Diklinko Journals Publisher
Not a member yet
55 research outputs found
Sort by
Kerangka Berfikir Penelitian Kuantitatif
It was explained that the framework of thinking is the rationale that contains a combination of theory and facts, observations, and literature review, which will be used as the basis for research activities. In this definition, the framework of thinking is made more identical to scientific writing. Usually it has started to be prepared before carrying out research activities which contain all the research variables to be carried out. the meaning of thinking can then be explained or described in the form of an interconnected arrangement of charts, or flowcharts. So that from different sources, the framework is defined as a diagram that outlines the logical flow of a study. So that the frame of mind is basically compiling all variables or everything that will later help carry out research properly and correctly. Meanwhile, in general writing, such as non-scientific writing. Make think contains the flow of all the problems that will be told in the written work that is made. Starting from the search, then the cause of the conflict, then the conflict resolution process, and the ending or closing. Everything is listed in the frame of mind
Pengaruh Lingkungan Sekolah Terhadap Hasil Belajar PAI
Sekolah sebagai lembaga pendidikan formal yang secara sistematis menyelenggarakan program pengajaran, bimbingan dan pelatihan belajar dalam rangka membantu siswa agar dapat mengembangkan potensinya secara lebih optimal, baik itu menyangkut aspel moral spritual, intelektual, emosional, sosial, dan fisik motorik. Seperti lingkungan keluarga, demikian pula dengan sekolah. Pengaruh lingkungan terhadap hasil belajar siswa di sekolah cukup besar, dikarenakan sekolah adalah tempat lingkungan sosial kedua setelah keluarga yang dikenal oleh siswa. Dan tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh lingkungan sekolah terhadap hasil belajar siswa kelas V SD Al-Washliyah Kec. Tapian Dolok, Kab. Simalungun Tahun Pelajaran 2022/2023. Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah desain expost facto dimana expost facto menunjukkan perlakuan atau termasuk variabel x (variabel bebas) yang telah terjadi sebelumnya sehingga peneliti tidak perlu memberikan perlakuan lagi, lihat saja pengaruhnya terhadap variabel Y. Berdasarkan hasil analisis data dan pengujian hipotesis dapat diketahui nilai koefisien korelasi (r hitung) sebesar 0,489. Dan untuk mengetahui apakah hipotesis mayor diterima atau ditolak, maka harga dihitung dibandingkan dengan r tabel. Dari hasil perbandingan dengan r hitung dengan taraf signifikansi 5% dengan jumlah responden 20 orang diperoleh hasil r tabel adalah 0,444 sedangkan Rxy adalah 0,489. Dari hasil perbandingan ternyata rtabel berarti > hipotesis kerja (Ha) diterima dan hipotesis nol (Ho) ditolak. Hipotesis kerja yang diterima adalah “Ada pengaruh lingkungan sekolah terhadap hasil belajar siswa kelas V di SD Al-Washliyah Kec. Tapian Dolok, Kab. Simalungun Tahun Pelajaran 2022/2023”. Dan setelah dikonsultasikan dengan tabel interprestasi koefisien korelasi diketahui bahwa nilai 0,489 terletak + 0,41 sampai + 0,60 yang berarti tingkat pengaruhnya sedang. Hasil penelitian ini juga sesuai dengan tujuan yang diinginkan , dan berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh lingkungan sekolah terhadap hasil belajar PAI pada siswa kelas V di SD Al-Washliyah Kec. Tapian Dolok, Kab. Simalungun Tahun Pelajaran 2022/2023
Sistem Pendidikan Negara-Negara di Asia (India, Pakistan, Bangladesh, dan Maroko)
Penelitian ini menjelaskan tentang sistem pendidikan di Negara-negara asia (India, Pakistan, Bangladesh, dan Maroko). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana sistem pendidikan di India, Pakistan, Bangladesh, dan Maroko. Metode yang digunakan yaitu penelitian kepustakaan. Hasil dari penelitian ini, yaitu : (1) Struktur pendidikan di India sedikit berbeda dengan Indonesia dimana pendidikan dasarnya harus ditempuh 8 tahun, pendidikan menengah pertamanya (eandry school) dan pendidikan menengah atas (second secondary school) dilaksanakn 2 tahun dan dilaksanakan di sekolah yang sama dari kelas 1 hingga kelas 12; (2) Sistem pendidkan di Pakistan umumnya dibagi menjadi lima tingatan primary/primer (kelas 1 sampai 5), middle tengah (kelas 6 sampai 8), big menengah (9 dan 100, yang mengarah ke Sekolah Menengah, Certificare SSC), intermediule tinggi (kelas sebelas dan dun belas, yang mengarah ke Higher Secondary (Sekolah) Sertifikat atan HSC), program dan universitas terkemuka sarjana dan gelar sarjana; (3) Sistem pendididikan di Bangladesh adalah tiga berjenjang dan disubsidi. Subsidi pemerintah Bangladesh dilaksanaakn mulai dari sekolah di tingkat SD, Menengah dan Tinggi. Hal ini mensubsidi bagian dari pendanaaan bagi banyak sekolah swasta. Di sektor pendidikan tinggi; (4) Sistem pendidikan di Maroko terdiri dari tingkat pra-sekolah, dasar, menengah dan tersier. Pendidikan sekolah diawasi oleh Dapartemen Pendidikan Nasional, dengan devolusi yang cukup besar ke tingkat daerah
Upaya Meningkatkan Minat Baca Pada Mata Pelajaran Akidah Akhlak Materi Iman Kepada Kitab-Kitab Allah Melalui Metode Card Short Siswa Kelas 4 SD
Penelitian ini merupakan penelitian kegiatan wali kelas yang diharapkan dapat melihat apakah pemanfaatan strategi card sort dapat meningkatkan minat membaca materi tentang keimanan terhadap kitab-kitab Allah pada siswa kelas IV. Model pembelajaran tersebut bertujuan untuk pembelajaran dinamis. Strategi eksplorasi yang digunakan adalah PTK dengan jenis pemeriksaan kuantitatif menggunakan kartu sortir, prosedur pengumpulan informasi menggunakan tes, persepsi dan dokumentasi. Subyek eksplorasi ini adalah siswa kelas 4 MI Nahjatul Faizin Kepohkencono Pucakwangi. Teknik penelitian kegiatan wali kelas ini dilakukan dalam 2 siklus, setiap siklus mempunyai 4 tahap, khususnya tahap persiapan, pelaksanaan, persepsi dan refleksi. Fokus pada informasi hasil tes diperiksa dengan menggunakan skor akhir yang khas dalam pandangan penilaian. Seharusnya berhasil atau selesai jika mendapat skor di atas 70%. Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa dalam menjemput sesuai korelasi perolehan informasi hasil dari Siklus I ke Siklus II. Pada siklus I derajat inspirasi pengguna masih rendah. Angkanya hanya 61%. Sementara itu, tindakan peserta didik pada siklus I memperoleh taraf sebesar 59%, pada tes pemenuhan dasar tradisional sebesar 35%. Kemudian akhirnya berkembang pada Siklus II untuk inspirasi membaca menjadi 77%, sedangkan untuk pergerakan siswa menjadi 76%. Kesimpulan dari pengujian ini adalah penggunaan strategi card sort dapat meningkatkan minat pemahaman siswa kelas 4 SD
Relasi Ilmu dan Agama Dalam Perspektif Falsafah Ilmu
This study aims to analyze the relationship between science and religion from the perspective of the philosophy of science. By using library research methods, this study shows that science and religion have significant differences in approaches to knowledge and reality. Science is knowledge obtained through research and experimentation, while religion binds oneself to God and shapes behavior. However, both have similarities in the desire to seek the truth, recognize human limitations, and try to understand the world. They can synergize in a deeper understanding of life and reality, with similarities in their presumptions, methods and concepts. This study has a positive impact on the development of philosophical scholarship, especially in the study of the relationship between science and religion from the perspective of the philosophy of science
Pengaruh Media Sosial Dalam Proses Belajar Siswa
Media sosial merupakan sebuah media online, dengan penggunanya bisa dengan sangat mudah untuk berpartisipasi, berbagi, dan menciptakan isi meliputi blog, jejaring sosial, wiki, forum dan dunia virtual. Perkembangan media sosial membuat kinerja menjadi lebih cepat, tepat, akurat sehingga dapat meningkatkan produktivitas yang dihasilkan. Adapun media sosial yang sering digunakan pada saat ini adalah Facebook, Twitter, Instagram, Path, Tumblr, dan media sosial yang lainnya. Salah satu pengguna media sosial sekarang adalah pelajar, dengan menggunakan media sosial pelajar dapat dengan mudah mengakses informasi dan dapat berkomunikasi dengan mudah. Media sosial bagi para pelajar merupakan hal yang penting tidak hanya sebagai tempat memperoleh informasi yang menarik tetapi juga sudah menjadi lifestyle atau gaya hidup
Pengaruh Kegiatan Ekstrakurikuler Terhadap Prestasi Belajar Siswa
Jurnal ini menggunakan metode penelitian Kuantitatif, dengan metode penarikan sampel, Sampel yang diambil adalah siswa kelas I,II,III Masing masing kelas berjumlah 30 siswa. Jenis Kegiatan Ekstrakurikuler yang ada di SMA negeri 5 Pematangsiantar ini antar lain: Paskibra, Pramuka, Marching band, Pencak silat. Pada tabel 1 menjelaskan siswa yang aktif mengikuti kegiatan ekstrakurikuler sebanyak 51 frekuensi dengan persentase 85% dapat disimpulkan Siswa di SMA negeri 5 Pematangsiantar sangat aktif dalam melaksanakan kegiatan ekstrakurikuler. Di tabel 2 menjelaskan tanggapan siswa tentang kesenangan mereka terhadap kegiatan ekstrakurikuler. Jumlah data yang diterima sebanyak 100%. Di tabel ke 3 menjelaskan tentang kelengkapan sarana dan prasarana, berdasarkan jawaban responden sejumlah 60% semua fasilitas yang ada di sekolah SMA negeri 5 Pematangsiantar terpenuhinya. Ditabel ke 4 Tanggapan siswa tentang mengganggu atau tidaknya aktifitas belajar dengan kegiatan ekstrakurikuler. Responden menjawab tidak sebanyak 70%. pada tabel ke 5 tanggapan siswa terhadap pemberian motivasi dalam pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler Siswa yang memberikan respon positif menunjukkan frekuensi yang sangat tinggi sebesar 73,3%
 
Pengaruh Perkembangan Teknologi Internet Terhadap Minat Belajar Siswa
Penelitian ini bertujuan untuk menguji validitas instrumen yang digunakan dalam variabel penelitian. Hasil analisis data primer menunjukkan bahwa instrumen-instrumen yang digunakan telah diuji dengan membandingkan nilai Rhitung dengan Rtabel. Uji validitas menggunakan program SPSS versi 16 menunjukkan bahwa pertanyaan kuesioner terkait kemajuan teknologi internet dan rendahnya minat belajar siswa di SMP Negeri 3 Jorlang Hataran dianggap valid dan cocok untuk dianalisis menggunakan regresi linier sederhana.
Selanjutnya, dilakukan uji reliabilitas menggunakan metode alpha Cronbach. Variabel kemajuan teknologi internet dan rendahnya minat belajar siswa dalam penelitian ini memiliki tingkat reliabilitas yang baik dengan nilai alpha Cronbach masing-masing sebesar 0,786 dan 0,837.
Analisis regresi linier sederhana menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan antara kemajuan teknologi internet dan rendahnya minat belajar siswa. Persamaan regresi linear sederhana yang diperoleh adalah Y = -1,015 + 1,532X + e, dengan Y sebagai rendahnya minat belajar siswa, X sebagai kemajuan teknologi internet, dan e sebagai kesalahan pengukuran. Hasil analisis juga menunjukkan bahwa nilai t hitung sebesar 10,525 lebih besar dari t tabel (1,713), serta nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,821 atau 82,1 persen.
Berdasarkan analisis yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa kemajuan teknologi internet memiliki dampak yang signifikan terhadap rendahnya minat belajar siswa di SMP Negeri 3 Jorlang Hataran
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make A Match Berbantuan Kartu Bergambar Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas IV SD Al-Hikmah Marihat Bandar
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pembelajaran menggunakan model Make A Match dengan media kartu bergambar. Subjek penelitian ini adalah kelas IV SD Al- Hikmah Marihat Bandar Penelitian ini menggunakan dua siklus masing-masing yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan studi dokumen pada kondisi awal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media kartu gambar dapat meningkatkan hasil belajar IPS tentang kegiatan ekonomi bagi siswa kelas IV SD Al- Hikmah Marihat Bandar. Dalam kondisi awal hanya mencapai 51%, maka pada siklus pertama meningkat menjadi 90% dan pada siklus II meningkat menjadi 94%. Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan bagi guru sosial untuk mencoba menggunakan model Make A Match dengan media kartu gambar di kelas IV sampai meningkatkan hasil belajar siswa
Pendidikan Agama Islam di Tengah Arus Globalisasi: Tantangan dan Upaya Antisipasi
Educational values of Islam today is getting late in the tumult of various changes that are the result of the influence of globalization. Globalization has become a historical necessity that many challenges also opportunities in education that will shake up the order of the culture, customs, and values of the noble teachings of Islam. Therefore reformatting the theory and practice of education should be carried out and balanced, so that Islamic education is not passive as a spectator instead of a player, as consumers rather than producers. Islamic education also must perform and portray themselves as agents of change while strengthening Islamic identity