STKIP Kie Raha Ternate Online Journal System
Not a member yet
373 research outputs found
Sort by
Pengaruh Penggunaan Metode Pembelajaran Penemuan Terbimbing Terhadap Keterampilan Proses Sains Belajar Fisika Peserta Didik SMA Negeri 3 Kota Ternate
Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 3 Kota Ternate Tahun ajaran 2022/2023. Metode penemuan terbimbing adalah sebuah metode dimana peserta didik menjadi lebih aktif dalam kegiatan pembelajaran, sehingga peserta didik akan berpikir sendiri untuk menemukan konsep yang diinginkan dalam memecahkan masalah yang dihadapi dan guru akan membimbing dalam memecahkannya. Dalam pelaksanaannya guru memperkenankan peserta didik untuk berpikir sendiri sehingga dapat menemukan prinsip umum yang diinginkan dan hasil yang diperoleh akan bertahan lama dalam ingatan dan tidak akan mudah untuk dilupakan oleh peserta didik dengan bimbingan dan petunjuk dari guru. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif menggunakan eksperimen quasi dengan posttest-only control group design, yang bertujuan untuk menganalisis perbedaan keterampilan proses sains antara peserta didik yang diajar menggunakan metode pembelajaran penemuan terbimbing dengan yang diajar menggunakan metode konvensional pada SMA Negeri 3 Kota Ternate Tahun Ajaran 2022/2023. Data hasil penelitian diolah secara deskriptif dan inferensial untuk menggambarkan keterampilan proses sains peserta didik. Hasil analisis deskriptif memperlihatkan bahwa skor rata-rata keterampilan proses sains peserta didik yang diajar menggunakan metode pembelajaran penemuan terbimbing sebesar 19,2 dari skor ideal 24 dan standar deviasi 2,65. Sedangkan skor rata-rata keterampilan proses sains peserta didik yang diajar menggunakan metode konvensional 16,89 dari skor ideal 22 dan standar deviasi 3,05. Analisis inferensial menggunakan uji-t dua pihak dengan taraf signifikan α = 0,05 dengan kesimpulan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara keterampilan proses yang diajar menggunakan menggunakan metode pembelajaran penemuan terbimbing dengan yang diajar menggunakan metode konvensional pada peserta didik kelas X SMA Negeri 3 Kota Ternate Tahun Ajaran 2022/2023
Penerapa Model Pembelajaran Project Based Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Pada Konsep Alat Optik Di Kelas VIII SMP Swasta Gane Raya Kabupaten Halmahera Selatan
This research aims to improve the learning outcomes of students in class VIII Gane Raya Private Middle School through the application of the Project Based Learning Learning Model. The research method used was qualitative where the research was conducted at Gane Raya Private Middle School Class VIII, with a total of 11 students. Sources of data come from teachers and students. Research data collection techniques were carried out using observation sheets on the implementation of learning models and test questions for learning. The data obtained were analyzed by descriptive qualitative.
Based on the results of research in class VIII at Gane Raya Private Middle School, South Halmahera Regency, on the learning achievement test from cycle 1 to cycle II, there was an increase of 39%. Whereas
The results showed that the average score of students in cycle I was 45 while in cycle 2 it was 81, so there was an increase of 39%. It can be said that the Project Based Learning Learning Model can improve student learning outcomes on the concept of optical devices at Gane Raya Private Middle Schoo
Hubungan Keseimbangan Dengan Kemampuan Passing Bawah Dalam Permainan Bolavoli Pada Tim Putri Stkip Kie Raha Kota Ternate
Melalui peneletian dengan judul hubungan kekutan otot tungkai dengan kemapuan pasing jauh dalam permainan sepakbola pada mahasiswa pura program studi pendidikan oalahraga ankatan 2018 STKIP Kie Raha Kota Ternate. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan mengunakan teknik analisis korelasional. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa putara program studi pendidikan olahraga angkatan 2018 STKIP kie Raha Kota Ternate, yang berjumlah 25 orang. Analisis data mengunakan rumus korelasi product moment dan person pada taraf signifikan α = 0,05. Hasil temuaan dalam penelitian ini menunjukan bahwa terdapat korelasi yang signifikan kekuatan otot tungkai dengan kemampuan pasing jauh pada mahasiswa putra olahraga STKIP Kie Raha Kota Ternate. Hasil perhitungsn dari analisis data dari kedua variabel menunjukan bahwa, r hitung =0,18 dan r tabel = 0,404 pada taraf signifikan α = 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan power otot tungkai dengan kemampuan long pass dalam permainan sepakbola pada mahasiswa putra program studi olahraga STKIP Kie Raha Kota Ternat
Improving Students' Vocabulary Mastery Through Climbing Up A Ladder Game
Researcher described that climbing up a ladder game could be effect to increase vocabulary. The participant was eighth class in SMPN 5 Cilegon. The researcher applied CAR method which consisted two cycles and two meetings per cycle. Pre-test and post-test were used collecting quantitative data, coupled with observation sheet and documentation collect qualitative data. Climbing up a ladder game could increase the students’ motivation, improve their vocabulary mastery, and establish the class to be more active. The researcher used pretest before applying the game and the posttest after that to measure their ability. The result of pretest showed that the average score was 68,00. Then the result of posttest 1 (cycle 1) was 77,69 and the result of post-test 2 (cycle 2) was 83,58. The researcher found out improvement in vocabulary on the other hand students passed score in school after being given the climbing up a ladder game. It can be concluded that students’ vocabulary mastery could be improved by climbing up a ladder game
Students’ Grammatical Cohesion in Essay Writing
Cohesion plays an essential part in writing. This study aims to find out what grammatical cohesion device students used in writing. This study is a qualitative study. It was conducted during the semester. Fifteen university students studying essay writing participated as participants of this study. The students’ writing drafts were collected and analyzed. Content analysis was applied. The results showed that the students use two grammatical cohesion devices in their essay writing; references and conjunction. References consist of personal references, demonstrative references, and comparative references while conjunction consists of additive conjunction, adversative conjunction, causal conjunction, and temporal conjunction. On the other hand, there were two grammatical devices that were not found in students writing draft substitution and Ellipsis devices. Thus, those two devices are mostly found in oral communication. It means that the analyzed passages do not expose all of the cohesion devices sufficiently and provide too many highlights on one type which is the reference. This fact showed that the sentences within the text should not be connected by the existence of all cohesion devices. Some of the adequate devices were as much as necessary to create a series of sentences called a text. Some presence of them is already enough to create cohesion
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) TUMBUHAN TINGKAT TINGGI (SPERMATOPHYTA) BERBASIS TUMBUHAN LOKAL UNTUK MATA PELAJARAN IPA BIOLOGI TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DI SMP NEGERI 3 KOTA TERNATE
belajar adalah suatu proses ilmiah yang dimulai dengan menyesuaikan dan mengorganisasikan linkungan sekitar siswa agar lingkungan tersebut dapat tumbuh dan mendorong siswa untuk melakukan kegiatan belajar. Pengembangan lembar kerja peserta didik (LKPD) adalah bahan ajar yang berisi materi, rangkuman , dan petunjuk tentang tugas-tugas pembelajaran yang dilakukan oleh peserta didik, yang mengacu pada kompetensi dasar yang dapat dicapai. Metodologi penelitian yang diterapkan adalah Research and Development (R dan D) adalah metode penelitian yang digunakan untuk menghasilkan produk tertentu, dan menguji keefektifan produk tersebut. Prosedur penelitian pengembangan pada dasarnya terdiri dari dua tujuan yaitu: 1) Mengembangkan produk, dan 2) Menguji keefektifan produk dalam mencapai tujuan. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 3 Kota Ternate. Hasil belajar peserta didik diperoleh dengan menggunakan metode tes yang meliputi soal pretest dan posttest dengan materi LKPD pada kelas VIIIa sebagai kelas control dan kelas VIIIb sebagai kelas media. Hasil tes uji prasyarat yakni uji normalitas pretest dan posttest menunjukan data berdistrubusi normal dengan nilai signifikan lebih dari 0,05 (sig≥0,005). Dengan kelayakan video pembelajaran ini telah dinilai oleh 3 ahli uji coba kelompok di peroleh nilai 31,305 (sangat baik). terhadap pengaruh video pembelajaran terhadap hasil belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Kota Ternate dimana hasil uji anova nilai signifikansi 102≤ 0,05. maka hal ini menunjukan kemampuan akhir peserta didik kelas VIII SMP Negeri 3 Kota Ternate berpengaruh terhadap hasil belajar dengan menggunakan media pembelajaran
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL HURUF VOKAL PADA ANAK USIA DINI 5-6 TAHUN DI PAUD PERTIWI KOTA TERNATE
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengenal huruf vokal pada anak usia 5-6 tahun melalui media kolase di Paud Pertiwi Kota Ternate. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian tindakan kelas berdasarkan siklus Kemmis dan Mc Taggart dengan subjek penelitian pada anak Kelompok A berjumlah 6 anak. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan dokumentasi. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, setiap siklus teriri dari 3x perteman dan masing-masing siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik analisis data dalam penelitian adalah Analisis proses tindakan (kualitatif) dilakukan dengan kolaborasi pada refleksi yang didasarkan dari data yang terkumpul. Analisis hasil tindakan (kuantitatif) dilakukan untuk menganalisis data yang berupa skor, yang merupakan hasil kemampuan hasil pembelajaran kemampuan mengenal huruf vocal anak usia 5-6 tahun melalui media kolase, dianalisis dengan perhitungan persentase. Pada I dari 6 anak, hanya terdapat 33,33% anak yang mencapai indikator ketuntasan atau berkembang sangat baik, kemudian setelah dilakukan penelitian tindakan pada siklus II dari 6 anak, sudah 83,33% yang mencapai indikator ketuntasan dengan peningkatan 50%. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dalam penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa kemampuan mengenal huruf vokal anak usia 5-6 tahun di PAUD Pertiwi dapat ditingkatkan dengan menggunakan media kolas
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA TEMA PANCA INDERA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBER HEADS TOGETHER (NHT) PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI 140 KABUPATEN HALMAHERA SELATAN
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Number Heads Together (NHT) sebagai upaya meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajara IPA tema Panca Indera siswa Kelas IV SD Negeri 140 Kabupeten Halmahera Selatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas atau classroom action research, yang dilakukan dalam 2 (dua) siklus, meliput; perencanaan, tahap tindakan, observasi, dan refleksi. Subyek Penelitian adalah siswa kelas IV SD Negeri SD Negeri 140 Kabupeten Halmahera Selatan, dengan Jumlah siswa 22, terdiri dari 10 siswa laki-laki dan 12 siswa Perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah; tes, observasi, dan dokumentasi. Data yang diperoleh akan dianalisis dengan analisis kualitatif, meliputi; reduksi data, (2) sajian data, (3) penarikan simpulan dan (4) verifikasi penelitian. Kesimpulan adalah; bahwa dalam pembelajaran IPA pada siswa kelas IV SD Negeri 140 Kabupeten Halmahera Selatan dapat meningkat hasil belajarnya siswa dengan menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Number Heads Together (NHT). Dalam pembelajaran siswa menjadi lebih paham, karena pembelajaran menjadi lebih menyenangkan dan berkesan karena siswa dilibatkan secara aktif dalam pembelajaran. Hal ini dapat dilihat pada tindakan siklus I, menunjukkan dari jumlah siswa sebanyak 22 siswa terdapat 20 siswa atau (72%) mendapatkan nilai di bawah 6, dan 2 siswa (28%) yang mendapat di atas nilai 6. Dan pada siklus II mengalami peningkatan di mana hasil evaluasi terdapat 1 siswa mendapatkan nilai 7, dan 21 siswa mendapatkan nilai di atas 7,6. Secara keseluruhan rata-rata kelas menjadi 7,50 atau 80% siswa mencapai nilai bai
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA TEMA 2 TENTANG ENERGI LISTRIK MENGGUNAKAN MEDIA KONGKRET PADA SISWA KELAS IV DI SD NEGERI 65 KOTA TERNATE
Permasalahan dalam penelitian ini adalah “Apakah Ada Penggunaan Media Kongkret untuk meningkatkan Hasil Belajar IPA Konsep Tentang Energi Listrik Pada Siswa Kelas IV Negeri 65 Kota Ternate?”. untuk mengetahui Apakah Ada Penggunaan Media Kongkret untuk meningkatkan Hasil Belajar IPA Konsep Tentang Energi Listrik Pada Siswa Kelas IV SD Negeri 65 Kota Ternate. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas. Jumlah siswa yang memperoleh Hasil Belajar siswa hasil belajar keseluruhan siswa dari pra-siklus ke siklus I sebesar 25 %, prosentase kenaikan dari siklus I ke siklus II sebesar 37,5 % dan nilai rata-rata telah melebih standar KKM. Maka pada akhir siklus II ini penelitian dikatakan berhasil karena terjadi peningkatan nilai rata-rata yaitu 82,25. Yang artinya telah melibihi batas minimum yang telah ditentukan peneliti dan kolaborator yaitu 65. Maka dapat disimpulan bahwa terbukti hasil belajar IPA siswa kelas IV SD Negeri 65 Kota Ternate. dapat ditingkatkan melalui Media Kongkre
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS MATERI SUMBER DAYA ALAM MELALUI METODE MIND MAPPING SISWA KELAS IV SD NEGERI HAGER KOTA TIDORE KEPULAUAN
Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah menganalisis dan mendeskripsikan proses belajar untuk meningkatkan hasil belajar IPS materi sumber daya alam melalui metode mind mapping siswa kelas IV SD Negeri Hager Kota Tidore Kepulauan dengan menggunakan metode penelitian berupa penelitian tindakan kelas (PTK). Tehnik pengumpulan data mengunakan Observasi dan Tes. Hasil penelitian membuktikan bahwa 1) Pelaksanaan pembelajaran IPS materi sumber daya alam dilakukan dengan efektif, lancar dan tuntas yang terlihat dari keseriusan siswa dalam mengikuti pembelajaran. Mula-mula siswa belum terbiasa dengan metode pembelajaran semacam ini karena siswa baru pertama kalinya mengalami kegiatan pembelajaran dimasud. Ketika perbaikan pembelajaran dilakukan siklus demi siklus, siswa terbiasa dengan kegiatan pembelajaran sehingga merasa berkonsentrasi dalam kegiatan pembelajaran. Anggapan siswa pembelajaran semacam ini menyenangkan sehingga siswa tidak membutuhkan waktu yang lama untuk menyesuaikan dengan susana pembelajaran tersebut. 2) Metode mind mapping dapat meningkatkan hasil belajar IPS materi sumber daya alam, hal ini terlihat pada hasil belajar mengalami peningkatan sebesar 20,34% yaitu dari prasiklus sebesar 63,83 menjadi 84,17. Tindakan siklus I sebesar 84,17 menjadi 86,17 pada siklus II dengan total peningkatan sebesar 2%. Keberhasilan tersebut dapat dikatakan dari perbandingan pada prasiklus ke siklus I (tingkat kualifikasi baik) dan dari siklus I ke siklus II (tingkat kualifikasi sangat baik