STKIP Kie Raha Ternate Online Journal System
Not a member yet
    373 research outputs found

    ANALISIS PENDAPATAN WEDA REEF DAN RAINFOREST RESORT TERHADAP PARIWISATA DAN EKOWISATADI KABUPATEN HALMAHERA TENGAH

    No full text
    Penelitian ini bertujuan: Untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi pendapatan Weda Reef danRainforestResort. Berdasarkan hasil analisis sebagai berikut: (1) Jumlah pengunjung wisatawan tidak menunjukan hubungan yang signifikan terhadap fasilitas, hal ini terlihat dari koefisien regresi sebesar 0,878 dan standart error sebesar 1,226. Hipotesis nol diterima karena p. value sebesar 0,50 yang lebih besar dari tingkat signifikansi 0,05, karena itu sesuai dengan theory trimming jalur jumlah pengunjung wisatawan ke Weda Reef dan Rainforest Resort dibuang atau dihilangkan. (2) Jumlah pengunjung wisatawan tidak menunjukan hubungan yang signifikan terhadap jumlah kamar, hal ini terlihat dari koefisien regresi sebesar 0,011 dan standart error sebesar 0,067. Hipotesis nol diterima karena p. value sebesar 0,953 yang lebih besar dari tingkat signifikansi 0,05, karena itu sesuai dengan theory trimming jalur jumlah pengunjung wisatawan ke Weda Reef dan Rainforest Resort dibuang atau dihilangkan. (3) Fasilitas menunjukan hubungan yang signifikan terhadap jumlah kamar, hal ini terlihat dari koefisien regresi sebesar 0,984 dan standart error sebesar 0,295. Hipotesis nol diterima karena p. value sebesar 0,026 yang lebih besar dari tingkat signifikansi 0,05, karena itu sesuai dengan theory trimming jalur jumlah pengunjung wisatawan ke Weda Reef dan Rainforest Resort. (4). Jumlah kunjungan wisatawan berpengaruh positif dan signifikan terhadap penerimaan retribusi obyek wisata, hal ini dapat dilihat dari nilai koefisien regresi sebesar 1,000, dan standart error sebesar dan nilai dari p. value sebesar 0,000 yang kurang dari tingkat signifikansi 0,05, maka fasilitas sangat berpengaruh secara signifikan terhadap pendapatan

    Hubungan Kekuatan Otot Tungkai Dengan Kecepatan Lari 100 Meter Pada Siswa Putra SMK Negeri 12 Kepulauan Sula

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan power oto ttungkai dengan kecepatan lari 100 meter pada Siswa Putra SMK Negeri 12 Kepulauan Sula. Penelitian ini merupakan penelitian dengan rancangan korelasional. Subjek penelitian ini adalah Siswa Putra SMK Negeri 12 Kepulauan Sula yang berjumlah 12 siswa. Analisis data menggunakan rumuskorelasi product moment dari pearson pada taraf signifikan = 0,05. Hasil temuan dalam penelitian ini menunjukan bahwa terdapat hubungan yang sangat signifikan power otot tungkai dengan kecepatan lari 100 meter pada Siswa Putra SMK Negeri 12 Kepulauan Sula. Hasil perhitungan analisis data dari kedua variabel menunjukan bahwa, 0,042 < 0,05. Pada taraf signifikan = 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan power otot tungkai dengan kecepatan lari 100 meter  pada Siswa Putra SMK Negeri 12 Kepulauan Sul

    Isolasi dan Penapisan Kapang-Kapang Tanah Penghasil Enzim Selulase dari Limbah Olahan Sagu

    No full text
    Batang palem Sagu selain terdapat pati di dalamnya juga terdapat serat-serat seperti selulosa dan hemiselulosa. Pati, selulosa dan hemiselulosa merupakan substrat potensial dalam fermentasi alkohol, asam laktat dan produk lain yang murah dan merupakan sumber terbarukan. Pada umumnya substrat fermentasi adalah karbohidrat dengan struktur sederhana seperti glukosa sehingga dapat langsung difermentasikan oleh mikroorganisme yang dilibatkan.Selulosa (C6H10O5)  adalah polimer berantai panjang polisakarida karbohidrat, dari β-glukosa. Selulosa merupakan karbohidrat utama yang disintesis oleh tanaman dan menempati hampir 60% komponen penyusun struktur tanaman.Selulosa tidak dapat dicerna oleh manusia dan tidak larut dalam air, selulosa pada tumbuhan terdapat pada dinding sel pelindung tanaman, terutama pada tangkai, batang, dahan, dan semua bagian berkayu dari jaringan tumbuhan.Komponen-komponen organik dan anorganik merupakan substrat atau medium yang bagi kehidupan mikroorgaanisme (Dwijoseputro, 2015).Mikroba merupakan bagian dari tanah yang memegang peranan penting untuk menentukan bentuk, sifat, dan strukttur tanah.Salah satu mikroba tanah adalah kapang. Genus-genus kapang yang umum dijumpai dalam tanah yaitu Acrostalagmus, Botrytis, Cephalosporium, Gliocladium, Monila, Scopulariopsis, Spicaria, Tricoderma, Trichocerium; Verticillium, Alternaria, Cladosporium, Pullularia, Cylindrocarpon dan Fusarium dan yang termasuk fungi Absidia, Cunninghamella, Mortirella, Mucor, Rhizopus, Zygorynchus dan phytium termasuk Phycomcetes; Chaetomium, Aspergilus, Penicilluum termasuk ascomycetes dan Rhizoctonia merupakan kelompok Mycelia sterilia,Dari hasil penelitian isolasi kapang-kapang tanah ditemukan 12 isolat sebanyak 5 genus yang terdiri dari 11 spesies yaitu Aspergillus fumigatus, Miselia sterilia, Cladosporium herbarum (pers) Link ex. Gray, Acremonium charticola (Lindau). W, A. oryzae (Ahlburg) Chon Gams, A. ochraceus Wilhelm, C.ceadosporioides (Fres) de Vries, Verticillium sp,Rhizopus orizae Went & Perinsen Geerl, C.  sphaerospermum Penzig, A.  tamari Kita, A.  niger. Ada 3 genus yang terdiri dari 4 spesies kapang tanah yang menghasilkan enzim selulase yaitu Aspergillus ochraceus Wilhelm, Verticillium sp, Cladosporium sphaerospermum Penzig dan A. nige

    Keefektifan Model Pembelajaran Kooperatif Tipenumberad Heads Together (NHT) Terhadap Hasil Belajar Siswa Di SMP Negeri 8 Kabupaten Halmahera Tengah

    No full text
    Pembelajaran kooperatif memiliki sejumlah manfaat yang terbilang cukup besar dalam memberikan kesempatan kepada siswa untuk lebih mengembangkan kemampuannya dalam pembelajaran.Hal ini dikarenakan, dalam kegiatan pembelajaran kooperatif siswa dituntut untuk aktif dalam belajar melalui kegiatan kerjasama dalam kelompok. Dalam pelaksanaan konsep pembelajaran kooperatif, memiliki keunggulan yang terdapat didalamnya yaitu: optimalnya kegiatan pembelajaran sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai secara efektif melalui dukungan guru dan siswa dalam pembelajaran. Model pembelajaran Numbered Heads togerther (NHT) di anrtikan sebagai sebuah model pembelajaran yang di mengutamakan adanya aktifitas para siswa dalam mencari dan mengelola serta melaporkan informasi yang di peroleh dari berbagai macam sumber yang pada ahkinya siswa memprensentasikannya di depan kelas. Begitupun hal dengan kenggulan yang dimiliki oleh model pembelajaran kooperatif dari pada model lainnya, yakni model pembelajaran kooperatif dapat memberikan waktu serta keleluasaan bagi para peserta didik dalam upaya mengembangkan potensi yang ada dalam dirinya. Karena dalam konsep pembelajaran kooperatif, peserta didik dituntut untuk dapat lebih kreatif dan inovatif yakni mengembangkan diri melalui berkolaborasi dengan kelompok sehingga terciptanya kualitas pendidikan yang efektif juga efisien. Keefektifan model pembelajaran kooperatif di pandukan dengan model pembelajaran tipe (NHT) ,karena model pembelajaran NHT merupakan bagian bagian dari model pembelajaran kooperatif yang memberi penakanan pada  struktur struktur khusus di rancam dengan tujuan mempengaruhi pola intreaksi siswaBerdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, maka dapat disimpulkan terdapat pengaruh model NHT  terhadap hasil belajar peserta didik di SMP Negeri 8 Kabupaten Halmahera Tengah dimana berdasarkan hasil uji anava posstest  diperoleh nilai signifikansi yaitu 0,027 ≤ 0,0

    EFEKTIFITAS PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TIME TOKEN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS GEOGRAFI PADA MATERI HIDROSFER DAN PENGARUHNYA TERHADAP KEHIDUPAN DI KELAS VII SMP NEGERI 3 SULABESI TENGAH

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas keaktifan dan hasil belajar IPS dalam bidang geografi pada materi hidrosfer dan pengruhnya terhadap keidupan dengan penerapan model pembelajaran time token dan mendapatkan bukti bahwa model pembelajaran time token dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar IPS siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian adalah siswa kelas VII SMP Negeri 3 Sulabesi Tengah tahun ajaran 2021/2022. Penelitian ini dilaksanakan dalam II siklus, setiap siklus di tempuh dengan 2 kali tindakan yang terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Hasil penelitian menunjukan bahwa efektifitas keaktifan dan hasil belajar dalam pelaksnaan pembelajaran mulai dari siklus I sampai siklus II mengalami peningkatan dengan cara memulai samua komponen atau krateristik Time Token yang terangkum dalam 15 indikator kekatifan dan melalui penyampaian informasi (penyajian kelas), dan skor peningkatan individu, bukti peningkatan keaktifan siklus Isiswa, rata-rata 42,59% pada siklus II mengalami peningkatan yaitu menjadi 90,17%. Bukti peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS menggunakan model pembelajaran Time Token selama pelaksanaan tindakan mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus II. Hasil belajar siswa yang sudah memenuhi nilai KKM (70) pada siklus I sebanyak 5 siswa (27,77%) meningkat pada siklus II sebanyak 16 siswa (88,88). Dengan demikian model pembelajaran time token dapat digunakan untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar IPS

    Analisis Tingkat Kepadatan Tumbuhan Pala (Miristica Fragrans) Di Desa Gemia Kecamatan Patani Utara Kabupaten Halmahera Tengah

    No full text
    Penilitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi tentang tingkat kepadatan tumbuhab pala (myristica fragrans) yang ada di Desa Gemia Kecamatan Patani Utara Kabupaten Halmahera Tengah, serta manfaat dari tumbuhan itu sendiri. Tipe penilitian deskriptif kualitatif yaitu menggambarkan sifat suatu keadaan yang sementara berjalan berdasarkan fakta–fakta yang ada. penilitian ini dilaksanakan di Desa Gemia Kecamatan Patani Utara Kabupaten Halmahera Tengah, pada bulan maret 2021.Tipe penilitian ini adalah penilitian survey dengan dengan sampel penilitian adalah tumbuhan pala dalam menggunakan 4 transek dari empat transek dalam satu transek di tentukan 5 plot.populasi dalam penilitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kepadatan tumbuhan pala di Desa Gemia dengan melakukan transek untuk mengetahui tingkat kepadatan tumbuhan pala dengan tehnik Umann whitney. Hasil penilitian menunjukan bahwa tingkat kepadatan dengan tinggi ada pada  transek 1 dengan nilai rata-rata 7,40    sedangkan pada transek 2 di kategori rendah  memiliki nilai rata-rata 3,60,lalu pada  transek 3 dan 4 di kategorikan nilai sedang memiliki nilai rata-rata 6,30, 4,70

    Analisis Ekonomi Potensi Kawasan Hutan Mangrove Di Desa Kipai Kecamatan Patani

    No full text
    Desa Kipai Kecamatan Patani Kabupaten Halamhera Tengah merupakan desa yang terletak di wilayah pesisir dan memiliki sumberdaya alam hutan mangrove yang bermanfaat bagi kehidupan masyarakat sekitarnya. Hutan smangrove di Desa Kipai memiliki manfaat yang besar dari segi ekonomi, ekologi, dan sosial. Namun, masyarakat Desa Kipai masih sedikit yang mengetahui  manfaat langsung dan tidak langsung dari keberadaan hutan mangrove, terlebih terhadap komoditi hutan mangrove yang memiliki potensi ekonomi yang secara tidak sadar telah mereka dapatkan. Nilai ekonomi dari komoditi hutan mangrove di Desa Kipai dapat diketahui dengan melakukan kajian mendalam dari berbagai aspek. metode yang digunakan dalam penelitian ini adalag deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survey. Nilai ekonomi manfaat langsung hutan mangrove di Desa Kipai Kecamatan Patani Kabupaten Halmahera Tengah selama 1 tahun dengan kuantifikasi nilai total ekonomi Rp. 55.590.000,- atau 11%. Sedangkan manfaat tidak langsung dikorelasikan dengan spembuatan bangunan pemecah ombak dengan ukuran 300m yang ditetapkan oleh Dinas PU Kabupaten Halamahera Tengah maka akan membutuhkan biaya sebesar Rp 489.000.000,- atau 89%, maka total keseluruhannya yaitu Rp. 544.590.000,-. Dengan demikian hutan mangrove di Desa Kipai Kecamatan Patani Kabupaten Halmahera Tengah memiiki potensi nilai ekonomi yang tinggi. Untuk itu, perlu ada perhatian dari pemerintah setempat terlebih pemerintah daerah Kabupaten Halmahera Tengah berkaitan dengan pemanfaatan dan pengelolaan kawasan hutan mangrove di Desa Kipai Kecamatan Patani guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah dengan sistem pengelolaan berkelanjuta

    Analysis of Turn-Taking and Gender Differences in Online EFL Classrooms

    No full text
    The Covid-19 Pandemic has influenced EFL learners' turn-taking system due to the sudden shift from traditional face-to-face classes to virtual learning. This study aimed at investigating the role of gender in turn-taking patterns in online Iranian EFL classrooms. To this end, the discourse exchanges of 55 Iranian upper-intermediate online English learners were collected and analyzed. The approximate equality of male and female students paved the way to scrutinize the role of gender. The data were recorded, transcribed, and analyzed through the lens of the turn-taking system. Descriptive statistics followed by the Chi-square tests and paired comparison tests revealed that teacher selection occurred more frequently than self-selection, and using vocatives was the most preferred strategy applied by the teachers. Moreover, males took more turns compared to the female students. Therefore, gender was a determinative factor in the dominant patterns of turn-taking in online classrooms. The results could provide insightful information for teachers on creating a dialogic atmosphere in virtual classes in which all students can engage in a cooperative discussion

    The Fifty-fifty Man

    No full text
    Indo-Canadian Diasporic literatures deal with the displacement of identities andthe cultural assimilation that occurs over generation and with re-discovering the‘hyphenated-identities’ that forms a major part of a diaspora. The constantconflict between ‘homeland’ and the ‘host-land’ creates a feeling ofdisplacement that becomes a central theme for diasporic literatures. Indo-Canadian diasporic people bond over their shared nostalgia of the homeland –they experience a sort of parallel existence with one foot in the homeland andthe other in the host-land. Through the two prominent novels of Indo-Canadiandiaspora – Anita Rau Badami’s Can You Hear The Nightbird Call? AndRohinton Mistry’s A Fine Balance we understand the diasporic identity andwhat it entails. We will study how the characters in both the novels are alleffected by the socio-political and economic conditions of India during the 1975Emergency and how it alters each character. Badami’s novel moves between theSikhs living in India and Sikhs living in Canada and the plight of them, whileMistry deals with Hindu - Muslim conflicts. This paper focuses on how readingthese Canadian literatures during a worldwide Covid-19 pandemic changesone’s understanding of diasporic literature, cultures and diasporic identities.In a covid-19 pandemicsituation when many Indians living in Canada are horrified about the conditionsin their homeland, their helplessness for not being able to visit, relying onvirtual world/online modes of communication to keep themselves up to date onthe conditions in their homeland. Reading Canadian literatures with historicalcontexts of crisis situations, mass deaths, economic and sociological downfall,political crisis etc., at a time when we ourselves are undergoing or rathersurviving through a worldwide pandemic with countless deaths, economicdownfall etc., shapes or alters the approach towards diasporic literatures givingus a better understanding of Canadian literatures

    PERKEMBANGAN TEORI MANAJEMEN (TEORI ILMIAH DAN TEORI ORGANISASI KLASIK)

    No full text
    Tulisan ini merupakan studi literatur, bertujuan untuk menjelaskan tentang teori manajemen, khususnya teori manajemen ilmiah dan manajemen organisasi klasik. Taylor merupakan orang pertama yang mengembangkan manajemen ilmiah dan klasik. Sebagai seorang ahli teknik mesin yang memulai pekerjaannya di pabrik baja Midvale Steel Company Philadelphia (USA), sebagai pekerja biasa selama enam tahun Fayol diangkat menjadi Chief Engineer. 1) teori ilmiah. Manajemen ilmiah ialah penerapan metode ilmiah dalam studi, analisis, dan pemecahan masalah-masalah organisasi. Manajemen ilmiah adalah seperangkat mekanisme atau teknik (a bag of tricks) guna meningkatkan efisiensi dan keefektifan organisasi. 2) teori organisasi klasik disebut juga teori administrasi atau teori manajemen administrasi. Kedua teori di atas, merupakan penemu dari Henry Fayol. Kedua teori ini, memiliki pengaruh dalam organisasi modern perbedaannya bisa dilihat dari cara kerja menuju visi, misi dan tujuan organisasi

    0

    full texts

    373

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    STKIP Kie Raha Ternate Online Journal System
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇