Jurnal Komputer Dan Teknologi
Not a member yet
341 research outputs found
Sort by
PEMBERDAYAAN KELOMPOK NELAYAN BERBASIS EKOSISTEM EKONOMI DI DESA HUMUSU WINI KECAMATAN INSANA UTARA KAB. TTU
Humusu Wini adalah salah satu desa yang berada di Wini, Kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Latar belakang PKM ini adalah Kelompok Nelayan yang dimiliki oleh Desa Humusu Wini belum dikelola secara optimal, dimana hasil dari Kelompok Nelayan belum dapat menambah PAD Desa Humusu Wini, pengelolaan yang masih tradisional, petugas Kelompok Nelayan yang tidak kompeten, keuangan Kelompok Nelayan yang belum transparan menjadi persoalan yang perlu segera diperbaiki. Tujuan Pengabdian ini pemberdayaan Kelompok Nelayan di Desa Humusu Wini supaya dikelola secara profesional. Metode pengabdian ini, pertama Forum Discussion Grup (FGD) dengan Kelompok Nelayan untuk memitigasi persoalan yang dihadapi Kelompok Nelayan, kedua penguatan pengelola Kelompok Nelayan melalui pelatihan/workshop, dan ketiga pembinaan Kelompok Nelayan melalui pembuatan, pengemasan hingga penjualan produk yang efektif dan efisien
PENGARUH MINAT MEMBACA TERHADAP HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL KELAS VII SMP ABDI KARYA
Pendidikan merupakan penentu utama kemajuan suatu negara, dengan hasil belajar siswa sebagai indikator kualitasnya. Sayangnya, sistem pembelajaran masih didominasi metode lama yang menempatkan guru sebagai pusat pengetahuan, sementara siswa kurang diberi ruang untuk berpikir kritis dan mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh minat membaca terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di kelas VII SMP Abdi Karya. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan program SPSS, dengan teknik pengumpulan data melalui penyebaran angket. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara minat membaca dan hasil belajar siswa, dengan persamaan regresi Y = 36,158 + 0,671 X dan nilai signifikansi (p-value) sebesar 0,000 < 0,05. Dan hasil uji t menunjukkan bahwa nilai signifikansi variabel minat membaca sebesar 0,000, yang berarti lebih kecil dari 0,05. Hal ini mengindikasikan bahwa variabel minat membaca (X) berpengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar (Y). Sedangkan hasil koefisien determinasi (R²) sebesar 0,001. Hal ini berarti bahwa besarnya pengaruh minat membaca terhadap hasil belajar siswa adalah sebesar 0,1% dan sisanya 99,9% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti pada penelitian ini
Pengaruh Kompetensi Profesional Guru IPS Terhadap Hasil Belajar Siswa
Abstrak ditulis antara 100-250 kata. Abstrak harus memuat permasalahan penelitian, metode pemecahan/pelaksanaan, dan hasil penelitian yang diperoleh (kesimpulan). (Book Antiqua 10pt - 1 space - 6pt after paragraph) Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui seberapa besar pengaruh kompetensi professional guru terhadap hasil belajar siswa. Untuk memperoleh data dipergunakan instrument Hasil belajar IPS dalam bentuk tes dan instrumen Kompetensi professional guru dalam bentuk skala sikap model Likert.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan jumlah sampel 62 siswa SMP Islam Al Ikhlas Pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh yaitu pengambilan sampel dengan mengambil seluruh total populasi dijadikan sampel.
Berdasarkan hasil Uji Regresi Linearitas. Hasil output pada 2 data pengambilan keputusan regresi linear sederhana Y = 67,584 + 0,068 Nilai signifikan 0,001 > 0,05 Maka terdapat pengaruh Variable X terhadap Y. Maka dapat disimpulkan bahwa kompetensi profesional guru berpengaruh positif terhadap kompetensi belajar siswa. Berdasarkan hasil Uji t Maka hubungan antara variable (X) dan (Y) dianggap linear. Berdasarkan hasil dari uji koefisien determinasi nilai R square sebesar 0,012. Maka dapat disimpulkan pengaruh pengaruh kompetensi profesional guru terhadap hasil belajar siswa sebesar 98,3% dan 1,7% dipengaruhi oleh variable lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini
 
pengaruh lingkungan sekolah terhadap motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPS kelas VIII di Mts Prima Bekasi Tahun Ajaran 2023-2024
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah adanya Pengaruh Lingkungan Sekolah Terhadap Motivasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPS kelas VIII Di Mts Prima Bekasi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif asosiatif. Teknik pengambilan sample yaitu menggunakan sample jenuh, Dimana sample yang diambil ialah seluruh siswa kelas VIII di Mts Prima Bekasi sebanyak 38 siswa, pada uji coba penelitian di ambil sebanyak 38 siswa di Mts Prima Bekasi. Teknik Analisis Data yang digunakan adalah analisis statistic deskriptif.
Berdasarkann dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Pengaruh Lingkungan Sekolah berpengaruh secara signifikan Terhadap Motivasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPS Di Mts Prima Bekasi yang di ambil dari kelas VIII. Maka diperoleh Keputusan yang didapat dari hasil penelitian ini sebagai berikut “Pengaruh Lingkungan Sekolah berpengaruh secara signifikan Terhadap Motivasi Belajar Siswa”. Variabel Lingkungan Sekolah mempunyai t hitung sebesar 7.124 dengan nilai signifikansi 0,01 lebih kecil dari 0,05 (0,01< 0,05), karena t hitung lebih besar dari t table 7.124 > 2,457 H0 diterima dan Ha ditolak, artinya “Pengaruh Lingkungan Sekolah berpengaruh secara signifikan Terhadap Motivasi Belajar Siswa ”
KONTRIBUSI AKUNTAN PENDIDIK MENUJU INDONESIA EMAS 2045 DENGAN PENERAPAN TUJUAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN
Pembangunan berkelanjutan memiliki tujuan peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat. Maka untuk mencapainya dibuatkan dalam peta jalan yang melibatkan berbagai profesi, salah satunya adalah profesi akuntan pendidik. Profesi akuntan pendidik merupakan profesi jasa yang dibutuhkan di bidang pendidikan untuk menciptakan akuntan-akuntan baru yang profesional dan pengembangan ilmu akuntan dengan sempurna. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab kode etik yang harus dimiliki seorang akuntan pendidik di Indonesia dalam rangka menghasilkan dan menciptakan calon akuntan baru yang profesional dengan tetap menjunjung tinggi nilai moral dan etika dengan penerapan pembangunan berkelanjutan. Akuntan pendidik harus berkontribusi dan memiliki kode etik yang dapat digunakan sebagai penilaian dan nilai-nilai terkait seperti: tanggung jawab profesi, kepentingan publik, integritas, objektivitas, kompetensi dan kehati-hatian, kerahasiaan, perilaku profesional, dan standar teknis
PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN KESEHATAN TERNAK SAPI BALI UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS PETERNAKAN DI KAWASAN PETERNAKAN SONIS LALORAN
Manajemen kesehatan ternak merupakan faktor kunci dalam mendukung produktivitas dan keberlanjutan peternakan sapi Bali. Praktek Kerja Lapangan (PKL) ini bertujuan untuk mengidentifikasi penerapan sistem manajemen kesehatan ternak pada sapi bali dan menganalisis dampaknya terhadap produktivitas peternakan. Namun, masih terdapat kendala seperti kurangnya kesadaran peternak akan pentingnya pengelolaan kesehatan, keterbatasan akses terhadap fasilitas kesehatan hewan, dan minimnya sumber daya manusia yang terlatih di bidang kesehatan ternak. Upaya pengendalian yang direkomendasikan meliputi peningkatan edukasi peternak, penguatan sistem layanan kesehatan hewan, dan penerapan biosekuriti yang lebih baik. Dengan manajemen kesehatan yang tepat, produktivitas sapi bali dapat ditingkatkan secara signifikan, sehingga mendukung pengembangan peternakan yang berkelanjutan. Dari kegiatan PKL (Praktek kerja lapangan) sosialiasi dan pengobatan pada ternak sapi bali masyrakat Sonis Laloran sudah sadar betapa pentingnya kesehatan dari ternak
PENINGKATAN PRODUKTIVITAS PETERNAKAN MELALUI PENDAMPINGAN PEMBUATAN PAKAN DAN LAYANAN KESEHATAN TERNAK DI DESA MANAMAS, KECAMATAN NAIBENU, KABUPATEN TTU
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas peternakan melalui pendampingan pembuatan pakan ternak berbasis potensi lokal dan pemberian layanan kesehatan ternak di Desa Manamas, Kecamatan Naibenu, Kabupaten Timor Tengah Utara. Permasalahan utama yang dihadapi peternak di wilayah ini adalah keterbatasan pengetahuan dalam meramu pakan yang bergizi seimbang serta kurangnya akses terhadap pelayanan kesehatan hewan secara rutin. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi penyuluhan, pelatihan langsung, demonstrasi pembuatan pakan fermentasi, dan pemeriksaan kesehatan ternak bersama tenaga medis veteriner. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peternak terhadap pentingnya pakan berkualitas dan kesehatan ternak, serta penerapan langsung teknik pembuatan pakan fermentasi dari bahan lokal seperti dedak, daun lamtoro, dan jerami. Selain itu, sejumlah ternak mendapatkan layanan vaksinasi dan pengobatan dasar. Kegiatan ini berdampak positif terhadap peningkatan kesadaran peternak dalam menerapkan praktik peternakan yang lebih sehat dan produktif. Ke depan, diharapkan kegiatan serupa dapat dilakukan secara berkelanjutan guna mendorong kemandirian dan kesejahteraan peternak di desa ini
POLICY ANALYSIS ON STUNTING REDUCTION AND ITS IMPACT ON ECONOMIC DEVELOPMENT IN SIKKA REGENCY
The objective of this study is to examine the stunting reduction policy and its challenges in relation to economic development in Sikka Regency. The research method used is descriptive qualitative. The findings show that the implementation of the stunting reduction policy includes programs such as the "Pripong Abong" Adolescent Posyandu, the Foster Parents Movement, and the "Lepo Gahar Naha Blisa" or stunting recovery house. These initiatives involve multiple stakeholders and go through several critical stages, including engagement from governmental and non-governmental organizations as well as the community as the main target group. The policy is designed to reduce stunting prevalence through programs outlined in the Sikka Regency Regent Regulation, focusing on nutritional interventions, improved healthcare services, and community education as key aspects. The provision of financial resource support to the community has positively impacted the implementation of the policy, which has generally been proceeding well. However, there are several challenges to implementing the stunting reduction policy and its contribution to economic development in Sikka Regency. High levels of isolation result in limited access to essential services such as healthcare and education, which increases the community\u27s vulnerability to poverty and underdevelopment. Poor road access to Posyandu centers poses another obstacle for community members to participate in government programs. Furthermore, strong belief in myths and traditional practices among residents hinders the effective implementation of stunting prevention efforts in the region
PENGUATAN LEMBAGA DESA DALAM MEWUJUDKAN DESA MANDIRI
Pengabdian masyarakat ini berfokus pada peran strategis penguatan lembaga desa dalam upaya mewujudkan desa mandiri. Kegiatan ini merupakan bagian dari praktik kerja mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik yang bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan, menganalisis potensi, dan memberikan rekomendasi konkret bagi lembaga desa Bitefa dalam meningkatkan kapasitas tata kelola, partisipasi masyarakat, dan pengembangan ekonomi lokal. Metode pelaksanaan melibatkan observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan pemangku kepentingan desa, serta Focus Group Discussion (FGD) dengan aparat desa Bitefa dan perwakilan masyarakat. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa penguatan kelembagaan desa, terutama dalam aspek transparansi, akuntabilitas, dan inovasi pelayanan, berkorelasi positif dengan peningkatan kemandirian desa. Rekomendasi yang dihasilkan mencakup peningkatan kapasitas sumber daya manusia desa, optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi, serta fasilitasi kemitraan strategis dengan pihak eksternal
MENINGKATKAN KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU MELALUI IMPLEMENTASI MODEL ASYIK DI RA MIFTAHUL FALAH CIKAJANG
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pedagogik guru melalui implementasi Model ASYIK (Aman, Senang, Yakin dan Percaya Diri, Inovatif, Kreatif) di RA Miftahul Falah Cikajang Garut. Kompetensi pedagogik merupakan salah satu aspek penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan di lembaga Pendidikan Anak Usia Dini. Model ASYIK diharapkan dapat membantu guru untuk mengembangkan kemampuan mengajar yang lebih efektif dan menyenangkan.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitafif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan angket. Informan dalam penelitian ini terdiri dari kepala sekolah dan 5 orang guru RA Miftahul Falah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Model ASYIK dapat meningkatkan kompetensi pedagogik guru, terutama dalam hal pengelolaan kelas, interaksi positif antara guru dan siswa, serta adanya peningkatan keterampilan dalam merencanakan, melaksanakan dan ran