STKIP Kie Raha Ternate Online Journal System
Not a member yet
    373 research outputs found

    PENGARUH EKSTRA DAUN PEPAYA SEBAGAI PEPTISIDA ALAMI UNTUK HAMA PERUSAK TANAMAN PADA TANAMAN BAYAM MERAH ( AMARATUS TRICOLOR )

    No full text
    Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan ekstra daun pepaya sebagai peptisida nabati bagi tanaman bayam merah ( amaratus tricolor ) Daun pepaya (Carica papaya) mengandung berbagai macam zat, antara lain : vitamin A 18250 SI , vitamin B1 0,15 mg, vitamin C 140 mg , kalori 79 kal, protein 8,0 gram, lemak 2 gram, hidrat Arang 11,9 gram, kalsium 353 mg, fosfor 63 mg, besi 0,8 mg, udara 75,4 gram, papayotin, kautsyuk, karpain, karposit. Daun pepaya mengandung bahan aktif “Papain”, sehingga efektif untuk mengendalikan organisme penggangu ( hama). Kegiatan budidaya bayam merah (amaratus tricolor) banyak mengalami kendala antara lain adanya serangan organisme pengganggu (hama), organisme pengganggu dapat menimbulkan kerusakan yang sangat parah. Kerugian hasil akibat serangan hama ini dapat mencapai 80 persen apabila tidak ada tindakan pengendalian. Maka dari itu, perlukan perlakuan khusus agar tidak terserang hama pada bayam merah ( amaratus tricolor)

    PERAN ORANG TUA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN BIOLOGI DIKELAS VIII MTS NURSAFA’AT PAPACEDA KABUPATEN HALMAHERA SELATAN

    No full text
    Abstark: Tujuan khusus dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1); Bagaimanakah peran orang tua dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII MTs Nursafa’at Papaceda 2) Apa kendala dan permasalahan orang tua dan guru dalam dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII MTs Nursafa’at Papaceda 3) Apa saja upaya yang dilakukan oleh orang tua dan guru untuk mengatasi kendala yang dihadapi dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII MTs Nursafa’at Papaceda. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif. Teknik pengumpulan datanya adalah teknik observasi, wawancara dan studi dokumentasi, sedangkan alat pengumpulan data adalah lembar observasi, panduan wawancara dan catatan lapangan. Analisis dalam penelitian ini disajikan secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: 1) kegiatan yang dilakukan orang tua dalam membimbing anak belajar masih belum optimal; 2) hambatan yang dihadapi orang tua dalam mendidik anak belajar dirumah adalah orang tua sibuk sehingga tidak memiliki waktu, selain itu faktor ekonomi sehingga orang tua tidak dapt menyediakan fasilitas belajar; 3) usaha orang tua dalam mengatasi hambatan membimbing anak adalah orang tua berusaha meluangkan waktu untuk mengawas anak dan memberikan bimbingan kepada anak

    PERSEPSI GURU Mts. NEGERI 2 HALMAHERA SELATAN TERHADAP KURIKULUM MERDEKA BELAJAR

    No full text
    Abstark: Penelitian ini membahas tentang persepsi guru mengenai kurikulum baru yaitu Kurikulum Merdeka. Kurikulum yang terfokus pada pemberian pengalaman belajar yang terbaik dan bermakna bagi siswa. Tinjauan pustaka terkait topik ini mengungkapkan beberapa bidang pertimbangan mengenai perspektif guru tentang penerapan Kurikulum Merdeka yang baru. Metode deskriptif kualitatif diimplementasikan dan dilakukan pada guru Sekolah SMA di Kota Sanana. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, angket, observasi dan telaah dokumen.  &nbsp

    PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING (PjBL) DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIIR KRITIS SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 13 KOTA TIDORE KEPULAUAN

    No full text
    Abstark: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan model pembelajaran Project Bassed learning(PjBL) dapat menigkatkan kemampuan berpikir kritis siswa Kelas VIII A SMP Negri 13 Tidore Kepulauan. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang berdasarkan pada model penelitian tindakan. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 13  Kota Tidore Kepulauan. Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap tahun pelajaran 2023/2024 selama 2 bulan dari bulan Februari sampai dengan April 2023. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII A semester genap di SMP Negri 13 Tidore kepulauan yang berjumblah 20 orang. Penelitian ini dilakukan bersiklus setiap siklus terdiri dari empat tahapan, yaitu perencanaaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Instrumen yang digunakan adalah soal tes berbentu Essay. Teknik analisis data data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah jawaban siswa atas penyelesaian soal-soal yang diberikan pada ahir setiap siklus, hasil observasi, dan catatan lapangan mengenai kegiatan selama pembelajaran. Data hasil kemampuan Berpikir Kritis siswa diperoleh dari tes yang dilakukan pada ahir tiap siklus, peningkatan hasil kemampuan berpikir kritis siswa selama kegiatan pmbelajaran dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan membandingkan rata-rata tes yang diperoleh pada masing-masing siklus. Berdasarkan hasil analisis data dari penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode project based learning (PjBL) pada siswa kelas VIII A SMP Negri 13 Tidore Kepulauan, dapat meningkatkan  kemempuan berpikir kritis siswa dengan rata-rata presentasesi klus I 62,25% siklus II 82,75%. Dengan demikian dapat dikat akan bahwa penggunaan model project based learning (PjBl) dapat meningkat kan kemampuan berpikir kritis sehingga dikatakan berhasil

    MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIII PADA MATERI STRUKTUR DAN FUNGSI TUMBUHAN MELALUI MODEL PBL DI MTS AS-SYIFA WAMA OBA SELATAN KOTA TIDORE KEPULAUAN

    No full text
    Abstark: Hasil belajar kognitif juga memiliki peran penting dalam pembelajaran, hasil belajar kognitif merupakan kemampuan siswa dalam mempelajari suatu konsep disekolah dan dinyatakan dalam skor melalui hasil tes. Hasil belajar yang baik tergantung pada aktivitas belajar siswa saat pembelajaran berlangsung di kelas.  Aktivitas belajar merupakan bentuk kegiatan yang dilakukan oleh siswa di dalam proses pembelajaran. Proses pembelajaran tersebut berupa proses berpiki, mengerjakan tugas, berdiskusi, dan lain sebagainya mengemukakan bahwa aktivitas belajar adalah keterlibatan siswa dalam bentuk sikap, minat, perhatian, dan aktivitas dalam kegiatan pembelajaran guna menunjang keberhasilan proses pembelajaran dan memperoleh manfaat dari   kegiatan tersebut.Model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) merupakan pembelajaran berbasis masalah. Problem Based Learning juga merupakan kurikulum sekaligus preses meliputi masalah-masalah yang dipilih dan akan dirancang dengan cermat, yang menuntut upaya kritis peserta didik untuk memperoleh pengetahuan, menyelesaikan masalah, belajar secara mandiri, dan memiliki skil partisipasi yang baik Model pembelajaran dapat diartikan sebagai titik tolak atau sudut pandang terhadap proses pembelajaran yang merujuk pada pandangan tentang terjadinya suatu proses yang sifatnya masih sangat umum, di dalamnya mewadahi menginspirasi, menguatkan, dan melatari model pembelajaran dengan cakupan teoritis tertentu.  Dilihat dari model pembelajaranya, terdapat dua jenis yaitu model pembelajaran yang berorientasi atau berpusat pada siswa (student centered approach) dan model pembelajaran yang berorientasi atau berpusat pada guru (teacher centered approach). Berdasarka hasil pnelitian menunjukan bahwa Penerapan model Problem Based Learning dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA Biologi. Dari hasil penelitian, tingkat ketuntasan aktivitas belajar siswa pada siklus I sebesar  67%, dan mengalami peningkatan pada siklus II sebesar 80,3 % sedangkan pada hasil belajar kognitif siklus I sebesar 66% dan  mengalami peningkatan pada siklus II yaitu 76%. Jadi tingkat ketuntasan aktivitas dan hasil belajar siswa dari siklus I dan siklus II terjadi peningkatan dengan itu target yang diinginkan telah tercapai untuk ketuntasan aktivitas dan hasil belajar siswa, karena pada akhir siklus telah mencapai sesuai target yang ditentukan yaitu 7

    ANALISIS PELAKSANAAN KURIKULUM 2013 DITINJAU DARI STANDAR PROSES DALAM PEMBELAJARAN BIOLOGI

    No full text
    Penelitian ini didasari oleh permasalahan guru dalam pelaksanaan pembelajaran yang belum sepenuhnya mengacuh pada (permendikbun) Nomor 65 Tahun 2013 tentang standar proses. Banyak sekali problematika yang dihadapi oleh guru biologi saat pelaksanaan pembelajaran di kelas. Salah satu elemen perubahan yang penting didalam kurikulum 2013 adalah standar proses yang berisi standar minimal mengenai proses pembelajaran yang harus dilakukan. Sehubungan dengan masalah tersebut di atas maka peneliti ingin mengetahui sejauh mana perubahan pelaskanaan kurikulum 2013 dalam pembelajaran biologi apakah pembelajaran biologi mengacu pada standar proses. Peneliti melakukan penelitian mengenai analisis pelaksanaan kurikulum 2013 di tinjau dari standas proses dalam pembelajaran biologi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji (1) perencanaan pembelajaran biolgio di kelas x berdasarkan kurikulum 2013 di SMA Negeri 3 Kota Ternate (2) mengkaji pelaksanaan biologi di kelas x berdasarkan kurikulum 2013 di SMA Negeri 3 Kota Ternate serta (3) mengetahui proses siswa terhadap proses pembelajaran biologi yang di terapkan oleh guru biologi di SMA Negeri 3 Kota Ternate Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatik deskriptif. Penelitian dilakukan di SMA Negeri 3 Kota Ternate pada semester genap tanuh ajaran 2015/2016 penelitian ini menganalisis rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) yang disusun oleh guru biologi kelas x serta pelaksanaan pembelajaran di kelas x-4 MIPA dan x-5 MIPA. Teknik pengumpulan data meliputi observasi wawancara angket dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan verifaksi data. Hasil penelitian menunjukan (1) secara umum RPP yang di susun oleh guru biologi telah memenuhi sebgian besar indikator dalam permendikbut No 65 Tahun 2013 tentang standar proses. SPP yang di susun guru biologi SMA Negeri 3Kota Ternate telah memenuhi ketercapaian dengan kreteria baik. (2) secara umum pelaksaan kurikulum 2013 dalam pembelajaran biologi . &nbsp

    PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT) TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS XI IPA SMA NEGRI 6 KOTA TIDORE KEPULAUAN

    No full text
      Abstark: Model pembelajaran NHT merupakan model pembelajaran yang di rancang untuk mempengaruhi pola interaksi peserta didik.Hasil belajar koognitif merupakan Hasil belajar yang ada kaitannya dengan ingatan, kemampuan berfikir kritis atau intelektual. Perubahan tersebut dapat di artikan sebagai terjadinya peningkatan dan pengembangan yang lebih baik dari sebelumnya dan yang tidak tau menjadi tahu. Jadi, hasil belajar tidak mutlak berupa nilai saja, akan tetapi dapat berupa perubahan, penalaran, kedisiplinan, keterampilan dan lain sebagainya yang menuju pada perubahan positif. Namun beberapa fakta referensi membuktikan bahwa hasil belajar koognitif belum diberdayakan dengan baik. Lebih lanjut hasil obeservasi di SMA Ngeri 6 Tidore kepulauan dapat diungkapkan guru dalam memberikan peserta didik pada mata pelajaran biologi khususnya untuk materi sistem pernapasan manusia masih menggunakan metode ceramah sehingga peserta didik sulit untuk dapat mengerti materi pelajaran, karena pada materi tersebut peserta didik dituntut untuk mengingat dan memahami materi. penggunaan medel  Numbered Heads Together (NHT) pada peserta didik kelas XI IPA-1 SMAN 6 Tidore kepulauan,untuk  meningkatkan hasil belajar peserta didik dengan rata-rata presentase siklus I  25,70% siklus II 89,25% dengan demikian dapat dikatakan bahwa pengguanaan medel Numbered Heads Together (NHT) dapat meningkatkan hasil belajar kognitif sehingga dikatakan berhasil.Model NHT dapat dilaksanakan langka-langka sebagai berikut: Adanya masalah yang jelas untuk dipecahkan masalah, mencari data atau keterangan yang dapat diggunakan untuk memecahkan masalah tersebut,menetapkan jawaban dari masalah tersebut,menguji kebenaran jawaban sebentara,menarik kesimpulan.siklus I pada awal pembelajaran didahului dengan menggunakan metode ceramah kemudian dilanjutkan dengan model Numbered Heads Together (NHT),pada siklus II menggunakan model NHT yang kemudian diklarifikasi dengan metode tanya jawab.Bukti-bukti yang menunjukan peningkatan hasil belajar biologi dengan menggunakan model  NHT yaitu perolehan nilai rata-rata yang setiap siklusnya mengalami peningkatan.Siklus I nilai rata-rata yang diperoleh sebesar 25,70% pada siklus II mengalami   Abstark: Model pembelajaran NHT merupakan model pembelajaran yang di rancang untuk mempengaruhi pola interaksi peserta didik.Hasil belajar koognitif merupakan Hasil belajar yang ada kaitannya dengan ingatan, kemampuan berfikir kritis atau intelektual. Perubahan tersebut dapat di artikan sebagai terjadinya peningkatan dan pengembangan yang lebih baik dari sebelumnya dan yang tidak tau menjadi tahu. Jadi, hasil belajar tidak mutlak berupa nilai saja, akan tetapi dapat berupa perubahan, penalaran, kedisiplinan, keterampilan dan lain sebagainya yang menuju pada perubahan positif. Namun beberapa fakta referensi membuktikan bahwa hasil belajar koognitif belum diberdayakan dengan baik. Lebih lanjut hasil obeservasi di SMA Ngeri 6 Tidore kepulauan dapat diungkapkan guru dalam memberikan peserta didik pada mata pelajaran biologi khususnya untuk materi sistem pernapasan manusia masih menggunakan metode ceramah sehingga peserta didik sulit untuk dapat mengerti materi pelajaran, karena pada materi tersebut peserta didik dituntut untuk mengingat dan memahami materi. penggunaan medel  Numbered Heads Together (NHT) pada peserta didik kelas XI IPA-1 SMAN 6 Tidore kepulauan,untuk  meningkatkan hasil belajar peserta didik dengan rata-rata presentase siklus I  25,70% siklus II 89,25% dengan demikian dapat dikatakan bahwa pengguanaan medel Numbered Heads Together (NHT) dapat meningkatkan hasil belajar kognitif sehingga dikatakan berhasil.Model NHT dapat dilaksanakan langka-langka sebagai berikut: Adanya masalah yang jelas untuk dipecahkan masalah, mencari data atau keterangan yang dapat diggunakan untuk memecahkan masalah tersebut,menetapkan jawaban dari masalah tersebut,menguji kebenaran jawaban sebentara,menarik kesimpulan.siklus I pada awal pembelajaran didahului dengan menggunakan metode ceramah kemudian dilanjutkan dengan model Numbered Heads Together (NHT),pada siklus II menggunakan model NHT yang kemudian diklarifikasi dengan metode tanya jawab.Bukti-bukti yang menunjukan peningkatan hasil belajar biologi dengan menggunakan model  NHT yaitu perolehan nilai rata-rata yang setiap siklusnya mengalami peningkatan.Siklus I nilai rata-rata yang diperoleh sebesar 25,70% pada siklus II mengalam

    Kesadaran Masyarakat terhadap Sampah dan Kebersihan Lingkungan Hidup

    No full text
    Kesadaran masyarakat terhadap sampah dan kebersihan lingkungan hidup masi sangat minim, karena masih banyak masyarakat yang belum memahami betapa pentingnya menjaga kebersihan lingkungan hidup. Oleh karena itu, sampah saat ini adalah suatu masalah yang belum diatasi secara menyeluruh. Permasalahan sampah juga berdampak tidak baik bagi lingkungan hidup sehingga akan menimbulkan bahaya pada kesehatan makhluk hidup, kalau tidak diurus dengan sebaik-baiknya. Tingkat kesadaran masyarakat dan kepeduliannya terhadap sampah adalah salah satu penyebab dari manusia yang masih sering membuang sampah sembarangan pada tempatnya. Untuk mengatasi permasalahan sampah, pemerintah harus berusaha supaya dapat memberikan solusi yang tepat kepada masyarakat, dan juga berusaha merubah pandangan masyarakat yang masih menganggap bahwa sampah /adalah barang sisa yang tidak bisa berguna lagi, menjadi sampah yang ada bisa bermanfaat bagi seluruh masyarakat untuk meningkatkan perekonomian, sehingga terbentuklah kehidupan masyarakat untuk hidup bersih dan sehat. Kita harus tahu manfaat tentang menjaga kebersihan lingkungan hidup, karena menjaga kebersihan lingkungan sangatlah berguna untuk kita semua karena dapat menciptakan kehidupan yang baik dan sehat

    PENTINGNYA PENDIDIKAN KARAKTER DALAM DUNIA PENDIDIKAN

    No full text
    Pendidikan karakter bukan hanya diajarkan ketika disekolah, tetapi juga perlu diajarkan lebih jauh ketika berada dirumah serta lingkungan sosial masyarakat. Acara sekarang ini tidak lagi karakter peserta pendidik anak usia dini hiingga remaja tetpi juga orang dewasa. Dewasa ini karakter pendidikan sangat dibutuhkan bukan saja untuk anak-anak serta remaja, tetapi orang dewasa. Pendidikan karakter sangat dibutuhkan oleh setiap anak-anak, remaja, ataupun dewasa. Mutlak diperlukan untuk kelangsungan hidup bangsa ini. Kompetisi membayangkan apa yang akan muncul di tahun-tahun berikutnya. Pendidikan karakter sangat mutlak dibutuhkan untuk membangun kelangsungan hidup bangsa. Tidak ada yang bisa memprediksi kopetisi seperti apa kedepannya. Pendidikan karakter mencakup segalah sesuatu tentang nilai-nilai perilaku orang yang positif, membantu orang menjadi lebih baikterutama individu siswa yang akan membentuk generasi penerus bangsa

    IDENTIFIKASI JENIS TUMBUHAN MANGROVE DI DESA FUKWEU KECAMATAN SANANA UTARA KABUPATEN KEPULAUAN SULA

    No full text
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui berapa banyak jenis tumbuhan mangrove. yang dimana terdapat 3 jenis mangrove merah, 4 jenis mangrove putu, 18 jenis mangrove kurap dan 50 jenis mangrove perapat jadi jumlah keseluruhan mangrove yang ada di desa Fakweu Kecamatan Sanana Utara Kabupaten Kepulawan sula sebanyak 74 jenis-jenis mangrove. Penelitian ini merupakan penelitian langsung atau observasi. Penelitian ini di laksanakan di Desa Fukweu kecamatan Sanana Utara Kapulawan Sula. Teknik analisis data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah observasi langsung atau observasi di lapangan. Dari hasik penilitian dapat disimpulkan bahwa Sula masih dalam kategori sedikit atau rendah namun Mangrove merupakan tumbuhan terpenting bagi manusia terutama yang tempat tingalnya di pesisir pantai dimana dapat menahan abrasi oleh ombak, pelindung daratan dari tiupan angin, penyaring intrusi air laut kedaratan dan kandungan logam berat yang berbahaya bagi kehidupa

    0

    full texts

    373

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    STKIP Kie Raha Ternate Online Journal System
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇