RUMAH JURNAL IAIN PONOROGO
Not a member yet
    3313 research outputs found

    Membincang Kembali Poligami: Telaah Kesejarahan atas Praktek Poligami Dalam Islam

    Get PDF
    This study aims to examine the practice of polygamy in Islam from a historical perspective, by exploring the social, cultural, and legal background surrounding it. Polygamy in Islam is often a subject of debate, especially in relation to the interpretation of verses from the Qur'an and their historical context. This study uses a qualitative method with a literature study approach, examining classical and contemporary sources on the law and practice of polygamy in various periods of Islamic history. The results show that polygamy in Islam has a flexible legal basis, with certain conditions that emphasize fairness. In a historical context, the practice of polygamy is influenced by social factors and the needs of the times, not merely as a general norm. This study emphasizes that the understanding of polygamy must consider the historical context and the purpose of sharia, so that its application remains relevant to the principle of justice in Islam

    Menggagas Metodologi Hukum Islam Masa Depan: Kajian Tentang Rekonstruksi Usul al-Fiqh

    Get PDF
    This study aims to initiate a future Islamic legal methodology through a critical study of the reconstruction of the principles of fiqh. The method used is qualitative with a historical-philosophical approach, through an analysis of the development of classical principles of fiqh and its response to the challenges of modern times. The results of the study show that the traditional framework of usul al-fiqh, which is largely influenced by theological and scholastic mindsets, needs to be reconstructed to be more adaptive to contemporary social, political, and cultural dynamics. This reconstruction includes renewing the ijtihad paradigm, strengthening the maqashid Syariah approach, and integrating it with social sciences. This study emphasizes that the methodological renewal of usul al-fiqh is a strategic step towards making Islamic law more contextual, relevant, and solution-oriented in addressing the problems of the ummah in the future

    Modernization of Islamic Boarding School Education: Utilization of the Pintro Application System to Enhance Quality Management of Islamic Boarding School Services

    Get PDF
    This study aims to analyze and understand the utilization of the Pintro application system in response to the modernization at the Al-Hamidiyah Islamic Boarding School, Depok, in improving its service quality management. This study employed a case study qualitative research method. The data were collected using interviews, documentation, and observation. Data analysis from this study began with data presentation and reduction and ended with a conclusion. The result of this study affirms that the utilization of the pintro application system can respond to the challenges of modernizing the Al-Hamidiyah Islamic boarding school in Depok, by improving its service quality management. It involves registration services, student identity, number of students, students who win achievements and penalties, student learning progress, teacher profiles, learning curricula in madrasas and Islamic boarding schools, attendance of students and teachers, entry and exit permits for students, and even payment systems made digitally via virtual accounts.

    Postmodern Quranic Interpretation in Pop Culture: An Antithesis to The Authority of Traditional Interpretation

    Get PDF
    This article examines the interpretation of the Al-Quran in the discourse of pop-culture in the era of postmodernism which emerged in Instagram account @quranreview. This research method uses a netnographic approach in looking at the patterns and posts from the @quranreview account. The results of this study indicate that in the old religious authorities, Al-Quran interpretation could only be carried out by a commentator with in-depth knowledge, but after the development of technology the interpretation of the Al-Quran was no longer the authority of the interpreter, but has shifted to a new religious authority which packs Al-Quran interpretations. Quran with light packaging and can be understood by ordinary people. @quranreview uses modern language and the tastes of young people in its posts to attract the interest of Instagram users and invites them to interpret verses freely through published books

    PENGHIJAUAN LAHAN KOSONG BERBASIS PARTISIPATIF MENUJU EKOSISTEM BERKELANJUTAN DI DESA DUSONGYO, NARATHIWAT, THAILAND

    Get PDF
    Krisis lingkungan hidup merupakan isu global yang semakin mendesak untuk diatasi, dengan dampak yang tidak hanya dirasakan di kawasan urban padat penduduk, tetapi juga mulai mengancam wilayah pedesaan. Desa Dusongyo, Narathiwat, Thailand, menjadi salah satu contoh wilayah rural yang terdampak, meskipun memiliki potensi ekologis berupa lahan kosong yang belum dimanfaatkan secara optimal. Merespons permasalahan tersebut, peneliti menginisiasi program Gerakan Hijau Desa Dusongyo yang berfokus pada penghijauan lahan kosong sebagai upaya restorasi lingkungan dan pembangunan ekosistem berkelanjutan. Program ini dirancang menggunakan pendekatan kolaboratif dengan metode Participatory Action Research (PAR), yang secara aktif melibatkan masyarakat setempat dalam seluruh tahapan kegiatan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Hasil implementasi menunjukkan perbaikan signifikan terhadap kondisi lingkungan fisik maupun kesadaran ekologi warga. Penghijauan yang dilakukan mampu mengurangi dominasi vegetasi liar, menciptakan ruang terbuka hijau yang fungsional dan terawat, serta meningkatkan keanekaragaman hayati lokal. Selain dampak ekologis, kegiatan ini juga memperkuat nilai-nilai partisipasi warga dan kolaborasi lintas sektor dalam upaya rehabilitasi lingkungan berbasis komunitas. Temuan ini menunjukkan bahwa penghijauan berbasis partisipatif di desa dapat menjadi strategi efektif dalam merespons krisis lingkungan secara berkelanjutan dan kontekstual

    Rekonstruksi Gender Dalam Islam : Studi Kritis Atas Tafsir Tradisional Perspektif Feminisme

    Get PDF
    Penafsiran tradisional terhadap ayat-ayat Al-Qur'an yang berkaitan dengan perempuan seringkali mencerminkan bias gender yang dihilangkan pada struktur sosial patriarki tempat para mufassir klasik hidup dan bekerja. Secara historis, penafsiran ini telah menempatkan perempuan dalam peran subordinat, baik di ranah domestik maupun publik, yang menyebabkan kewajaran dalam pemahaman Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menafsirkan rekonstruksi penafsiran Al-Qur'an berdasarkan feminisme Islam sebagai pengembangan pemahaman Islam yang berkeadilan gender. Dengan menggunakan metode observasi pustaka, penelitian ini mengeksplorasi karya-karya feminis Muslim kontemporer seperti Amina Wadud, Asma Barlas, dan Fatima Mernissi, serta menganalisis ulang ayat-ayat Al-Qur'an yang secara tradisional dihasilkan melalui lensa patriarki. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pendekatan feminis Islam dapat mendekonstruksi penafsiran yang bias melalui kritik epistemologis dan hermeneutika kontekstual yang menekankan prinsip-prinsip keadilan, kesetaraan, dan pengalaman hidup perempuan. Implikasinya meliputi perubahan paradigma dalam hubungan gender dalam keluarga, penguatan peran perempuan dalam pendidikan dan keilmuan Islam, serta reformasi hukum Islam agar lebih responsif terhadap keadilan sosial. Rekonstruksi ini berfungsi sebagai langkah krusial melepaskan nilai-nilai Al-Qur'an menuju masyarakat Muslim modern yang berkeadilan gender

    VISUALISASI KESALEHAN KOMUNITAS DAN KOMODIFIKASI AGAMA DALAM INSTAGRAM HIJRAH FEST

    Get PDF
    Konsep hijrah di Indonesia mengalami pergeseran makna, dari yang semula dipahami sebagai perjalanan spiritual menuju transformasi diri, kini berkembang menjadi tren gaya hidup yang populer di kalangan komunitas Muslim urban. Salah satu contohnya adalah Hijrah Fest, sebuah acara keagamaan yang dikemas dalam bentuk festival dan secara aktif memanfaatkan Instagram untuk menyebarkan pesan-pesan dakwah. Melalui konten visual yang menampilkan figur publik dan ustaz milenial, Hijrah Fest membentuk citra kesalehan yang erat kaitannya dengan pilihan gaya hidup dan praktik komodifikasi simbol-simbol keagamaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana Hijrah Fest merepresentasikan kesalehan dan mengkomodifikasi agama melalui konten-konten Instagram-nya. Penelitian ini menggunakan teori religious commodification dari Pattana Kitiarsa yang memandang agama dalam kerangka budaya populer dan logika pasar. Secara metodologis, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode netnografi, melalui tiga tahapan pengumpulan data: investigasi, interaksi, dan emersi. Hasil penelitian menunjukkan adanya dua bentuk utama representasi kesalehan: kesalehan normatif dan kesalehan sebagai gerakan sosial. Representasi ini dimediasi oleh figur publik dan ustaz milenial untuk membangun keterlibatan emosional dan menarik partisipasi massa. Selain itu, kesalehan juga dikomodifikasi melalui simbol-simbol seperti busana halal dan produk gaya hidup. Figur publik berperan sebagai influencer keagamaan yang membentuk identitas Muslim kontemporer dalam konteks digital yang berorientasi pasar. Kata Kunci: Citra Visual; Komodifikasi Kesalehan; Hijrah Fest.Berkembangnya zaman makna hijrah mulai berubah dan bergeser menjadi sebuah trend perubahan yang muncul dalam komunitas-komunitas hijrah di Indonesia. Hijrah Fest merupakan salah satu komunitas hijrah yang muncul dengan memberikan sebuah pengajian yang dikonsep dalam sebuah festival hijrah. Komunitas Hijrah Fest seringkali memanfaatkan media sosial Instagram dalam penyebaran dakwahnya, baik dari konten-konten yang berisi video atau kutipan dari beberapa ustaz milenial yang mewarnai dalam postingan media sosial mereka. Citra kesalehan yang ditampilkan dalam media sosial Instagram mereka sering kali memanfaatkan public figure sebagai model konten visual mereka, disisi lain konten tersebut terdapat makna tersirat yaitu komodifikasi keagamaan yang diproyeksikan dalam sebuah role model dari life style hingga produk makanan halal. Penelitian ini  menggunakan teori  Komodifikasi Agama prespektif Pattana Kitiarsa yang melihat agama lebih mewarnai dalam konteks budaya populer khususnya dalam logika pasar. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan studi netnografi.  Teknik pengumpalan data dilakukan dalam tiga tahapan, yaitu investigasi, interaksi dan imersi. Hasil penelitian menunjukkan bahwasanya terdapat beberapa temuan sebagai berikut. Pertama, citra kesalehan visual yang ditampilkan ada dua bentuk yaitu, kesalehan normatif dan kesalehan sebagai gerakan. Kesalehan tersebut kemudian dibangun dalam sebuah festival dengan memanfaatkan hadirnya public figure dan ustaz milenial untuk mendapatkan atensi masyarakat dalam proses pengumpulan masa. Kedua, kesalehan dikomodifikasi oleh para public figure untuk diproyeksikan terhadap kepentingan ekonomi mereka. Seorang muslim yang taat kepada ajaran agama digambarkan dengan berbagai rule model pakaian dan gaya hidup halal. Keterlibatan public figure dan ustaz milenial dalam komunitas Hijrah Fest secara tidak langsung menjadi wajah publik ataupun influencer dalam membentuk kesalehan masyarakat yang diwujudkan dalam sebuah gaya pakaian dan macam lainnya. Kata kunci: Citra Visual, Komodifikasi Kesalehan, dan Hijrah Fes

    OPTIMIZING BOYLE'S LAW PRACTICUM USING A PHET-BASED VIRTUAL HOT LAB

    Get PDF
    This research emphasizes the urgency of using PhET-based virtual laboratories in Boyle’s Law experiments to enhance students’ understanding of gas properties, specifically the relationship between pressure and volume at constant temperature. By applying an inquiry-based HOT Lab approach, students can actively manipulate gas variables and observe real-time pressure changes through the simulation. The findings indicate that the PhET simulation significantly aids students in grasping Boyle’s Law principles by providing an interactive and engaging learning experience. Furthermore, this approach supports the development of critical and analytical thinking skills and accommodates various learning styles and paces, making it an inclusive educational tool. Given the challenges in physics learning, especially in the context of online education, integrating virtual simulations with physical laboratory activities in the future could enrich the learning experience and deepen students’ understanding of fundamental physics concepts

    Prophetic Parenting Strategi Mencegah Krisis Identitas Remaja Muslim di Era Hiperrealitas

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana penerapan prophetic parenting dapat mencegah krisis identitas pada remaja di era hiperrealitas, serta bagaimana strategi-strategi tersebut dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode library research (studi pustaka) sehingga datanya bersumber dari buku, artikel jurnal, dan hasil penelitian yang relevan tentang prophetic parenting, krisis identitas remaja, dan fenomena hiperrealitas. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa prophetic parenting, yang didasarkan pada teladan Nabi Muhammad ﷺ, dapat memberikan dasar yang kuat bagi remaja dalam mengenali jati diri mereka, mengurangi ketergantungan pada validasi eksternal, dan membangun kepercayaan diri melalui penerimaan diri yang tulus. Prinsip-prinsip seperti self-acceptance, kata-kata afirmasi, dan internalisasi akhlak dapat menjadi strategi dalam membentuk identitas diri yang sehat dan otentik di fase krisis identitas di era digital yang penuh dengan tantangan berupa ilusi seta hal-hal yang tidak realistis.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana penerapan prophetic parenting dapat mencegah krisis identitas pada remaja di era hiperrealitas, serta bagaimana strategi-strategi tersebut dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode library research (studi pustaka) sehingga datanya bersumber dari buku, artikel jurnal, dan hasil penelitian yang relevan tentang prophetic parenting, krisis identitas remaja, dan fenomena hiperrealitas. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa prophetic parenting, yang didasarkan pada teladan Nabi Muhammad ﷺ, dapat memberikan dasar yang kuat bagi remaja dalam mengenali jati diri mereka, mengurangi ketergantungan pada validasi eksternal, dan membangun kepercayaan diri melalui penerimaan diri yang tulus. Prinsip-prinsip seperti self-acceptance, kata-kata afirmasi, dan internalisasi akhlak dapat menjadi strategi dalam membentuk identitas diri yang sehat dan otentik di fase krisis identitas di era digital yang penuh dengan tantangan berupa ilusi seta hal-hal yang tidak realistis

    Sekolah Ramah Anak Berbasis Pesantren: Integrasi Pendidikan Karakter dan Nilai-Nilai Religius

    No full text
    The concept of a child-friendly school based on Islamic boarding schools is an integration of character education and religious values ​​of Islamic boarding schools. This study aims to analyze the concept and implementation of a child-friendly school based on Islamic boarding schools. The approach to this research is qualitative while the design is a case study. The location of the research is at the Darussalam Islamic Boarding School Blokagung Banyuwangi. Research is the key instrument of the research. The subjects of the research are the head of education, principal, vice principal, teachers, and students. Determination of informants using purposive and snowball sampling. Data collection techniques are participant observation, in-depth interviews and document studies. Data analysis using the interactive model of Miles, Huberman, and Saldana theory, namely data condensation, data presentation, and drawing conclusions. Data validity testing uses credibility, dependability, and confirmability tests. Data validity is checked continuously, triangulation, member checking, peer discussion, and reference checking. The research findings are the implementation of child-friendly schools based on Islamic boarding schools through the formulation of policies through the head of education and teaching, principal, and vice principal, provision of facilities and infrastructure, educators and education personnel who understand and are certified and trained in children's rights, involvement of students to actively participate in the development of talents and interests, involvement of parents, alumni and the community, and learning with a fun, active, integrated concept known as recreational learning.Konsep sekolah ramah anak berbasis pesantren merupakan integrasi pendidikan karakter dan nilai religius pesantren. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis konsep dan implementasi sekolah ramah anak berbasis pesantren. Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif sedangkan desainya adalah studi kasus. Lokasi penelitian di Pesantren Darussalam Blokagung Banyuwangi. Peneliti sebagai instrumen kunci penelitian. Subjek penelitian adalah kepala bidang pendidikan, kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru dan siswa. Penentuan informan menggunakan purposive dan snowball sampling. Teknik pengumpulan data observasi partisipan, wawancara mendalam dan studi dokumen. Analisis data model interaktif teori Miles, Huberman dan Saldana yaitu kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data menggunakan uji kredibilitas, dependabilitas, dan konfirmabilitas. Validitas data dilakukan pengecekan melalui terus menerus, trianggulasi, pengecekan anggota, diskusi teman sejawat, dan pengecekan referensi. Temuan penelitian adalah Implementasi sekolah ramah anak berbasis pesantren melalui perumusan kebijakan melalui kepala bidang pendidikan dan pengajaran, kepala sekolah, dan wakil kepala sekolah, penyediaan sarana dan prasarana, tenaga pendidik dan kependidikan memahami dan sertifikasi terlatih hak anak, pelibatan siswa untuk aktif berpartisipasi dalam pengembangan bakat dan minat, pelibatan para orang tua, alumni dan serta masyarakat, dan pembelajaran dengan konsep menyenangkan, aktif, terpadu yang dikenal "rekreasi belajar”

    2,839

    full texts

    3,313

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    RUMAH JURNAL IAIN PONOROGO
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇