HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika
Not a member yet
    289 research outputs found

    KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA MELALUI PEMBELAJARAN CREATIVE PROBLEM SOLVING BERBANTUAN POWER POINT

    Full text link
    Kemampuan komunikasi matematis merupakan kemampuan menyampaikan ide atau gagasan matematis, baik secara lisan maupun tulisan untuk memperjelas keadaan atau masalah. Masalah yang sering muncul dalam pembelajaran matematika seperti sulitnya siswa dalam menyelesaikan soal-soal yang berkaitan dengan mengomunikasikan gagasan/ide secara matematis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan komunikasi matematis siswa melalui pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) dengan berbantuan power point pada siswa SMP Bina Bangsa Tinggal Jaya. Metode yang digunakan adalah eksperimen semu dengan desain One-shot case study. Data dianalisis dengan analisis statistik deskriptif. Dari hasil analisis data kemampuan komunikasi matematis siswa perindikator, ada satu indikator yang termasuk dalam kategori sedang yaitu membuat konjektur, menyusun argumen, merumuskan definisi dan generalisasi dengan persentase 63,98. Sedangkan indikator lainnya dalam kategori tinggi yaitu (1)melukiskan dan merepresentasikan benda nyata, gambar dan diagram dalam bentuk ide dan atau simbol matematika, (2)menjelaskan ide, situasi dan relasi matematik, secara lisan dan tulisan dengan menggunakan benda nyata, gambar, grafik, dan ekspresi aljabar, (3)menyatakan peristiwa sehari-hari dalam bahasa atau simbol matematika atau menyusun model matematika suatu peristiwa, (4)membaca dengan pemahaman suatu presentasi matematika. Jadi dapat disimpulkan bahwa kemampuan komunikasi matematis siswa setelah diterapkan pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) berbantuan power point dikategorikan tinggi dengan rata-rata nilai 70,14.Â

    PENGARUH EFIKASI DIRI DAN PENAMPILAN TUGAS TERHADAP KEPUASAAN KERJA GURU DI SMP NEGERI KECAMATAN PADEMANGAN JAKARTA UTARA

    Full text link
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk kemampuan diri sendiri dan kinerja tugas serta kinerja tugas guru kepuasan kerja di kecamatan pademangan Jakarta Utara. Metodologi penelitian adalah survei yang dipilih dengan teknik simple random sampling. Analisis dan interpretasi data menunjukkan bahwa (1) efikasi diri berpengaruh langsung positif terhadap kepuasan kerja, (2) kinerja tugas berpengaruh langsung positif terhadap kepuasan kerja, (3) kemampuan diri sendiri berpengaruh positif terhadap penampilan tugas

    Analisis Kesulitan Siswa Memahami Materi SPLTV Ditinjau dari KAM Pada Kelas Virtual

    Full text link
    Kemampuan awal matematika siswa sangat penting diketahui sebagai dasar bagi siswa memahami materi selanjutnya. Permasalahan konstektual dalam materi SPLTV membuat siswa banyak mengalami kesulitan dalam memecahkan permasalahan tersebut.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesulitan siswa kelas X pada kelas virtual dalam memahami materi SPLTV ditinjau dari kemampuan awal matematika siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Penelitian ini dilakukan di SMAN 6 Depok dengan sample sebanyak 56 siswa. Teknik pengambilan sample yaitu dengan cara Siswa terlebih dahulu diberikan soal pre-test. Dari hasil pre-test, siswa dikategorikan sesuai kemampuan awal matematika siswa. Dari 56 siswa, diambil 6 siswa sesuai kategori kemampuan awal matematika berdasarkan pre-test. Data diambil dari hasil analisis test uraian SPLTV dan wawancara. Hasil yang diperoleh adalah Siswa berkemampuan awal tinggi memahami konsep dari SPLTV, sehingga siswa mampu menyelesaikan permasalahan SPLTV. Namun, siswa berkemampuan awal sedang dan rendah mengalami kesulitan memahami materi SPLTV, salah satunya karena model pembelajaran dalam kelas virtual sehingga siswa kesulitan dalam memahami konsep dari SPLTV. Kesulitan siswa berkemampuan awal sedang dan rendah dalam memahami konsep SPLTV membuat siswa tidak dapat menyelesaikan permasalahan SPLTV dengan baik

    ANALISIS LITERASI MATEMATIKA MATERI ALJABAR DITINJAU DARI GAYA KOGNITIF SISWA KELAS 7 SMPN N 1 SEKINCAU, LAMPUNG BARAT

    Full text link
    Literasi menjadi kemampuan yang sangat urgent yang harus dimiliki seseorang apalagi di era yang semakin berkembang ilmu pengetahuannya seperti sekarang ini. Literasi maetematika menjadi salah satu literasi yang sangat berguna yakni literasi matematika membentuk kemampuan seseorang untuk merumuskan, menerapkan dan menafsirkan matematika dalam berbagai konteks termasuk melakukan penalaran secara sistematis. Metode penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini berusaha untuk menggali informasi, menggambarkan, dan mengetahui literasi matematika materi aljabar ditinjau dari gaya kognitif siswa.  kelas 7 SMPN 1 Sekincau, Lampung Barat. Penelitian ini menganalisis mengenai pengetahuan operasi matematika tentang materi aljabar perspektif kognitif siswa. Hasil penelitian ini adalah gaya kognitif siswa yakni Field Dependent (FD) dan Field Independent memiliki perbedaan dalam hal penalaran, tata cara pengerjaan dan model pendampingan siswa. Subject FD belum mampu memahami penalaran spasial dan belum bisa mandiri, sedangkan subject FI telah menguasai penalaran spasial dan mandir

    BATU SANDUNGAN CALON GURU MATEMATIKA DALAM VISUALISASI KONSEP LIMIT FUNGSI

    Full text link
    Limit fungsi merupakan salah satu konsep dalam matematika yang memerlukan perhatian khusus. Terdapat banyak konsep matematika yang memerlukan pemahaman konsep limit dengan baik. Konsep limit fungsi merupakan materi yang akan diajarkan oleh calon guru matematika kepada siswa di kelas 11, sehingga perlu bagi calon guru matematika untuk menguasai konsep tersebut. Namun, ditemukan masih terdapat calon guru matematika yang belum menguasai konsep tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan mahasiswa calon guru matematika dalam menyelesaikan soal limit fungsi dan penyebabnya. Penelitian dilakukan di salah satu universitas di Provinsi Sulawesi Selatan dengan 3 subjek yang berada di semester 4 jenjang S1 prodi pendidikan matematika. Analisis yang dilakukan diadaptasi dari langkah-langkah analisis kesalahan oleh Medova (2019). Hasil yang ditemukan adalah kesalahan yang cenderung dilakukan oleh mahasiswa adalah kesalahan dalam membuat sketsa grafik fungsi dan kesalahan dalam memvisualisasikan limit fungsi. Kesalahan dalam membuat sketsa grafik fungsi tersebut dapat ditemukan saat mahasiswa tidak mampu mensketsa grafik fungsi yang terdapat suatu titik tidak terdefinisi dalam domainnya. Adapun kesalahan dalam memvisualisasikan limit fungsi terlihat saat mahasiswa tidak mampu menunjukkan ketiadaan limit di suatu titik. Kesalahan-kesalahan tersebut disebabkan karena subjek yang terpilih belum memahami dengan baik konsep fungsi dan konsep limit fungsi

    HUBUNGAN ANTARA KESADARAN METAKOGNISI DAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA SMP

    Full text link
    Penelitian ini dilatarbelakangi atas kondisi kesulitan siswa dalam mempelajari pelajaran matematika tanpa mempunyai kesadaran metakognisi dan kemampuan komunikasi matematis. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui bagaimana hubungan antara kesadaran metakognisi dan kemampuan komunikasi matematis siswa SMPNegeri 74 Jakarta. Metode pada penelitian ini dengan metode kuantitatif. Teknik pengumpulan data dengan angket kuisioner dan pemberian soal kemudian dijadikan skor kuantitatif serta pengambilan sampel dengan simple random sampling berjumlah 35 siswa. Pengujian terhadap instrument penelitian menggunakan uji validitas, uji realibilitas, uji normalitas, uji linearitas diakhiri dengan uji korelasi agar mendapatkan hasil penelitian. Hasil penelitian ialah terdapat hubungan yang linear antara kesadaran metakognisi dan kemampuan matematis siswa dengan nilai 0,477 >0,05 serta terdapat juga hubungan yang berkorelasi dan positif sebesar 0,756 artinya hubungan antar variabel positif dan memiliki hubungan kuat terlihat pada rentang angka antara 0,60-0,799

    PENDEKATAN STEAM BERBASIS KONTEN LOKAL UNTUK MENJADIKAN MATEMATIKA BERMAKNA DAN MENYENANGKAN

    Full text link
    At this time students must be introduced to learning mathematics that is meaningful, fun and not boring. Through STEAM learning, teachers can create learning that is directly related to everyday life so as to create fun learning that can increase student motivation to learn. This study aims to find out and describe how a STEAM approach based on local content can make mathematics meaningful and fun. This type of research is descriptive with a qualitative approach. The results of this study indicate that there are several cultural riches in the Donggala district that can be explored and used as alternative media for learning mathematics, including banava batik with coffee motifs, clove motifs and traditional motifs. Integrating local content in the STEAM approach can show students that mathematics is not an abstract thing that has no relevance to life, but is very closely related to real life. This learning will make mathematics which is abstract and tends to be boring become more real for student

    ANALISIS KESALAHAN SISWA SMP DALAM MENYELESAIKAN SOAL MATERI LINGKARAN BERDASARKAN TAHAP NEWMAN

    Full text link
    Lingkaran ialah sebuah materi yang hendaknya dipahami oleh siswa. Penelitian yang dilakukan memiliki tujuan memahami kesalahan apakah  yang diperbuat peserta didik dalam pengerjaan soal dalam materi lingkaran. Jenis penelitian ini diskriptif kualitatif. Penelitian tersebut dijalani melalui pemberian soal tes tertulis kepada 13 siswa kelas VIII di Pondok Pesantren Prof.Dr.HAMKA Maninjau. Data yang didapatkan selanjutnya dianalisa melalui pereduksian data, penyajian data, serta menarik kesimpulan. Kesalahan siswa saat menyelesaikan soal lingkaran yakni kesalahan reading (membaca) sebesar 14,00%. Kesalahan comprehention (memahami soal) sebesar 22,00%. Kesalahan transformation (transformasi) sebanyak 24,67%. Kesalahan process skill (kesalahan keterampilan proses) sebesar 16,00%. Kesalahan encoding eror (penulisan jawaban) sebesar 23,33%. Kebanyakan siswa membuat kesalahan transformation juga kesalahan saat menulis jawaban

    PENGARUH PENGGUNAAN MODUL MATEMATIKA TERHADAP MINAT DAN PRESTASI BELAJAR SMK PGRI 2 KEDIRI

    Full text link
    Penelitian bertujuan melihat pengaruh penggunaan modul pembelajaran terhadap minat dan prestasi belajar matematika pada siswa kelas X AKL SMK PGRI 2 Kediri. Jenis penelitian kuantitatif, desain penelitian eksperimen semu dengan jenis Pretest – Posttest Only Control Group Design. Populasi penelitian pada tahun ajaran 2020/2021 adalah seluruh siswa kelas X AKL SMK PGRI 2 Kediri. Sampel dibagi menjadi 2 kelompok yaitu, kelompok eksperimen dengan 25 siswa di kelas X AKL 1 dan kelompok kontrol dengan 25 siswa di kelas X AKL 3. Pretest, posttest dan kuesioner minat digunakan untuk mengumpulkan data penelitian. Teknik analisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis. Hasil uji hipotesis dengan uji-t diperoleh nilai ð‘¡â„Žð‘–ð‘¡ð‘¢ð‘›ð‘” dan ð‘¡ð‘¡ð‘Žð‘ð‘’ð‘™ pada taraf signifikan 5%. Nilai ð‘¡â„Žð‘–ð‘¡ð‘¢ð‘›ð‘” = 2,918 sedangkan nilai ð‘¡ð‘¡ð‘Žð‘ð‘’ð‘™ = 1,677, menunjukkan ð‘¡â„Žð‘–ð‘¡ð‘¢ð‘›ð‘” > ð‘¡ð‘¡ð‘Žð‘ð‘’ð‘™, sehingga ð»ð‘Ž diterima dan ð»ð‘œ ditolak. Hal ini menyatakan bahwa penggunaan modul pembelajaran berpengaruh terhadap minat dan prestasi belajar siswa kelas X AKL SMK PGRI 2 Kediri

    HAMBATAN KOGNITIF DAN TINDAK LANJUT: ANALISIS KEMAMPUAN NUMERASI SISWA PADA KEGIATAN MBKM

    Full text link
    Siswa yang bersekolah di daerah terpencil memiliki hambatan kognitif ketika menyelesaikan soal numerasi. Hambatan kognitif pada numerasi menjadi kendala bagi siswa ketika menyelesaikan materi bilangan. Hambatan kognitif disebabkan oleh sulitnya materi bilangan atau pembelajaran yang kurang bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hambatan kognitif siswa ketika menyelesaikan materi bilangan serta tindak lanjutnya.  Metode yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif dengan 5 orang siswa sebagai subjek wawancara. Pemilihan subjek selain berdasarkan hambatan yang sama juga berdasarkan kemampuan komunikasi siswa. Triangulasi teknik digunakan untuk keabsahan data dengan membandingkan data pekerjaan siswa, catatan lapangan dan hasil wawancara. Temuan penelitian menunjukkan 2 hambatan kognitif terbesar pada siswa yaitu rendahnya kepercayaan diri siswa, dan pembelajaran kurang bermakna. Hal ini menjadi salah satu indikator hambatan kognitif karena siswa malu bertanya terkait materi yang belum dimengerti dengan baik. Tindak lanjut diberikan dengan memberikan materi berbantuan media baik manipulatif maupun berbantuan komputer

    254

    full texts

    289

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇