75643 research outputs found
Sort by
Flypaper Effect pada Pendapatan Asli Daerah dan Dana Alokasi Umum terhadap Belanja Daerah di provinsi Jawa Timur
Finalisasi unggah file repositori tanggal 31 Mei 2022_KurnadiPenelitian ini bertujuan untuk memberikan bukti secara empiris ada tidaknya
fenomena flypaper effect pada pendapatan asli daerah dan dana alokasi umum
terhadap belanja daerah di provinsi jawa timur. Jumlah sampel dalam penelitian
ini sebanyak 37 sampel dengan populasi seluruh kabupaten/kota di provinsi Jawa
Timur. Pemilihan sampel menggunakan purposive sampling. Teknik analisis yang
digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda yang diuji
secara parsial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial pendapatan asli
daerah dan dana alokasi umum berpengaruh terhadap belanja daerah, serta telah
terjadi fenomena flypaper effect di provinsi jawa timur.Dosen Pembimbing Utama: Andriana, S.E., M.Sc., Ak.
Dosen Pembimbing Anggota: Oktaviani Ari Wardhaningrum, S.E., M.Sc
Prediction Model of Murabahah Financing Performance in Sharia Cooperative
This study aims to analyze and test the influence of competency of sharia account officer and information asymmetry variables on the risk of murabahah financing and the effect of competency of sharia account officer, information asymmetry, and risk of murabahah financing variables on the performance of murabahah financing in sharia cooperatives in Jember Regency. The population in this study are all Sharia cooperatives in Jember Regency. The sampling method used is purposive sampling with 75 samples of sharia cooperatives that have run murabahah financing. This study is explanatory research. Independent variables consisting of competency and information asymmetry affects risk and performance of murabahah financing, risk affects performance of murabahah financing. The analysis technique uses path analysis with the PLS program to test, analyze, and find the determinants of murabahah financing performance. The study results indicate that; (a) competency of sharia account officer variable has a significant effect on the performance of murabahah financing, (b) competency of sharia account officer has no significant effect on risk of murabahah financing, (c) information asymmetry has no effect on performance of murabahah financing, (d) information asymmetry has a significant positive effect on the risk of murabahah financing, and (e) the risk of murabahah financing has no effect on the performance of murabahah financing. In order to mitigate risk and increase performance of murabahah financing. Hence, management of sharia cooporeatives should increase compentency of sharian account officer and reduce information asymmetry. The future research should add Sharia Good Corporate Governance (SGCG) variable as independent variable
Hubungan Kualitas Permukiman dengan Kualitas Hidup Masyarakat Menggunakan Sistem Informasi Geografis (Studi Kasus: Kawasan Pertambangan Kapur Gunung Sadeng, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember)
Kabupaten Jember merupakan kabupaten yang memiliki kedudukan dan
peran yang strategis sebagai salah satu Pusat Kegiatan Wilayah (PKW) menurut
RTRW Provinsi Jawa Timur. Oleh sebab itu perkembangan ekonomi wilayah
Jember menjadi pusat perputaran ekonomi di daerah Besuki Raya. Kecamatan
Puger adalah salah satu kecamatan yang memiliki banyak potensi sumber daya
alam. Pada RTRW Kabupaten Jember Tahun 2015-2035, Kecamatan Puger
diperuntukkan untuk kegiatan pertanian, dan Kawasan peruntukan pertambangan
mineral logam. Terdapat pertambangan kapur tepatnya di Gunung Sadeng yang
wilayah pertambangannya cukup luas. Kegiatan penambangan ini tentu sangat
berpengaruh kepada kualitas lingkungan dan juga masyarakat. Terlebih menurut
hasil penelitian dari Prihatin Trihayu dan Anita (2016), masyarakat di Kecamatan
Puger sebagian besar tidak memperdulikan tentang kesehatannya, baik terkait
kesehatan masyarakat maupun kesehatan lingkungannya. Adapun penelitian
Juliardi (2013), dari hasil wawancara yang dilakukannya, pemerintah daerah
belum memperhatikan kondisi kesehatan masyarakat di wilayah pesisir Puger.
Sedangkan, menurut Soemarwoto dalam Ritohardyo (1993) mengatakan bahwa
kualitas lingkungan permukiman adalah derajat atau pangkat kemampuan
lingkungan dalam memenuhi kebutuhan bermukim penghuninya. Kondisi
eksisting permukiman di Kecamatan Puger sangat bertentangan dengan
Kepmenkes No. 829/Menkes/SK/VIII/1999 yang membahas mengenai
persyaratan kesehatan perumahan dan lingkungan yang meliputi lokasi, kualitas
udara, kualitas tanah dan sarana prasarana lingkungan.
Penelitian ini akan membahas mengenai hubungan antara kualitas
permukiman dengan kualitas hidup masyarakat. Dalam penelitian ini menggunakan 3 analisis, analisis pertama yaitu Analisa korelasi untuk mengetahui
hubungan dari kualitas permukiman dan kualitas hidup, analisis kedua adalah
Analisa Delphi untuk mengetahui faktor-faktor yang paling berpengaruh pada
kualitas permukiman dan kualitas hidup, analisis ketiga adalah Analisa triangulasi
untuk merumuskan rekomendari atau arahan terkait peningkatan kualitas
permukiman dan kualitas hidup yang dan di Kecamatan Puger Kabupaten JemberIr. Sri Sukmawati, S.T., M.T (Dosen Pembimbing Utama)
Ir. Rindang Alfiah, S.T., M.T. (Dosen Pembimbing Anggota
Uji In silico Potensi Proteolitik Enzim Papain dan Enzim Zingibain Terhadap Protein Pembentuk Katarak Kongenital dan Senilis
Fakoemulsifikasi adalah metode baku emas terapi katarak dengan angka komplikasi
terendah dan angka visual outcome terbaik. Namun, fakoemulsifikasi membutuhkan
biaya yang mahal sehingga sulit digunakan secara luas. Patogenesis katarak terkait
dengan pembentukan protein Crystalline P23T γD pada katarak kongenital dan protein
β-amyloid (Aβ) pada katarak senilis. Enzim papain dan enzim zingibain menjadi alternatif
terapi katarak dengan efek proteolitik yang berpotensi melisiskan protein tersebut.
Injeksi proteolitik dengan 30-gauge needle menyebabkan luka insisi yang kecil dan
bersifat aman. Enzim papain berasal dari tanaman Carica Papaya dan enzim zingibain
berasal dari tanaman Zingiber Officinale yang banyak tumbuh di Indonesia sehigga
menjadi sumber proteolitik yang murah. Tujuan penelitian ini untuk membandingkan
probabilitas binding energy berdasarkan Model Interaksi Pengikatan (MIP) antara enzim
papain dan zingibain terhadap protein Crystalline P23T γD dan protein β-amyloid (Aβ)
dengan molecular docking. Penelitian ini menggunakan situs
https://cluspro.bu.edu./login.php. MIP dengan binding energy terendah memiliki ikatan
paling stabil. Hasil docking menunjukkan probabilitas interaksi antara enzim papain
dengan protein P23T crystalline γD memiliki nilai binding energy terendah sebesar -730.4
kJ/mol pada MIP 1. Probabilitas Interaksi antara enzim papain dengan protein β -amyloid
memiliki nilai binding energy terendah sebesar -697.2 kJ/mol pada MIP 1. Probabilitas
interaksi antara enzim zingibain dengan protein P23T crystalline γD memiliki nilai binding
energy terendah sebesar -890.5 kJ/mol pada MIP 2. Probabilitas Interaksi antara enzim
zingibain dengan protein β-amyloid memiliki nilai binding energy terendah sebesar -
873.5 kJ/mol pada MIP 0. Diperoleh kesimpulan bahwa enzim zingibain memiliki
probabilitas membentuk ikatan paling stabil terhadap protein P23T crystalline γD dan
protein β-amyloid
Investment, Deposit Interest Rates, and Real Sector Performance: A Case Study of Islamic Finance in Malaysia
This study aims to examine the influence of interest rates, GDP, consumption, and investment on
Islamic finance in Malaysia. Also, it focuses on the causal relationship between the
macroeconomic and humanistic approach in understanding the role of Muslim economics. Data
were analyzed using the Vector Error Correction Model and the results showed that interest rates
negatively affect the real sector. Therefore, the Islamic financial system with a zero or no interestbased interest rate tends to promote a social econom
Pengaruh Pemberian Biogranul Kombinasi Biochar Sekam Padi, Kotoran sapi, dan Limbah ikan Terhadap Perbaikan Sifat Kimia Tanah Entisol Yang ditanami Sawi (Brassica juncea L.)
Entisol merupakan jenis tanah yang tinggi akan terjadinya erosi dan rendah akan
kandungan unsur hara tersedia bagi tanaman. Permasalahan lain yang membuat
tanah entisol yang menjadi kurang produktif yaitu memiliki pH masam, tingkat
agregasi rendah, daya menyimpan air rendah dan minim akan kandungan hara yang
ada untuk tanaman. Agar memaksimalkan sifat kimia pada tanah diperlukan
penambahan bahan organik, salah satunya adalah biochar. Biochar merupakan
bahan organik dari proses pembakaran tidak sempurna pada biomassa dengan kadar
oksigen sebesar <2% dan pada suhu pembakaran 300- 400℃. Biochar memiliki sifat
mampu menyimpan kandungan air yang baik, sehingga mampu menunjang
kekurangan dari tanah entisol yang tidak mudah dalam menyimpan air. Kekurangan
lain yang dimiliki oleh biochar yaitu mengandung unsur hara yang rendah.
Penambahan bahan organik yang dapat menyempurnakan kandungan hara serta
menunjang perbaikan sifat kimia pada tanah. Salah satu bahan yang dapat
dimanfaatkan adalah kotoran sapi dan limbah ikan. Tujuan penelitian ini agar
melihat pengaruh biogranul hasil kombinasi biochar, kotoran sapi, dan limbah ikan
terhadap perbaikan sifat kimia tanah entisol. Penelitian berlangsung mulai Januari
2021 s.d July 2021. Tanah yang dipakai ialah jenis entisol dari Dusun menampu,
Desa gumukmas, Kecamatan puger, Kabupaten Jember. Untuk Pelaksanaan
penanaman dilaksanakan di green house ilmu tanah, Fakultas pertanian Universitas
Jember. Sedangkan untuk analisis sifat kimia pada tanah di Laboratorium
kesuburan tanah Program Studi Ilmu Tanah Fakultas Pertanian Universitas Jember.
Penelitian ini mempergunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan
variasi dosis pupuk bio granul berbahan dasar kombinasi biochar sekam padi,
kotoran sapi dan limbah ikan dengan perlakuan sejumlah 5 yang terdiri dari S1
(Kontrol), S2 (10 Ton/ha), S3 (20 Ton/ha), S4 (30 Ton/ha) dan S5 (40 ton/ha).
Penelitian dilaksanakan dengan tahap analisis pendahuluan pada tanah dan pupuk
dengan variabel pH, Nitrogen, Fosfor, Kalium dan C-organik. Tujuan dilakukan
analisis pendahuluan untuk mengetahui unsur hara tanah dan pupuk. Tahap
selanjutnya adalah pencampuran tanah dan pupuk yang selanjutnya diinkubasi
selama 30 hari dan dilanjut dengan penanaman, pemanenan tanaman sawi dan
analisis akhir pada tanah dengan variabel pengamatan seperti pH, Nitrogen, Fosfor,
Kalium dan C- organik. Sedangkan untuk variabel pengamatan pada tanaman
mencakup panjang daun, tinggi tanaman , jumlah daun, panjang akar, berat kering
pada tanaman dan berat basah tanaman.
Hasil penelitian menunjukan pengaruh pupuk biogranul kombinasi biochar
sekam padi, kotoran sapi dan limbah ikan berpengaruh dalam meningkatkan
kandungan Nitrogen tanah dari (0,13%) menjadi (0,22%), kandungan Fosfor tanah
dari (19,98 ppm P2O5) menjadi (48,48 ppm P2O5), Kalium dari (0,77 me/100
gram) menjadi (0,81 me/100 gram) dan kandungan C-organik dari (0,85%) menjadi
(1,40%). perlakuan dosis 40 ton/ha sebagai dosis paling Optimum untuk perbaikan
sifat kimia tanah yang berpengaruh terhadap peningkatan kandungan kalium dan Corganik pada tanah. Sedangkan pengaruh perbaikan sifat kimia tanah Entisol
terhadap pertumbuhan tanaman sawi yaitu pada dosis 40 ton/ha mampu
meningkatkan Jumlah daun (6.40 helai cm) dari dosis kontrol, panjang daun (11.90
cm) dari dosis kontrol, berat basah tanaman (34,01 gram) dari dosis kontrol dan
berat kering (3,35 gram) dari dosis kontrol. Perlakuan yang memberikan
pertumbuhan sawi terbaik yaitu pada dosis 40 ton/ha.
Kata Kunci : Tanah Entisol, Bio granul , Tanaman saw
Implementasi Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Desa Sukamakmur Kecamatan Ajung Kabupaten Jember
Finalisasi unggah file repositori tanggal 25 Mei 2022_KurnadiProgram Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) merupakan program
pengganti Beras Sejahtera (RASTRA). Program BPNT bertujuan untuk
meningkatkan ketahanan pangan, mengurangi beban pengeluaran KPM,
memberikan gizi yang lebih seimbang, meningkatkan ketepatan sasaran dan
waktu penerimaan bantuan pangan bagi KPM, dan mendorong pencapaian tujuan
pembangunan. Kabupaten Jember merupakan salah satu kabupaten di Jawa Timur
yang sudah melaksanakan program BPNT. Program BPNT terealisasi di
Kabupaten Jember pada tahun 2018. Seluruh kecamatan di Jember telah
melaksanakan program BPNT. Berdasarkan Keputusan Menteri Sosial Nomor
140/HUK/2017 tentang Penetapan Jumlah Keluarga Penerima Manfaat dan Tahap
Penyaluran Bantuan Sosial Beras Sejahtera dan Bantuan Pangan Non Tunai,
menyatakan jumlah Keluarga Penerima Manfaat di Kabupaten Jember adalah
178.350 KPM.. Tujuan dari peneliian ini adalah untuk mengetahui dan
mendeskripsikan tentang implementasi program Bantuan Pangan Non Tunai
(BPNT) di Desa Sukamakmur Kecamatan Ajung Kabupaten Jember.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis
penelitian yang digunakan adalah studi deskriptif. Teknik penentuan informan dan
lokasi penelitian adalah purposive. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini
melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang
digunakan meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan serta
verivikasi. Kemudian teknik keabsahan data pada penelitian ini menggunakan
teknik triangulasi sumber.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program BPNT di
Desa Sukamakmur Kecamatan Ajung Kabupaten Jember dilakukan sesuai dengan
buku panduan program BPNT tahun 2019. Akan tetapi ada satu tahapan yang
belum dilaksanakan yaitu tahap pergantian KPM. Meskipun sudah dilakukan
upaya untuk pergantian KPM akan tetapi sampai saat ini belum ada pergantian
KPM program BPNT, sehingga masih ada masyarakat miskin yang layak
menerima bantuan program BPNT tetapi belum mendapatkan bantuan program
BPNT. Secara umum program BPNT telah berdampak baik bagi KPM dan
bermanfaat bagi KPM dalam membantu mengurangi beban pengeluaran. Namun
dampak buruk dari program BPNT ialah KPM program BPNT merasa bergantung
dengan bantuan yang KPM terima karena jika sampai bantuan BPNT dihentikan
maka mereka akan merasa kesulitan untuk memenuhi kebutuhan pokok.Dosen Pembimbing: Kris Hendrijanto, S.Sos., Ms
Karakteristik Pembakaran Campuran Pertadex dengan Biodisel Minyak Biji Kemiri (Aleurites Moluccana) dalam Beberapa Komposisi
Ketergantungan Indonesia terhadap pemakaian energi fosil masih sangat besar sehingga perlu mendapat perhatian. Dimana salah satu dampak penggunaan energi fosil yaitu menghasilkan emisi gas buang yang besar. Atas dasar tersebutlah energi terbarukan dan lebih ramah lingkungan dibuat dan dikembangkan. Salah satu perkembangan energi terbarukan yaitu biodisel , yang sering dikenal sebagai asam lemak metil ester . Biodisel berasal dari bahan baku lipid yang terbarukan misalnya, dari minyak nabati dan lemak hewani. Penelitian ini menjadi sangat penting karena meneliti karakteristik biodisel minyak biji kemiri dengan variasi campuran pertadex dengan porsentase 0%, 10%, 20%, 30%, dan 100% dengan metode pengujian pembakaran menggunakan spray burner. Dimana pengujian ini untuk mengetahui karakteristik berupa panjang nyala api, temperatatur nyala api, dan warna nyala api pembakaran. Dari hasil penelitian akan didapatkan Hasil pengujian karakteristik pembakaran, temperatur nyala api, panjang nyala api, dan warna nyala api tertinggi berada pada B0 sedangkan nilai terendah berada pada B100 baik pada udara 30 l/menit maupun 40 l/menitIr. Digdo Listyadi Setyawan, M.Sc. (Dosen Pembimbing I)
Ir. Santoso Mulyadi S.T., M.T. (Dosen Pembimbing II
The Relationship Of Nurse Head’s Leadership Style Toward Caring Behavior Of Inpatient Nurses At Rumah Sakit Paru Jember During The COVID-19 Pandemic
Nurse as a care provider for inpatients at hospital play a vital role during
pandemic. One of the factors that influence caring is organizational factor,
including the leadership factor. The purpose of this paper is to analyze the
correlation between head nurse’ leadership style and nursing caring behavior in
inpatient wards of Jember Lung Hospital under the COVID-19 pandemic. The
cross-sectional descriptive design with quantitative approach was used.
Leadership style was measured by questionnaire adapted from Trihastuti. While
nurse caring behavior was measured by CBI-24. Total sampling method was
used. 54 respondents were involved in this study. After all those data was
collected, kendall tau-b as a statistical analyze was carried out to finding the
correlation between two variables. Democratic leadership style was found as the
largest presentation by 73.21%, while autocratic was found as much as 26.79%.
55.56% of nursing perceive caring behavior and the 44.44% remaining perceive
less caring behavior. Based on bivariate analysis, p value of this correlation is
0.384 (p>0.05). The result is no significant correlation between two variables.
This study could used as material for consideration of leadership style according
to the wards, nurses, and conditions that occurred. So it is expected that caring
behavior of nurses could be better
Buku Ajar Penilaian Status Gizi Tidak Langsung
Penilaian status gizi awalnya digunakan untuk mengidentifikasi masalah gizi terutama masalah gizi kurang, pada populasi di negara miskin dengan penekanan pada kelompok rentan. Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, penilaian status gizi menggunakan metode yang jauh lebih sederhana dan bersifat noninvasive. Dan penilaian status gizi saat ini tidak hanya penting untuk kelompok rentan pada negara miskin, namun juga relevan untuk masalah gizi di negara maju dan berkembang. Status gizi adalah status kesehatan dari individu atau populasi yang dipengaruhi oleh asupan makanan dan penggunaan zat gizi, yang berubah sepanjang siklus daur kehidupan karena mencerminkan keadaan pada titik waktu tertentu. Penilaian status gizi dibagi menjadi 2 yaitu penilaian status gizi secara langsung dan tidak langsung. Penilaian status gizi secara langsung dilakukan dengan menggunakan metode antropometri, biokimia, klinis dan biofisik. Sedangkan penilaian status gizi secara tidak langsung dilakukan melalui survei konsumsi makanan dan pemanfaatan data sekunder berupa statistik vital dan data ekologi