STKIP Kie Raha Ternate Online Journal System
Not a member yet
    373 research outputs found

    Pengaruh Metode Pembelajaran Diskusi Kelompok Kecil terhadap Keaktifan Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Matematika

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan siswa dengan menggunakan diskusi kelompok kecil. Diskusi kelompok kecil dapat menumbuhkan proses berpikir siswa sehingga siswa tidak hanya bergantung dengan apa yang dijelaskan guru, maka dari itu siswa akan lebih aktif dalam kegiatan belajar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Data yang digunakan dalam menganalisis yaitu uji t sample independen. Analisis data yang digunakan dalam menguji hipotesis penelitian menggunakan systematic uji independent sample test. Penelitian ini menghasilkan data bahwa penelitian yang telah dilaksanakan menunjukkan adanya peningkatan terhadap hasil belajar siswa dan partisipasi belajar siswa itu sendiri. Berdasarkan hasil penelitian ini dengan metode diskusi kelompok kecil untuk meningkatkan keaktifan siswa melalui metode diskusi pada pembelajaran matematika kelas V SDN Honggosoco

    English Borrowing Words in Jagatplay News Articles

    No full text
    Language borrows words from another language when cultural contact occurs. It can’t be denied that borrowing words can be found commonly anywhere, not to mention on the internet. This paper is entitled “English Borrowing Words in JagatPlay News Articles”, aimed to analyze the borrowed words used in the website with the focus of the meaning change. The data of this study is taken randomly from JagatPlay news articles, which is considered to be relevant to the study.  The data then analyzed using the theory proposed by Bloomfield (1935), Hockett (1958), and mainly Baugh (1993). After that, it is presented by classifying the word by determining whether they underwent a change in meaning or not and the sociolinguistics aspect of the change. From the analysis, some borrowed words used in the article by its writer undergo a change in meaning, but also there are some words that stick with the original meaning, and may even stick with the spelling. Words like implisit, eksistensi, fenomenal, sporadis era, spiritual, veteran don’t undergo meaning change. Meanwhile, words like ikon, visual, legendaris, konsol, objektif, and drama are considered to be words that have undergone some change in the meaning, typically degeneration. All the same, it can’t be denied that the usage of borrowing words in media, in this case in a news website, is relatively used often

    Pengunaan Model-Model Pembelajaran Dalam Pembelajaran Biologi

    No full text
    Model-model pembelajaran merupakan suatu komponen penting dalam pembelajaran, yang di dalamnya berisi tentang prosedur atau langkah-langkah tentang pembelajaran yang akan dilaksanakan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui penggunaan model-model pembelajaran dalam pembelajaran biologi.  Metode yang digunakan adalah Metode kualitatif dengan teknik survei. Teknik pengumpulan data penelitian ini di lakukan dengan cara melakukan analisis pada berbagai literature dan artikel, buku dan jurnal-jurnal terkait tentang model-model pembelajaran dalam pembelajaran biologi dan data di olah secara deskriptif. berdasarkan hasil kajian literatur dapat disimpulkan bahwapemilihan dan penggunaan model-model pembelajaran yang tepat dan sesuai dengan kondisi dan karakteristik siswa akan menjamin keefektifan pembelajaran tersebut. Model pembelajaran memberikan kemudahan bagi guru dalam menyampaikan materi serta menciptakan suasana belajar yang asik tidak membosankan dan pasif

    Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Stem (Science, Technology, Engineering And Mathematic) Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemahaman Konsep Peserta Didik Pada Pokok Bahasan Pengukuran Dikelas X SMA N 10 Tidore Kepulauan

    No full text
    This research is a classroom action research that aims to find out whether the STEM-based learning model can improve the conceptual understanding of class X students of SMP Negeri 10 Tidore Kepulauan. The research method used was qualitative and the subjects of this research were class X students of SMP Negeri 10 Tidore Kepulauan in the odd semester of 2023 with a total of 28 students. Sources of data from teachers and students. Research data collection techniques were carried out using observation sheets carried out by learning models and test questions. The data obtained were analyzed by descriptive qualitative. The results showed that the average score of students in cycle I was 60. Meanwhile, in cycle II, the average score of students was 82. This shows an increase in students' understanding of concepts. From the results of this study it can be concluded that applying the STEM-based learning model to class X students of SMA Negeri 10 Tidore Kepulauan can increase

    MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS MATERI PERKEMBANGAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA GAMBAR PADA SISWA KELAS III MIS-ALHIJRAH 75 AKEDIRI HALMAHERA BARAT

    No full text
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah dengan menggunakan media gambar terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS materi perkembangan teknologi informasi dan komunikasi kelas III Mis-Alhijrah 75 Akediri Halmahera Barat dengan menggunakan metode penelitian berupa penelitian tindakan kelas (PTK). Tehnik pengumpulan data mengunakan Observasi, Tes, Dokumentasi. Media gambar yang digunakan dalam penelitian ini berupa media gmbar teknologi komunikasi dan teknologi transportasi. Pembelajaran ini dapat meningkatkan hasil belajar IPS siswa kelas III Mis Al-Hijrah 75 Akediri Halmahera Barat pelajaran 2023. Peningkatan hasil belajar ini dapat terjadi dikarenakan dengan menggunakan media gambar siswa belajar dengan diskusi dengan kelompok membuktikan sendiri materi yang dipelajarinya dan dengan menggunakan media gambar sehingga siswa tertarik pada saat mengikuti proses pembelajaran. Kesimpulan didukung dengan adanya peningkatan ketuntasan hasil belajar siswa. Ketuntasan belajar siswa dilakukan dengan tindakan menggunakan media gambar dalam pembelajaran pada siklus I ketuntasan belajar siswa meningkat menjadi 33,3% atau 5 siswa degan nilai rata-rata 70%, nilai total 40. Pada siklus II ketuntasan belajar siswa mencapai 100% atau dari 15 siswa tuntas dengan nilai rata-rata meningkat menjadi 100%, nilai total 4

    Meningkatkan Hasil Belaja Siswa Kelas VIII SMP Islam Kastela Kota Ternate Melalui Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe CTL (Contextual Teaching And Learning)

    No full text
    Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui peningkatan pembelajaran kooperatif tipe CTL (Contextual Teaching And Learning) yang dilakukan oleh guru terhadap peserta didik. pada materi Usaha dan Enegri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus. Siklus I dilaksanakan dalam dua kali tindakan dan siklus II juga dilakukan dalam dua kali tindakan. Tahapan pelaksanaan penelitian tindakan kelas (PTK) meliputi perencanaan, pelaksanaan, Pengamatan, dan refleksi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penerapan pembelajaran CTL (Contextual Teaching And Learning) pada siklus I terdapat nilai rata –rata 56,60% dari 25 peserta didik di siklus ini peserta didik belum memenuhi kriteria ketuntasan sedangkan pada siklus II nilai rata-rata (77,20%) mengalami ketuntasan sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe CTL dapat meningkatkan hasil belajar Peserta didik Kelas VIII SMP Islam Kasetela Kota Ternat

    Meningkatkan Hasil Belajar Matemateka Siswa SMP Negeri 19 Tidore Kepulauan Kelas VII Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Teams Achievement Devisions (STAD) Pada Materi Bentuk Aljabar

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan hasil belajar siswa SMP pada kelas VII melali model pembelajaran kooperatif Tipe Student Teams Achievement Devisions (STAD) Pada Materi Bentuk Aljabar. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas, Pelaksanaan penelitian dilakukan selama 8  kali pertemuan tatap muka dengan rincian : 1 kali pre-test, 6  kali pembelajaran, dan 1 kali post test. Prosedur penelitian observasi, tes awal, perlakuan, tes akhir. Subjek  dalam penelitin adalah siswa kelas VII SMP Negeri 19 Tidore kepulauan yang berjumlah 30 siswa. Tehnik pengumpulan data menggunakan observasi, tes soal dokumentasi. Dan untuk analisis data menggunakan analisis data kuantittatif dan kualitatif, hasil dari penelitian ini ditentukan dari Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM) yaitu 75, itu berarti 80% siswa mencapai KKM. Berdasarkan hasil analisis data yang didapat sebelum diberi perlakuan, nilai rata-rata siswa kelas VII SMP NEGERI 19 Tidore Kepulauan adalah  nilai pretest kelompok eksperimen  62,8 sedangkan pada kelompok kotrol dalah 61,86. Kemudian hasil analisis data pada nilai posttes kelompok eksperimen 84,33 dan kelompok control 78,26 dengan begitu ada perbedaan pada kedua kelompok tersebut. Dengan begitu terjadi peningkatan pada pada siswa kelas VII SMP Negeri 19 Tidore Kepulauan

    MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS MATERI MENELADANI SIKAP KEPAHLAWANAN DAN PATRIOTISME DI TOKOH- TOKOH LINGKUNGAN MENGUNAKAN MEDIA ANIMASI PADA SISWA KELAS VI MIN 2 KOTA TERNATE

    No full text
    Jenis penilitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) penelitian tindakan kelas. Penilitian dilaksanakan di kelas VI MIN 2 KOTA TERNATE penilitian ini dilaksanakan pada tahun 2023. Subjek penilitian adalah kelas VI MIN 2 KOTA TERNATE berjumlah 20 siswa yang menunjukan nilai rata – rata pada siklus  I, 1050 setelah dilakukan perbaikan pada siklus II nilai rata – rata kelas 75,50% atau mengalami kenaikan. Pada siklus I terdapat 10 siswa belum tuntas belajar setelah perbaikan siklus II jumlah siswa yg tuntas bertambah 95% mengalami kenaikan hasil belajar atau terdapat 19 orng yg tuntas jumlah total kelas VI MIN 2 KOTA TERNATE. Pada siklus I siswa yang belum tuntas belajar 50% setelah perbaikan pada siklus II mengalami penurunan jumlah siswa yg belum tuntas sisa 5% atau 1 orng. Berdasarkan analisis data, di ketahui bahwa belajar IPS dengan menggunakan media Animasi dalam materi meneladani sikap kepahlawaanan dan patriotisme di tokoh – tokoh lingkungan. Hal ini dalam tampak dari hasil belajar siswa yang terlihat dalam ketutuntasan belajarnya, jumlah siswa yang tuntas sudah mencapai 19 orang siswa yang tunta

    DAMPAK KEBERADAAN INDOMARET DAN ALFAMIDI TERHADAP PENDAPATAN USAHA WARUNG (KIOS) DI KELURAHAN SASA DAN JAMBULA

    No full text
    This research aims to determine the impact of the existence of Indomaret and Alfamidi on the income of stall businesses in Sasa and Jambula sub-districts. This research uses a qualitative descriptive approach. The sample used in this research was 20 respondents divided into 10 consumers and 10 stall entrepreneurs located in 2 sub-districts. The sample was taken using a purposive sampling technique, data collection in this research: taken through observation, interviews (interview), Documentation (document). The research results show that the existence of Indomaret and Alfamidi has a negative impact on the income of stall entrepreneurs, where there is a decrease in income of 30% to 60%. There was only 1 respondent who was not affected. The research results also explain that the decline in income was caused by several factors, namely location, service, facilities which encourage consumers to refine their choice of shopping at Indomaret and Alfamidi.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak Dampak Keberadaan Indomaret Dan Alfamidi Terhadap Pendapatan Usaha Warung (Kios) Di Kelurahan Sasa Dan Jambula. Penelitian ini menggunakan pendekatan diskriptif kualitatif. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanya 20 responden yang terbagi atas 10 orang konsumen dan 10 orang pengusaha warung (kios) yang terletak pada 2 kelurahan, Sampel diambil menggunakan teknik  purposive sampling, pengumpulan data dalam penelitian ini :diambil melalui Pengamatan (observation), Wawancara (interview), Dokumentasi (document). Hasil penelitian menunjukan bahwa keberadaan Indomaret Dan Alfamidi berdampak negatif terhadap pendapatan pengusaha warung (kios) dimana terjadi penurunan pendapatan sebesar 30 % sampai dengan 60 %. Hanya terdapat 1 orang responden yang tidak terdampak. Hasil penilitian juga menjeleskan terjadinya penurunan pendapatan ini disebabkan beberapa  faktor yaitu Lokasi, Pelayanan, Fasilitas yang mendorong konsumen untuk mengahlikan pilihannya untuk berbelanja di Indomaret Dan Alfamidi

    Analisis Kesalahan Dalam Menyelesaikan Soal Eksponen Terhadap Siswa Kelas IX SMP Negeri 3 Kota Ternate

    No full text
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis-jenis kesalahan dan faktor-faktor kesalahan dalam menyelesaikan soal eksponen yang dilakukan siswa. Metode yang  digunakan dalam penelitian ini ialah pendekatan kualitatif. Dengan penedekatan kualitatif, peneliti bertindak sebagai instrumen utama sehingga dapat berinteraksi langsung dengan siswa yang menjadi responden dalam penelitian ini agar dapat mengetahui lebih dalam mengenai hal-hal yang berhubungan dengan kesalahan siswa. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 3 Kota Ternate, dengan yang akan dijadikan responden ialah siswa kelas IX A yang berjumlah 29 siswa, akan tetapi sewaktu penelitian ini dilaksanakan hanya terdapat 25 siswa yang hadir. Berdasarkan analisis terhadap hasil tes dan wawancara pada siswa mengenai kesalahan-kesalahan yang dilakukan dalam menyelesaikan soal-soal eksponen, dapat diuraikan sebagai berikut: (1.) Berdasarkan hasil tes  dan wawancara yang dilakukan peneliti dengan siswa 1 (S1) diketahui bahwa siswa tersebut melakukan kesalahan notasi pada soal nomor 2 dan melakukan kesalahan operasi pada soal nomor 3a. Dan diketahui juga bahwa S1 lupa dengan materi yang dipelajari sebelumnya sehingga S1 kurang memahami soal tes yang diberikan dikarenakan S1 tidak lagi belajar ketika sudah sekembalinya dirumah. (2.) Kesalahan yang dilakukan siswa 2 (S2) pada soal nomor 2, 3a dan 4 merupakan kesalahan konsep dan kesalahan notasi pada soal nomor 3b. Diketahui juga bahwa S2 mampu menyelesaikan soal nomor 3a, hanya saja siswa kurang memperhatikan soal dengan baik sehingga siswa tersebut salah dalam menuliskan  menjadi . (3.) Kesalahan yang dilakukan siswa 6 (S6) merupakan kesalahan konsep dan ceroboh. Yang mana kesalahan konsep yang dilakukan S6 pada soal nomor 3a dan 4, sedangkan kesalahan ceroboh pada soal nomor 2 dan 3b. (4.) Kesalahan yang dilakukan siswa 21 (S21) merupakan kesalahan operasi pada soal tes nomor 2. Diketahui juga bahwa siswa tersebut murid pindahan dari sekolah lain dan disekolah sebelumnya S21 mengaku belum perna mendapatkan materi eksponen. (5.) Kesalahan yang dilakukan siswa 24 (S24) merupakan kesalahan kecerobohan yang terdapat pada soal nomor 2 dan 3b. Diketahui juga alasan kesalahan S24 pada soal nomor 2 dan 3b ialah karena terburu-buru mengingat waktu yang tinggal sedikit

    0

    full texts

    373

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    STKIP Kie Raha Ternate Online Journal System
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇