Jurnal Mahasiswa IKIP Siliwangi
Not a member yet
6108 research outputs found
Sort by
Penggunaan Permainan Kartu Huruf terhadap Kemampuan Bahasa Reseptif Anak Usia Dini
Aspek perkembangan bahasa pada anak usia dini meliputi bahasa reseptif, ekspresif dan keaksaraan. Pemerolehan bahasa pada anak usia dini dimulai melalui pendengaran yang anak dengar di sekitarnya yang disebut dengan bahasa reseptif. Bahasa reseptif adalah kemampuan untuk memahami kata dan bahasa yang melibatkan perolehan informasi dan makna. Dalam kenyataannya di TK PGRI 3 Cimahi anak kelompok A bahasa reseptif belum berkembang secara optimal dikarenakan media yang digunakan kurang menarik dalam pembelajaran. Tujuan dari penelitian yaitu untuk mengetahui penggunaan media kartu huruf di TK PGRI 3 terhadap Kemampuan Membaca anak. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitan anak kelompok A di TK PGRI 3 sebanyak lima orang anak yang terdiri dua orang anak perempuan dan tiga orang anak laki-laki. Analisis data dengan menggunakan pengumpulan data, redaksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Peneliti mendapatkan hasil bahwa di TK PGRI 3 dengan menggunakan media kartu huruf sebagai alat pembelajaran dapat meningkatkan bahasa reseptif anak, hal ini karena pada pertemuan pertama anak kelompok A masih berlatih dalam menyimak dan memahami instruksi sederhana dan dapat dikatakan belum berkembang, sedangkan pada pertemuan terakhir terlihat anak sudah dapat menyimak dan memahami instruksi sederhana dapat dikatakan berkembang sangat baik. Anak dapat memperhatikan kosa kata dan mengulang kembali kata dari kartu huruf tersebut.
Language development in early childhood encompasses receptive, expressive, and literacy skills. Language acquisition at this stage begins through listening to the language children hear in their surrounding environment, which is referred to as receptive language. Receptive language is the ability to understand words and language, involving the acquisition of information and meaning. However, observations at PGRI 3 Kindergarten in Cimahi revealed that Group A children had not yet developed receptive language skills optimally due to the use of less engaging learning media. This study aims to examine the use of letter card media at PGRI 3 Kindergarten in enhancing children’s reading abilities and receptive language skills. The study employed a qualitative method with a case study approach. The research subjects consisted of five Group A children at PGRI 3 Kindergarten, including two girls and three boys. Data analysis involved data collection, data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The findings indicate that the use of letter cards as a learning medium can improve children’s receptive language skills. During the initial meetings, Group A children were still practicing listening to and understanding simple instructions and were categorized as not yet developed. By the final meetings, however, the children demonstrated the ability to listen to and comprehend simple instructions and were classified as developing very well. In addition, the children were able to pay attention to vocabulary and repeat words presented through the letter cards.Aspek perkembangan bahasa pada anak usia dini meliputi bahasa reseptif dan ekspresif. Pemerolehan bahasa pada anak usia dini dimulai melalui pendengaran yang anak dengar di sekitarnya yang disebut dengan bahasa reseptif. Bahasa reseptif adalah kemampuan untuk memahami kata dan bahasa yang melibatkan perolehan informasi dan makna. Dalam kenyataannya di TK PGRI 3 Cimahi anak kelompok A Bahasa reseftif belum berkembang secara optimal dikarenakan media yang digunakan kurang menarik dalam pembelajaran. Tujuan dari penelitian yaitu untuk mengetahui penggunaan media kartu huruf di TK PGRI 3 terhadap kemampuan bahasa reseftif anak. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif. Subjek penelitan anak kelompok A di TK PGRI 3 sebanyak lima orang anak yang terdiri dua orang anak perempuan dan tiga orang anak laki-laki. Teknik penggumpulan data dengan observasi dan wawancara Analisis data dengan menggunakan triangulasi. peneliti mendapatkan hasil bahwa di TK PGRI 3 dalam menggunakan media kartu sebagai alat pembelajaran dalam meningkatkan bahasa reseptif, dengan indikator penialain yaitu. mendengarkan dan membaca, karena anak memperhatikan kosa kata dan mengulang gambar dari kartu huruf sambil membaca kosa kata
MODEL PROJECT BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS KARYA ILMIAH KELAS XI
Karya ilmiah adalah keterampilan yang cukup menyulitkan bagi para peserta didik karena sistematika penulisan dan juga kebahasaan karya ilmiah, banyaknya peserta didik yang merasa kesulitan dalam melaksanakan tahapan menulis karya ilmiah, salah satunya adalah penagamatan dan penelitian, hal tersebut karena kurangnya pemahaman terhadap sistematis dan kaidah menulis karya ilmiah.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan menulis karya ilmiah pada peserta didik kelas XI SMK Sangkuriang 1 Cimahi dengan model Project Based Learning, model ini menitik beratkan adanya proyek yang menghasilkan sebuah produk. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah medote kuantitatif, metode kuantitatif adalah metode yang hasilnya berhubungan dengan angka, data yang didapatkan biasanya berupa hasil tes yang dilakukan pada peserta didik kelas IX SMK Sangkuriang 1 Cimahi, dengan teknik pengumpulan data preetest dan posttest kemudian olah dalam SPPS untuk mengetahui hasil ada atau tidaknya peningkatan yang signifikan. Hasil penelitian dilihat dari hasi Sig diterima apabila nilai signifikasi <0,05, sedangkan dalam penelitian ini hasil signifikasi atau Sig ada pada angka 0,00 yang artinya hasil dari tes awal dengan tes akhir terdapat peningkatan yang signifikan.
Kata Kunci: Karya Ilmiah, Model Project Based Learning, SPS
ANALISIS STILISTIKA PADA LAGU “MENANTANG RASI BINTANG” KARYA FSTVLST UNTUK BAHAN AJAR TEKS PERSUASI KELAS VIII
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ditemukannya peristiwa gaya bahasa ajakan atau persuasif pada lirik lagu “Menantang Rasi Bintang” karya FSTVLST. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan bentuk gaya bahasa yang digunakan pada lirik lagu “Menantang Rasi Bintang” karya FSTVLST,serta menggunakan hasil penelitian tersebut untuk dijadikan bahan ajar teks persuasi pada siswa kelas VIII Sekolah menengah pertama (SMP). Dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Proses analisis data menerapkan tiga tahapan, yaitu (1) reduksi data, (2) paparan data, dan (3) penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini ditemukan bahwa terdapat tiga gaya bahasa perbandingan (personifikasi, sinestesia, dan hiperbola), satu gaya bahasa pertentangan (antitesis) dan dua gaya bahasa penegasan (repetisi dan asonansi)
EFEKTIVITAS MODEL DISCOVERY LEARNING DENGAN APLIKASI CANVA TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS TEKS PIDATO SISWA SMP
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keterampilan menulis teks pidato yang harus dikuasai oleh siswa agar tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan baik. Namun, faktanya keterampilan menulis teks pidato siswa masih sangat rendah. Berdasarkan hasil wawancara kepada guru bahasa Indonesia, ditemukan bahwa keterampilan menulis teks pidato siswa kelas VIII belum maksimal. Hal itu karena siswa kurang terampil dalam menyimak dan proses pembelajaran yang kurang menarik. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui efektivitas proses penerapan model discovery learning dengan media canva dalam pembelajaran menulis teks pidato. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Peneliti mengolah nilai siswa dalam bentuk data angka lalu dibahas lebih detail dalam bentuk kalimat deskriptif. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini diketahui kendala siswa dalam menulis teks pidato menggunakan model discovery learning dengan media aplikasi canva dinilai efektif untuk meningkatkan keterampilan menulis teks pidato. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan selisih nilai pretest dan posttest yang cukup signifikan. Rata-rata nilai keterampilan menulis teks pidato sebelum diberi perlakuan adalah 67.33. Rata-rata nilai keterampilan menulis teks pidato siswa setelah diberi perlakuan adalah 80.15
Comparing Effect of Problem Based Learning Model and Discovery Learning Model to Improve Mathematics Learning Outcomes
Students often consider mathematics as a complicated subject, because they only follow the problem-solving methods taught by the teacher, which results in reduced engagement and increased boredom during learning. The main objective of this study is to determine whether the Problem Based Learning model has a significant influence than the Discovery Learning model on mathematics learning outcomes. In order to do so, the research method that we used is Quasi Experimental with a Pretest-Posttest Control Group Design. The results shows that mathematics learning outcomes of eighth-grade students of SMP Negeri 2 Batudaa Pantai are significantly influenced by the Problem Based Learning (PBL) model, which is clearly seen from the results of the t-test and effect size test. The results of the hypothesis test conducted using the t-test can be concluded that problem based learning model more effective than discovery leraning model to improve mathematics learning outcomes. In addition, the effect size test produced a result of 0.813, which indicates that this figure is included in the large or high category
Derivative Applications in Motorcycle Mechanics: An Exploration of Vocational Students’ Contextual Understanding
Derivatives play a crucial role in vocational mathematics learning, particularly in
understanding dynamic processes in automotive engineering contexts. However, students often experience difficulties connecting abstract derivative concepts with real mechanical phenomena encountered in workshop activities. This study aims to explore the contextual understanding of derivative applications in motorcycle mechanics among Grade XI Motorcycle Engineering (TBSM) students. This research employed a descriptive qualitative approach involving 27 Grade XI TBSM students at a vocational high school. Data were collected through classroom observations during integrated mathematics–vocational learning activities, in-depth semi-structured interviews, and analysis of students’ learning documents and worksheets. The observations focused on students’ engagement and interpretation of derivative concepts in authentic motorcycle mechanics contexts. Interviews were conducted to explore students’ reasoning related to first and second derivatives, while document analysis was used to examine students’ written representations and problem-solving strategies. Data triangulation was applied to ensure credibility and consistency of findings. The results show that students demonstrate strong contextual understanding of first derivatives, particularly in interpreting rates of change related to motorcycle speed variations. However, their understanding of second derivatives, especially in analyzing acceleration patterns and torque characteristics, remains limited. Students exhibit moderate ability in interpreting RPM graphs, with some difficulty in identifying slope changes and engine performance behavior. Practical workshop experiences, real engine performance data, and the use of diagnostic tools significantly support students’ contextual mathematical reasoning. In conclusion, aligning mathematics instruction with authentic vocational practices enhances students’ conceptual understanding of derivatives
The Implementation of Smart Box Media on The Learning Outcomes of Social Sciences Students in Grade IV of State Elementary School 31 Lubuklinggau
This study aims to determine how the learning outcomes of fourth-grade students of SD Negeri 31 Lubuklinggau social studies after the implementation of smart box learning media significantly completed. The research method uses a pre-experimental research method that only involves one class as an experimental class without a control class with a one-group pretest-posttest design, in this design there is a pre-test before treatment and a post-test after treatment so that the conditions after treatment can be compared. The population in this study is fourth grade totaling 42 students. The sampling technique used is a purposive sampling technique, a sampling technique used if the author has certain considerations in sampling or determining samples for certain purposes. Data collection techniques use interview sheets, observation sheets, and written tests. Data analysis techniques use data normality tests and hypothesis tests. The instrument used by the author is in the form of essay questions totaling 10 questions and then after being analyzed, 8 (eight) valid questions are obtained. The data is analyzed using the "t" test. Based on the results of the t-test analysis, t count = 5.08 and ttable 1.73. So tcount (5.08) > ttable (1.72) with this, Ha is accepted and Ho is rejected. Thus, it is concluded that the results of social studies learning of grade IV students of SD Negeri 31 Lubuklinggau after the applicationThis study aims to determine how the learning outcomes of fourth-grade students of SD Negeri 31 Lubuklinggau social studies after the implementation of smart box learning media significantly completed. The research method uses a pre-experimental research method that only involves one class as an experimental class without a control class with a one-group pretest-posttest design, in this design there is a pre-test before treatment and a post-test after treatment so that the conditions after treatment can be compared. The population in this study is fourth grade totaling 42 students. The sampling technique used is a purposive sampling technique, a sampling technique used if the author has certain considerations in sampling or determining samples for certain purposes. Data collection techniques use interview sheets, observation sheets, and written tests. Data analysis techniques use data normality tests and hypothesis tests. The instrument used by the author is in the form of essay questions totaling 10 questions and then after being analyzed, 8 (eight) valid questions are obtained. The data is analyzed using the "t" test. Based on the results of the t-test analysis, t count = 5.08 and ttable 1.73. So tcount (5.08) > ttable (1.72) with this, Ha is accepted and Ho is rejected. Thus, it is concluded that the results of social studies learning of grade IV students of SD Negeri 31 Lubuklinggau after the applicatio
Improving Creative Thinking Skills with the STEM Learning Model for Fifth Grade Elementary School Students
The purpose of this study was to determine the improvement of creative thinking skills using the STEM (Science, Technology, Engineering and Mathematics) model. This study used a pre-experimental design. The research method used was a quantitative design with One group pretest-posttest. The sample population in this study was 29 students from grade V in elementary school. The results of the pretest and posttest were analyzed using SPSS. To determine the improvement of creative thinking skills, descriptive analysis, normality test, hypothesis test, N-gain test were carried out. From the test, the descriptive statistical results showed that there was an average increase with a difference of 37.07, the results of the normality test of the pretest value were 0.232> 0.05 while the posttest value was 0.93> 0.05. Furthermore, the results of the hypothesis test obtained sig. (2-tailed) of 0.000 <0.05 so Ha was accepted. Then the results of the N-gain value were 0.58 with a fairly effective category. From these results, it can be concluded that the application of the STEM (Science, Technology, Engineering and Mathematics) model can improve the creative thinking skills of fifth grade elementary school students, which has a positive impact on learning
Optimalisasi Peran Orang Tua dalam Pendampingan Stimulasi Perkembangan Anak Usia Dini Melalui Pelatihan Parenting Edukatif di Era Digital
The transformation of the digital era demands adaptation in various aspects of life, including early childhood care. Parents, as the primary caregivers for children, face challenges in understanding their children's developmental needs while navigating the wise use of digital technology. Based on this background, this community service program aims to optimize the role of parents in supporting early childhood development through information technology-based educational parenting training. This activity is based on Bronfenbrenner's developmental ecology theory, a holistic stimulation approach, and Epstein's parental involvement theory, contextualized in the digital environment. The implementation method used a participatory training approach with 40 parents at the Al-Ikhlas Early Childhood Education Center (PAUD) in West Bandung. Evaluation instruments included pre- and post-test questionnaires, as well as observation sheets during the training. The training results showed a significant increase in parental knowledge and skills, particularly in utilizing technology to support children's learning and play activities. The program also strengthened parental awareness of the importance of positive parenting and digital control. The program concluded that educational parenting training is effective in equipping parents with the knowledge and skills to support optimal child development in the digital age.Transformasi era digital menuntut adaptasi dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam pengasuhan anak usia dini. Orang tua sebagai pendamping utama anak mengalami tantangan dalam memahami kebutuhan perkembangan anak sekaligus menavigasi penggunaan teknologi digital secara bijak. Berdasarkan latar belakang tersebut, program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan peran orang tua dalam mendampingi stimulasi perkembangan anak usia dini melalui pelatihan parenting edukatif berbasis teknologi informasi. Kegiatan ini didasari pada teori ekologi perkembangan Bronfenbrenner, pendekatan stimulasi holistik, serta teori keterlibatan orang tua (parental involvement) oleh Epstein yang dikontekstualisasikan dalam lingkungan digital. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan pelatihan partisipatif kepada 40 orang tua di PAUD Al-Ikhlas, Bandung Barat. Instrumen evaluasi berupa kuesioner pre-test dan post-test serta lembar observasi selama pelatihan. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan orang tua, terutama dalam pemanfaatan teknologi untuk mendampingi aktivitas belajar dan bermain anak. Program ini juga memperkuat kesadaran orang tua akan pentingnya pengasuhan positif dan kontrol digital. Kesimpulan dari program ini menyatakan bahwa pelatihan parenting edukatif efektif dalam membekali orang tua dengan pengetahuan dan keterampilan mendampingi perkembangan anak secara optimal di era digital
Upaya pencegahan kekerasan seksual bagi remaja dilingkungan Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu Bait Et-Tauhdi Kota Serang
Kekerasan seksual di kalangan remaja merupakan masalah serius dengan dampak jangka panjang pada kesehatan fisik dan mental korban. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis upaya pencegahan kekerasan seksual di lingkungan SMPIT Bait Et-Tauhdi Kota Serang. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, Focus Group Discussion (FGD), dan observasi partisipatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan seksual komprehensif diakui sebagai elemen penting dalam pencegahan kekerasan seksual. Meskipun siswa memahami konsep batasan pribadi dan persetujuan, masih terdapat ketakutan untuk melaporkan kejadian kekerasan seksual. Guru dan staf sekolah memerlukan pelatihan yang lebih intensif mengenai cara mendeteksi dan menangani kasus kekerasan seksual. Sosialisasi kebijakan pencegahan kekerasan seksual juga perlu ditingkatkan untuk memastikan pemahaman dan implementasi yang efektif di kalangan komunitas sekolah. Kesimpulannya, untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan mendukung, diperlukan pendidikan seksual yang komprehensif, pelatihan berkelanjutan bagi guru dan staf, serta mekanisme pelaporan yang jelas dan efektif. Implementasi strategi pencegahan ini diharapkan dapat mengurangi insiden kekerasan seksual di lingkungan sekolah