HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika
Not a member yet
289 research outputs found
Sort by
KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA KELAS X MELALUI MODEL BLENDED LEARNING
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kemampuan pemahaman konsep matematis siswa kelas X melalui model blended learning. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi-experimental dengan desain posttest only control group design. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Arinda Palembang yang terdiri dari 48 siswa terbagi ke dalam dua kelompok sampel, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kelas eksperimen diberikan perlakuan berupa model blended learning, sedangkan kelas kontrol diberikan perlakuan pembelajaran biasa (PB). Instrumen penelitian ini terdiri dari tes kemampuan pemahaman konsep matematis dalam bentuk soal essay. Data dianalisis menggunakan uji independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemahaman konsep matematis siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan BL lebih baik secara signifikan daripada kemampuan pemahaman konsep matematis siswa yang mengikuti pembelajaran biasa. dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh positif yang signifikan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa kelas X melalui model blended learning
KOMPARASI KEMAMPUAN PEMAHAMAN, KONEKSI DAN KOMUNIKASI MATEMATIS PADA TIPE STAD DAN TAI
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan pemahaman, koneksi, dan komunikasi matematis siswa dalam penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dan tipe TAI dengan pendekatan scientific pada siswa SMP Negeri 14 Balikpapan ditinjau dari kemampuan awal matematika (tinggi dan rendah). Penelitian ini adalah penelitian eksperimen, dengan populasi seluruh siswa SMP Negeri 14 Balikpapan, dan sampel berasal dari empat kelas yakni dua kelas untuk kelas eksperimen I dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dan dua kelas untuk kelas eksperimen II dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TAI, teknik yang digunakan yaitu teknik purposive sampling. Data yang dikumpulkan terdiri atas data tes kemampuan awal matematika, tes kemampuan pemahaman, koneksi, dan komunikasi matematis, lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, lembar observasi akltifitas siswa, dan angket respons siswa. Data dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif dan analisis inferensial. Hasil penelitian untuk uji hipotesis pada taraf signifikansi α = 0,05 diperoleh kesimpulan bahwa kemampuan pemahaman, koneksi, dan komunikasi matematis siswa yang diajar dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe TAI lebih baik dari tipe STAD ditinjau dari kemampuan awal matematika.ABSTRACTThe research which aimed to discover the difference of understanding ability, connection, and mathematical communication in the implementation of cooperative learning model of STAD type and TAI type to the students of SMP Negeri 14 Balikpapan based on mathematics initial ability (high and low). The research was experimental research. The population was all of the students of SMP Negeri 14 Balikpapan. The samples were selected by conducting purposive sampling and obtained four class, namely two class for experiment class I which taught by implementing cooperative learning model of STAD type and two class for experiment class II which taught by cooperative learning model of TAI. The data collection consisted of data of mathematics initial ability test, understanding ability test, connection, and mathematical communication, learning implementation observation sheet, students’ activity observations sheet, and students’ response questionnaire. The data were analyzed bu using descriptive and inferential analysis. The result for hypothesis test in the level of significance α = 0.05 obtained conclusion that understanding ability, connection, and mathematical communication of the students who were taught by implementing cooperative learning model of TAI type were better than STAD type based on mathematics initial abilit
PENGARUH PENERAPAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA
Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui gambaran hasil belajar matematika murid SD Inpres BTN IKIP 1 Makassar; (2) mengetahui gambaran penerapan pendekatan kontekstual dalam pembelajaran matematika di kelas IV SD Inpres BTN IKIP 1 Makassar; (3) mengetahui pengaruh penerapan pendekatan kontekstual terhadap hasil belajar matematika murid di SD Inpres BTN IKIP 1 Makassar. Penelitian ini adalah jenis penelitian quasi eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa di SD Inpres BTN IKIP 1 Makassar tahun 2017, sampel penelitian yaitu murid kelas IV SD Inpres BTN IKIP I Makassar. Teknik pengumpulan data melalui tes hasil belajar matematika dan lembar observasi. Teknik analisis data statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan : (1) Hasil belajar siswa dalam pembelajaran matematika di kelas IV SD Inpres BTN IKIP 1 Makassar sebelum penerapan pendekatan kontekstual berada pada kategori sangat rendah, setelah penerapan pendekatan kontekstual berada pada kategori sangat tinggi. Sedangkan pada kelompok kontrol berada pada kategori sangat rendah ke kategori rendah; (2) penerapan pendekatan kontekstual pada umumnya terlaksana dengan baik berdasarkan hasil dan pelaksanaannya. (3) penerapan pendekatan kontekstual berpengaruh terhadap hasil belajar pada mata pelajaran matematika siswa kelas IV SD Inpres BTN IKIP 1 Makassar.ABSTRACTThis study aims to (1) find out the picture of mathematics learning results of students of SD Inpres BTN IKIP 1 Makassar; (2) to know the description of the application of contextual approach in mathematics learning in grade IV of SD Inpres BTN IKIP 1 Makassar; (3) determine the effect of applying contextual approach to the results of mathematics learning of students at SD Inpres BTN IKIP 1 Makassar. This research is a type of quasi research experiment. The population in this study was all students at SD Inpres BTN IKIP 1 Makassar in 2017, a sample of research that is grade 4 students of SD Inpres BTN IKIP I Makassar. Data collection techniques through mathematics study results tests and observation sheets. Descriptive and inferential statistical data analysis techniques. The results showed: (1) Students\u27 learning outcomes in mathematics learning in grade IV of SD Inpres BTN IKIP 1 Makassar before the application of contextual approaches are in a very low category after the application of contextual approaches are in a very high category. While in the control group is in a very low category to a low category; (2) The application of contextual approach is generally carried out properly based on the results and implementation. (3) The application of contextual approach affects the learning outcomes in mathematics subjects of grade 4 students of SD Inpres BTN IKIP 1 Makassar
PENERAPAN SIKLUS ACTIVITIES, CLASS DISCUSSION, AND EXERCISE (ACE) PADA MATA KULIAH MATEMATIKA DISKRET
Mata kuliah matematika diskret pada struktur kurikulum Program Studi Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) menjadi landasan untuk mempelajari mata kuliah yang lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk m engimplementasikan model pembelajaran activities, class discussion, and exercise (ACE) dalam pembelajaran matematika diskret dengan sasaran peningkatan partisipasi aktif mahasiswa. Desain penelitian menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas dengan model Kemmis dan Mc. Taggart yang terdiri dari empat tahapan (perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refeleksi) dalam dua siklus. Penelitian dilaksanakan di Program Studi RPL Institut Teknologi Telkom Purwokerto dengan subjek penelitian yaitu mahasiswa kelas RPL A sebanyak 27 orang pada tahun akademik 2018/2019. Teknik pengumpulan data melalui observasi dan tes evaluasi pembelajaran. Berdasarkan hasil penelitian, penerapan siklus ACE memberikan peningkatan pada hasil pencapaian pembelajaran mahasiswa. Pencapaian aktivitas pembelajaran mahasiswa mengalami peningkatan dari 44,45% pada siklus 1 menjadi 75,94% pada siklus 2. Selain itu juga terjadi peningkatan hasil belajar mahasiswa dilihat dari rata-rata klasikal siklus 1 yaitu 55,8 dan siklus 2 yaitu 72,7. Hal ini menggambarkan bahwa penerapan siklus ACE dalam pembelajaran matematika diskret dapat meningkatkan capaian pembelajaran mata kuliah di kelas RPL A.ABSTRACTThe discrete mathematics subject in the curriculum of the Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) Departemen is the fundamental subjects for the freshman, so it has to bring in an attractive approach of learning process. The aim of this study is to implement the activities, class discussion, and exercise (ACE) cycle for the discrete mathematics learning. This implementation is designed to construct student participation in the class. The research design uses the Kemmis and Taggart classroom action research approach including two cycles that each cycle is consists of four stages (planning, implementation, observation, and reflection). The research was conducted in the RPL Departement of the Institut Teknologi Telkom Purwokerto with 27 RPL A class students in the academic year 2018/2019 as a research subject. The techniques of data collection use class observations and tests. Based on the results, the ACE cycle implementation brings an increase in student learning achievement. The achievement of student learning activities has increased from 44.45% in cycle 1 to 75.94% in cycle 2. In addition, there was also an increase in student learning outcomes seen in the class score. The class score in the cycle 1 was 55.8 and in the cycle 2 was 72.7. These results demonstrate that the ACE cycle implementation in the learning of discrete mathematics can improve the learning outcome in class RPL A Â
ANALISIS TINGKAT KESULITAN SISWA DALAM KEMAMPUAN MENYELESAIKAN MASALAH MATEMATIKA MATERI PERSAMAAN KUADRAT
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan – kesulitan siswa dalam menyelesaikan masalah matematika pada materi Persamaan Kuadrat Dan Fungsi Kuadrat, Teorema Faktor Dan Teorema Sisa Metode yang digunakan adalah menggunakan tes dan wawancara. Tes dilakukan kepada siswa sedangkan wawacara dilakukan kepada guru dan siswa. Sekolah yang merupakan tempat penelitian adalah SMA Advent Purwodadi sekolah ini adalah merupakan sekolah satu atap (SATAP) yang terdiri dari 300 siswa dari berbagai daerah Hasil wawancara guru menyatakan bahwa guru tidak terlalu mengalami kesulitan dalam mengajar materi Persamaan Kuadrat Dan Fungsi Kuadrat, Teorema Faktor Dan Teorema Sisa guru akan mengalami kesulitan apabila sudah masuk pada bentuk akar, sedangkan kesalahan yang dilakukan siswa bervariasi yaitu kesalahan fakta, kesalahan konsep, kesalahan prinsip dan kesalahan operasi. Solusi yang di tawarkan adalah pembelajaran dengan memberikan soal open- ended pada materi persamaan kuadrat dan untuk menentukan grafik fungsi kuadrat yaitu dengan mengkontruksi prinsip.ABSTRACTThis study aims to analyze the difficulties of students in solving mathematical problems in the material Quadratic Equations and Quadratic Functions, Factor Theorem and Time Theorem The method used is to use tests and interviews. Tests are conducted on students while interviews are conducted on teachers and students. The school which is a place of research is Adventist Purwodadi High School. This school is a one-roof school (SATAP) consisting of 300 students from various regions. The teacher\u27s interview results state that the teacher has no difficulty in teaching the material Quadratic Equations and Quadratic Functions, Theorem Factors and Theorems The rest of the teachers will experience difficulties if they have entered the root form, while the mistakes made by students vary, namely fact errors, concept errors, principle errors and operating errors. The solution offered is learning by giving open-ended questions to the material in quadratic equations and to determine the graph of quadratic functions, namely by constructing the principle
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN DENGAN METODE GALPERIN TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA SMA
Jenis penelitian adalah penelitian eksperimen. Tujuan penelitian: (1) Untuk memperoleh gambaran deskriptif hasil belajar matematika siswa yang diajar dengan menggunakan metode Galperin dan metode ekspositori, (2) Untuk memperoleh gambaran deskriptif aktivitas siswa yang diajar dengan menggunakan metode Galperin dan metode ekspositori, (3) Untuk memperoleh gambaran deskriptif respon siswa yang diajar dengan menggunakan metode Galperin dan metode ekspositori, (4) Untuk mengetahui efektivitas pembelajaran matematika dengan menggunakan metode Galperin dibandingkan dengan metode ekspositori. Satuan eksperimen yaitu siswa SMA Negeri 1 Bungoro pada semester ganjil 2011/2012 dan diberi perlakuan 2 kelas. Teknik analisis data dengan analisis kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian: (1) Rata-rata hasil belajar matematika yang diajar dengan metode Galperin lebih tinggi dibandingkan yang diajar dengan metode ekspositori, (2) Aktivitas siswa dalam proses belajar mengajar yang diajar dengan menggunakan metode Galperin lebih baik dibandingkan aktivitas siswa yang diajar dengan menggunakan metode ekspositori, (3) Respons siswa yang diajar menggunakan metode Galperin lebih  positif dengan respons siswa yang diajar dengan menggunakan metode ekspositori, (4) Berdasarkan indikator keefektifan, pembelajaran dengan metode Galperin efektif diterapkan pada siswa SMA Negeri 1 Bungoro khususnya materi  program linear dibandingkan dengan pembelajaran dengan metode ekspositori, hal ini tercermin dari perbedaan rata-rata hasil belajar, ketuntasan klasikal, aktivitas siswa, dan respons siswa
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SQ3R TERHADAP NILAI MATA KULIAH STATISTIKA MATEMATIKA
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kondisi nilai ujian mahasiswa angkatan 2016 pada tengah semester yang mengampu mata kuliah statistika matematika belum mencapai maksimal. Sebagian besar mahasiswa masih kesulitan memahami dan memaknai konsep statistika matematika untuk materi peluang sehingga mahasiswa merasa kesulitan dalam menyelesaikan baik soal latihan, kuis, maupun ujian. Peneliti selaku dosen pengampu mata kuliah statistika matematika merasa perlu untuk melakukan inovasi pembelajaran. Model pembelajaran SQ3R merupakan alternatif pembelajaran yang digunakan peneliti karena melalui model ini mampu memberikan pemahaman yang membantu mahasiswa berpikir tentang teks yang sedang dibaca terkait materi peluang sehingga mahasiswa mampu menyelesaikan bentuk permasalahan terkait peluang dengan berbagai kompleksitas problem soal. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling sehingga didapatkan mahasiswa angkatan 2016 kelas A dan kelas D sebagai sampel. Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran SQ3R terhadap hasil belajar mahasiswa angkatan 2016 kelas A dan D pada mata kuliah statistika matematika untuk materi peluang. Pengumpulan data yang dilakukan oleh peneliti melalui teknik dokumentasi berupa nilai yang sebelumnya diperoleh dan tes yang diberikan oleh peneliti. Berdasarkan  uji analisis data menggunakan uji-t diperoleh bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran SQ3R terhadap hasil belajar matematika mahasiswa angkatan 2016 kelas A dan D
PENGARUH PENERAPAN PENDEKATAN CTL TERHADAP KEMAMPUAN PENALARAN DAN KOMUNIKASI MATEMATIKA
Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh penerapan pendekatan kontekstual terhadap kemampuan penalaran dan komunikasi matematika siswa kelas X SMA Negeri 1 Tanjung Lubuk Kecamatan Tanjung Lubuk kabupaten Ogan Komering Ilir. Â Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan populasi kelas X SMA Negeri 1 Tanjung Lubuk tahun ajaran 2015/2016. Sampel diambil dengan metode purposive random sampling. Dari 6 kelas yang ada dipilih 2 kelas secara random, sebagai kolompok kontrol dan eksperimen. Data diambil dengan menggunakan tes. Data dianalisis dengan t-tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh positif penerapan pendekatan kontekstual terhadap kemampuan penalaran dan komunikasi matematika siswa kelas X SMA Negeri 1 Tanjung Lubuk. Ada perbedaan kemampuan penalaran dan komunikasi secara signifikan antara siswa yang belajar dengan pendekatan kontekstual dan yang belajar dengan pendekatan konvensional, sehingga pendekatan kontekstual dapat diimplementasikan dalam pembelajaran matematika di kelas