STKIP Kie Raha Ternate Online Journal System
Not a member yet
    373 research outputs found

    Strategi Pembelajaran Dengan Model Pendekatan Pada Peserta Didik Sekolah Menengah Pertama Agar Tercapainya Tujuan Pendidikan

    No full text
    Pembelajaran terhadap peserta didik Sekolah Menengah Pertama harus memiliki strategi yang tepat, dalam suatu prosese pembelajaran kita perlu adanya pendekatan terhadap peserta didik agar kita dapat mengetahui setiap karakter anak, agar kita mudah untuk menentukan suatu model pembelajaran apa yang cocok untuk peserta didik yang akan di didik. Metode ini untuk mempermudah tenaga pendidik juga untuk tidak seenak memberikan model pembelajaran tanpa adanya pendekatan dan akan berakibat pada peserta didik Sekolah Menengah Pertama jika kita salah memberi strategi. Dalam dunia pendidikan, beberapa istilah seperti strategi, pendekatan, model dan metode sering digunakan untuk menggambarkan situasi belajar-mengajar. Dan istilah-istilah tersebut sering tidak konsisten dan acap kali terjadi overlapping dalam penggunaanya. Untuk membedakan dan memperjelas perbedaan masing-masing istilah tersebut, perlu dikaji dan dibahas secara konsektual dan komprehensif. Hal ini perlu dilakukan, guna tidak terjadi lagi kerancuan dan salah pemahaman makna dari beberapa istilah tersebut. Tulisan ini secara khusus akan mencoba menguraikan keempat istilah tersebut, karena keempat istilah tersebut paling banyak digunakan dan diacu oleh para praktisi di bidang pendidikan klarifikasi terhadap istilah-istilah akan membantu untuk menguraikan kerancauan pemahaman makna dalam dunia pendidikan dan dunia literasi

    Profesi Kependidikan Guru Biologi di SMA Negeri 3 Kota Ternate

    No full text
    Mutu pendidikan di Indonesia belum seperti yang diharapkan.  dalam Musfah (2011), selain masih kurangnya sarana dan fasilitas belajar, faktor guru juga sebagai penyebabnya. Pertama, guru belum bekerja dengan sungguh-sungguh,keduakemampuan profesional guru masih kurang terutama karena rendahnya kualifikasi pendidikan guru dan kompetensi guru, serta rendahnya komitmen dan motivasi guru dalam  meraih pendidikan yang lebih tinggi dan profesional.Guru dapat digolongkan sebagai sebuah profesi, sebab menjadi guru dituntut memiliki keahlian yang di mana akan di dapatkan melalui pendidikan dan latihan. Profesi guru juga memiliki jabatan yang memerlukan keahlian khusus sebagai guru dan tidak dapat dilakukan oleh seseorang yang belum pernah melakuakan pemahaman yang beasar.Guru biologi menghadapi banyak tantangan dalam proses pembelajaran, tantangan tersebut berasal dari perkembangan teknologi digital dibidang informasi dan komunikasi yang memberi dampak pada teknologi pembelajaran dan perubahan karakter peserta didik dalam belajar. Untuk membahas tantangan guru dalam proses pembelajaran biologi tersebut

    Penerapan Model Pembelajaran Project Based Learning Untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Siswa SMA Islam Ternate Pada Materi Usaha Dan Energi

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui ada tidaknya peningkatan keterampilan proses sains peserta didik kelas X SMA Islam Ternate dengan menggunakan model pembelajaran PjBL 2) mengetahui besar peningkatan keterampilan proses sains peserta didik kelas X SMA Islam Ternate 4) mengetahui langkah-langkah pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran PjBL sehingga dapat meningkatkan hasil belajar fisika dan keterampilan proses sains.  Jenis penelitian ini merupakan penelitian dengan menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 2 siklus masing-masing dalam 4 tahap, yaitu: tahap Perencanaan (Planning), Pelaksanaan Tindakan (Action), Pengamatan (Observation), dan Refleksi (Reflection).  Hasil penelitian adalah 1) penerapan model pembelajaran PjBL pada materi pokok usaha dan energi dapat meningkatkan keterampilan proses sains siswa kelas X SMA Islam Ternate) siklus I nilai rata-rata keterampilan proses sains sebesar 81,49 dengan kategori baik dan siklus II nilai rata-rata keterampilan proses sains sebesar 88,7 dengan kategori sangat baik. Hal tersebut menunjukkan bahwa terdapat peningkatan keterampilan proses sains dari siklus I ke siklus II

    Pengaruh Kemampuan Awal Matematika, Lingkungan Belajar, Dan Kemandirian Belajar Terhadap Hasil Belajar Matematika

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan langsung maupun tidak langsung antara kemampuan awal matematika, lingkungan belajar dan kemandirian belajar terhadap hasil belajar matematika.Pada dasarnya penelitian ini adalah penelitian survey yang menggunakan teknik analisis jalur (path analysis) dengan sampel penelitian adalah siswa kelas X Jurusan IPA SMA Negeri 9Tidore Kepulauan Tahun Pelajaran 2018/2019  yang berjumlah 50 orang. Terdapat empat variabel yang dijadikan obyek penelitian, yakni dua variabel eksogenus yang meliputi kemampuan awal matematika dan lingkungan belajar serta variabel endogenus yang meliputi kemandirian belajar dan hasil belajar matematika. Kesimpulan yang diperoleh dari hasil analisis data penelitian adalah: (a) terdapat pengaruh  langsung positif kemampuan awal matematika terhadap hasil belajar matematika; (b) terdapat pengaruh langsung positif  lingkungan belajar terhadap hasil belajar matematika; (c) terdapat pengaruh langsung positif kemandirian belajar terhadap hasil belajar matematika; (d)  terdapat pengaruh langsung positif  kemampuan awal matematika   terhadap kemandirian belajar; (e) terdapat pengaruh langsung positif lingkungan belajar terhadap kemandirian belajar

    Pengaruh Model Kooperatif Tipe Numbered Heads Together (NHT) Terhadap Hasil Belajar Siswa di SMP Negeri 12 Kabupaten Halmahera Selatan

    No full text
    Model pembelajaran kooperatif Numbered Heads Together (NHT)  sangat memudahkan guru dalam melakukan pengukuran dalam hasil belajar dimana guru akan lebih cepat dapat mengetahui perkembangan pemahaman peserta didik dari konsep yang dipelajari melalui kegiatan presentasi oleh siswa dengan jawaban-jawaban yang disampaikan oleh setiap siswa dan siswa yang pasif akan nampak dengan ruang gerak siswa dalam proses pembelajran masih terbatas dalam mengeksplorasi pengetahuannya. Pelaksanaan model embelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together (NHT) di SMP Negeri 12 Kabupaten Halmahera Selatan  memiliki sejumlah manfaat yang terbilang cukup besar dalam memberikan kesempatan kepada siswa untuk lebih mengembangkan kemampuannya dalam pembelajaran. Hal ini dikarenakan dalam kegiatan pembelajaran siswa dituntut untuk aktif dalam belajar melalui kegiatan kerjasama dalam kelompok membuktikan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together (NHT) memiliki keunggulan yang terdapat didalamnya yaitu optimalnya kegiatan pembelajaran sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai secara efektif melalui dukungan guru dan siswa dalam pembelajaran di kelas.Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, maka dapat disimpulkan terdapat pengaruh model pembejaran kooperatif tipe Numbered Heads Together (NHT)  terhadap hasil belajar siswa di SMP Negeri 12 Kabupaten Halmahera Selatan dimana berdasarkan hasil uji anava posstest  diperoleh nilai signifikansi yaitu 0,019 ≤ 0,0

    Upaya Meningkatkan Hasil Belajar IPA Pada Konsep Benda Padat Dan Cair Melalui Penerapan Pembelajaran Kooperatif Model Student Team Achievent Divison (Stad) Siswa Kelas III SD Negeri 45 Halmahera Selatan

    No full text
    Pendidikan dipercaya sebagai usaha yang sengaja dan terencana untuk membantu perkembangan potensi dan kemampuan anak agar bermanfaat bagi kepentingan hidupnya. Dengan pendidikan maka sebagai seorang individu yang tidak berdaya pada saat permulaan kehidupan mampu menjadi suatu pribadi yang berdiri sendiri (mandiri) dan sebagai warga Negara atau masyarakat. Dengan kata lain, pendidikan dipandang mempunyai peranan yang besar dalam mencapai kebehasilan dalam perkembangan anak.Jika hal ini dibiarkan maka siswa akan mengalami kesulitan dalam memahami  materi dan motivasi dalam diri siswa untuk belajar lambat laun akan menurun. Dari pendapat di atas menunjukkan bahwa media gambar memiliki peran yang sangat penting dalam proses belajar mengajar, salah satu media gambar yang sangat cocok dengan karakter siswa khususnya siswa kelas IV yaitu model STAD hal ini karena siswa pada tahap ini masih dalam tahap operasional kongrit dimana siswa belum bisa memberikan penalaran yang luas terhadap materi IPA.   Penelitian ini termasuk penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research), guna mengetahui Penerapan Pembelajaran Kooperatif Model Student Team Achievement Division (STAD) untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA pada Konsep Benda Padat dan Cair Siswa Kelas III SD Negeri 45 Halmahera Selatan Berdasarkan penelitian dapat disimpulkan bahwa Hasil belajar siswa sebelum diberi pembelajaran dengan menggunakan model STAD menunjukan 20 siswa kelas III, 12 siswa mendaptkan nilai dibawah 60, dan 8 siswa mendapatkan nilai diatas 60. Secara keseluruhan rata-rata kelas 60,50. Data hasil penelitian masih kurang memuaskan, pada siklus I hasil belajar siswa melalui penerapan pembelajaran dengan menggunakan model STAD menunjukan dari 20 siswa kelas II, 8 siswa mendapatkan nilai dibawah 60, dan 12 siswa mendapatkan nilai diatas 60. Secara keseluruhan rata-rata kelas menjadi 60,50, data hasil penelitian pada siklus ini belum memuaskan, pada siklus II hasil belajar siswa melalui penerapan pembelajaran dengan menggunakan model STAD menunjukan dari 20 siswa kelas II, 2 siswa medapatkan nilai dibawah 60, dan 18 siswa mendapatkan nilai diatas 60. Secara keseluruhan rata-rata kelas menjadi 85,5

    Penerapan Model Pembelajaran Children Learning In Science (Clis) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas XI SMA Kartini Luari Halmera Utara Pada Pokok Bahasan Tekanan Pada Zat Cair

    No full text
    Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk mengetahui hasil belajar peserta didik kelas XI IPA1 SMA KArtini Luari Halmera utara melalui model pembelajaran children learning in science (CLIS) . Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan pengamatan. Tes digunakan untuk mengetahui peningkatan kemampuan hasil belajar peserta didik melalui model pembelajaran children learning in science (CLIS). Sedangkan teknik analisis data dapat digunakan dengan menghitung persentase kemampuan atau ketuntasan hasil belajar peserta didik. Hasil penelitian diperoleh ketuntasan peserta didik pada siklus I mencapai 50% dan siklus II ketuntasan belajar mencapai 91,67%. Dari hasil penelitian siklus I  ada sebagian besar peserta didik yang hasilnya belum mencapai indikator yang ditetapkan, sedangkan hasil tes pada siklus II menunjukkan ada peningkatan hasil belajar peserta didik yang signifikan

    Survei Hasil Lompat Jauh Pada Siswa Putra Kelas VII-IX SMP Negeri 71 Halmahera Selatan Desa Loleo Kecamatan Obi Selatan Kabupaten Halmahera Selatan

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil lompat jauh pada siswa kelas VII-IX SMP Negeri 71 Halmahera Selatan, sehingga dapat diketahui kelebihan dan kelemahan setiap kemampuan siswa dalam melakukan lompat jauh. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode survei. seluruh siswa putra kelas VII – IX SMP Negeri 71 Halmahera Selatan. Adapun sampel dalam penelitian ini berjumlah 30 orang dengan menggunakan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan adalah pengukuran kemampuan lompat jauh. Teknik analisis data menggunakan sistem analisisurvei. Hasil penelitian tentang lompat jauh menunjukkan bahwa: 2 siswa (6,67%) mempunyai kategori sangat kurang, 8 siswa (26,67%) mempunyai kategori kurang, 11 siswa (36,67%) mempunyai kategori cukup, 6 siswa (20%) mempunyai kategori baik, 3 siswa (10%) mempunyai kategori sangat baik. Frekuensi terbanyak pada interval 2,90< X< 3,50. ini artinya hasil lompat jauh pada siswa kelas VII – IX SMP Negeri 71 Halmahera Selatan adalah berkategori cukup

    An Analysis of students’ anxiety factors of EFL students’ Speech Production

    No full text
    English Foreign Learners (EFL) students are considered to master English when the students can speak in English fluently which can be seen from their speech production. Nevertheless, becoming fluently competent is particularly difficult for foreign language learners as it is influenced by a number of factors. Among the several factors which affect foreign language learning especially speaking, anxiety emerges to be the crucial one that has a debilitating effect on the oral performances of students. This study was purposed to analyse speaking anxiety level and factors of English Foreign Language student’s anxiety in speech production. The data were gathered from qualitative research with random sampling conducted on the second semester consist of 30 students taking Speaking for Academic Communication class at Hamzanwadi University. A closed-ended questionnaire of Foreign Language Classroom Anxiety Scale and semi-structured interviews was administered to the participants to explore the anxiety level and the factors of their anxiety in speech production. The results show severe anxiety level which indicated that students are highly anxious when speaking English. Furthermore, the findings revealed that the factors contributed to the students’ speaking anxiety were shyness with audience, fear of not being able to convey the message well, lack of preparation, low self-confidence and low-proficiency.   Keywords: foreign language anxiety, speaking anxiety, speech production, anxiety factor

    ANALISIS PENDAPATAN BISNIS LAUNDRY DI KOTA TERNATE

    No full text
    Pendapatan adalah balas jasa atas penggunaan faktor-faktor produksi yang dimiliki oleh sektor rumah tangga, dan sektor perusahaan, misalnya gaji, pendapatan sewa, pendapatan bunga, serta keuntungan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pendapatan bisnis jasa Nhada Laundry di kota ternate. Penelitian ini mengkaji analisis pendapatan usaha jasa laundry. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui besar pendapatan rata-rata usaha jasa laundry. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi, sedangkan proses analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil menunjukkan bahwa Pendapatan Bersih pada Bisnis Nhada Laundry Laundry dikota ternate Selatan  pada tahun 2017 – 2021 berfluktuasi. tahun 2017 Rp. 152.165.000, tahun 2018 Rp. 136.448.000, tahun 2019 Rp. 133.735.000, tahun 2020 163,595.000, tahun 2021 Rp. 178.545.000

    0

    full texts

    373

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    STKIP Kie Raha Ternate Online Journal System
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇