STKIP Kie Raha Ternate Online Journal System
Not a member yet
    373 research outputs found

    Students’ Habits On Watching Movies With English Subtitles

    No full text
    The habit of watching movies using English subtitles among students has an impact on students' English skills. This study aims to report the students’ views towards the opportunities of watching English-subtitled movies and the challenges they experienced. Using a qualitative method, the data of this study were garnered through semi-structured interviews with five college students at an Indonesian university. The findings reveal that a number of opportunities were gained by the college students through watching English-subtitled movies including having entertainment in students’ free time, promoting exciting English learning media, and enriching English vocabulary. Meanwhile, the students found challenges in watching English-subtitled movies including unfamiliar vocabulary, new English idioms, and various slang languages. Thus, this study promotes the need for efforts among students to overcome these challenges by gaining insight through a lot of sources like books, the internet, articles, and so on

    The Analysis of Code Switching Found in The Twitter Account @natanattda

    No full text
    The phenomenon of code-switching occurs in everyday life as speech or text on social media. One example is found in Twitter, a social media platform that has received a lot of attention in recent years. This study aimed to determine (1) what types of code-switching are used and (2) why code-switching is used on Twitter accounts @natanattda. The research was carried out using qualitative methods. Reading and searching for tweets from the @natanattda account is a method of collecting data in this study. The theory applied when conducting this study was proposed by Poplack in Romaine (1995) about analyze the different types of code-switching. Another theory was proposed by Hoffman (1991) about the reasons for using code-switching. In this study, two points were discovered through data analysis. The first point was about the various types of code-switching, including Tag switching, Inter-sentential switching, and Intra-sentential switching. The second point was about the reasons for using code-switching. The most dominant type of code-switching found in the data is Inter-sentential switching. From the seven reasons for using the code-switching theory proposed by Hoffman (1991), only two reasons found from this account's tweets include talking about a particular topic and being emphatic about something (expressing solidarity). The most dominant reason for using code-switching found in the data is talking about a particular topic.   &nbsp

    Korelasi Kekuatan Otot Tungkai Dengan Kemapuan Pasing Jauh Dalam Permainan Sepakbola Pada Mahasiswa Putra Program Studi Pendidikan Oalahraga STKIP Kie Raha Kota Ternate

    No full text
    Melalui peneletian dengan judul hubungan kekutan otot tungkai dengan kemapuan pasing jauh dalam permainan sepakbola pada mahasiswa pura program studi pendidikan oalahraga ankatan 2018 STKIP Kie Raha Kota Ternate. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan mengunakan teknik analisis korelasional. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa putara program studi pendidikan olahraga angkatan 2018 STKIP kie Raha Kota Ternate, yang berjumlah 25 orang. Analisis data mengunakan rumus korelasi product moment dan person pada taraf signifikan α = 0,05. Hasil temuaan dalam penelitian ini menunjukan bahwa terdapat korelasi yang signifikan kekuatan otot tungkai dengan kemampuan pasing jauh pada mahasiswa putra olahraga STKIP Kie Raha Kota Ternate. Hasil perhitungsn dari analisis data dari kedua variabel menunjukan bahwa, r hitung =0,18 dan r tabel = 0,404 pada taraf signifikan α = 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan power otot tungkai dengan kemampuan long pass dalam permainan sepakbola pada mahasiswa putra program studi olahraga STKIP Kie Raha Kota Ternate

    MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS TEMA 7 MATERI FAKTOR PENYEBAB KERAGAMAN MASYARAKAT INDONESIA DENGAN MODEN SNOBALL THROWING PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI 14 KOTA TERNATE

    No full text
    Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana Meningkatkan Hasil Belajar IPS Tema 7 Materi Faktor Penyebab Keragaman Masyarakat Indonesia Dengan Model Snoball Throwing Pada Siswa Kelas IV SD Negeri 14 Kota Ternate. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Yang merupakan suatu pencermatan terhadap kegiatan belajar berupa sebuah tindakan, yang sengaja dimunculkan dan terjadi dalam sebuah kelas secara bersama.Penelitian tindakan kelas (PTK) yang dalam istilah Inggris adalah Classroom Action Research (CAR). Hasil penelitian dengan menggunakan model pembelajaran snoball throwing pada materi faktor penyebab keragaman masyarakat di indonesia pada siklus I belum mengalami peningkatan dengan nilai presentase 78,27%. Dan pada siklus II Hasil belajar peserta didik mengalami peningkatan dengan nilai presentase 87,75%. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penelitian dengan menggunakan model pembelajaran snoball throwing  dalam proses pembelajaran pada materi faktor penyebab keragaman masyarakat di indonesia dapat meningkatkan hasil belajar IPS pada siswa kelas IV SD Negeri 14 Kota Ternate pada tahun ajaran 2022/2023

    MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS DENGAN MENGGUNAKAN METODE TIME QUIS SUBTEMA 2 JENIS USAHA DALAM KEGIATAN EKONOMI PADA SISWA KELAS V SD NUKILA KOTA TERNATE

    No full text
    Tujuan penelitian ini adalah untuk untuk meningkatkan hasil belajar IPS pokok bahasan Jenis Usaha Dalam Kegiatan Ekonomi pada siswa kelas V SD Nukila Kota Ternate Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Tehnik pengumpulan data mengunakan Dokumentasi,Observasi,Wawancara, Catatan Lapangan. Hasil penelitian di dapatkan bahwa rata – rata keaktifan siswa pada siklus I dari 8 aspek yang di amati dalam pembelajaran IPS dengan metode Time Quis adalah 3 aspek yang di lakukan sangat aktif,5 aspek tidak di laksanakan dengan baik, dan hasil evaluasi pada siklus I Ketuntasan KKM hanya 10 siswa ( 35.71%) sedangkan pembelajaran pada siklus II menjadi Hal ini menunjukan bahwa guru telah berusaha dengan baik sehingga siswa sudah aktif dalam belajarnya. Aktifitas yang di lakukan guru pada siklus I dan II juga sangat baik ini di buktikan dengan data observer yaitu keterlaksanaan aspek pembelajaran yaitu 96.42%

    PEMGGUNAAN METODE KARYAWISATA UNTUK MENINGAKATKAN HASIL BELAJAR METERI INDAHNYA NEGERIKU PADA MATA PELAJARAN IPS SISWA KELAS IV SD NEGERI 1 BUYA KABUPATEN KEPULAUAN SULA

    No full text
    Permasalahan dalam penelitian ini adalah “Bagaimanakah Pemggunaan Metode Karyawisata untuk meningakatkan Hasil Belajar  Meteri Indahnya Negeriku pada Mata Pelajaran IPS Siswa Kelas IV SD Negeri 1 Buya Kabupaten Kepulauan Sula akan meningkat?”.  Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada tema indahnya negeriku melalui Metode Karyawisata pada mata pelajaran IPS di kelas IV SD Negeri 1 Buya Kabupaten Kepulauan Sula. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Hasil penelitian yang dilaksanakan di kelas IV SD Negeri 1 Buya Kabupaten Kepulauan Sula dengan jumlah siswa 24 orang yang terdiri dari 13 orang laki-laki dan 11 orang siswa perempuan yang pada observasi awal siswa dari 24 orang siswa 6 orang siswa mempeoleh nilai 70 ke atas dengan capaian persentase 25 %, sedangkan 18 orang siswa memperoleh nilai 70 ke bawah dengan capai persentase 75 %. Daya serap yang diperoleh dari rata-rata hasil perolehan nilai yaitu 57 %. Pada siklus I hasil belajar siswa meningkat yakni dari 24 orang siswa terdapat 15 orang siswa yang memperoleh nilai kurang dari 70 atau sebanyak 62 %, 9 orang atau 37 % memperoleh nilai 70 ke atas dan daya serap yang dicapai dari keseluruhan yakni 62 %. Pada siklus II terjadi peningkatan yakni dari 24 orang siswa 21 orang atau 87 % memperoleh nilai 70 ke atas dari hasil tersebut dinyatakan bahwa kriteria tuntas atau indikator tercapai. Dengan demikian disimpulkan bahwa dengan menggunakan Metode Karyawisata pada mata pelajaran IPS dapat meningkatkan hasil belajar sisw

    Pengaruh Pengunaan Model Pembelajaran Berbasis Proyek (Project Based Learning) Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas X SMA Negeri 13 Halmahera Barat Pada Konsep Gerak Lurus

    No full text
    Penelitian ini adalah penelitian eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh penggunaan model pembelajaran berbasis proyek (project based learning) berpengaruh terhadap hasil belajar fisika Siswa kelas X SMA Negeri 13 Halmahera Barat pada konsep gerak lurus dan untuk mengetahui seberapa besar peningkatan hasil belajar Siswa kelas X IPA SMA  Negeri 13 Halmahera Barat dengan menggunakan model pembelajaran berbasis proyek (project based learning) pada konsep gerak lurus yang terdiri atas satu ruangan belajar/kelas yang berjumlah 26 Siswa sehingga dibagi menjadi dua kelompok untuk kelas eksperimen dan kelas kontrol. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuasi-eksperimen dengan menggunakan rancangan desain nonequivalent control group dan teknik pengambilan sampel yang digunakan purposive sample. Sampel yang digunakan sebanyak 13 Siswa pada kelas eksperimen dan 13 Siswa pada kelas kontrol. Instrument yang digunakan adalah intrumen tes berupa tes objektif pilihan ganda sebanyak 20 soal dengan skor 0-1. Hasil penelitian ini diuji dengan statistia melalu program aplikasi IBM SPSS versi 26 uji “t”. berdasarkan perhitungan diperoleh nilai thitung = 3,713 sedangkan nilai ttabel = 2,064. Sesuai dengan kriteria penerimaan diperoleh hasil bahwa thitung > ttabel pada taraf signifikan 0.05 terhadap data posttest. Sesuai dengan uji hipotesis, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh dan peningkatan model pembelajaran berbasis proyek terhadap hasil belajar fisika Siswa pada konsep gerak lurus

    Efektivitas Metode Demonstrasi dalam Pembelajaran terhadap Hasil Belajar Fisika Pada Siswa Kelas VII SMP Negeri 1 Halmahera Timur

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui sejauh mana kemampuan guru mengelola pembelajaran dengan metode demonstrasi. (2) mengamati aktivitas siswa dalam pembelajaran fisika melalui metode demonstrasi. (3) mengetahui seberapa besar hasil belajar fisika siswa yang diajar dengan metode demonstrasi(4) mengetahui seberapa besar hasil belajar fisika siswa yang diajar melalui gambar (5) Untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan hasil belajar fisika siswa yang diajar melalui metode demonstrasi dengan hasil belajar fisika siswa yang diajar melalui gambar. Jenis penelitian yang dipilih adalah penelitian experimen semu (quasi experiment) yang dimodifikasi dengan menggunakan  posttest-only control design. Penelitian ini menggunakan dua kelas sebagai sampel penelitian yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kelas eksperimen menggunakan metode demonstrasi sedangkan pada kelas kontrol pembelajaran dilakukan melalui gambar. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas VII SMP Negeri 1 Halmahera Timur sebanyak 62 orang, sedangkan sampel yang diambil dengan teknik pengacakan kelas sehingga dipilih dua kelas sebagai sampel yang masing-masing terdiri dari 20 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran dengan metode demonstrasi terlaksana dengan sangat baik dan tergolong dalam batasan efektif(2) aktivitas siswa dalam pembelajaran dengan metode demonstrasi efektif terlihat dari berjalan dengan baik dan sesuai dengan yang diharapkan, dan hampir semua aspek yang diamati memenuhi kriteria aktif (3) tingkat keefektifan pembelajaran yang diajar melalui metode demonstrasi lebih besar daripada tingkat keefektifan pembelajaran yang diajar melalui gambar (4) hasil belajar fisika siswa yang diajar dengan metode demonstrasi lebih tinggi daripada  hasil belajar fisika siswa yang diajar melalui gambar

    Analisis Kemampuan Problem Solving Pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri Satap Sulabesi Selatan

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kemampuan problem solving siswa kelas VIII SMP Negeri Satap Sulabesi Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang menggunakan metode survei dengan teknik pengambilan data tes. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas VIII SMP Negeri Satap Sulabesi Selatan yang berjumlah 23 siswa. Sampel pada penelitian ini sama dengan popualasi yaitu semua siswa kelas VIII. Instrumen yang digunakan adalah soal tes materi bangun ruang sisi datar. Analisis data dilakukan dengan cara mengonversi data kuantitatif menjadi data kualitatif skala lima. Berdasarkan analisis data maka maka dapat diketahui bahwa kemampuan problem solving siswa kelas VIII SMP Negeri Satap Sulabesi Selatan pada materi bangun ruang sisi datar dalam kategori rendah. Kemampuan problem solving siswa kelas VIII pada kompetensi dasar Mengidentifikasi sifat-sifat kubus, balok, prisma dan limas serta bagian-bagiannya dalam kategori cukup. Pada kompetensi dasar membuat jaring-jaring kubus, balok, prisma dan limas kemampuan problem solving siswa dalam kategori rendah. Pada kompetensi dasar menghitung luas permukaan dan volume kubus, balok, prisma dan limas kemampuan problem solving siswa dalam kategori rendah

    Analisis Komponen Kondisi Fisik Pada Siswa SSB Putra Seki Usia 12-15 Tahun Kabupaten Halmahera Selatan

    No full text
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengatahui Komponen Kondisi Fisik Pada Siswa SSB Putra Seki Usia 12-15 Tahun Kabupaten Halmahera Selatan yang meliputi Kecepatan, Kekutaan otot lengan, Daya tahan , Daya ledak otot tungkai, Kelincahan. penelitian ini termasuk penelitian deskriptif untuk mengatahui Komponen Kondisi Fisik Pada Siswa SSB Putra Seki Usia 12-15 Tahun Kabupaten Halmahera Selatan. instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah: tes lari sprint 60 meter untuk mengukur kecepatan, tes push up untuk mengukur kekuatan otot lengan, tes bleep test untuk mengukur daya tahan, tes vertikal jump untuk mengukur daya ledak otot tungkai, dan tes Shuthle Run untuk mengukur kelincahan. Data dianalisis dengan menggunakan rumus persentase.Berdasarkan hasil analisis penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan maka disimpulkan bahwa rata-rata komponen kondisi fisik Pada Siswa SSB Putra Seki Usia 12-15 Tahun Kabupaten Halmahera Selatan adalah Hasil penelitian ini menunjukkan kecepatan 4 anak masuk dalam kategori baik dengan persentase sebesar 13.33%, sedangkan kekuatan otot lengan 16 anak masuk dalam kategori baik dengan persentase sebesar 53.33%, kekuatan otot lengan 3 anak masuk dalam kategori kurang dengan persentase 10.00%, daya tahan (vo2max) 7 anak masuk dalam kategori baik dengan persentase sebesar 23.33%, daya ledak otot tungkai untuk kategori baik sekali yaitu 2 siswa, atau dengan persentase sebesar 6.67%, dan kelincahan 9 anak masuk dalam kategori kurang dengan persentase 30.00%

    0

    full texts

    373

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    STKIP Kie Raha Ternate Online Journal System
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇