HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika
Not a member yet
289 research outputs found
Sort by
PENGEMBANGAN GAME BERBANTUAN ADOBE FLASH CS6 BERBASIS ANDROID PADA MATERI PELUANG KELAS XII SMK
Penelitian ini bertujuan untuk membuat produk media pembelajaran pada materi peluang untuk siswa SMK dengan Adobe Flash CS6. Penelitian ini yaitu penelitian pengembangan dengan model pengembangan ADDIE yaitu: analysis, design, development, implementation, and evaluation. Analisis data untuk mendapatkan kelayakan media pembelajaran pada materi peluang indikator yang dinilai yaitu kevalidan dan kepraktisan pada game yang dikembangkan. Setelah dilakukan analisis data diperoleh hasil penelitian sebagai berikut : (1) hasil validasi oleh ahli menunjukkan bahwa media pembelajaran pada materi peluang yang dikembangkan termasuk dalam kategori sangat valid dengan nilai sebesar 90%. (2) hasil respon siswa didapatkan setelah media pembelajaran pada materi peluang diujicobakan sehingga dikategorikan yaitu sangat praktis dengan perolehan hasil skor respon siswa sebesar 92%. Dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran materi peluang layak digunakan untuk siswa SMK
PENGARUH KECERDASAN LOGIS MATEMATIS TERHADAP KEMAMPUAN LITERASI NUMERASI SISWA SMP BERBANTUAN E-MODUL
Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh kecerdasan logis matematis terhadap kemampuan literasi numerasi siswa SMPN 3 Paron berbantuan e-modul pada materi Aljabar. Penelitian kuantitatif ini memiliki populasi sebanyak 151 siswa dengan sampel yang digunakan sejumlah 30 siswa. Teknik cluster random sampling digunakan pada proses pengambilan sampel dengan teknik pengumpulan data berupa angket kecerdasan logis matematis dan tes essai kemampuan literasi numerasi materi Aljabar. Analisis penelitian menggunakan uji regresi sederhana berbantuan SPSS diperoleh hasil nilai Fhitung 47,220 > Ftabel 4,67 dengan tingkat signifikansi sebesar 5%. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh kecerdasan logis matematis terhadap kemampuan literasi numerasi siswa kelas VII SMPN 3 Paron berbantuan e-modul pada materi Aljabar.
PERAN APLIKASI GEOGEBRA DALAM TRANSFORMASI PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI ERA SOCIETY 5.0
Ada keterkaitan antara dunia pendidikan dengan era Society 5.0, yang terpenting adalah perkembangan teknologi yang semakin pesat. Dampak era Society 5.0 salah satunya adalah terhadap pembelajaran matematika, karena hal ini berdampak pada perkembangan bidang pendidikan secara umum, baik itu guru, metode pembelajaran, pola pikir pembelajaran, maupun media pembelajaran itu sendiri. Saat ini pembelajaran matematika tidak lagi dilakukan secara manual seperti menghitung dengan tangan atau menggunakan alat manual yang digunakan untuk menghitung. Namun teknologi berkembang sangat pesat dengan tujuan untuk membuat penyelesaian masalah matematika menjadi lebih mudah dan cepat. Oleh karena itu, penelitian ini membahas tentang peran suatu perangkat lunak yaitu perangkat lunak Geogebra dalam membantu siswa dalam menyelesaikan masalah matematika. Metode penelitian ini adalah kualitatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran aplikasi Geogebra dalam membantu siswa memecahkan masalah matematika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi Geogebra sangat bermanfaat bagi siswa dalam permasalahan matematika khususnya dalam menentukan besar sudut pusat dan keliling suatu lingkaran
PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS FlipaClip TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS DAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA
Perkembangan teknologi informasi dalam dunia pendidikan menjadi motivasi untuk mengembangkan media pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keefektifan penggunaan media pembelajaran berbasis FlipaClip terhadap peningkatan kemampuan pemecahan masalah dan kemandirian belajar siswa. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan desain quasi eksperimen dengan desain pretest-posttest control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XII tahun pelajaran 2022/2023. Pemilihan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling dan dipilih dua kelas. Pengumpulan data dilakukan dengan dokumentasi, observasi, angket kemandirian belajar dan tes kemampuan pemecahan masalah. Analisis yang digunakan meliputi uji normalitas dan homogenitas, pengujian hipotesis rata-rata dua populasi, serta analisis korelasi dan regresi. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dan kemandirian belajar siswa serta terdapat perbedaan rata-rata pencapaian kemampuan pemecahan masalah matematis siswa antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Sedangkan kemandirian memiliki hubungan dan pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa. Hal ini menunjukkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan media pembelajaran berbasis aplikasi FlipaClip efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis dan kemandirian belajar siswa
PENINGKATAN KEMAMPUAN PENALARAN ADAPTIF DAN SELF REGULATED LEARNING PADA MODEL CPS
Penalaran adaptif adalah suatu keterampilan matematika yang harus dipunyai siswa untuk menunjukan kemahiran belajarnya. Selain  itu ada self regulated learning yang harus di perhatikan. SRL dikatakan sebagai pembelajaran mandiri, yang merupakan strategi pembelajaran kognitif, Pengkajian yang memfokuskan pada teaching dan pemecahan masalah adalah pembelajaran yang memakai tipe CPS. Tujuan penelitian ini ialah untuk menguraikan berpikir adaptif matematis dan SRL pelajar SMK menggunakan model CPS. Jenis research ini ialah quasi experiment memakai kuantitatif. Rangka riset ini pretest-postest control group design yang mengimplikasikan 2 kelas berupa experiment class serta kels kontrol. Sample pada research ini ialah pelajar SMK Madani jurusan TKJ yang jumlahnya 60 siswa. Hasil research memperlihatkan bahwasannya siswa kelas ekperimen mendapatkan nilai average n-gain sebanyak 0,51 sedangkan class control mempraktikkan peningkatan mean n-gain 0,32, dan hasil data angket SRL siswa dikelas ekperimen menunjukan hasil lebih tinggi daripada kels kontrol. Setelah menerapkan CPS pada kemampuan berpikir adapatif  dan SRL siswa mendapatkan nilai sig. 0,000 atau berarti ada korelasi antar keahlian berpikir adaptive serta pembelajaran mandiri, yang mengarah ke tipe CPS
PEMAHAMAN KONSEP SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL PERSAMAAN LOGARITMA DITINJAU DARI KEMAMPUAN MATEMATIKA
Pemahaman konsep siswa perlu untuk diprofilkan agar guru dapat mengetahui gambaran dari pemahaman konsep matematika yang dimiliki siswa. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh deskripsi atau gambaran mengenai pemahaman konsep siswa kelas X MAN 2 Kota Palu dalam menyelesaikan persamaan logaritma ditinjau dari kemampuan matematika. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpul melalui tugas tertulis dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan pemahaman konsep KT dalam menyatakan ulang konsep persamaan logaritma yaitu numerus dan basis yang memuat variabel dengan basis bisa tidak memuat variabel, mengidentifikasi contoh yaitu numerusnya yang memiliki variabel dan bukan contoh yaitu numerus tidak memuat variabel, mengklasifikasi objek-objek menurut sifat-sifat tertentu sesuai dengan konsep yaitu basis > 0 dan ≠1, sifat penjumlahan logaritma dan alog a = 1, serta menyelesaikannya secara algoritma; Pemahaman konsep KS dalam menyatakan ulang konsep yaitu basis dan numerusnya memuat variabel, mengidentifikasi contoh yaitu numerusnya memuat variabel dan bukan contoh yaitu numerus tidak memuat variabel, mengklasifikasi objek-objek menurut sifat-sifat tertentu sesuai dengan konsep yaitu alog a = 1 namun tidak menyelesaikannya secara algoritma; Pemahaman konsep KR dalam mengidentifikasi contoh persamaan logaritma yaitu numerus dan basis yang terdapat variabel.Students\u27 understanding of concepts needs to be profiled so that teachers can know the picture of the understanding of mathematical concepts that students have. This study aims to obtain a description or description of the understanding of the concepts of class X MAN 2 Palu City students in solving logarithmic equations in terms of mathematical ability. This type of research is descriptive research with a qualitative approach. Data is collected through written assignments and interviews. The results of this study show the understanding of the KT concept in restating the concept of logarithmic equations, namely numerus and bases that contain variables on the basis that they cannot contain variables, identifying examples, namely numerus that has variables and not examples, namely numerus does not contain variables, classifying objects according to certain properties according to the concept, namely bases > 0 and ≠1, logarithmic summation properties and alog a = 1, as well as solving it algorithmically; Understanding the concept of KS in restating the concept, namely the base and numerus contain variables, identifying examples, namely numerus contains variables and not examples, namely numerus does not contain variables, classifies objects according to certain properties according to the concept of alog a = 1 but does not solve it algorithmically; Understanding the concept of KR in identifying examples of logarithmic equations, namely numerus and the basis on which there are variables
ANALISIS BERPIKIR PROBABILISTIK SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL HOTS DITINJAU DARI GAYA KOGNITIF
The probabilistic thinking of junior high school students in Indonesia seems to be still low. It is a concern in education, especially in mathematics learning, solving HOTS problems in Algebraic material.  The study aims to analyze students\u27 probabilistic thinking ability in solving HOTS questions regarding field-independent and field-dependent cognitive learning styles. The study\u27s methodology consisted of a combination of descriptive techniques and qualitative approaches. Students in the first semester of the 2022-2023 school year at SMP Negeri 1 Polokarto, where the research was conducted, participated in the study. There are a total of four topics, two of which are suited to the Field Independent learning style and two to the Field Dependent method. Students with Field Independent cognitive learning styles were shown to have the requisite level 2 probabilistic thinking capacity, which indicates an ability to communicate. The answer to the question is based on its quantitative ability. Meanwhile, the achievement of probabilistic thinking ability from students with a Field Dependent type learning style, namely the ability to think probabilistic at the personal level  (level 1), means that students still require guidance from the teacher so that they can answer the questions appropriately.Â
ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA DALAM PEMBELAJARAN CREATIVE PROBLEM SOLVING BERBANTUAN MODUL PEMBELAJARAN
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan model pembelajaran creative problem solving berbantuan modul pembelajaran efektif mengatasi masalah kemampuan pemecahan masalah siswa kelas VIII di MTs NU 20 Kangkung pada kondisi awal pembelajaran. Adapun hasil penelitian ini adalah rata-rata kemampuan pemecahan masalah mencapai Batas Tuntas Aktual (BTA). Selanjutnya proporsi ketuntasan kemampuan pemecahan masalah siswa mencapai BTA 70 secara klasikal yaitu lebih dari 75%. Sedangkan hasil rata-rata kemampuan pemecahan masalah siswa dengan model pembelajaran creative problem solving lebih baik dari rata-rata kemampuan pemecahan masalah siswa dengan model discovery learning, sehingga proporsi ketuntasan kemampuan pemecahan masalah siswa lebih dari proporsi kemampuan pemecahan masalah siswa dengan model discovery learning. Terjadi peningkatan kemampuan pemecahan masalah siswa yang diberi pembelajaran menggunakan model pembelajaran creative problem solving berbantuan modul pembelajaran. Model pembelajaran creative problem solving berbantuan modul pembelajaran dapat menjadi alternatif guru untuk mengoptimalkan kemampuan pemecahan masalah siswa
PRODUCTION EFFICIENCY ANALYSIS KUB CHICKEN IN TEBING TINGGI
Efficiency is a measurement scale of a business or company in carrying out production activities. Tebing Tinggi City is one area that has potential in developing KUB Chicken cultivation. The purpose of this research was to analyze the level of technical, allocative and economic efficiency of KUB chicken farming activities in Tebing Tinggi City. Factors that affect production are as follows: DOC, Cage Area, Feed intake, OVK, Labor, while the dummy variables are the number of depletion and the quality of feed. Based on the research results, breeders in Tebing Tinggi City can be categorized as inefficient breeders In measuring the value of technical efficiency using Frontier 4.1 software where the results show have not been maximized where the overall average value of technical efficiency is 0.89, this means that all sample breeders are categorized as not being technically efficient because the efficiency value is still low. below the standard technical efficiency value of 1The same thing happened with the allocative and economic efficiency values of 0.17 and 0.19, this means that all sample farmers have not been categorized as allocative and economically efficient breeders where the allocative and economic efficiency standard value is 1. This condition can illustrate that there are still opportunities to increase production
ANALISIS KESALAHAN MENYELESAIKAN SOAL PERPANGKATAN DAN BENTUK AKAR PADA SISWA KELAS X MAN SERDANG BEDAGAI
Penelitian ini mengkaji kesalahan yang dilakukan oleh Kelas X MAN Serdang Bedagai dalam menyelesaikan masalah matematika dengan eksponensial dan akar. Penelitian ini dilaksanakan di kelas X.1 MAN Serdang Bedagai tahun pelajaran 2022/2023. Bentuk penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Bahan penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi hasil belajar siswa menurut nilai dan bentuk akar. Berdasarkan penelitian yang diterima, diketahui bahwa siswa masih banyak melakukan kesalahan saat menyelesaikan soal. Kesalahan terbanyak adalah kesalahan prosedur 25,52%, kesalahan konseptual 18,23% dan kesalahan perhitungan 11,97%. Kesalahan terjadi karena siswa tidak memahami materi, sibuk, dan tidak peduli saat memecahkan masalah. Solusi yang dapat dilakukan adalah membiasakan siswa untuk memecahkan masalah yang berbeda