Journal Indonesia Emerging Literacy Education
Not a member yet
    196 research outputs found

    Pelatihan Penginderaan Jauh dan Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk Peningkatan Keterampilan Guru Geografi SMA

    No full text
    Perkembangan ilmu pengetahuan yang semakin pesat menuntut guru untuk melakukan perubahan pada bahan ajar lembaga pendidikan atau sekolah. Salah satu mata pelajaran yang berkembang sangat pesat dengan teknologi informasi adalah geografi. Salah satu bidang geografi yang saat ini pesat perkembangannya adalah materi Penginderaan Jauh dan Sistem Informasi Geografis (SIG). Saat ini guru geografi tidak jarang mengalami kendala dalam pembelajaran praktek materi penginderaan jauh dan Sistem Informasi Geografis, sehingga dalam proses pembelajaran hanya mengedepankan teori saja tanpa mengajarkan praktek kepada peserta didik, alhasil ketercapaian pada materi ini kurang sempurna. Melihat masalah tersebut maka kami tergerak untuk menyelenggarakan kegiatan pengabdian masyarakat dengan menyelenggarakan pelatihan/pendampingan terkait praktek penginderaan jauh dan Sistem Informasi Geografis kepada Guru Geografi SMA negeri maupun swasta di Kota Tangerang Selatan yang berjumlah 30 Guru Geografi yang bekerjasama dengan MGMP Geografi Kota Tangerang Selatan. Tujuan kegiatan ini adalah membekali guru geografi dalam praktek penginderaan jauh dan sistem informasi geografis (SIG) baik manual maupun digital serta memberikan alternatif proses pembelajaran Geografi dalam hal konsep penginderaan jauh dan sistem informasi geografis (SIG). Metode dalam kegiatan ini berupa pelatihan dilakukan secara langsung (offline) yang dilakukan dalam 2 tahap, pada tahap pertama yaitu berupa penguatan teori dan praktek terkait materi penginderaan jauh dan pada kegiatan kedua adalah penguatan materi Sistem Informasi Geografis (SIG). Hasil kegiatan menunjukan bahwa guru-guru geografi antusias dalam mengikuti kegiatan pelatihan, beberapa guru telah menerapkan hasil pelatihan dalam mengajarkan materi SIG dan penginderaan jauh kepada siswanya di sekolah

    Penggunaan Media Pembelajaran Berbasis Video pada Mata Pelajaran PAI di Sekolah Dasar

    No full text
    Learning media has a very important role as part of learning. Without using media, the learning process cannot take place optimally. The use of video-based learning media as a student learning resource in PAI learning that takes place in the classroom can stimulate students' creativity and enthusiasm to participate in learning. This research uses qualitative descriptive methods and data collection through literature reviews. The results of this research are the impact of using video media on teachers, including encouraging teachers to use media more creatively, it is easier for teachers to explain subjects, teachers can save more energy when explaining material, and teachers can learn more about the material in the video. the. In addition, the use of video-based learning environments can also encourage active and collaborative learning. Students can directly interact with the video, for example by answering questions, discussing or watching simulation videos

    Implementasi Teknik Punishment dalam Menangani Kedisiplinan Shalat Berjama’ah Siswa di Madrasah Aliyah

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Implementasi teknik punishment dalam menangani kedisiplinan shalat berjama’ah siswa (2) Faktor pendukung dan penghambat dalam mengimplementasikan teknik punishment dalam menangani kedisiplinan shalat berjamaah siswa. Jenis penelitian ini adalah fenomenologi dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Subyek dari penelitian ini adalah kepala madrasah MAN 2 Sinjai, dua orang guru, dan tiga orang siswa laki-laki. Objek penelitian ini adalah implementasi teknik punishment dalam menangani kedisiplinan shalat berjama’ah siswa.Adapun teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Sedangkan, teknik analisis data melalui pengumpulan data, reduksi data, display data serta verifikasi data.Hasil penelitian menunjukkan bahwa, implementasi teknik punishment dalam menangani kedisiplinan shalat berjama’ah siswa direalisasikan kedalam dua bentuk (1) Punishment preventif berupa (a) Buku Siswa yang memuat aturan pemberian punishment bagi siswa yang melanggar kedisiplinan shalat berjama’ah  (b) Regulasi pendukung berupa visi madrasah dan janji siswa yang menjadi acuan bagi guru dalam pemberian hukuman,(2) Punishment represif berupa nasehat, teguran, perintah shalat sendiri di ruang guru, membersihkan halaman, membersihkan WC serta push up. Faktor-faktor yang mendukung yaitu adanya pemantauan dan pengawasan langsung oleh guru, serta penetapan waktu shalat berjama’ah selama 20-30 menit. Adapun faktor penghambatnya adalah pemberian jenis punishment yang bersifat tentatif dan adanya pemahaman solidaritas yang keliru antar siswa. &nbsp

    Implementasi Penggunaan Media E-Learning dalam Pembelajaran: Strategi dan Inovasi

    No full text
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat implementasi penggunaan media e-learning dalam pembelajaran terfokus dalam strategi dan inovasi dari pembelajaran berbasis e-learning. Penelitian ini merupakan penelitian tinjauan sistematis melalui database google scholar dan sciencedirect. Pencarian dilakukan melalui sembilan tahap dengan kriteria pada setiap tahap yang telah ditentukan, yaitu tahap I pencarian awal dengan kata kunci “e-learning media; tahap ke II jenis akses “akses terbuka”; tahap III, tahun terbit 2013-2022; tahap IV jenis artikel, artikel review dan artikel penelitian; dan tahap ke V area subjek, komputer dan pendidikan. Pencarian ke lima tahap tersebut menghasilkan 15 artikel dari 109.542 artikel. Penelitian ini mengacu pada 4 aspek. Aspek tersebut adalah pentingnya literasi digital, kelebihan dan kekurangan e-learning, klasifikasi serta karakteristik e-learning, dan efek, strategi, serta pengembangan. Hasil dari penelitian ini berdasarkan studi literasi dari berbagai artikel menunjukan implementasi penggunaan media pembelajaran berbasis e-learning memberikan pengaruh yang signifikan terhadap karakter dan hasil belajar peserta didik. Aspek yang perlu diperhatikan adalah evaluasi terhadap kelebihan dan kekurangan e-learning sehingga tercipta pembelajaran yang efektif dan efisien. Penelitian ini merekomendasikan untuk dilakukan penelitian lebih lanjut berkaitan dengan efektivitas penggunaan media pembelajaran e-learning yang sesuai dengan karakteristik pendidikan, sehingga pendidikan bisa terlaksana sebagaimana dengan baik

    Keterbatasan dalam Kebebasan: Evaluasi Implementasi Kurikulum MBKM PTKIN

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kurikulum MBKM yang telah dilaksanakan di Prodi BPI/BKI PTKIN di Jawa Tengah. Berjalannya kurikulum MBKM di PTKIN tentu tidak bebas dari tantangan serta harapan. Oleh karena itu, sebagai upaya mengoptimalisasikan program MBKM maka diperlukan evaluasi untuk menentukan rekomendasi langkah yang tepat. Data penelitian diperoleh dari in depth interview, Focus Group Discussion, dan dokumentasi catatan serta laporan pelaksanaan MBKM. Pengambilan data dilakukan pada Prodi BPI/BKI di tiga PTKIN, yaitu UIN Walisongo Semarang, UIN Saizu Purwokerto, dan IAIN Kudus sebagai sampel PTKIN yang ada di Jawa Tengah. Analisis data dalam penelitian kualitatif ini menggunakan interaction analysis model Miles dan Huberman dengan tiga alur kegiatan, yaitu reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari delapan kegiatan yang ditawarkan oleh program MBKM, hanya empat kegiatan yang sudah dan akan dijalankan oleh PTKIN. Empat kegiatan itu adalah pertukaran pelajar, magang, penelitian atau riset, dan KKN tematik. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan MBKM di PTKIN belum optimal. Pelaksanaan kurikulum MBKM yang harusnya menawarkan banyak kebebasan masih harus menemui tantangan dan hambatan yang kompleks. Kebebasan yang ditawarkan oleh kurikulum MBKM pun pada akhirnya masih terkungkung keterbatasan-keterbatasan sehingga implementasinya belum maksimal

    Optimizing Scientific Literacy: A Comprehensive Examination of the Effectiveness of Problem-Based Learning

    No full text
    Objective: Able to face global challenges. One approach that has garnered attention is problem-based learning, considered capable of enhancing students' scientific literacy. This article aims to design and analyze the improvement of scientific literacy through problem-based learning methods. Method: The method employed in this research is a literature review. Results: The analysis revealed that PBL significantly improves students' scientific literacy skills. N-Gain values indicated moderate to high gains, and t-test results showed significance values below 0.05, confirming a substantial increase in scientific literacy after PBL implementation. Novelty: This article provides a comprehensive evaluation of Problem-Based Learning (PBL) in enhancing scientific literacy. Analyzing 15 selected studies, it shows significant improvements in students' scientific literacy skills, supported by N-Gain values and t-test results. The review highlights PBL's effectiveness, including the integration of technology, and offers robust evidence of its positive impact on students' ability to understand and apply scientific information, thus enriching the literature on effective teaching strategies

    Penanaman Karakter Bela Negara Siswa Madrasah Tsanawiyah Nurul Falah Kimak

    No full text
    Kegiatan dengan tajuk Penanaman Karakter  Bela Negara Siswa Madrasah Tsanawiah Nurul Falah Kimak sejatinya merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat dengan sasaran siswa Madrasah Tsanawiah Nurul Falah Kimak. Pengabdian ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai karakter bela negara bagi generasi penerus bangsa yang dapat mengemban tanggung jawab sebagai pemimpin di masa yang akan datang. Adapun alasan mengambil topik terkait Penanaman Karakter Bela Negara Siswa Madrasah Tsanawiah Nurul Falah Kimak ini adalah sebagai bentuk kepedulian warga negara dalam menanamkan karakter bela Negara kepada  siswa agar siap menghadapi tantangan. Tim pengabdi menilai bahwa eksistensi siswa tidak hanya berperan sebagai generasi penerus bangsa saja namun lebih daripada itu, siswa harus dapat berperan aktif dalam mencegah ancaman, gangguan, hambatan serta menjawab tantangan perkembangan zaman. Pengabdian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode sosialisasi secara langsung dengan diakhiri kegiatan diskusi. Hasil dari kegiatan pengabdian ini diukur melalui beberapa pertanyaan dalam bentuk kuisioner, yang pada akhirnya menunjukkan peningkatan pemahaman siswa siswi mengenai konsep dan nilai-nilai karakter bela negara

    Analisis dan Evaluasi Implementasi Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dalam Program Studi Psikologi

    No full text
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mengevaluasi implementasi dari program MBKM dengan konsep-konsep dari kurikulum yang ideal, khususnya pada program studi psikologi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus untuk menggali informasi secara mendalam kepada mahasiswa dan dosen pada program studi psikologi yang mengikuti program MBKM. Analisis dan interpretasi data dilakukan melalui tiga tahapan yang terdiri dari tahapan reduksi, interpretasi data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari studi ini menunjukkan bahwa mahasiswa merasa program MBKM merupakan program yang positif dengan berbagai program yang disediakan. Meskipun demikian, program ini juga memiliki dampak negatif seperti tertinggal materi dan kurangnya relevansi dalam penilaian semester. Mahasiswa diharapkan dapat mempertimbangkan dengan baik kekurangan dan kelebihan dari masing-masing program yang ada pada MBKM sebelum mengikuti program mana yang relevan dengan program studi yang sedang dijalankan

    Analysis of Indonesian DIKTI and DIKTIS Higher Education Curriculum Development Policy

    No full text
    This research analyzes educational policies related to the development of the higher education curriculum in Indonesia, which is an important component in the educational process. The basis for curriculum development is regulated in higher education laws and government regulations. This research aims to provide insights and processes in curriculum development in Indonesia, as well as complement previous research that defines educational policies related to higher education curriculum development at the Ministry of Education and Culture, higher education curriculum development policies (DIKTI) and educational curriculum development policies for Islamic Religious Higher Education. (DICTIS) in Indonesia. The method used in this research uses the Library Research type of literature review, by collecting and analyzing books, articles and related references. The results of data analysis highlight the role of the Ministry of Education and Culture and the Directorate General of Islamic Higher Education in curriculum development. The curriculum development process involves in-depth study, evaluation, consultation, and analysis of job market needs. The curriculum development policy aims to improve the quality of higher education, ensure the relevance of the curriculum to the demands of the times, and ensure equal access to education. Challenges in curriculum development include rapid changes in the world of science, limited resources, and multidimensional needs. This research provides an understanding of higher education curriculum development policies in Indonesia, as well as contributing to the improvement and refinement of existing policies to support the development of quality human resources

    The Effect of Learning with Approach Teaching at The Right Level Regarding Mathematics Learning Outcomes of Class X Students

    No full text
    Learning outcomes are defined as students' academic achievements in mastering competency achievement indicators in a material after following the learning process. The results of an initial study at SMA Negeri 4 Tanjungpinang showed that students' mathematics learning outcomes were still relatively low. Implementation of learning with an approach to Teaching at The Right Level (TaRL) is a solution that can be offered to overcome this problem. This research aims to determine the effect of learning with this approach, Teaching at The Right Level (TaRL), on the mathematics learning outcomes of class X students at SMA Negeri 4 Tanjungpinang. The approach used is a quantitative approach. A quasi-experimental with pretest-posttest control group design was applied in this research. The sample for this research was selected randomly through cluster sampling so that class X.4 had 35 students and class X.5 had 32 students as the research sample. Pretest-posttest as a data collection technique. Data were analyzed using an Independent Sample t-test with a significance level of 5%. The research results show an influence of the application of learning with the teaching approach at the right level (TaRL) on student learning outcomes in quadratic equation material in class X SMA

    13

    full texts

    196

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Journal Indonesia Emerging Literacy Education
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇