Indonesian Journal of Educational Development (IJED)
Not a member yet
    387 research outputs found

    Penerapan model pembelajaran problem based learning untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII.A semester I SMP Negeri 3 Denpasar tahun pelajaran 2018/2019 melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning. Jenis pelaksanaan penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Subjek dalam penelitian adalah siswa kelas VII. A yang berjumlah 36 orang dan objek dalam penelitian ini adalah hasil belajar matematika siswa. Data hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan metode tes hasil belajar yang selanjutnya dianalisis secara deskriptif. Indikator keberhasilan dalam penelitian ini adalah daya serap siswa mencapai ≥ 75 dengan ketuntasan belajar ≥ 85%. Hasil penelitian menunjukkan pada siklus I nilai rata-rata prestasi hasil belajar matematika siswa rata-rata sebesar 81,94 dengan ketuntasan klasikal 83,30% dan pada siklus II nilai rata-rata prestasi hasil belajar matematika siswa sebesar 86,40 dengan ketuntasan kalsikal 91,70%. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan prestasi hasil belajar matematika pada materi himpunan siswa kelas VII.A semester I SMP Negeri 3 Denpasar tahun ajaran 2018/2019. This study was to improve the learning result of class VII.A students in first semester of SMP Negeri 3 Denpasar in academic year 2018/2019 through the implementation of the Problem Based Learning learning model. The type of implementation of this research was classroom action research. The subjects in the study were VII grade students. The total was 36 people and the object of this research was the result of students' mathematics learning. The Learning result data were collected by using the learning result test method which was then analyzed descriptively. The indicator of success in this study was ≥ 75 with learning completeness ≥ 85%. The results showed that the first cycle of the average score of students' mathematics learning achievement was 81.94 with 83.30% and in the second cycle of the average value of students' mathematics learning achievement was 86.40 with 91.70%. Based on the results of this study, it has been showed that the implementation of the Problem Based Learning learning model can improve the achievement of mathematics learning result of the VII.A students semester I at SMP Negeri 3 Denpasar in academic year 2018/2019

    Meningkatkan kreativitas dan hasil belajar siswa menggunakan kartun digital berbasis aplikasi carton story maker

    Get PDF
    Penelitian tindakan ini bertujuan untuk: (a) meningkatan kreativitas siswa kelas IXC MTsN 9 Hulu Sungai Tengah dengan pembuatan kartun digital mengunakan aplikasi carton story maker dan (b) meningkatan hasil belajar siswa kelas IXC MTsN 9 Hulu Sungai Tengah dengan pembuatan kartun digital mengunakan aplikasi carton story maker. Subjek penelitian adalah siswa kelas IXC MTsN 9 Hulu Sungai Tengah tahun pelajaran 2019/2020 semester ganjil, berjumlah siswa 33 orang. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Teknik pengumpulan data menggunakan test dan observasi, serta dianalisis dengan metode deskriptif. Kriteria keberhasilan adalah kreativitas siswa dikategorikan baik atau sangat baik, sedangkan hasil belajar ketuntasan yang diharapkan mencapai 80% siswa telah mencapai KKM (KKM = 70.0). Hasil penelitan terlihat kreativitas siswa menunjukkan adanya peningkatan dari siklus I ke siklus II. Pada siklus I yang masuk katagori kreativitas baik dan sangat baik sebanyak 51,5% dan mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 87,9%. Ketuntasan hasil belajar siswa mengalami peningkatan dari 75,8 % pada siklus I menjadi 87,8% pada siklus II. Kesimpulan penelitian pembuatan kartun digital dengan aplikasi carton story maker materi pewarisan sifat di kelas IXC MTsN 9 Hulu Sungai Tengah dapat meningkatkan kreativitas dan hasil belajar siswa. The research aims to: (a) increase the creativity of students of ixc class MTsN 9 Hulu Sungai Tengah by making digital cartoons using carton story maker application and (b) improving the learning outcomes of grade IXC MTSN 9 students upstream of Sungai Tengah by making digital cartoons using carton story maker application. The subject of the study was students of IXC MTsN 9 Hulu Sungai Tengah class year 2019/2020 odd semester which amounts of students 33 people. This study is a class action research conducted in 2 cycles. Data collection techniques test and observation, and analyzed by descriptive methods. The criteria for success is that students' creativity is categorized as good or very good, while the results of learning completion are expected to reach 80% of students have achieved KKM (KKM=70.0). The results showed students' creativity showed an improvement from cycle I to cycle II. In cycle I that entered the category of good and excellent creativity there was 51.5% and increased in cycle II to 87.9%. Students'learning completion increased from 75.8% in cycle I to 87.8% in cycle II. The conclusion of the research on the creation of digital cartoons with the application of carton story maker nature inheritance material in class IXC MTsN 9 Hulu Sungai Tengah can improve creativity and student learning outcomes

    Pembelajaran gerak dalam pendidikan jasmani dari perspektif merdeka belajar

    Get PDF
    Kebijakan Merdeka Belajar yang digagas oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, yaitu program belajar dengan konsep Pendidikan Merdeka. Pendidikan jasmani memanfaatkan aktivitas jasmani untuk mengembangkan dan meningkatkan komponen fisik, kognitif, dan emosional. Pelaksanaan penelitian dengan metode penelitian kepustakaan atau library research. Dengan mengkaji literatur atau artikel-artikel yang sesuai judul penelitian. Pendekatan penelitian dengan pendekatan kualitatif, dengan metode deskriptif. Pengumpulan data-data primer pada penelitian ini, dari artikel-artikel yang berkaitan dengan judul penelitian. Proses terjadinya gerak merupakan hal mendasar yang harus dipahami dimana proses terjadinya gerak pada manusia dimulai dari stimulus (S), ke reseptor (R), menuju ke otak (O). Dari otak ke syaraf motorik atau efektor (E), ke otot, tulang dan sendi sehingga terjadi gerak. The Independent Learning Policy, initiated by the Minister of Education and Culture of the Republic of Indonesia, is a learning program with the concept of Independent Education. Physical education utilizes physical activity to develop and enhance the physical, cognitive, and emotional components. Implementation of research with library research methods or library research. By reviewing the literature or articles that match the title of the research. The research approach is a qualitative approach, with a descriptive method. The collection of primary data in this study, from articles related to the research title. The process of motion is a fundamental thing that must be understood where the process of motion in humans starts from the stimulus (S), to the receptor (R), to the brain (O). From the brain to the motor nerves or effectors (E), to the muscles, bones and joints so that motion occurs

    Model problem based learning meningkatkan kemampuan reading comprehension siswa: meta-analisis

    Get PDF
    Proses pembelajaran merupakan interaksi langsung yang terjadi antara guru dan para siswa untuk mencapai tujuan dari pembelajaran. Pencapaian hasil belajar Bahasa Inggris yang masih rendah pada setiap tingkatan dan jenjang Pendidikan, dapat dijadikan sebagai salah satu indikasi masih rendahnya kemampuan membaca dalam Bahasa Inggris pada siswa. Dimana masih terjadi kesenjangan kemampuan siswa dalam hal membaca teks dalam Bahasa Inggris masih dibawah batasan minimal KKM Bahasa Inggris. Untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran problem-based learning meningkatkan kemampuan reading comprehension siswa. Penelitian ini menggunakan metode meta-analisis, dengan menggunakan artikel dengan desain pre-test and post-test control group design. Penelitian ini dilakukan dari bulan juli sampai dengan bulan oktober 2021 di Denpasar dengan kriteria inklusi dan eklusi terpilih 6 buah artikel sesuai kriteria. Data dianalisis dengan software JASP V-0.11, untuk mencari besar nilai effect size artikel penelitian. Hasil uji heterogenitas nilai Q = 4.667 dan nilai p = 0,456. Sehingga nilai p> 0,05 = 0.458 > 0.05. Model penggabungan effect size digunakan model fixed effect. hasil uji Egger,s Test, nilai p = 0,778 > 0.05 berarti Funnel Plot Simetris. Dan tidak terjadi bias publikasi. Kesimpulan problem based learning model pada hasil pembelajaran reading comprehension, dimana nilai effect size gabungan atau summary effect menghasilkan effect size sebesar katagori sedang. The learning process is a direct interaction between teachers and students, to achieve the objectives of learning. The achievement of English learning outcomes is still low at education levels. It indicates that English reading ability of the students are still low. There is still a gap of students' abilities in English reading comprehension below the minimum KKM English limit. To determine the effect of the problem-based learning model in improving students' reading comprehension skills, this study uses a meta-analysis method, using articles with a pre-test and post-test control group design. This research was conducted from July to October 2021 in Denpasar with inclusion and exclusion criteria selected 6 articles according to the criteria. The research data were analyzed using JASP V-0.11 software to calculate the effect size value of the articles that became the research sample. The results of the heterogeneity test of the value of Q = 4.667 and the value of p = 0.458. So, the value of p> 0.05 = 0.458 > 0.05. The combined effect size model uses a fixed effect model. the results of the Egger's Test, the value of p = 0.778 > 0.05 means that the Funnel Plot is Symmetrical. And there is no publication bias. The conclusion of the problem-based learning model on reading comprehension learning outcomes is the combined effect size value or summary effect produces an effect size of the medium category

    Penerapan multimedia interaktif pada materi sistem pendingin untuk meningkatkan hasil belajar siswa

    Get PDF
    This study aims to determine the increase in student learning outcomes in Cooling System Material by implementing interactive multimedia in learning, namely Learning Videos and interactive presentations. This research is a Classroom Action Research (CAR) which consists of 2 cycles. The subjects of this research were students of class XI TKRO SMK Negeri 1 Calang consists of 18 people. Data obtained from student learning outcomes using tests. From the data analysis with the application of the use of multimedia, in the first cycle the average student learning outcomes were 61.11% and in the second cycle the average student learning outcomes were 94.44%. This shows that the average achievement increased from the pre-cycle 44.44% and in cycle 1 to 61.11% and in cycle II to 94.44%. Overall student learning outcomes in accordance with the pass threshold criteria for student productive learning are said to be complete. That way it can be said that learning by applying multimedia to the cooling system material can be said to be successful. The results of this study prove that the application of multimedia can increase the activity and learning outcomes of the Class XI TKRO Student in SMK Negeri 1 Calang for the 2019/2020 academic year. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa pada materi Sistem Pendingin dengan menerapkan multimedia interaktif dalam pembelajaran yaitu video pembelajaran dan presentasi interaktif. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari 2 siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI TKRO SMK Negeri 1 Calang Tahun Pelajaran 2019/2020 yang berjumlah 18 orang. Data diperoleh dari hasil belajar siswa yang dilakukan dengan mengunakan tes. Dari analisis data dengan penerapan Penggunaan Multimedia, pada siklus I rata-rata hasil belajar siswa sebesar 61,11% dan pada siklus II rata-rata hasil belajar siswa sebesar 94,44%. Ini menunjukkan rata-rata prestasi meningkat dari prasiklus hanya 44,44%, pada siklus I menjadi 61,11% dan pada siklus II menjadi 94,44%. Secara keseluruhan hasil belajar siswa sesuai dengan kriteria batas lulus pembelajaran produktif siswa dikatakan tuntas. Dengan begitu dapat dikatakan pembelajaran dengan menerapkan Multimedia pada materi Sistem Pendingin dapat dikatakan berhasil. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa penerapan multimedia dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar Materi Sistem Pendingin Siswa Kelas XI TKRO SMK Negeri 1 Calang Tahun Pelajaran 2019/2020

    Model kepemimpinan transformasional dalam manajemen pembiayaan sekolah

    Get PDF
    This study aims to produce a transformational leadership model design in school financing management. This type of research is Research and Development with 4D steps (Define, Design, Development and Dissemination). The technique of collecting data from interviews, observations, documentation is concluded as factual designs. The development stage of designing a transformational leadership model in school financing management is validated by educational experts and practitioners through Focus Group Discussions (FGD), into internal tested product designs not field tested. The results of preliminary research obtained visualization of the factual model of Top Down leadership in school financing management. The development stage obtained the results of the visualization of transformational leadership models in school financing management. The results of the validation and assessment of the two education experts (FGD) obtained a value of 46 percent of 95.83% of the interpretation of "very feasible", while the results of the validation and assessment of five education practitioners obtained a score of 101 percentage of 84.16% of the interpretation of "very feasible". So Expert 1 and Expert 2 agree that a transformational leadership model in school financing management is “very feasible” and tested. The principal should implement a transformational leadership model in school financing management so that the principles of participation, transparency and accountability are implemented. Penelitian ini bertujuan menghasilkan rancangan model kepemimpinan transformasional dalam manajemen pembiayaan sekolah. Jenis penelitian Research and Development dengan langkah 4D (Define, Design, Development and Dissemination). Teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dokumentasi disimpulkan sebagai desain faktual. Tahap pengembangan merancang model kepemimpinan transformasional dalam manajemen pembiayaan sekolah divalidasi pakar dan praktisi pendidikan melalui Focus Group Discussion (FGD), menjadi desain produk teruji internal tidak di uji lapangan. Hasil penelitian pendahuluan diperoleh visualisasi model faktual kepemimpinan Top Down dalam manajemen pembiayaan sekolah. Tahap pengembangan diperoleh hasil visualisasi model kepemimpinan transformasional dalam manajemen pembiayaan sekolah. Hasil validasi dan penilaian dari dua pakar pendidikan pada (FGD) diperoleh nilai 46 persentase 95,83% interpretasi “sangat layak”, sedangkan hasil validasi dan penilaian dari lima praktisi pendidikan diperoleh skor 101 persentase 84,16% interpretasi “sangat layak”. Maka Pakar 1 dan Pakar 2 menyetujui model kepemimpinan transformasional dalam manajemen pembiayaan sekolah “sangat layak” dan teruji. Kepala Sekolah sebaiknya mengimplementasikan model kepemimpinan transfomasional dalam manajemen pembiayaan sekolah agar terselenggara prinsip partisipasi, transparansi dan akuntabel

    Upaya meningkatkan prestasi sekolah dasar negeri 1 Semarapura Klod melalui pendikar si buling berbasis kearifan lokal

    Get PDF
    The purpose of this scientific paper is as a description of the management of the principal of SD Negeri 1 Semarapura Klod to improve achievement through Strengthening character Education as an implementation of the local wisdom-based school environment culture. The research approach is qualitative with descriptive research type. The research was conducted at SD Negeri 1 Semarapura Klod. Research subjects are teachers, students and the school environment. Data collection was carried out through interviews, observation and documentation study. The results showed, 1) role in planning programs: the principal identifies and analyzes a variety of local wisdom that is in accordance with character education, and is adjusted to the vision, mission and goals of the school, develops programs in the syllabus and lesson plans for all subjects, designing assessment instruments to measure the achievement of character education programs; 2) the role of implementing the program through monitoring, the principal gives directions to the teacher to: implement the program using various active and character learning approaches; get used to exemplary when learning takes place, assess student character; 3) the role of evaluating the program: the principal supervises the work of teachers with supervision, building communication about the level of progress of student character through assessment instruments to parents of students; 4) The results obtained after implementing the program are to become champions at the regional, provincial and even national levels 5) constraints faced, (a) lack of character education training for educators and education managers and (b) inadequate budget allocation for these activities. Tujuan karya tulis ilmiah ini adalah sebagai deskripsi manajemen kepala SD Negeri 1 Semarapura Klod untuk meningkatkan prestasi melalui Penguatan Pendidikan Karaker sebagai implementasi dari budaya lingkungan sekolah berbasis kearifan lokal. Pendekatan penelitian adalah kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Penelitian  dilaksanakan di SD Negeri 1 Semarapura Klod. Subjek penelitian adalah guru, siswa dan lingkungan sekolah. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan 1) peran dalam merencanakan program: kepala sekolah mengidentifikasi dan menganalisis berbagai kearifan lokal yang sesuai dengan pendidikan karakter, dan disesuaikan dengan visi, misi, dan tujuan sekolah, mengembangkan program dalam silabus dan rencana pembelajaran ke seluruh mata pelajaran, merancang instrumen penilaian untuk mengukur ketercapaian program pendidikan karakter; 2) peran melaksanakan program melalui pemantauan, kepala sekolah memberikan arahan kepada guru untuk: melaksanakan program dengan menggunakan berbagai pendekatan pembelajaran aktif dan berkarakter, membiasakan diri melakukan keteladanan saat pembelajaran berlangsung, melakukan penilaian terhadap karakter siswa, 3) peran mengevaluasi program: kepala sekolah mengawasi kerja guru dengan supervisi, membangun komunikasi tentang tingkat kemajuan karakter siswa melalui instrument penilaian kepada orang tua siswa; 4) Hasil yang diperoleh, setelah penerapan program adalah menjadi juara di tingkat daerah, provinsi bahkan nasional, dan 5) kendala yang dihadapi: kurangnya pelatihan pendidikan karakter bagi para pendidik maupun pengelola pendidikan dan alokasi anggaran untuk kegiatan tersebut kurang memadai

    Meningkatkan keterlibatan aktif siswa kelas VIII F SMPN 1 Pontianak melalui penerapan talking chips

    Get PDF
    This classroom action research aims to increase the active engagement of VIII F students of SMPN 1 Pontianak through the application of Talking Chips. The subjects of this study were 30 VIII F students of SMPN 1 Pontianak semester 2 in the academic year 2020/2021. The object of research is the active engagement of students in learning English. Data collection methods used were observation and opinion questionnaires. The data were then analyzed using descriptive methods. The criterion for the success of the research was the active engagement of students in the category of active or very active. This research was conducted in two cycles. The results showed that the active engagement of students was in the very active category visually and in the active category verbally, listening, writing and emotionally. Furthermore, the results of the students' questionnaire showed the talking chips strategy succeeded in increasing their active engagement in learning English. The conclusion of this research is that the application of the Talking Chips strategy can increase the active engagement of students. Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan keterlibatan aktif siswa kelas VIII F SMPN 1 Pontianak melalui penerapan Talking Chips. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII F SMPN 1 Pontianak semester genap tahun pelajaran 2020/2021 yang berjumlah 30 orang. Sedangkan objek penelitian adalah keterlibatan aktif siswa dalam pembelajaran Bahasa Inggris. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan angket pendapat (Questionnaire). Data kemudian dianalisis dengan metode deskriptif. Kriteria keberhasilan penelitian adalah keterlibatan aktif siswa dikategorikan aktif atau sangat aktif. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus. Hasil penelitian menunjukkan keterlibatan aktif siswa ada pada kategori sangat aktif secara visual dan ada pada kategori aktif secara lisan, mendengarkan, menulis dan secara emosional. Selanjutnya, hasil dari questionnaire siswa menunjukkan strategi talking chips berhasil meningkatkan keterlibatan aktif mereka dalam pembelajaran Bahasa Inggris. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah penerapan strategi Talking Chips dapat meningkatkan keterlibatan aktif siswa

    Analisis implementasi pendidikan pancasila sebagai pendidikan karakter di SD negeri 002 Tanjungpinang Barat

    Get PDF
    Dalam konteks pendidikan Pancasila, pendidikan karakter berarti upaya optimal untuk menumbuhkan karakter-karakter utama pada diri peserta didik yang sejalan atau relevan dengan nilai-nilai Pancasila. Tujuannya adalah agar peserta didik benar-benar memahami makna karakter, menghayati alasan perlunya karakter dimiliki, dan mengaplikasikan karakter dalam interaksi, posisi, dan peran sosial yang mereka jalankan di sekolah maupun di luar sekolah. Implementasi dari pendidikan karakter di Indonesia bersumber pada Pancasila yang selama ini menjadi dasar penting. Adapun pengembangan dari pendidikan karakter dipandu dengan buku dari pemerintah, yang selanjutnya diolah lebih mendalam oleh sekolah masing-masing yang menguasai keadaan secara langsung. Maka dari itu, tidak mengherankan jika implementasi pendidikan karakter di tiap-tiap sekolah memiliki wacana dan praktik yang berbeda-beda karena keadaan di tiap sekolah juga berbeda. In the context of Pancasila education, character education means optimal efforts to grow the main characters in students who are in line or relevant to the values ​​of Pancasila. The goal is that students really understand the meaning of character, appreciate the reasons for the need of character to be owned, and applying the character in interactions, positions, and social roles that they carry out at school as well as outside of the school. The implementation of character education in Indonesia is based on Pancasila which has been an important basis. The development of character education is guided by books from the government, then processed more deeply by each school that controls the situation directly. Therefore, it is not surprising that the implementation of character education in each school has different discourses and practices because the circumstances in each school are also different

    Penerapan pembelajaran kooperatif tipe STAD berbantuan kartu kendali dalam upaya meningkatkan prestasi belajar ekonomi

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan prestasi belajar siswa Kelas XI IPS 1 semester 1 SMA N 1 Tabanan tahun pelajaran 2019/2020 setelah mengikuti model pembelajaran Students Team Achievement Divisions (STAD) berbantuan kartu kendali dalam proses pembelajaran mata pelajaran ekonomi. Subjek penelitian adalah siswa Kelas XI IPS 1 SMA N 1 Tabanan tahun pelajaran 2019/2020. Objek penelitian ini adalah prestasi belajar siswa setelah mengikuti model pembelajaran STAD berbantuan kartu kendali. Data prestasi belajar dikumpulkan melalui tes prestasi belajar, sedangkan kartu kendali untuk memotivasi aktivitas belajar siswa. Data yang terkumpul dianalisis dengan metode deskriptif. Kriteria keberhasilan dalam penelitian ini adalah peningkatan hasil belajar ekonomi siswa dengan rerata prestasi belajar 80 dan ketuntasan klasikal sebesar 80%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Kooperatif tipe STAD berbantuan Kartu Kendali dapat meningkatkan prestasi belajar siswa kelas XI IPS 1 SMAN 1 Tabanan tahun pelajaran 2019/2020. Dapat dilihat dari peningkatan nilai rerata kelas pada Pra Siklus 71,1 menjadi 80,5 pada siklus I dan 85,2 pada siklus II. Ketuntasan Belajar Klasikal pada Pra Siklus 41,7%, menjadi 79,2% pada Siklus I dan 83,3% pada Siklus II. This study aims to determine the increase in student achievement in Class XI IPS 1 semester 1 SMAN 1 Tabanan in the 2019/2020 school year after following the Students Team Achievement Divisions (STAD) learning model assisted by control cards in the learning process of economic subjects. The research subjects were students of Class XI IPS 1 SMA N 1 Tabanan. The object is student achievement. Learning achievement data collected by learning achievement test, Control Card is to motivate student learning activities. The collected data were analyzed by descriptive method. The criteria for success in this research is the improvement of students' economic learning outcomes with an average learning achievement of 80 and classical completeness of 80%. The results of this study indicate that the application of the STAD Cooperative learning model assisted by the Control Card can improve student achievement in class XI IPS 1 SMAN 1 Tabanan for the 2019/2020 school year. It’s seen from the increase in the average value of the class in the Pre-cycle 71.1 to 80.5 in the first cycle and 85.2 in the second cycle. Classical Learning Completeness in Pre-Cycle is 41.7%, to 79.2% in Cycle I and 83.3% in Cycle II

    377

    full texts

    387

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Indonesian Journal of Educational Development (IJED)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇