Jurnal Mahasiswa IKIP Siliwangi
Not a member yet
6108 research outputs found
Sort by
PELATIHAN PENGOBATAN TRADISIONAL GUSMUS RAKSA JASAD UNTUK MENINGKATKAN EKONOMI MASYARAKAT DI TITIK KORDINAT DANGIANG MANILOKA
Traditional medicine has become an integral part of people's culture to maintain health and balance in life. This journal proposes a study that explores the potential of traditional medicine using the gusmus raksa jasad method in improving the community's economy. Gusmus raksa jasad is a holistic approach that combines spiritual, mental and physical elements in healing efforts.This research aims to identify the positive impact of implementing the traditional treatment of gusmus raksa jasad on public health and how this can stimulate local economic growth. The research methodology involved surveys and interviews with traditional medicine practitioners, patients, as well as local economic stakeholders. The collected data will be analyzed to understand the effectiveness of traditional medicine in improving community welfare.It is hoped that the research results will provide in-depth insight into the economic potential of traditional gusmus raksa jasad medicine and support the development of policies that integrate local values with efforts to improve the economic welfare of the community. It is hoped that this research can make a positive contribution in preserving traditional healing practices and encouraging sustainable economic development at the local level
IMPLEMENTASI PELATIHAN MANAJEMEN DANA DESA UNTUK MENINGKATKAN KAPASITAS PEMBERDAYAAN DI DESA LAKSANAMEKAR
Village fund management training is important because it can provide village stakeholders with the necessary knowledge and skills to manage village funds effectively and efficiently. This research will explore how this training can increase community empowerment capacity in Laksanamekar Village. The theoretical basis used in this research is training theory, village fund management theory and community empowerment theory. The research method uses qualitative methods with data collection including observation, interviews and documentation to gain a comprehensive understanding of the implementation of the training and its impact on the local community. There were 6 respondents,the results of this research in Laksanamekar village show the importance of fund management training to increase community empowerment capacity. The implementation of village fund management training which was attended by village officials had an impact on village institutions and RW heads because with good village fund management the community empowerment capacity in Laksanamekar village could be further increased. Then the conclusion of this research is that the implementation of village fund management training is expected to provide benefits for the Laksanamekar village government and the Laksanamekar village community both regarding the effectiveness of village fund management training in increasing community empowerment capacity, as well as providing recommendations for the government and related organizations to improve the implementation of training in the future.
PENGELOLAAN LEMBAGA KURSUS DAN PELATIHAN (LKP) KARYA DUTA EDUCATION BANDUNG
Bertujuan mendeskripsikan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, serta pengawasan Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP). Pendekatan penelitian menggunakan kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subyek penelitian sebanyak empat orang di antaranya satu orang pengelola, satu orang tutor/instruktur, dan dua orang peserta didik Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Karya Duta Education Bandung. Hasil penelitian yang diperoleh terdapat empat tahapan dalam suatu pengelolaan, yang di mana di awali dengan melakukan identifikasi kebutuhan program dalam perencanaan. Pengorganisasian dengan cara mengelompokkan pengelola, tutor/instruktur, serta kelompok belajar pada peserta didik. Pelaksanaan program dilakukan mulai hari Senin-Kamis. Untuk penggunaan strategi, metode, dan media diserahkan kepada para tutor/instruktur karena mereka yang bersinggungan langsung dengan peserta didik. Proses pengawasan dilakukan terhadap dua pihak yaitu kepada para peserta didik dan lembaga. Untuk pengawasan kepada peserta didik dilakukan dengan cara pengelola melakukan terjun langsung ke dalam proses pembelajaran program maupun ke tempat mereka bekerja apabila telah menyelesaikan program yang ada di lembaga. Untuk pengawasan kepada lembaga dilakukan oleh penilik dari Dinas Pendidikan Kota Bandung yang di mana dilakukan untuk melihat progres peserta didik dan lulusan. Saran pihak lembaga meningkatkan lagi pelayanan, kualitas tutor/instruktur, serta sarana dan prasarana
TALENT AND PROJECT CLASSES DALAM PENGUATAN ENTREPRENEURIAL SKILLS PADA KOMUNITAS BERLIAN DI PKBM KAK SETO TANGERANG SELATAN
Marginalized groups are identified as low-income communities facing functional limitations, particularly in creating sustainable practical entrepreneurship. The Berlian Community at PKBM Kak Seto plays an active role in developing entrepreneurial skills among marginalized children as a form of social intervention in South Tangerang. This study aims to describe talent and project classes in strengthening entrepreneurial skills within the Berlian Community at PKBM Kak Seto, South Tangerang. This research employs a descriptive qualitative approach. Data collection methods include observation, interviews, and documentation. The data analysis techniques consist of data collection, data reduction, data presentation, and verification or conclusion drawing. Data validity techniques include prolonged participation, persistent observation, and triangulation. The research findings reveal three key phases: in the choosing project topic stage, participants are able to design food product strategies and understand entrepreneurial values; in the designing project plan stage, they develop a strong foundation for building an effective entrepreneurial mindset; and in the finishing the project stage, participants demonstrate adaptability to future market dynamics. In conclusion, project-based learning has successfully facilitated participants’ gradual self-improvement, although more intensive guidance is required to maximize the reinforcement of their entrepreneurial skill
Pelaksanaan program adiwiyata dalam membentuk karakter peduli lingkungan pada siswa sekolah dasar: -
Sebagian besar pencemaran lingkungan saat ini disebabkan oleh aktivitas manusia. Saat ini, kerusakan lingkungan disebabkan oleh berbagai aktivitas manusia, seperti penggundulan hutan dan pembuangan limbah plastik dan kimia secara langsung ke lingkungan. Sangat penting untuk mengatasi masalah ini untuk meningkatkan kesadaran masing-masing melalui pendidikan. Pendidikan hidup sangat berpengaruh terhadap pembentukan kepedulian siswa terhadap lingkungan sekitar mereka sehingga mereka memiliki tanggung jawab atas apa yang mereka miliki. Salah satu langkah yang tepat dan berhasil adalah memasukkan program Adiwiyata di sekolah ke dalam pendidikan lingkungan. Program Adiwiyata dapat mewujudkan lingkungan belajar yang ramah lingkungan dan meningkatkan kesadaran dan partisipasi aktif seluruh siswa dalam pelestarian lingkungan. SDN Mancogeh adalah subjek penelitian ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana program dapat menumbuhkan karakter yang peduli dengan lingkungan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif deskriptif. Dengan teknik penelitian observasi wawancara dan dokumentasi. Hasil akhir penelitian ini untuk menunjukkan dan menggambarkan bahwa pelaksanaan program Adiwiyata memiliki peran dalam membentuk karakter peduli lingkungan siswa di sekolah dasar. Kata Kunci: Karakter Peduli Lingkungan, Program Adiwiyata, Siswa Sekolah Dasa
Pengaruh memirsa berita terhadap keterampilan menulis teks nonfiksi di kelas V sekolah dasar
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kemampuan menulis laporan teks nonfiksi berita siswa yang perlu perhatian. Menulis teks nonfiksi berita merupakan salah satu keterampilan penting yang harus dimiliki oleh siswa. Sesuai dengan KD 4.7 “Menyajikan konsep-konsep yang saling berkaitan pada teks nonfiksi kedalam tulisan tangan sendiri”. Dalam meningkatkan kemampuan menulis laporan siswa dapat menggunakan metode yang tepat salah satunya adalah memirsa berita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh memirsa berita sebagai sumber menulis teks nonfiksi kelas V Sekolah Dasar sebelum dan sesudah dilakukan pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian one grup pretest-postest. Sampel penelitian ini 24 siswa kelas V SD. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni observasi dan tes. Data yang dihasilkan dianalisis menggunakan analisis statistik dan inferensial. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif terhadap keterampilan menulis teks nonfiksi setelah penerapan memirsa berita digunakan
Catatan kolaborasi antara orang tua dan guru atas minat belajar dan perolehan budaya literasi siswa
Penelitian ini membahas pentingnya kolaborasi antara orang tua dan guru dalam meningkatkan minat belajar dan perolehan budaya literasi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk kerjasama yang dilakukan oleh orang tua dan guru, serta dampaknya terhadap motivasi belajar siswa. Secara keseluruhan, kolaborasi antara orang tua dan guru tidak hanya meningkatkan motivasi belajar siswa tetapi juga memperkuat budaya literasi di kalangan mereka, menciptakan fondasi yang kuat untuk kesuksesan akademis di masa depan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi yang efektif antara orang tua dan guru dapat meningkatkan motivasi belajar siswa, yang pada gilirannya berkontribusi pada perolehan budaya literasi yang lebih baik. Kerjasama ini mencakup komunikasi yang intensif, keterlibatan dalam kegiatan sekolah, serta dukungan dalam aktivitas belajar di rumah. Penelitian ini menegaskan bahwa keterlibatan aktif orang tua dalam pendidikan anak sangat berpengaruh terhadap keberhasilan akademik dan perkembangan literasi siswa secara keseluruhan
Upaya meningkatkan kreativitas peseta didik dalam pembelajaran seni rupa terapan melalui penerapan teknik cap pelepah pisang kelas II SDN Karangtengah
Abstrak
Pembelajaran seni di sekolah dasar berperan penting dalam mengembangkan kreativitas dan apresiasi estetika peserta didik. Hasil observasi di kelas II SDN Karangtengah yang berjumlah 22 siswa menunjukkan bahwa kreativitas siswa dalam pembelajaran seni rupa terapan masih tergolong rendah. Sebanyak 13 siswa (59,09%) belum memenuhi indikator kreativitas, yaitu kelancaran ide, keluwesan, keaslian, dan keuletan. Penelitian ini menggunakan pendekatan tindakan kelas model Kemmis dan McTaggart dengan tujuan untuk meningkatkan kreativitas siswa melalui penerapan teknik cap pelepah pisang. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus yang masing-masing terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data mencakup observasi, wawancara, dokumentasi, dan penilaian kinerja, dengan analisis data secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan rata-rata kreativitas siswa dari 72,71 pada tahap pratindakan, menjadi 76,98 pada siklus I, dan meningkat signifikan menjadi 86,07 pada siklus II. Peningkatan terjadi pada seluruh indikator kreativitas yang diukur. Temuan ini membuktikan bahwa teknik cap pelepah pisang merupakan metode yang efektif dalam meningkatkan kreativitas siswa dalam pembelajaran seni rupa terapan di sekolah dasar.
Kata Kunci: kreativitas, seni rupa terapan, cap pelepah pisan
Penerapan metode pembelajaran make a match untuk meningkatkan prestasi belajar siswa mata pelajaran matematika materi pecahan kelas IV SD Negeri 1 Penambongan
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar siswa pada materi pecahan dengan penerapan metode pembelajaran make a match. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari 2 siklus. Subyek dari penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri 1 Penambongan yang berjumlah 30 siswa. Terdiri dari 13 siswa Perempuan dan 17 siswa laki-laki. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu menggunakan tes, lembar observasi aktivitas guru dan aktivitas siswa. Analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan metode pembelajaran make a match dapat meningkatkan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran matematika materi pecahan. Hal tersebut dibuktikan dengan kegiatan menemukan pasangan kartu yang tepat siswa lebih aktif, bekerja sama, dan membangun pemahaman secara mandiri atau kelompok, sehingga proses belajar menjadi lebih dinamis dan menyenangkan. Terbukti bahwa prestasi belajar siswa dari hasil evaluasi siklus I dengan jumlah sebesar 1845 dengan rata-rata 61,5 dan nilai persentase pada siklus I sebesar 43,3%. Mengalami peningkatan pada siklus II diperoleh dengan jumlah keseluruhan sebesar 2510. Dengan nilai rata-rata kelas sebesar 83,15 dengan persentase ketuntasan kelas sebesar 83,3 % termasuk dalam kriteria sangat baik
Penerapan Metode Bermain Balok Angka untuk Meningkatkan Kemampuan Berhitung Awal Anak Usia Dini
Penelitian ini dilatarbelakangi kemampuan berhitung awal anak kelompok A kurang optimal, selain itu guru juga belum menerapkan pembelajaran yang menyenangkan. Untuk itu peneliti melakukan penelitian tentang pembelajaran dalam meningkatkan kemampuan berhitung awal secara menarik dan menyenangkan serta dapat diberikan secara berulang-ulang, salah satunya dengan melalui metode balok angka. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan kemampuan berhitung awal pada anak kelompok A. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek dalam penelitian ini anak kelompok A berjumlah 15 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian menggunakan analisis kualitatif yaitu reduksi data, display data, kesimpulan atau verifikasi. Berdasarkan hasil penelitian pemanfaatan media balok angka dapat meningkatkan kemampuan berhitung awal anak selama delapan kali pertemuan. Hasilnya delapan anak menunjukkan Berkembang Sangat Baik, empat anak Berkembang Sesuai Harapan serta tiga anak yang masih mendapat arahan dari guru. Dalam kegiatan tersebut anak sudah dapat memenuhi empat indikator pencapaian perkembangan kemampuan berhitung awal. Hasilnya melalui pemanfaatan media balok angka terbukti efektif dapat meningkatkan kemampuan berhitung awal anak kelompok A di Taman Kanak-kanak Little Smart Kota Bandung. Selain itu penelitian ini dapat menimbulkan ketertarikan anak untuk berpikir dan berpartisipasi aktif dalam pembelajaran.
This research is motivated by the fact that the early numeracy skills of Group A children are still suboptimal, and teachers have not yet implemented enjoyable learning methods. Therefore, the researcher conducted a study to improve early numeracy skills through engaging and enjoyable learning activities that can be repeated, one of which is the use of the number block method. The purpose of this study was to enhance early numeracy skills in Group A children. This research used a descriptive method with a qualitative approach. The subjects in this study were 15 children from Group A. Data were collected through interviews, observations, and documentation. The data analysis technique employed qualitative analysis, which included data reduction, data display, and conclusion drawing or verification. Based on the results, the use of number block media was able to improve children's early numeracy skills over the course of eight meetings. The findings showed that eight children demonstrated very favorable development, four children developed as expected, and three children still required guidance from the teacher. During these activities, the children were able to meet four indicators related to early numeracy skill development. The results indicated that the use of number block media was effective in improving the early numeracy skills of Group A children at Little Smart Kindergarten in Bandung City. In addition, this research helped foster children's interest in thinking and encouraged active participation in learning.Penelitian ini dilatar belakangi kemampuan berhitung awal anak kelompok A kurang optimal, selain itu guru belum menerapkan pembelajaran yang menyenangkan. Untuk mengatasi hal tersebut, peneliti menggunakan media bermain balok angka yang telah disusun oleh guru dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Harian (RPPH). Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan kemampuan berhitung awal pada anak kelompok A. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek dalam penelitian ini anak kelompok A berjumlah 15 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis kualitatif yaitu reduksi data, display data, kesimpulan atau verifikasi. Berdasarkan hasil penelitian pemanfaatan media balok angka dapat meningkatkan kemampuan berhitung awal anak selama 8 (delapan) kali pertemuan. Hasilnya 8 anak sudah menunjukkan hasil berkembang sangat baik (BSB), 4 anak sudah berkembang sesuai harapan (BSH) serta 3 anak saja yang masih mendapat arahan dari guru dalam kegiatan tersebut dengan anak sudah dapat memenuhi empat indikator pencapaian perkembangan kemampuan berhitung awal. Hasilnya melalui pemanfaatan media balok angka terbukti efektif dapat meningkatkan kemampuan berhitung awal anak kelompok A di TK Little Smart Kota Bandung. Selain itu penelitian ini dapat menimbulkan ketertarikan anak untuk berpikir dan dapat berpartisipasi aktif dalam pembelajaran