Indonesian Journal of Educational Development (IJED)
Not a member yet
387 research outputs found
Sort by
Penerapan model pembelajaran inkuiri untuk meningkatkan prestasi belajar bahasa Indonesia siswa kelas VI semester I SDN 3 Sudaji
Kemajuan mutu pendidikan utamanya peningkatan proses pembelajaran yang dilakukan guru di sekolah akan mampu diupayakan lewat sebuah penelitian tindakan. Oleh karenanya penulis mencoba melakukan penelitian ini demi adanya upaya perbaikan tersebut. Subjek penelitian siswa Kelas VI semester I SDN 3 Sudaji. Objek penelitian adalah prestasi belajar Bahasa Indonesia. Tujuan penelitian adalah untuk meningkatkan prestasi belajar Bahasa Indonesia siswa Kelas VI semester I SDN 3 Sudaji Tahun Pelajaran 2019/2020. Metode pengumpulan data diperoleh lewat pemberian tes. Metode analisis data menggunakan analisis deskriptif. Kriteria keberhasilan kegiatan penelitian ini menghasilkan suatu peningkatan yang diharapkan yaitu meningkatnya perolehan data awal yang baru mencapai 63,03 dengan ketuntasan belajar 43% pada siklus I naik menjadi 70,74 dengan ketuntasan belajar 74%, dan pada siklus II naik menjadi 83,93 dengan ketuntasan belajar 97%. Hasil penelitian tersebut membuktikan keberhasilan penelitian ini sehingga peneliti berkesimpulan bahwa usaha maksimal penggunaan model pembelajaran Inkuiri dapat meningkatkan prestasi belajar Bahasa Indonesia siswa kelas VI semester I SDN 3 Sudaji Tahun Pelajaran 2019/2020.
The progress of the quality of education, especially the improvement of the learning process carried out by teachers in schools, will be able to be pursued through an action research. Therefore, the author tries to do this research for the sake of these improvements. The research subjects were Class VI students in the first semester of SDN 3 Sudaji. The object of research is the achievement of learning Indonesian. The purpose of the study was to improve the learning achievement of Indonesian Class VI students in the first semester of SDN 3 Sudaji for the 2019/2020 academic year. The method of data collection was obtained through the provision of tests. The data analysis method used descriptive analysis. The criteria for the success of this research activity resulted in an expected increase, namely the increase in initial data acquisition which only reached 63.03 with 43% learning completeness in the first cycle increasing to 70.74 with 74% learning completeness, and in the second cycle increasing to 83.93 with learning completeness 97%. The results of this study prove the success of this study, so the researcher concludes that maximum effort using the Inquiry learning model can improve the learning achievement of Indonesian class VI students in the first semester of SDN 3 Sudaji in the 2019/2020 academic year
Penggunaan model pembelajaran kuantum untuk meningkatkan prestasi belajar bahasa Indonesia pada siswa kelas III SD Negeri 3 Sawan
Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri 3 Sawan Kabupaten Buleleng. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa tinggi peningkatan prestasi belajar setelah diimplementasikan model pembelajaran kuantum. Subjek penelitian adalah siswa kelas III Semester I SD Negeri 3 Sawan tahun pelajaran 2018/2019 berjumlah 17 orang. Sedangkan objek penelitian penelitian adalah prestasi belajar bahasa Indonesia. Pengumpulan data dilakukan dengan instrumen tes prestasi belajar. Teknik analisis data dalam penelitian ini yakni deskriptif kualitatif. Kriteria keberhasilan penelitian ditetapkan sebagai berikut: (a) nilai rata-rata kelas minimal sebesar nilai KKM=67 dan (b) ketuntasan belajar secara klasikla minimal 85%. Sebelum penelitian dilaksanakan, rata-rata prestasi belajar bahasa Indonesia hanya mencapai 60,00 dengan ketuntasan secara klasikal sebesar 47%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I rata-rata prestasi belajar bahasa Indonesia kelas III SDN 3 Sawan sebesar 70,00 dengan ketuntasan secara klasikal mencapai 71%. Sedangkan pada siklus II, nilai rata-rata kelas secara klasikal mencapai 81,65 dengan ketuntasan secara klasikal mencapai 94%. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini dengan penggunaan model pembelajaran Kuantum dapat meningkatakan prestasi belajar bahasa Indonesia siswa kelas III Semester I SD Negeri 3 Sawan tahun pelajaran 2018/2019.
This research was conducted at SD Negeri 3 Sawan, Buleleng Regency. The purpose of this study was to determine how high the increase in learning achievement was after the implementation of the quantum learning model. The subjects of the research were students of class III Semester I SD Negeri 3 Sawan for the academic year 2018/2019 totaling 17 people. While the object of research is the achievement of learning Indonesian. Data was collected using a learning achievement test instrument. The data analysis technique in this research is descriptive qualitative. The criteria for the success of the research are set as follows: (a) the average class score is at least the KKM (67) value and (b) classical learning completeness is at least 85%. Before the research was conducted, the average learning achievement of Indonesian only reached 60.00 with classical completeness of 47%. The results showed that in the first cycle the average learning achievement of Indonesian class III SDN 3 Sawan was 70.00 with classical completeness reaching 71%. While in the second cycle, the average value of the class classically reached 81.65 with classical completeness reaching 94%. The conclusions obtained from this study using the Quantum learning model can improve the learning achievement of Indonesian students in class III Semester I SD Negeri 3 Sawan for the 2018/2019 academic year
Meningkatkan prestasi belajar IPA melalui implementasi model pembelajaran kooperatif jigsaw berbantuan media audio visual
Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas, yang dilaksanakan di SD Cipta Dharma Denpasar. Tujuan penelitian tindakan kelas ini adalah untuk mengetahui apakah model pembelajaran kooperatif Jigsaw berbantuan media audio visual dapat meningkatkan prestasi belajar IPA siswa. Subjek dalam penelitian adalah siswa kelas IV D semester II tahun pelajaran 2019/2020 yang berjumlah 31 siswa. Objek penelitian adalah prestasi belajar IPA. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes prestasi belajar IPA. Metode analisis data dalam penelitian ini adalah deskriptif. Penelitian ini dikatakan berhasil apabila memenuhi kriteria keberhasilan sebagai berikut: Nilai rata-rata mate pelajaran IPA secara klasikal minimal sebesar 75 (KKM) dan ketuntasan secara klasikal minimal 85%. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah model pembelajaran Jigsaw dapat meningkatkan prestasi belajar siswa. Terbukti dari hasil yang diperoleh pada awalnya rata-rata prestasi belajar siswa adalah 65,10 dengan ktuntasan secara klasikal hanya 48%. Pada siklus I nilai rata-rata kelas meningkat menjadi 74,74 dengan ketuntasan secara klasikal mencapai 71%. Pada siklus II menjadi 82,52 dengan ketuntasan klasikal mencapai 97%. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah model pembelajaran Jigsaw berbantuan media audio visual dapat meningkatkan prestasi belajar IPA siswa kelas IV D semester II tahun pelajaran 2019/2020 SD Cipta Dharma Denpasar.
This research is a classroom action research, which was conducted at SD Cipta Dharma Denpasar. The purpose of this classroom action research is to find out whether the Jigsaw cooperative learning model assisted by audio-visual media can improve students' science learning achievement. The subjects in the study were students of class IV D semester II of the 2019/2020 school year, totaling 31 students. The object of research is science learning achievement. The data collection method in this study used a science learning achievement test. The data analysis method in this research is descriptive. This research is said to be successful if it meets the following success criteria: The average value of classical science subjects is at least 75 (KKM) and classical completeness is at least 85%. The results obtained from this study are the Jigsaw learning model can improve student achievement. It is evident from the results obtained at the beginning that the average student achievement was 65.10 with a classical completeness of only 48%. In the first cycle the average value of the class increased to 74.74 with classical completeness reaching 71%. In the second cycle it became 82.52 with classical completeness reaching 97%. The conclusion obtained from this study is that the Jigsaw learning model assisted by audio-visual media can improve science learning achievement for grade IV D semester II students in the 2019/2020 academic year at Cipta Dharma Elementary School Denpasar
Systematic literature review: Pengaruh strategi pembelajaran inkuiri terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh implementasi strategi pembelajaran inkuiri terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode SLR (Systematic Literature Review). Sumber data diperoleh dari artikel, jurnal penelitian, teori ahli, dan buku. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini yakni variabel bebas dan variabel terikat. Dari kedua variabel tersebut, dapat disimpulkan bahwa implementasi strategi pembelajaran inkuiri memiliki dampak signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik. Perlu adanya pengelolaan waktu dan penggunaan alat penunjang agar hasil pembelajaran maksimal.
This study aims to determine the effect of the implementation of inquiry learning strategies on students' critical thinking skills. This study uses the SLR (Systematic Literature Review) method. Sources of data were obtained from articles, research journals, expert theories, and books. The variables used in this research are independent variables and dependent variables. From these two variables, it can be concluded that the implementation of inquiry learning strategies has a significant impact on students' critical thinking skills. There needs to be time management and the use of supporting tools for maximum learning outcomes
Kontribusi organisasi dalam meningkatkan produktivitas guru kabupaten Ciamis
Penelitian ini diawali dari tuntutan guru harus menyesuaikan dengan kebijakan pemerintah di mana guru harus kreatif dalam melaksanakan pembelajaran yang lebih mengutamakan kepentingan siswa. Kompetensi profesional guru belum nampak tanpa adanya produk yang nyata hasil karya guru terutama media yang berbasis digital hal ini karena kemampuan menggunakan teknologi masih lemah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendekripsikan bagaimana kontribusi organisasi guru dalam meningkatkan produktivitas guru. Subjek penelitian adalah peserta yang mengikuti kegiatan Parade Literasi Merdeka Mengajar (PLMM) yang diselenggarakan Komunitas belajar.id dan PGRI Ciamis yang bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis, sedangkan objek penelitian ini meningkatkan produktivitas guru. Metode Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan survei. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk menggambarkan secara detail. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah organisasi guru berhasil mendesain sebuah pelatihan yang menghasilkan output yang jelas dibantu 15 trainer. Kriteria keberhasilan yakni produk yang dihasilkan berupa 1623 komik pembelajaran tema Profil Pelajar Pancasila yang dihasilkan dari pelatihan dan 330 komik yang telah direvisi serta berhasil mengumpulkan 380 komik terbaik karya guru yang telah direview dan dinilai dalam lomba dan tercatat pada Rekor Musium Indonesia (MURI).
This begins with the need for instructors to adjust to governmental policies, where they must be innovative in carrying out instruction that puts students interests first. Because their technological proficiency is still lacking, real products generated by teachers, particularly those based on digital media, have not been used to demonstrate their professional competence. The goal of this study is to explain how teacher organizations help to improve teacher productivity. The research subjects were participants who took part in the Merdeka Teaching Literacy Parade (PLMM) organized by the learning community.id and PGRI Ciamis in collaboration with the Ciamis District Education Office, while the object of this research is to increase teacher productivity. Methods Data collection is done by interview and survey. To describe in depth, this study employs a qualitative descriptive method. The findings of this study show that the teacher organization was successful in creating a training that resulted in distinct outputs with the help of 15 trainers. The criteria for success are the resulting product in the form of 1623 learning comics with the Pancasila Student Profile theme resulting from the training and 330 comics that have been revised and managed to collect 380 of the best comics by teachers that have been reviewed and assessed in competitions and recorded in the Indonesian Museum Record (MURI)
Pembelajaran daring berbasis google classroom dapat meningkatkan hasil dan motivasi belajar geografi SMAN 2 Denpasar
Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan hasil belajar dan motivasi belajar geografi dalam materi Pola Keruangan Desa Kota pada siswa kelas XIl IPS 3 SMA Negeri 2 Denpasar semester ganjil tahun pelajaran 2020/2021. Subjek penelitian adalah siswa kelas XIl IPS 3 SMAN 2 Denpasar yang berjumlah 41 orang. Objek penelitian merupakan hasil belajar dan motivasi belajar geografi setelah belajar dengan google classroom. Penelitian dilaksanakan dua siklus, tiap siklusnya terdiri dari tahapan Perencanaan, Pelaksanaan, Observasi/ Evaluasi; dan Refleksi. Instrument yang digunakan berupa tes prestasi belajar untuk hasil belajar dan quisioner motivasi belajar untuk mendapatkan data motivasi. Data yang terkumpul dianalisis dengan analisis deskriptif. kriteria yang ditetapkan dengan KKM geografi 75 dengan ketuntasang belajar klasikal sebesar 85% serta motivasi belajar tergolong baik. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan hasil belajar dan motivasi belajar siswa hal ini dapat dilihat dari Ketuntasan belajar klasikal siklus I sebesar 53,65% menjadi 92,68% pada siklus II. Motivasi belajar siklus I tergolong sedang dan pada siklus II tergolong tinggi. Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran daring berbasis google classroom dapat meningkatkan hasil belajar dan motivasi belajar geografi pada materi Pola Keruangan Desa Kota untuk siswa kelas XIl IPS 3 Semester Ganjil SMA Negeri 2 Denpasar tahun pelajaran 2020/2021.
The purpose of this study was to improve learning outcomes and motivation to learn geography in the material of urban village spatial patterns in class XIl IPS 3 students of SMA Negeri 2 Denpasar in the odd semester of the 2020/2021 school year. The research subjects were 41 students of class XIl IPS 3 SMAN 2 Denpasar. The object of research is the result of learning and motivation to learn geography after studying with google classroom. The research was carried out in two cycles, each cycle consisting of the stages of Planning, Implementation, Observation/Evaluation; and Reflection. The instrument used is a learning achievement test for learning outcomes and a learning motivation questionnaire to obtain motivational data. The collected data were analyzed by descriptive analysis. Criteria set by the KKM geography 75 with classical learning completeness of 85% and learning motivation is classified as good. The results showed an increase in student learning outcomes and learning motivation, this can be seen from the classical learning completeness in the first cycle of 53.65% to 92.68% in the second cycle. The learning motivation in the first cycle is moderate and the second cycle is high. Based on this, it can be concluded that the application of online learning based on Google Classroom can improve learning outcomes and motivation to learn geography in the material for the Urban Village Spatial Pattern for class XIl IPS 3 Odd Semesters of SMA Negeri 2 Denpasar in the 2020/2021 academic year
Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe numbered heads together untuk meningkatkan hasil belajar dan aktivitas belajar kimia
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar dan aktivitas belajar kimia pada siswa kelas XI MIPA 3 SMA Negeri 1 Waingapu. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Subjek dalam penelitian adalah siswa kelas XI MIPA 3 tahun pelajaran 2018/2019 yang berjumlah 33 orang siswa. Objek penelitian ini hasil belajar dan aktivitas belajar kimia. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi dan tes hasil belajar. Metode analisis data penelitian menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Kriteria keberhasilan dalam penelitian ini adalah nilai rata-rata kelas minimal 73 (KKM) dan aktivitas siswa minimal 70%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Numbered Heads Together (NHT) dapat meningkatan rata-rata nilai hasil belajar siswa dari 72,12 pada siklus I menjadi 79,24 pada siklus II, dan aktivitas belajar siswa secara klasikal mencapai 63,64% pada siklus I dan meningkat menjadi 84,85% pada siklus II. Kesimpulan, penerapan model pembelajaran Numbered Heads Together (NHT) dapat meningkatan aktivitas belajar siswa dan rata-rata nilai hasil belajar siswa kelas XI MIPA 3 SMA Negeri 1 Waingapu tahun pelajaran 2018/2019.
This study aims to improve learning outcomes and chemistry learning activities in class XI MIPA 3 SMA Negeri 1 Waingapu. This type of research is classroom action research. The subjects in the study were students of class XI MIPA 3, 2018/2019 school year totaling 33 students. The object of this research is learning outcomes and chemistry learning activities. Data collection methods in this study were observation and learning outcomes tests. The research data analysis method used descriptive qualitative analysis. The criteria for success in this study are a minimum grade point average of 73 (KKM) and a minimum student activity of 70%. The results showed that the application of the Numbered Heads Together (NHT) learning model could increase the average value of student learning outcomes from 72.12 in the first cycle to 79.24 in the second cycle, and classical student learning activities reached 63.64% in the second cycle. I and increased to 84.85% in cycle II. In conclusion, the application of the Numbered Heads Together (NHT) learning model can increase student learning activities and the average value of student learning outcomes in class XI MIPA 3 SMA Negeri 1 Waingapu 2018/2019 school year
Profil kemampuan literasi bahasa, literasi budaya dan kewargaan pada mahasiswa Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Tujuan penelitian ini adalah menggambarkan profil kemampuan literasi bahasa, literasi budaya dan kewargaan pada mahasiswa Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif yang dilakukan di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa Untirta yang mengikuti Program Pertukaran Mahasiswa Tahap 1 Tahun 2020/2021. Instrument penelitian yang digunakan berupa soal tes dan angket kemampuan literasi Bahasa dan literasi budaya dan kewargaan. Hasil dari penelitian ini adalah kemampuan literasi bahasa mahasiswa Untirta peserta PMM berdasarkan hasil tes diperoleh skor rata-rata sebesar 83,9% dengan kategori baik dan berdasarkan hasil angket diperoleh skor rata-rata sebesar 90,2% dengan kategori sangat baik. Sedangkan kemampuan literasi budaya dan kewargaan mahasiswa Untirta peserta PMM berdasarkan hasil tes diperoleh skor rata-rata sebesar 73,6% dengan kategori cukup dan berdasarkan hasil angket diperoleh skor rata-rata sebesar 84,7% dengan kategori baik.
This study uses a descriptive method conducted at the University of Sultan Ageng Tirtayasa. The subjects of this study were Untirta students who took part in the Phase 1 Student Exchange Program 2020/2021. The research instrument used was in the form of test questions and questionnaires on language literacy skills and cultural literacy and citizenship. The results of this study are the language literacy skills of Untirta students, and PMM participants, based on test results, an average score of 83.9% is obtained in the good category, and based on the results of the questionnaire, an average score of 90.2% is obtained in the very good category. While the cultural literacy and citizenship skills of Untirta PMM students, based on the test results, an average score of 73.6% was obtained in the sufficient category, and based on the results of the questionnaire, an average score of 84.7% was obtained in the good category
Penerapan pendekatan pendidikan matematika realistik Indonesia untuk meningkatkan prestasi belajar matematika siswa SD Negeri 3 Sawan tahun pelajaran 2018/2019
Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri 3 Sawan di Kelas III yang prestasi belajar matematika masih rendah. Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk mengetahui Pendekatan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI) dapat meningkatkan prestasi belajar matematika siswa. Data penelitian tentang prestasi belajar matematika siswa dikumpulkan menggunakan tes prestasi belajar. Data dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan kemampuan siswa mengikuti proses pembelajaran dari rata-rata awal 65,18 meningkat menjadi 74,06 pada siklus I dan meningkat menjadi 83,71 pada siklus II dengan ketuntasan belajar awal 41% pada siklus I meningkat menjadi 76% dan pada siklus II meningkat menjadi 100%. Simpulan yang dapat diambil dari hasil tersebut adalah penerapan Pendekatan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI) dalam pelaksanaan proses pembelajaran mampu meningkatkan prestasi belajar matematika siswa.
This research was conducted at SD Negeri 3 Sawan in Grade III where mathematics learning achievement is still low. This classroom action research aims to find out the Indonesian Realistic Mathematics Education Approach (PMRI) can improve students' learning achievement in mathematics. Research data on students' mathematics learning achievement was collected using a learning achievement test. Data were analyzed using descriptive statistical analysis. The results obtained from this study indicate an increase in students' ability to follow the learning process from an initial average of 65.18 increased to 74.06 in the first cycle and increased to 83.71 in the second cycle with 41% early learning completeness in the first cycle increased to 76% and in the second cycle increased to 100%. The conclusion that can be drawn from these results is that the application of the Indonesian Realistic Mathematics Education Approach (PMRI) in the implementation of the learning process is able to improve students' mathematics learning achievement
Meningkatkan prestasi belajar fisika melalui penerapan model pembelajaran contextual teaching and learning (CTL) dengan mind mapping
Tujuan dilakukan penelitian tindakan kelas ini pada siswa kelas XII IPA 1 di SMA Negeri 1 Penebel pada semester 1 tahun pelajaran 2015/2016 adalah untuk mengetahui apakah penerapan model Pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) dengan mind mapping dapat meningkatkan prestasi belajar peserta didik. Penelitian tindakan kelas ini melibatkan 22 subjek penelitian yang dilakukan dalam dua siklus melalui tahapan-tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi/ pengamatan dan refleksi. Tes prestasi belajar merupakan alat yang digunakan dalam mengumpulkan data hasil penelitian yang selanjutnya di analisis menggunakan analisis deskriptif. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan kemampuan peserta didik mengikuti proses pembelajaran dari rata-rata awal 75,54 meningkat menjadi 79,59 pada siklus I dan meningkat menjadi 82,64 pada siklus II dengan ketuntasan belajar awal 63,63% pada siklus I meningkat menjadi 81,81% dan pada siklus II meningkat menjadi 86,36%. Simpulan yang dapat diambil dari hasil tersebut adalah penerapan model pembelajaran contextual teaching and learning dengan mind mapping dalam pelaksanaan proses pembelajaran mampu meningkatkan prestasi belajar fisika siswa kelas XII IPA 1 di SMA Negeri 1 Penebel pada semester 1 tahun pelajaran 2015/2016.
The purpose of this classroom action research on students of class XII IPA 1 at SMA Negeri 1 Penebel in semester 1 of the 2015/2016 academic year is to find out whether the application of the Contextual Teaching and Learning (CTL) model with mind mapping can improve student learning achievement. This classroom action research involves 22 research subjects conducted in two cycles through the stages of planning, implementation, observation and reflection. Learning achievement test is a tool used in collecting research data which is then analyzed using descriptive analysis. The results obtained from this study indicate an increase in the ability of students to follow the learning process from an initial average of 75.54 increasing to 79.59 in the first cycle and increasing to 82.64 in the second cycle with an initial learning mastery of 63.63% in the first cycle. I increased to 81.81% and in the second cycle increased to 86.36%. The conclusion that can be drawn from these results is that the application of the contextual teaching and learning learning model with mind mapping in the implementation of the learning process is able to improve physics learning achievement for class XII IPA 1 students at SMA Negeri 1 Penebel in semester 1 of the 2015/2016 academic year