HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika
Not a member yet
    289 research outputs found

    KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA SMP PADA MATERI PERSAMAAN GARIS LURUS DALAM PEMBELAJARAN BERBASIS APOS

    Full text link
    Jenis penelitian ini adalah penelitian deskripif kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemahaman konsep siswa SMP pada materi persamaan garis lurus dalam pembelajaran berbasis APOS di SMP Negeri 1 Palembang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tes tertulis dan wawancara terhadap 4 subjek dan diperoleh informasi yang lebih mendalam. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh menunjukkan bahwa kemampuan pemahaman siswa pada tahapan-tahapan APOS (action, process, object, dan schema) pada materi Persamaan Garis Lurus di Kelas VIII.6 SMP Negeri 1 Palembang Semester Ganjil Tahun Ajaran 2016/2017 yaitu cenderung baik. Dari hasil analisis kemampuan pemahaman konsep per-indikator, ada satu indikator yang sering muncul yaitu indikator kemampuan menyatakan ulang sebuah konsep, dan ada satu indikator yang paling sedikit muncul yaitu indikator kemampuan mengaplikasikan konsep atau algoritma ke pemecahan masalah. Hal ini dikarenakan untuk mencapai indikator tersebut diperlukan pemahaman secara menyuluruh dari indikator yang lain, serta diperlukan kemampuan aktivitas prosedural dan konseptual

    EFEKTIVITAS PENDEKATAN ETNOMATIKA BERBASIS BUDAYA LOKAL DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas pendekatan Etnomatika Berbasis Budaya Lokal dalam pembelajaran Matematika. Instrumen dalam penelitian ini Tes Hasil Belajar, lembar observasi aktivitas siswa dan lembar angket respon siswa untuk melihat bagaimana pendapat siswa mengenai RPP dengan pendekatan Etnomatika berbasis budaya lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (a) Hasil uji coba perangkat pembelajaran diperoleh skor rata-rata dari perolehan siswa pada Tes Hasil Belajar adalah 82,39 dari skor ideal 100, dari 23 siswa, 20 siswa yang mendapat nilai diatas nilai KKM = 75 (b) Aktivitas siswa dalam kelas telah diamati oleh seorang observer, dengan kategori aktivitas siswa yaitu 84,12%, (c) Respon siswa dengan jumlah siswa 23 memberikan respon positif RPP berada diatas 75%, yaitu 91,95%. Semua indikator berada pada kategori “Baikâ€, oleh karena itu, perangkat pembelajaran memenuhi syarat “Efektifâ€

    PENGARUH METODE TUTOR SEBAYA TERHADAP HASIL BELAJAR MAHASISWA PADA MATA KULIAH ANALISIS REAL

    Full text link
    Penelitian ini dilaksanakan di Universitas Cokroaminoto Palopo Untuk mengetahui hasil belajar mahasiswa pada Mata Kuliah Analisis Real dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif dengan tutor sebaya. Penelitian ini adalah merupakan penelitian pre-eksperiman yang bertujuan untuk : (1) mengetahui hasil belajar mahasiswa pada matakuliah analisis real sebelum dan setelah diterapkan model pembelajaran kooperatif dengan tutor sebaya; (2) mengetahui peningkatan hasil belajar mahasiswa pada matakuliah analisis real setelah diterapkan model pembelajaran kooperatif dengan tutor sebaya. Instrumen pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini berupa tes essai. Adapun populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa semester VI Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Cokroaminoto Palopo Tahun Akademik 2015/2016. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) hasil belajar mahasiswa pada matakuliah analisis real sebelum di ajar menggunakan pembelajaran kooperatif dengan totur sebaya berada pada kategori rendah dengan nilai rata-rata 57.66; (2) hasil belajar mahasiswa pada matakuliah analisis real setelah diajar  menggunakan pembelajaran kooperatif dengan totur sebaya berada pada kategori sedang dengan nilai rata-rata 78,875; (3) hasil belajar matematika mahasiswa pada matakuliah analisis real mengalami peningkatan setelah diajar dengan model pembelajaran kooperatif tutor sebaya; (4) peningkatan hasil belajar matematika mahasiswa pada matakuliah analisis real dihitung dengan rumus gain ternormalisasi sebesar 0.514 atau berada pada kategori sedang

    EFEKTIVITAS PEMBERIAN TES FORMATIF DENGAN UMPAN BALIK TERHADAP HASIL BELAJAR STATISTIK DESKRIPTIF MAHASISWA PRODI STUDI EKONOMI SYARIAH STAIN WATAMPONE

    No full text
    ABSTAK: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen melibatkan dua perlakuan yaitu pemberian tes formatif dengan umpan balik dan pemberian tes formatif tanpa umpan balik, dengan satu variabel yaitu hasil belajar mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data mengenai perbedaan hasil belajar mahasiswa yang diajar dengan pemberian tes formatif dengan umpan balik dengan hasil belajar mahasiswa yang diberi tes formatif tanpa umpan balik pada mahasiswa program studi Ekonomi Syariah. Populasi adalah seluruh mahasiswa prodi ekonomi syariah yang memprogramkan mata kuliah statistik deskriptif dan secara acak sederhana terpilih 2 kelompok. Analisis statistik yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan analisis infrensial. Hasil analisis statistik deskriptif diperoleh skor rata-rata berada pada kategori tinggi untuk kelompok yang diberi tes formatif dengan Umpan Balik dan rata-rata untuk kelompok yang diberi tes formatif tanpa Umpan Balik berada pada kategori rendah. Hasil ini memberikan gambaran bahwa hasil belajar statistik deskriptif mahasiswa yang diberi tes formatif dengan umpan balik lebih tinggi dari hasil belajar siswa yang diberi tes formatif tanpa umpan balik. Hasil analisis inferensial dengan statistik uji-t disimpulkan bahwa tingkat hasil belajar staistik deskriptif mahasiswa yang diberi tes formatif dengan umpan balik berbeda signifikan dengan hasil belajar statistik deskriptif mahasiswa yang diberi tes formatif tanpa umpan balik

    PENINGKATAN KREATIVITAS SISWA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA MELALUI PENDEKATAN OPEN ENDED PROBLEM

    Full text link
    Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatkan kreativitas siswa Kelas X SMA Negeri 2 Pangkajene Kab. Pangkep melalui pendekatan open ended problem. Subjek penelitian ini adalah siswa Kelas X Aljabar SMA Negeri 2 dengan jumlah 28 orang, Siklus I dilaksanakan selama 4 kali pertemuan dan siklus II dilaksanakan 3 kali pertemuan. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan lembar observasi untuk mengetahui tingkat kreativitas siswa selama pembelajaran berlangsung, angket kreativitas untuk mengetahui tingkat kreativitas siswa setelah pemberian tindakan, dan tes hasil belajar sebagai data tambahan untuk mengetahui sejauh mana peningkatan hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (a) terjadi peningkatan untuk setiap indikator yang diamati, yaitu: fleksibilitas, originalitas, elaboration dan fluency (b) skor rata-rata kreativitas siswa pada siklus siklus I sebesar 72,96,. Padakategori rendah dan siklus II 87,86 pada kategori sedang (c) nilai rata-rata hasil belajar siswa pada siklus I yaitu 60,35 dari skor ideal 100 sedangkan pada siklus II yaitu 60,91. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dengan diterapkannya pendekatan open ended problem maka kreativitas belajar matematika siswa Kelas X SMAN 2 Pangkajene mengalami peningkatan

    PENGARUH KEAKTIFAN BELAJAR SISWA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION (TAI) TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 4 SATAP BUNGORO

    Full text link
    Jenis penelitian ini adalah penelitian Eksperimen yang bersifat korelasi dengan menggunakan analisis regresi linear sederhana yang bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh keaktifan belajar siswa akibat penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization (TAI) terhadap hasil belajar matematika. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas VII SMP Negeri 4 Satap Bungoro tahun ajaran 2017-2018 yang berjumlah 27 siswa, dengan mengambil sampel dengan menggunakan teknik “simple jenuhâ€. Pegumpulan data menggunakan lembar observasi keaktifan dan tes tertulis. Data dianalisis dengan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial Keaktifan siswa pada saat pembelajaran termasuk kategori aktif dengan persentase 55,55% dan  skor rata-rata 75,26, Hasil belajar matematika siswa termasuk kategori sangat baik dengan persentase 51,82% dan skor rata-rata 80,56. Uji hipotesis diperoleh nilai Fhitung  > Ftabel ( 6,965 > 4,24 ), yang menunjukkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima yang berarti terdapat perbedaan hasil belajar peserta didik sebelum penerapan model pembelajaran Kooperatif Tipe Team Assisted Individualization (TAI). Berdasarkan hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Kooperatif Tipe Team Assisted Individualization (TAI) terjadi peningkatan hasil belajar pada peserta didik kelas VII SMP Negeri 4 Satap Bungoro

    PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP GEOMETRI MELALUI METODE DEMONSTRASI SISWA KELAS V SDN 186 LEMBANG

    Full text link
    Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) yang dilakukan di SDN 186 Lembang Kab. Pinrang yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep geometri siswa kelas V melalui metode Demonstrasi. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas V SDN 186 Lembang Kab. Pinrang Tahun ajaran 2016/2017 dengan jumlah siswa 28 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes pemahaman konsep yang dilakukan tiap akhir siklus, observasi, refleksi dan respon siswa. Dari data yang terkumpul kemudian dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian yang dicapai setelah dianalisis yaitu : (1) pada Siklus I, diperoleh skor rata-rata hasil belajar matematika siswa sebesar 67,36 dengan standar deviasi 11,74 dan persentase siswa yang mencapai KKM sebesar 67,86%. (2) pada Siklus II, diperoleh skor rata-rata hasil belajar matematika siswa sebesar 71,54 dengan standar deviasi 10,50 danpersentase siswa yang mencapai nilai KKM sebesar 85,71%. (3) hasil observasi menunjukkan adanya peningkatan aktivitas siswa antara lain siswa menjadi lebih aktif bertanya, menanggapi pertanyaan dan membuat kesimpulan, serta siswa terlihat memperhatikan pelajaran dengan tenang dan fokus sehingga mereka bisa menjawab pertanyaan tentang materi pelajaran dengan baik dan benar. (4) Terjadinya peningkatan pemahaman konsep geometri siswa setelah menerapkan metode demonstrasi

    PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN PROGRAM LINEAR BERBASIS MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF PENDEKATAN SCIENTIFIC DENGAN MEDIA E-LEARNING

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan mengembangkan perangkat pembelajaran program linear berbasis model pembelajaran kooperatif pendekatan scientific dengan media e-learning yang valid, praktis dan efektif di kelas X multimedia SMKN 1 Somba Opu. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi, tes, dan kuisioner respon siswa. Subyek penelitian adalah kelas X Multimedia di SMKN 1 Somba Opu. Perangkat Pembelajaran yang dikembangkan adlah buku siswa, LKS, dan PP. Proses pengembangan perangkat pembelajaran menggunakan prinsip Thiagarajan (4-D). Hasil penelitian menyimpulkan bahwa (1) Perangkat pembelajaran yang digunakan valid karena hasil validasi berada pada interval 3,5 ≤ 𑉠̅ < 4,5 dengan rata-rata 𑉠̅ = 4.1 berarti valid dan dapat digunakan dengan revisi kecil; (2) Perangkat pembelajaran praktis karena didalamnya terdapat kategori yang dapat mengaplikasikan aktivitaspembelajaran; (3) Perangkat pembelajaran efektif karena didalamnya terdapat tiga instrumen yaitu tes hasil belajar, LKS, dan kuisioner respon siswa yang terdapat pada kriteria interval tolerasi efekti

    PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA

    Full text link
    Penerapan model pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation terhdap hasil belajar matematika. Permasalahan yang dikaji adalah “ Hasil belajar peserta didik yang menerapkan pembelajaran Group Investigation berbeda dengan yang menerapkan pembelajaran konvensional Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah hasil belajar peserta didik yang menerapkan pembelajaran Group Investigation berbeda dengan yang menerapkan pembelajaran konvensional materi Bilangan Bulat. Sampel penelitian diambil secara random, di mana dipilih menjadi dua kelas dari 12 kelas. Pengumpulan data menggunakan Tes Hasil Belajar Matematika pada pokok Bahasan Bilangan Bulat dalam bentuk Uraian.Teknik Analisis data menggunakan statistika deskriptif adalah sebagai berikut. (1) Hasil belajar matematika peserta didik yang diajar dengan model pembelajaran Group Investigation (Kelompok eksperimen) Mencapai nilai rata rata sebesar 73,67 dengan simpangan baku (standar deviasi) sebesar 8,479 (2) Hasil belajar matematika peserta didik yang diajar dengan model pembelajaran konvensional (Kelompok Kontrol) mencapai nilai rata rata 69,92 dengan simpangan baku (standar deviasi) sebesar 76,25. Dan hasil belajar peserta didik yang diajar dengan model pembelajaran Group Investigation lebih tinggi dibanding dengan model pembelajaran Konvensional. Teknik analisis inferensial menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar matematika siswa yang diajar dengan menggunakan model Group Investigation dengan siswa yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran Konvensional

    254

    full texts

    289

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇