Jurnal Mahasiswa IKIP Siliwangi
Not a member yet
6108 research outputs found
Sort by
Pendampingan orang tua anak down syndrome dengan terapi bermain untuk optimalisasi tumbuh kembang anak down syndrome di Kantor POTADS Indonesia
Kegiatan pendampingan orang tua anak dengan down syndrome melalui terapi bermain yang dilaksanakan di Kantor POTADS Indonesia bertujuan untuk meningkatkan pemahaman orang tua mengenai manfaat terapi bermain dalam optimalisasi tumbuh kembang anak. Down syndrome, yang disebabkan oleh salinan ekstra kromosom 21, memengaruhi perkembangan fisik dan kognitif anak, sehingga memerlukan pendekatan yang efektif dalam terapi. Kegiatan ini terdiri dari sesi sosialisasi, demonstrasi, dan evaluasi, dengan tujuan memberikan edukasi serta praktik langsung mengenai terapi bermain. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan pemahaman orang tua sebesar 2,1%, mencerminkan efektivitas metode pendampingan. Para orang tua terlibat aktif dalam semua sesi, termasuk aktivitas bermain seperti bernyanyi, bermain parasut, dan membuat manusia salju, yang tidak hanya menstimulasi berbagai aspek perkembangan anak, tetapi juga mempererat hubungan orang tua dan anak. Kesimpulannya, program ini berhasil dalam meningkatkan pengetahuan orang tua dan mendukung tumbuh kembang anak dengan down syndrome secara holistik, dengan rencana evaluasi dan penyesuaian berkelanjutan untuk hasil yang lebih optimal
Integrasi teknologi dalam pendidikan: Peningkatan literasi siswa dengan media digital reading
Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi siswa melalui integrasi teknologi dalam pendidikan, dengan fokus pada penggunaan media digital reading. Berdasarkan data UNESCO yang menunjukkan rendahnya minat baca di Indonesia, program ini dilaksanakan di SMP Mambaul Ulum Mayong, Lamongan. Metode yang digunakan mencakup pelatihan interaktif menggunakan platform Kahoot, e-book, jurnal online, dan artikel digital. Selama pelatihan, siswa diberikan materi mengenai cara mengakses dan memahami teks digital, serta strategi membaca yang efektif. Hasil dari pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan signifikan sebesar 25% dalam kemampuan literasi siswa. Selain itu, guru-guru dilibatkan dalam pelatihan untuk mendukung siswa dalam menggunakan teknologi digital. Evaluasi melalui kuesioner menunjukkan bahwa siswa merasa lebih percaya diri dalam membaca teks digital dan guru-guru berkomitmen untuk mengintegrasikan media digital dalam proses pembelajaran. Pengabdian ini menyimpulkan bahwa penggunaan teknologi digital secara efektif dapat meningkatkan kemampuan literasi siswa dan memberikan dampak positif bagi kualitas pendidikan.
Fun english holiday guna meningkatkan minat pembelajaran bahasa inggris bagi masyarakat Kecamatan Ciawigebang Kabupaten Kuningan
Program Fun English Holiday yang bertujuan untuk meningkatkan minat dan kemampuan berbahasa Inggris siswa melalui pendekatan fun learning. Program ini berlangsung selama dua hari dan melibatkan berbagai kegiatan seperti storytelling, penggunaan aplikasi Duolingo, dan latihan pemahaman instruksi pendek untuk mengembangkan keterampilan mendengarkan dan berbicara. Metode pelaksanaan melibatkan pembagian peserta ke dalam kelompok, aktivitas interaktif, serta sesi evaluasi di akhir kegiatan. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan Bahasa Inggris peserta, khususnya dalam keterampilan mendengarkan dan berbicara, dengan 75% peserta mengalami peningkatan pemahaman setelah mengikuti program. Penggunaan Duolingo juga efektif dalam mempercepat proses belajar, di mana 70% peserta menunjukkan kemajuan signifikan dalam penggunaan aplikasi tersebut. Kesimpulannya, program Fun English Holiday berhasil meningkatkan keterampilan berbahasa Inggris siswa secara signifikan melalui metode yang menyenangkan dan interaktif, serta menunjukkan potensi untuk diimplementasikan secara lebih luas di berbagai sekolah
Pemberdayaan literasi keuangan dan digital bagi pelaku UMKM di Desa Kalimanggiskulon
Desa Kalimanggiskulon memiliki potensi ekonomi yang besar melalui Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Namun, kurangnya literasi keuangan dan digital sering kali menjadi kendala utama dalam pengembangan usaha tersebut. Program pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan UMKM di Desa Kalimanggiskulon melalui edukasi literasi keuangan dan digital. Metode yang digunakan meliputi pelatihan intensif, pendampingan, dan monitoring berkelanjutan kepada para pelaku UMKM. Pelatihan literasi keuangan mencakup pengelolaan keuangan, perencanaan bisnis, dan akses terhadap layanan keuangan formal. Sedangkan pelatihan literasi digital berfokus pada penggunaan teknologi digital untuk pemasaran, pengelolaan operasional, dan peningkatan daya saing di pasar. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan para pelaku UMKM yang memproduksi keripik pisang dan gemblong dalam mengelola keuangan dan memanfaatkan teknologi digital, yang berkontribusi pada peningkatan kinerja dan keberlanjutan usaha mereka
Pemasaran digital: Efektif produk UMKM dalam platform shopee di Desa Lengkong, Kabupaten Kuningan Jawa Barat
ABSTRAK
Artikel ini memaparkan mengenai kegiatan pengabdian kepada masyarakat mengenai pengembangan pemasaran digital untuk UMKM di desa Lengkong Kuningan pada platform Shopee. Metode yang diusulkan dalam pengabdian ini mencakup serangkaian workshop interaktif yang dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam tentang strategi pemasaran digital di Shopee. Para peserta diberikan panduan praktis mengenai cara mengoptimalkan penggunaan fitur Shopee, termasuk penggunaan Shopee Ads, teknik optimasi konten, dan strategi penentuan harga yang diselenggarakan pada bulan Juli 2024. Kesimpulan dari pengabdian ini menunjukkan bahwa program pelatihan dan pendampingan dalam pemasaran digital untuk UMKM di Desa Lengkong telah berhasil mencapai tujuan utamanya, yaitu meningkatkan literasi digital dan kinerja pemasaran produk UMKM di platform Shopee. Dengan strategi yang tepat, para pelaku UMKM berhasil meningkatkan visibilitas dan penjualan produk mereka.
Kata Kunci : Pemasaran digital, UMKM, Shopee.
ABSTRACT
This article describes community service activities regarding the development of digital marketing for MSMEs in Lengkong Kuningan village on the Shopee platform. The method proposed in this service includes a series of interactive workshops designed to provide an in-depth understanding of digital marketing strategies at Shopee. Participants were given practical guidance on how to optimize the use of Shopee features, including the use of Shopee Ads, content optimization techniques, and pricing strategies which will be held in July 2024. The conclusion of this service shows that the training and mentoring program in digital marketing for MSMEs in Lengkong Village has succeeded in achieving its main goal, namely increasing digital literacy and marketing performance of MSME products on the Shopee platform. With the right strategy, MSME players have succeeded in increasing the visibility and sales of their products. Keywords: Digital marketing, MSMEs, Shopee
Pengembangan Lembaga Kemasyarakatan: PAMPENA dan DTA Assalam Kelurahan Cigantang Kecamatan Mangkubumi melalui pendekatan aspek manajemen pengelolaan dan aspek hukum kelembagaan
ABSTRACT
In social life, of course, every individual will try to fulfill their life needs, one of which is educational facilities and clean water provision. In an effort to meet the needs of the community, they have independently formed community organizations that operate in the field of non-formal education and clean water supply groups. However, in operational activities there are problems or obstacles that hinder the progress of the institution.The problems faced by these social institutions are:1. Management aspect of organizational management, which does not yet have an ideal organizational structure, governance, financial recording, risk management so it is difficult to develop.2. Aspects of legal legality, as a legal entity to oversee the activities of the social institution.Based on the problems found, we see the need to provide assistance through an organizational management approach consisting of HRM, Operational Management, Financial Management/Financial Recording and forming a legal entity that oversees the social institution. So that the community institution has a strategic plan and good management and has a legal entity that oversees the development of the community institution which has an impact on the benefits that are increasingly felt by the surrounding community.
Keywords: Community Institutions, Legal Aspects, Managemen
Pelatihan membuat Peyeum Bandung di kelas 9 SMP Darul Falah Cihampelas Kabupaten Bandung Barat: Indonesia
Peyeum merupakan makanan fermentasi berbahan baku singkong khas masyarakat Jawa Barat. Peuyeum mempunyai manfaat untuk kesehatan tubuh yang berguna untuk sistem saraf dan sistem pencernaan. Metode pelaksanaan kegitan ini adalah dengan cara praktek langsung membuat peyeum, 1 hari melakukan pencucian singkong, perebusan, dan pemberian ragi, serta difermentasi selama 3 hari. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa 55 orang dapat membuat peyeum dan 18 orang gagal menghasilkan produk peyeum yang sesuai.
Kata Kunci : fermentasi, pelatihan, peyeum, praktek, singkong
The Effect of Using the Memrise Application on Improving Vocabulary Mastery of Senior High School Students
This research evaluates the effectiveness of using the Memrise application in improving the vocabulary mastery of the second-year students of SMAN 5 Pekanbaru. Employing a pre-experimental design with a pre-test and post-test approach, the research involved a sample of 40 students who underwent vocabulary assessments before and after treatment with the Memrise application. The findings revealed a significant improvement in students' vocabulary mastery, with the average score increasing from 76.80 (pre-test) to 88.90 (post-test). Statistical analysis using a paired sample t-test demonstrated a significance value of <0.001, confirming the positive effect of the Memrise application on vocabulary acquisition. The research highlights Memrise application as an effective digital tool for fostering vocabulary development, offering teachers and students a modern, interactive learning platform. Recommendations are provided for integrating such applications into classroom teaching to enhance language learning outcomes
PERAN KADER POSYANDU MELALUI PEMBINAAN DALAM MENINGKATKAN KEBIASAAN HIDUP SEHAT DI SESPIM LEMDIKLAT POLRI KECAMATAN LEMBANG KABUPATEN BANDUNG BARAT
Kegiatan remaja Posyandu masih kurang dimanfaatkan dan tidak efektif karena kurangnya pengetahuan dan informasi, serta kurangnya kapasitas kader utama dalam pengukuran antropometri dan penentuan status gizi. Salah satu pilihan dalam kegiatan pengabdian masyarakat atau program KKN adalah dengan diberikan petunjuk melakukan pengukuran antropometri (BB, TB, LP), mengukur LILA, menentukan BMI, dan menilai kesehatan gizi remaja. 5 kader remaja posyandu melambangkan kegiatan dan pelatihan kader. Daftar periksa kemampuan dan kuesioner pengetahuan tes pra-pasca digunakan dalam temuan dan evaluasi. Pelatihan tersebut meningkatkan pemahaman kemampuan evaluasi antropometri dan mengidentifikasi kondisi gizi remaja. Sebelum pelatihan, tiga kader berkompeten dan berpengetahuan (60%), dua kader berpengetahuan kurang (40%), dan sisanya tidak terampil. Setelah mengikuti pelatihan kader, seluruh kader mempunyai keterampilan dan pengetahuan yang sangat baik (100%)
Pengembangan media pop-up book pada materi daur hidup hewan untuk siswa sekolah dasar
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya pengadaan serta pengembangan media pembelajaran IPA di sekolah dasar khususnya materi daur hidup hewan kelas IV sekolah dasar. Oleh karena itu peneliti merancang serta mengembangkan media pembelajaran pop-up book. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan media pembelajaran pop-up book pada materi daur hidup hewan di kelas IV Sekolah Dasar. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE (analyze, design, development, implementation, and evaluation). Data dari penelitian ini dikumpulkan dari melalui wawancara, observasi, studi dokumentasi, penilaian para ahli, serta angket respon siswa pada saat uji coba dilaksanakan. Hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa media yang dirancang serta dikembangkan sangat layak dan praktis untuk digunakan pada pembelajaran di sekolah