STKIP Kie Raha Ternate Online Journal System
Not a member yet
373 research outputs found
Sort by
Penerapan model pembelajaran Koperatif Think Paer Share (TPS) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas VII SMP Negeri 4 Kota Ternate
Pendidikan dipercaya sebagai usaha yang sengaja dan terencana untuk membantu perkembangan potensi dan kemampuan anak agar bermanfaat bagi kepentingan hidupnya. Dengan pendidikan maka sebagai seorang individu yang tidak berdaya pada saat permulaan kehidupan mampu menjadi suatu pribadi yang berdiri sendiri (mandiri) dan sebagai warga Negara atau masyarakat. Dengan kata lain, pendidikan dipandang mempunyai peranan yang besar dalam mencapai kebehasilan dalam perkembangan anak..Tujuan pendidikan adalah perubahan perilaku yang dinginkan terjadi setelah siswa belajar.. Penelitian ini termasuk penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research), guna mengetahui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TPS Think Pair Share (TPS) untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas VII SMP Negeri 4 Kota Ternate Berdasarkan penelitian dapat disimpulkan bahwa. Hasil belajar siswa sebelum diberi pembelajaran dengan menggunakan model TPS menunjukan 20 siswa kelas VII, 10 siswa mendaptkan nilai dibawah 60, dan 10 siswa mendapatkan nilai diatas 60. Secara keseluruhan rata-rata kelas 54 . Data hasil penelitian masih kurang memuaskan., pada siklus I hasil belajar siswa melalui penerapan pembelajaran dengan menggunakan model TPS menunjukan dari 20 siswa kelas VII, 9 siswa mendapatkan nilai dibawah 60, dan 11 siswa mendapatkan nilai diatas 60. Secara keseluruhan rata-rata kelas menjadi 56,25 data hasil penelitian pada siklus ini belum memuaskan, data hasil penelitian pada siklus ini belum memuaskan, pada siklus II hasil belajar siswa melalui penerapan pembelajaran dengan menggunakan model TPS menunjukan dari 20 siswa kelas VII, 20 siswa mendapatkan nilai diatas 60. Secara keseluruhan rata-rata kelas menjadi 76
Pengaruh Ekstrak Daun Cengkeh (Syzigium Aromaticum) Terhadap Pertumbuhan Larva Nyamuk Aedes aegypti
Aedes aegypti merupakan jenis nyamuk yang dapat membawa virus dengue penyebab penyakit demam berdarah dengue. Pengendalian vektor nyamuk Aedes sp dapat dilakukan dengan mengunakan insektisida. Untuk mengurangi efek samping dari bahan kimia perlu dikembangkan insektisida dari bahan yang terdapat di alam yang lebih aman untuk manusia dan lingkungan serta sumbernya tersedia dalam jumlah banyak. Kandungan senyawa saponin, steroid, triterpenoid, flavonoid dan alkaloid yang terdapat pada daun cengkeh. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh ekstrak daun cengkeh (Syzigium aromaticum) terhadap mortalitas larva nyamuk Aedes aegypti. Metode penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan eksperimen laboratorium, dan penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 29 November – 05 Januari 2023 di Laboratorium Biologi STKIP Kie Raha Ternate. Objek dari penelitian ini adalah mortalitas larva nyamuk Aedes aegypti Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh ekstrak yang signifikan terdapat pengaruh daun cengkeh (Syzigium aromaticum) terhadap mortalitas larva nyamuk Aedes aegypti dilihat dari X1, (5%) X2,(10%) X3 (15%) dan X4 (20%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh hasil uji ekstrak daun cengkeh pada ulangan ke ke 5,6, dn 7 pada dosis 100 ml diperoleh nilai rata-rata 25,00 dengan presentase 100% mati dengan waktu kontak selama 3 jam
Penerapan Model Pembelajaran Project Based Learning Berbasis Media Peraga Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Tema 8 Manusia Dan Lingkungankelas V SD Negeri 58 Kota Ternate
Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan proses pembelajaran siswa dengan menerapkan model pembelajaran berbasis proyek berbasis media visual untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SD negeri unggulan i pulau morotai. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (mobil) yang terdiri dari empat tahap yaitu (1) tahap perencanaan, (2) tahap pelaksanaan, (3) tahap observasi, dan (4) tahap refleksi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, dokumentasi, dan tes. Jumlah subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri Uggulan 1 Pulau Morotai yang dibuka sebanyak 23 siswa. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, setiap siklus terdiri dari dua kali pertemuan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran berbasis proyek berbasis media visual dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada tema manusia dan lingkungan. Hal ini terlihat dari hasil nilai rata-rata siswa pada siklus I sebesar 60,43% kemudian meningkat menjadi 8.000 pada siklus II
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SUB TEMA 1 HEWAN DAN TUMBUHAN DILINGKUNGAN RUMAHKU DENGAN MENGUNAKAN MEDIA PEMBELAJARAN LINGKUNGAN PADA SISWA KELAS IV MIS MASATAWA KABUPATEN HALMAHERA SELATAN
Permasalahan dalam penelitian ini adalah “Bagaimana upaya meningkatkan hasil belajar IPA (Materi jenis-jenis Lingkungan) dengan memanfaatkan lingkungan alam pada siswa kelas IV Mis Masatawa Kabupaten Halmahera Selatan?”.Penelitian ini bertujuan “Untuk meningkatkan hasil belajar IPA pada siswa kelas IV Mis Masatawa Kabupaten Halmahera Selatan dengan menggunakan media lingkungan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas. Hasil belajar siswa melalui pembelajaran media lingkungan pada siswa kelas IV Mis Masatawa Kabupaten Halmahera Selatan pada siklus I menunjukkan bahwa belum ada siswa yang memperoleh nilai baik sekali. Sedangkan siswa yang mencapai skor dalam kategori baik dengan rentang 80-89 hanya 2 siswa atau 20,8 %. Untuk kategori cukup dengan rentang skor 70-79 dicapai 3 siswa atau 29,2 %. Untuk kategori kurang dengan rentang 60-69 dicapai oleh 2 siswa atau 41,7 %. Dan masih ada siswa yang gagal dengan rentang <59 yaitu sebanyak 2 siswa atau 8,3%. Hasil belajar siswa melalui pembelajaran kooperatif tipe scramble pada siklus II menunjukkan bahwa terjadi peningkatan yang signfikan dimana 2 siswa telah mencapai skor dalam kategori yang baik sekali dengan rentang 90-100 atau 50 %. Untuk kategori baik dengan kategori 80-89 telah dicapai oleh 3 orang siswa atau 37,5%. Sedangkan untuk kategori cukup dengan rentang skor 70-79 dicapai 2 siswa atau 8,3%. Untuk kategori kurang dengan rentang 60-69 dicapai oleh 2 siswa atau 4,2 %, dan kategori gagal dengan rentang < 59 tidak ada siswa yang mencapai nilai tersebut. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dengan melalui pembelajaran kooperatif tipe scramble dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada Pada Siswa kelas II Mis Masatawa Kabupaten Halmahera Selata
Pengaru Pemberian Pupuk kompo Dan Pupuk Urea Terhadap Laju pertumbuhan Tanaman Cabai Merah Besar (Capsicum Annum L.) Kelurahan Jambula Kecamatan Kota Ternate Utara
Penelitian ini adalah penelitian ekperimental. penelitian ini bertujuan untuk mengujian apakah pupuk kompos dan pupuk urea dapat berpengaruh secaranyata terhadap pertumbuhan tanaman cabeh merah besar dan konsentrasi yang paling efektif dalam meningkatkan pertumbuhan tanaman cabe merah besar. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan 3 kelompok tanaman cabe, dimana kelompok di bagi menjadi kelompok cabe yang di beri pupuk urea, kelompok cabe yang di berikan pupuk kompus dan kelopok cabe yang tidak di berikan pupuk kompos maupun pupuk urea.
Penerapan metode pemberian pupuk pada tanaman cabe dengan metode pemberian pupuk bertahap sebanyak empat tahap pemberian pupuk, dengan memantau perkembangan tanaman cabe perminggu. Hasil penelitian ini diperoleh hasil sebagai berikut. Hasil penelitian menunjukan bahwa tanaman cabe yang diberi perlakuan pupuk kompos dan urea pada tanaman cabai merah memberikan pengaruh yang nyata pada setiap parameter pertumbuhan baik pertumbuhan vegetatif maupun produktivitas. Pupuk kompos lebih dominan memberikan pengaruh yang nyata pada pertumbuhan tinggi tanaman sedangkan pupuk urea dominan memberikan pengaruh pada produktivitas daun dan buah. Pada hasil penelitian didapatkan bahwa perlakuan pupuk kompos 20% memberikan pengaruh yang sangat baik pada setiap parameter dan pada hasil produktivitas perlakuan pupuk urea 60% memiliki jumlah buah yang lebih banyak bila dibandingkan dengan perlakuan lainnya
Efektifitas Penggunaan Media ICT Berbasis Android Terhadap Hasil Belajar Fisika Pada Konsep Pengukuran di Kelas X SMK Negeri 5 Tidore Kepulauan
Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas media ICT berbasis Android terhadap hasil belajar fisika konsep pengukuran pada peserta didik kelas X SMK Negeri 5 Tidore Kepulauan
Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen tipe pretest-posttest control group desaign. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas X SMK Negeri 5 Tidore Kepulauan yang berjumlah 34 peserta didik yang tersebar dalam 2 kelas yaitu peserta didik kelas X TKJ (sebagai kelas eksperimen) dan X TBSM ( sebagai kelas control). Teknik pengambilan sampelnya secara Cluster Random Sampling. Data diperoleh dari hasil tes tertulis berbentuk uraian.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa rata-rata hasil belajar peserta didik meningkat. Rata-rata hasil belajar posttest dengan menggunakan model pembelajaran Flipeed Learning pada kelas eksperimen sebesar 83,3. Sedangkan dengan penggunaan model pembelajaran konvensional kelas control nilai rata-rata sebesar 74,8. Diketahui nilai thitung yaitu 3,689 > ttabel yaitu 1,694 maka H0 ditolak dan H1 diterima yang berarti terjadi peningkatan hasil belajar dengan menggunakan media ICT berbasis Android model flipped learning. Dengan demikian Media Pembelajaran fisika berbasis Android efektif terhadap hasil belajar fisika konsep pengukuran pada peserta didik kelas X SMK Negeri 5 Tidore Kepulauan
Men's and Women's Language Features Used by The Characters in The Do Revenge (2022) Movie by Jennifer Kaytin Robinson
It is said that men and women communicate differently, attaching different meanings to the same words. Men speak in concrete words to convey information, while women use artistic license and dramatic vocabulary to express and convey their feelings. Therefore, this research aims to (1) identify men's and women’s language features used by the characters in the Do Revenge movie and (2) examine the factors that influence the differences in language use between men and women. This research applied the theory from Lakoff (1975) about women’s language features and factors that influence the differences in language use between men and women, and Coates (2013) about men’s language. The data source is taken from a movie entitled Do Revenge (2022) directed by Jennifer Kaytin Robinson. The researcher got the data from the dialogue of males and females characters. The qualitative research method was used to analyze the data in this study. The technique of data analysis is the descriptive method. The findings show that female characters showed 9 out of 10 women’s language features in total 175. They were lexical hedges or fillers, avoidance of strong swear words, empty adjectives, intensifiers, tag questions, rising intonation on declarative, hypercorrect grammar, emphatic stress, and super polite forms. On the other side, male characters showed 4 out of 5 men’s language features in total 37. They were minimal responses, the use of swearing and taboo language, commands and directives, and question. The researcher also found that psychology and social status are factors that affect the differences in the language of women and men in the Do Revenge movie
The Implementation of Ice-Breaking Activities in English Classroom
This study attempts to identify and explore high school students' perceptions of using ice-breaking activities in the English classroom. A qualitative method with a descriptive qualitative design. The study was done at SMA Al-Irsad Kota Ternate Jl. Perumnas South Ternate District and it involved second-grade students as subjects. They totaled 16 students, which consisted of 9 males and 7 females. Questionnaire and an unstructured interview were used to collect the data. A questionnaire was distributed to students in the classroom, and they filled it out in 60 minutes. The questions consisted of 10 statements. After the Questionnaire distribution, the students were interviewed based on the interview guidelines provided by the researchers. The interview was done with students who had already filled out the questionnaire. Data from the questionnaire were analyzed with a 5-point Likert scale (1=strongly disagree; 2 = disagree; 3 = neutral; 4 = agree; and 5 = strongly agree) to measure students' perceptions of ice-breaking activities in the English classroom. A 5-point Likert scale was counted with a frequency and percentage formula. During the interview, the data is analyzed through four steps: (1) data reduction, (2) coding, (3) data display, and (4) concluding. Results of the study showed that (1) 16 students have the same perception of the implementation of ice-breaking activities in English class; (2) all students' perceptions of ice-breaking activities are very positive; (3) ice-breaking activities are necessary and very needed for application in English class; and (4) students' perceptions of ice-breaking activities include helping students join the learning process, eliminating saturation, creating a positive learning atmosphere in the class, improving students’ interest and motivation, and increasing students' learning achievement
PENGARUH KUALITAS PRODUK TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN PADA BUTIK ONLINE SHOPPING DI KECAMATAN TERNATE BARAT
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Kualitas Produk terhadap Kepuasan Konsumen Pada Butik Online Shopping di Kecamatan Ternate Barat. Data yang digunakan adalah berupa Kusioner/angket. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji validitas, uji reliabitilitas, analisis regresi linear berganda dan uji hipotesis. Jenis penelitian ini menggunakan metodologi penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen yang telah melakukan pembelian pakaian pada Butik Online Shopping di Sulamadaha Kecamatan Ternate Barat. Dalam penelitian ini menggunakan seluruh populasi sampel yang berjumlah 60 orang . Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen pada Butik Online Shopping Kecamatan Ternate Barat,. Hasil penelitian ini dapat berkontribusi untuk kemajuan dan peningkatan Butik Online Shopping. Hasil penelitian ini juga dapat digunakan oleh pemilik Butik Online Shopping untuk terus mempertahankan, memperbaiki dan lebih meningkatkan kualitas produk. Selain itu Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa kualitas produk adalah hal yang paling penting dalam terbentuknya kepuasan konsumen. Kontribusi penelitian ini bagi masyarakat pengguna adalah mengetahui sejauh mana perkembangan kualitas produk yang dilakukan oleh pemilik butik. Semakin baik kualitas yang dimiliki oleh produk, maka kepuasan konsumen juga akan meningkat
Reformasi Pendidikan Di Era Revolusi Industri 4.0
Reformasi pendidikan adalah upaya perbaikan pada bidang pendidikan. Reformasi pendidikan memiliki dua karakteristik dasar yaitu terprogram menunjuk pada kurikulum atau program suatu institusi pendidikan. Yang termasuk kedalam reformasi terprogram ini adalah inovasi. Inovasi adalah memperkenalkan ide baru, metode baru atau sarana baru untuk meningkatkan beberapa aspek dalam proses pendidikan. Revolusi Industri 4.0 juga merupakan suatu pelaksanaan proyeksi teknologi modern Jerman 2020 yang diimplementasikan melalui peningkatan teknologi manufaktur, penciptaan kerangka kebijakan srategis, dan lain sebagainya.sangat berkaitan dengan Revolusi Industri 4.0 yang bisa dimanfaatkan untuk mendukung pola belajar dan pola berpikir serta mengembangkan inovasi kreatif dan inovatif dari peserta didik. Selain itu Revolusi industri merupakan sejarah berkembangnya dunia selama tiga abad terakhir yang bersifat berkelanjutan dalam membangun kehidupan dunia yang modern. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Revormasi pendidikan di Era Revolusi 4.0. Pendidikan Era Revolusi Industri 4.0. Penelitian ini merupakan jenis penelitian Kualitatif dengan menggunakan pendekatansurvey.Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kajian referensi sumber pustaka. Peneliti membuat fokus penelitian mencari teori dan membuat kesimpulan dari berbagai sumber-sumber kepustakaan diatanya buku, artikel, skripsi dan media lainnya. Setelah pengumpulan data dilakukan analisis pengkajian dan penarikan kesimpulan.Berdasarkan hasil kajian dapat disimpulkan bahwa reformasi pendidikan memiliki dua karakteristik dasar yaitu terprogram menunjuk pada kurikulum atau program suatu institusi pendidikan. perkembangan teknologi pada era revolusi industri 4.0 yang semakin pesat harus menjadi perhatian bangsa Indonesia terutama pada kalangan para pendidik