Journal Indonesia Emerging Literacy Education
Not a member yet
196 research outputs found
Sort by
Optimalisasi Blended Learning Berbantuan Google Classroom untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran di Sekolah Dasar
Sebagai bentuk kesadaran dalam mengoptimalkan pembelajaran pada masa peralihan setelah pandemi covid-19 para pendidik perlu mengambil peran lebih awal untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar dengan mengadakan pelatihan dalam bentuk pengabdian masyarakat. Tujuan pengabdian ini adalah upaya nyata untuk mengoptimalkan pembelajaran blended learning berbantuan learning system managemen Google Classroom untuk meningkatkan kualitas pembelajaran guru dengan menjalin kerjasama sesuai dengan instansi sasaran. Kegiatan pelatihan ini ada karena kondisi di satuan pendidikan yang belum pernah tersentuh pelatihan dalam peningkatan kualitas pembelajaran blanded berbantuan LMS. Metode yang digunakan dalam pengoptimalisasi pembelajaran blanded adalah cermah, diskusi, praktik implementasi aplikasi Google Classroom yang terakomodasi dengan face to face home visit (blended). Sasaran Pengabdian masyarakat ini meliputi pendidik dan tenaga kependidikan di SDN 1 Ngares dan SDN 2 Ngares kabupaten Trenggalek sejumlah 15 guru, 2 operator dan 3 staf karyawan sekolah. Hasil akhir yang didapatkan dari kegiatan pengabdian masyarakat meningkatkan keterampilan guru dalam mengoptimalkan blanded learning berbantuan google classroom, sehingga nantinya memberikan dampak positif terhadap kualitas pembelajaran guru
Pelatihan Strategi Pemasaran Produk Bagi Calon Wirausahawan Muda Untuk Mahasiswa Semester Akhir Universitas Mathlaul Anwar, Pandeglang
Pandemi COVID-19 yang telah berlangsung hampir 10 bulan di tahun 2020 ini, secara nyata berdampak pada perekonomian negara negara di dunia termasuk Indonesia. Telah menjadi fakta bahwa kemampuan perusahaan semakin kurang menyerap tenaga kerja sementara jumlah para pencari kerja semakin bertambah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan inspirasi kreativitas usaha, memperkenalkan strategi pemasaran produk serta menginisiasi kelahiran wirausahawan muda di kalangan mahasiswa tingkat akhir di Universitas Mathla'ul Anwar, Pandeglang. Pelatihan ini dilaksanakan melalui zoom sebagai media penyampai secara daring karena waktu pelaksanaan bersamaan dengan berlakunya PSBB di wilayah Banten. Materi pelatihan yang disampaikan adalah konsep pemasaran produk, berbagai jenis pemasaran, fungsi pemasaran dan strategi pemasaran produk. Dari hasil angket yang dibagikan sebelum dan sesudah kegiatan, para peserta lebih memahami berbagai strategi pemasaran produk. Kendala yang dialami selama pelaksanaan acara adalah jaringan internet yang tidak stabil. PKM kewirausahaan lanjutan sebaiknya menghadirkan wirausahawan yang berpengalaman lapangan, sehingga peserta mendapatkan referensi lebih mengarah pada alternatif pemecahan masalah
Peningkatan Kedisplinan Belajar Pendidikan Agama Islam Melalui Pembiasaan Tadarrus Siswa
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pembiasaan tadarrus dapat meningkatkan Kedisplinan siswa pada mata pelajaran pendidikan agama Islam Kelas 8.A di SMP Negeri 9 Balikpapan. Penelitian ini dirancang dengan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) atau yang disebut classroom action research, prosedur pelaksanaan tindakan kelas dalam penelitian ini diatur dalam skenario model penelitian tindakan kelas dengan rancangan distrukturkan dalam dua siklus, dimana Siklus I merupakan prerekuiset dari siklus berikutnya. Setiap siklus terdiri dari 4 tahapan (langkah), yaitu Perencanaan, Pelaksanaan, Pengamatan dan Refleksi, Hasil penelitian menemukan adanya peningkatan persentase kedisplinan belajar siswa pada pelajaran PAI pada saat pembelajaran, sebelum tindakan sebesar 30% (3 siswa) menjadi 50% (10 siswa) pada siklus I, dan pada siklus II meningkat menjadi 80% (8 siswa). Pada awal siklus terdapat beberapa kelemahan dalam proses pembelajaran, tetapi setelah diadakan refleksi dan perbaikan maka proses pembelajaran pada siklus II dapat mencapai keberhasilan sesuai target yang diharapkan. Jadi semua indikator kinerja telah tercapai, maka hipotesis tindakan yang berbunyi “Bahwa melalui pembiasaan tadarrus dapat meningkatkan kedisplinan belajar siswa pada mata pelajaran PAI Kelas VIII.A SMP Negeri 9 Balikpapan
Pelatihan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) Bagi Guru SMAN Panarukan Situbondo
Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan keterampilan guru dalam mengimplementasikan PTK dan menyusun hasil penelitian PTK adalah dengan mengadakan pelatihan. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan kualitas pembelajaran dan penilaian hasil belajar seiring dengan meningkatnya keterampilan guru dalam mengimplementasikan PTK dan menyusun hasil penelitian PTK serta terjalin kerjasama yang baik antara FKIP dengan khalayak sasaran. Metode yang digunakan dalam kegiatan pelatihan adalah metode ceramah, metode diskusi, dan metode praktik dalam mengimplementasikan dan menyusun hasil penelitian PTK. Khalayak sasaran yang menjadi objek dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah guru SMAN Panarukan Situbondo sebanyak 41 orang guru. Hasil yang diperoleh dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatnya kemampuan guru dalam mengimplementasikan PTK dan menyusun hasil penelitian PTK sehingga memberikan dampak terhadap kinerja guru dan proses belajar mengajar
Peran Perguruan Tinggi Lepisi dalam Memfasilitasi Pemberantasan Covid-19 di Karawaci Tangerang Banten
Tujuan dari pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat (PkM) dilingkungan Perguruan Tinggi Lepisi adalah untuk memfasilitasi pemberian vaksin bagi masyrakat Kecamatan Karawaci Kota Tangerang dalam rangka membantu pemberantasan penyebaran covid-19. PkM ini dilaksanakan dalam waktu 2(dua) bulan yaitu sejak tanggal 1 Juli 2021 sampai dengan 31 Agustus 2021. Kegiatan dimulai dengan pembentukan tim PkM, menjalin kerjasama dengan mitra, penerimaan pendaftaran, instalasi perlengkapan dan peralatan. Pelaksanaan vaksin dilaksanakan dalam dua periode yaitu periode 1 dan 2, baik untuk pemberian vaksin dosis 1 dan dosis 2 (yang dibahas dalam artikel PkM ini hanya periode 1). Jumlah pendaftar pada periode 1 sebanyak 3946 peserta, dan yang berhasil memperoleh vaksin sebanyak 3906 peserta, dan sebanyak 40 perserta mengalami penundaan karena alasan kesehatan. Jumlah pendaftar pada pemberian vaksin dosis 2 adalah peserta yang mendapat vaksin dosis 1 yaitu sebanyak 3906. Dari jumlah ini peserta yang berhasil diberikan vaksin sebanyak 3900 peserta dan 6 peserta mengalami penundaan karena alasan kesehatan yang tidak memenuhi persyaratan. Tim PkM perguruan tinggi Lepisi berupaya dan memberikan saran kepada Tim UPT Puskesma untuk mendampingi peserta sampai memenuhi persyaratan kesehatan, sehingga semua peserta akhirnya bisa memperoleh vaksin, baik dosis 1 maupun dosis 2. Jenis vaksin yang digunakan UPT Puskesmas Karawaci adalah Sinovac BioTech
Model Pembelajaran Berbasis Aktivitas pada Siswa Kelas VII di MTs Al-Hidayah Sungai Tabukan
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mendeskripsikan tingkat pendekatan berbasis aktivitas dalam menumbuhkan motivasi belajar aqidah akhlak pokok bahasan Taubat MTs Al-Hidayah Sungai Tabukan pada siswi kelas VII B pada semester I tahun pelajaran 2020/2021. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang ingin mengungkap seberapa tinggi tingkat efektifitas pendekatan berbasis aktivitas dalam menumbuhkan motivasi belajar aqidah akhlak pokak bahasan Taubat pada siswi kelas VII. Lokasi penelitian tindakan ini adalah Madrasah Tsanawiyah Al-Hidayah Sungai Tabukan, kelas VII B semester I terdiri dari 14 siswi. Hasil penelitian menemukan bahwa pembelajaran materi taubat dengan menggunakan metode Saintifik/inquiry pada siswi kelas VII B dirasa dapat meningkatkan proses pembelajaran materi taubat. Dimana dapat dilihat dari peningkatan rata-rata perolehan skor dari siklus 1 sebesar (85%) dan meningkat pada siklus 2 sebesar (95%)
Pembelajaran Al Qur’an Pada Program Tahfidz Balita dan Anak Usia Dini
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui motivasi anak usia dini dalam belajar al qur’an pada program tahfidz balita dan anak. Penelitian dengan menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan wawancara terbuka, pertanyaan kunci adalah Apakah faktor motivasi pada AUD untuk belajar dalam belajar al-Qur’an pada program tahfidz balita dan anak. Informan dalam penelitian ini adalah Kepala TPA, Guru dan lima Orang Tua AUD/ Balita yang belajar di Tempat Penelitian. Penelitian dilaksanakan di TPA Asyaturrohmah Sangatta Kutai Timur. Analisis menggunakan Miles & Huberman, Hasil penelitian balita menghafal al-Qur’an dengan metodenya dari satu ayat dipenggal perkata, diulang-ulang, satu kata itu sampai 5 kali, motivasi belajar dengan strategi motivasi untuk mendorong agar anak mau ikut menghafal, motivasi dari luar diberikan guru dan orang tua, keluarga dan masyarakat, dan motivasi dari dalam anak senang belajar menghafal karena dirangsang dengan aktivitas dunia mereka seperti menggambar sebelum kegiatan menghafal dimulai. Harapan anak terus berkembang dengan pengetahuan dan pengalaman yang awalnya berasal dari tempat TPA ini
Studi Literatur: Pengembangan Media Pembelajaran dengan Video Animasi Powtoon
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) kelayakan media pembelajaran dengan video animasi powtoon; (2) respons terhadap media pembelajaran dengan video animasi powtoon; (3) hasil belajar setelah menerapkan media pembelajaran dengan video animasi powtoon. Teknik pengumpulan data dengan cara mengumpulkan beberapa penelitian terdahulu untuk menjawab kelayakan media, respons, dan hasil belajar setelah menerapkan media pembelajaran dengan video animasi powtoon. Penelitian terdahulu yang sudah terkumpul selanjutnya dikompilasi, dianalisis, dan disimpulkan sehingga mendapatkan kesimpulan mengenai pengembangan media pembelajaran dengan video animasi powtoon. Hasil penelitian (1) media pembelajaran dengan video animasi powtoon dikatakan layak karena memenuhi aspek-aspek kevalidan media terhadap video animasi powtoon dengan persentase rata-rata penialain validasi ≥ 61% - 100% dengan kualitatif baik hingga sangat baik, (2) respons terhadap media pembelajaran dengan video animasi powtoon dikatakan baik karena responden menunjukkan ketertarikan terhadap media dengan persentase rata-rata peniaian hasil respons ≥ 61% - 100% dengan baik hingga sangat baik, (3) media pembelajaran dengan video animasi powtoon yang dapat meningkatkan hasil belajar adalah media pembelajaran dengan video animasi powtoon yang telah memenuhi aspek kelayakan media serta hasil uji penerapan media menunjukkan peningkatan hasil belajar setelah menerapkan video animasi powtoon
Pendampingan Pemasaran Industri Rumahan Keripik Tempe Khas Trenggalek Berbasis Online di Kelurahan Ngantru Sebagai Produk Makanan Unggulan Kabupaten Trenggalek
Industri keripik tempe di Kelurahan Ngantru tidak dapat berkembang secara siginifikan diakrenakan terdapat industri lain yang berada di Desa Bendorejo yang lokasinya lebih strategis di pinggir jalan nasional dan pemasaran keripik tempe di Kelurahan Ngantru sangat terbatas untuk pemenuhan pasar lokal serta kondisi tersebut diperparah pada masa pandemi covid-19. Salah satu solusi yang dapat menyelesaikan permasalahan tentang pemasaran industri keripik tempe yaitu melalui pemasaran secara online. Hasil yang diperoleh setelah mengimplementasikan pemasaran secara online kepada pengusaha UMKM keripik tempe adalah adanya perubahan pola pikir dan kesadaran pengusaha keripik tempe untuk menjual keripik tempe, pengetahuan pengusaha tentang strategi pemasaran berbasis online melalui e-commerce atau market place meningkat, jangkauan pasar pemasaran keripik tempe semakian meluas tidak hanya pemenuhan pasar lokal dan perubahan omset penjualan yang semakin naik dikarenakan kenaikan permintaan pasar yang tidak hanya pasar lokal namun juga pasar nasional. Tata kelola manajemen pemasaran semakin baik dengan dibentuknya paguyupan pengusaha keripik tempe yang bertujuan untuk melakukan diskusi secara rutin, baik dengan antar pengusahana, kelurahan, maupun pemerintahan Kabupaten Trenggalek
Human Resources on Increasing Teacher Performance in Islamic Education Institution
Education is strategic to increasing human resources quality which is a determinant factor of national development. To achieve education goals, we need human resources. Human resources are a keys factor in an institution. Human resources will support organizations with their creation, talent, creativity, and support. Education plays an important role in increasing human resources. Human resources in education include principle, teachers, staff, and committees. Teacher plays an important role to decided education success to produce quality output. A teacher is the main key to learning success. The teacher is expecting to create learning education interaction and make innovation to learning quality improvement. The purpose of study is to analysis and finding increasing teacher performance through human resources in Islamic education Institution. The research method used descriptive qualitative. The data collecting method uses in-depth interviews, participant observation, and documentation. The result of the study the human resources at Pondok Pesantren Banyumas Jawa Tengah managed is well. The study has proven with planning, recruitment, teacher selection, placement process or orientation, teacher performance assessment, training, carrier development, compensation and allowance, teacher dismissal. Teacher performance is optimal yet, cause many teachers cannot finish their tasks on time, although discipline is a priority. While the implementation of human resources management did well and given an effect on increasing teacher performance. Many resistances increasing teacher performance is prepared lesson plan and learning media maximal ye