofloksasin hidroklorida banyak digunakan untuk pengobatan infeksi saluran kemih, saluran pernapasan bagian bawah, kulit, jaringan lunak, tulang dan sendi. Mekanisme antibiotik siporfloksasin hidroklorida yaitu dengan cara menghambat enzim girase DNA yang dibutuhkan saat sintesis DNA dari bakteri (Kee., 1993; Pham dkk., 2020). Siprofloksasin hidroklorida umumnya diberikan dengan dosis 500-750 mg dua kali sehari secara oral selama 7-14 hari (LLopis dkk., 2020; Rudolph dkk., 2021). Antibakterial ini akan diabsorpsi pada saluran gastrointestinal bagian atas sebanyak 70% serta memiliki waktu paruh yang cukup singkat yaitu sekitar 3-4 jam (Varshosaz dkk., 2006). Penelitian ini memiliki tujuan mengembangkan sediaan siprofloksasin hidroklorida menjadi sediaan microsphere dengan polimer mucoadhesive yang dapat memperpanjang waktu paruh dan waktu tinggal obat pada lambung dengan tujuan untuk memaksimalkan aborbsi obat, sehingga dapat meningkat bioavailabilitas siprofloksasin hidroklorida. Penggunaan polimer mucoadhesive akan meningkatkan absorpsi secara lokal dengan waktu kontak yang lama antara bahan aktif dengan substrat biologis (Kumari dkk., 2014a). Bentuk microsphere merupakan sistem multiple unit yang akan melepaskan obat secara terkontrol pada saluran gastrointestinal. Kombinasi keduanya antara mucoadhesive microsphere akan berpotensi memberikan penghantaran obat yang terkontrol serta meningkatkan bioavailabilitas bahan aktif. Penargetan khusus pada tempat absorpsi akan dicapai dengan penggunaan polimer yang akan disesuaikan dengan kondisi tempat melekat sediaan pada lapisan mukosa lambung (Shadab dkk., 2012). Pembuatan sediaan mucoadhesive microsphere digunakan polimer kitosan dan etil selulosa. Pemilihan polimer kitosan dikarenakan sifat mucoadhesive atau perlekatan yang baik pada barrier jaringan (Singh dkk., 2017; Ways dkk., 2018). Polimer etil selulosa digunakan sebagai matriks polimer microsphere yang akan meningkatkan entrapment bahan aktif dalam sediaan (Sahoo dkk., 2007). Preparasi sediaan mucoadhesive microsphere digunakan metode solvent evaporation dikarenakan metode ini merupakan yang paling umum serta cocok dalam pembuatan sediaan mucoadhesive microsphere pada penelitian ini. Penelitian ini memiliki tujuan untuk pengembangan sediaan mucoadhesive microsphere siprofloksasin hidroklorida dengan penggunaan polimer kitosan dan etil selulosa, serta melihat efek dan interaksi terhadap respon yang terdiri dari ukuran partikel, nilai entrapment efficiency, dan kekuatan mucoadhesive. Penentuan formula optimum menggunakan desain faktorial dan dilanjutkan dengan karakterisasi dengan penentuan drug loading, yield, analisis FT-IR, analisis morfologi permukaan dengan SEM, serta uji disolusi. Hasil analisis menunjukkan pada verifikasi formula optimum mucoadhesive microsphere siprofloksasin hidroklorida memiliki nilai rata-rata ukuran partikel 411,868 μm, nilai rata-rata entrapment efficiency 70,599 %, dan rata-rata kekuatan mucoadhesive 74,767 gram. Kitosan dan etil selulosa memiliki efek meningkatkan ukuran partikel, entrapment efficiency, serta kekuatan mucoadhesive. Interaksi antara kedua faktor tersebut dapat meningkatkan ukuran partikel, entrapment efficiency tetapi menurunkan kekuatan mucoadhesive. Karakteristik mucoadhesive microsphere yang diperoleh memiliki nilai drug loading 23,606% dan yield 93,459%. Analisis FT-IR menunjukkan tidak terjadi interaksi antara siprofloksasin hidroklorida dengan kitosan dan etil selulosa. Mucoadhesive microsphere siprofloksasin hidroklorida hasil preparasi memiliki bentuk yang sferis dengan permukaan yang relatif kasar. Profil disolusi pada mucoadhesive microsphere siprofloksasin hidroklorida memiliki hasil yang baik dikarenakan dimulai pada menit ke-360 hingga ke-480 memiliki % pelepasan diatas 80%.apt. Lusia Oktora Ruma Kumala Sari S.F.,M.Sc (Dosen Pembimbing I) Dr. apt. Budipratiwi Wisudyaningsih, S.Farm., M.Sc. (Dosen Pembimbing II

    Keperawatan Gawat Darurat, Manajemen Bencana dan Keperawatan Kritis

    No full text
    Pembelajaran ini berisi mengenai konsep teoritis kegawatdaruratan, penatalaksanaan klien gawat darurat dengan cakupan bantuan hidup dasar (basic life support) serta bantuan hidup lanjut (advance life support). Mata kuliah ini juga membahas mengenai asuhan keperawatan pada klien dengan kondisi gawat darurat yang mencakup seluruh system dalam tubuh dan dalam kelompok komunitas yang disebut Disaster Nursing. Asuhan keperawatan pada klien kritis dengan masalah gangguan system kardiovaskuler serta masalah pernafasan. Proses pembelajaran ini dapat membimbing mahasiswa untuk mendapatkan skill dalam memahami dan menjalankan asuhan keperawatan, mulai dari pengkajian sampai dengan melakukan evaluasi keperawatan serta pendokumentasian

    Pengamanan Teks Menggunakan Algoritma Transposisi dan Modifikasi Sandi Morse

    No full text
    Finalisasi unggah file repositori tanggal 22 April 2022_KurnadiKriptografi merupakan ilmu menyandikan informasi kedalam bentuk lain yang tidak sama dengan informasi aslinya. Kriptografi dibagi menjadi dua yaitu kriptografi klasik dan kriptografi modern. Salah satu bentuk pengaplikasian kriptografi dalam kehidupan sehari-hari adalah penggunaan sandi pada kepramukaan. Sandi yang sering digunakan dalam kepramukaan adalah sandi morse. Kriptografi klasik dan modern dapat dikombinasikam untuk meningkatkan keamanan algoritma. Algoritma transposisi diaplikasikan dalam digit biner. Kunci yang berupa karakter ASCII akan dikonversi menjadi biner menggunakan modifikasi sandi morse dan dioperasikan dengan plaintext. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi algoritma transposisi dan modifikasi sandi morse pada kunci menambah kompleksitas algoritma yang diajukan sehingga dapat memperkuat algoritma yang diajukan.Dosen Pembimbing Utama : Dr. Kiswara Agung Santoso, S.Si., M.Kom. Dosen Pembimbing Anggota : Ahmad Kamsyakawuni, S.Si., M.Ko

    Analisis Hubungan Antara Sanitasi Lingkungan dengan Kejadian Stunting di Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah

    No full text
    Permasalahan gizi adalah salah satu masalah yang sering terjadi dalam kesehatan masyarakat. Contoh dari permasalahan gizi adalah malnutrisi, dimana malnutrisi merupakan penyebab 2,6 juta bayi di dunia meninggal tiap tahunnya1 . Permasalahan gizi ini menyebabkan stunting. Stunting sendiri merupakan kondisi dimana balita memiliki panjang atau tinggi badan yang kurang jika dibandingkan dengan anak lain seusianya. Kondisi ini diukur dengan panjang atau tinggi badan yang lebih dari minus dua standar deviasi median standar pertumbuhan anak dari WHO2 . Pemicu terjadinya stunting bisa berasal dari beberapa hal seperti higiene personal, sanitasi dasar, dan konsidi rumah yang tidak sehat. Sanitasi disebut layak jika sarana yang digunakan sudah sesuai dengan persyaratan kesehatan. Jumlah kejadian stunting yang terdapat di Indonesia sebesar 30,8%. Apabila prevalensi stunting melebihi 20% maka ditetapkan sebagai masalah kesehatan masyarakat. Menurut WHO prevalensi stunting lebih dari 20% merupakan masalah gizi masyarakat kronis2 . Jawa Tengah merupakan salah satu provinsi yang tercatat memiliki prelevansi stunting tertinggi di Indonesia khususnya. Prevalensi stunting di Kabupaten Blora terbilang tinggi yaitu sebesar 55,06% di tahun 2013, 32% di tahun 2018 dan 30% di tahun 2020 serta merupakan salah satu dari 100 kabupaten/kota prioritas penanganan stunting3 serta 260 kabupaten/kota prioritas penanganan stunting pada tahun 2020

    6,632

    full texts

    75,643

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    UNEJ Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇