Journal Indonesia Emerging Literacy Education
Not a member yet
    196 research outputs found

    Penerapan Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Kemampuan Kolaborasi Dan Hasil Belajar Peserta Didik

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model problem based learning terhadap peningkatan keterampilan kolaborasi dan hasil belajar peserta didik pada kelas IX B SMP Negeri 1 Semarang dengan menggunakan teknik pengumpulan data adalah tes dan observasi. Tes diambil sebelum dan setelah selesai siklus I maupun siklus II. Nilai tes digunakan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar dan kolaborasi peserta didik menggunakan Model PBL (Problem Based Learning). Nilai tes juga digunakan untuk mengetahui ketuntasan klasikal. Hasil penelitian ini menunjukan bahwasannya penerapan model problem based learning dapat meningkatkan keterampilan kolaborasi dan hasil belajar peserta didik pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial. Keterampilan kolaborasi peserta didik telah mengalami peningkatan dari pra siklus sampai dengan siklus

    Peran Gather Town dalam Media Pembelajaran Interaktif Pada Peserta Didik Sekolah Dasar di Era Metaverse

    No full text
    The shift from face-to-face learning in the classroom to online learning supported by various digital platforms makes educators have to adapt quickly. Various online platforms that educators can use to facilitate and maximize online learning such as Zoom Meeting, Google Meet, Gather Town. The use of gather town as one of the online platforms using 2D-based avatars. This article aims to describe the Gather Town platform as an Interactive Learning Media in the Metaverse Era, which is the era of merging the real and virtual worlds into one complex ecosystem. To describe this, the author conducts a literature study by collecting various reference sources / literature data from various relevant scientific journal sources for the last 6 years, namely from 2018-2023. The results show that the use of the Gather Town platform helps educators and learners in supporting the realization of interactive and fun learning so that educators and learners can learn while having experience in operating digital platforms. In addition, the Gather Town platform is quite easy to operate and supported by various attractive templates, as well as users can choose and customize the desired 2D avatar and facilitate collaborative learning without having to breakout rooms

    Penerapan Media Sosial Instagram pada Pembelajaran Desain Grafis di Kelas Multimedia pada Sekolah Menengah Kejuruan

    No full text
    Pembelajaran desain grafis memerlukan alat bantu belajar atau sumber belajar yang disukai dan banyak digunakan siswa. Siswa harus menemukan imajinasi, ide dan gagasan yang tajam dan praktek desain yang mahir untuk menghasilkan desain grafis yang terbaik. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pembelajaran desain grafis dan factor terkait yang mendorong siswa untuk menggunakan media social (SM)- instagram. Untuk menguji konstruk yang sudah dikembangkan, termasuk reliabilitas dan factor ekploratori, penelitian ini menerapkan teknik kuantitatif-deskriptif untuk menganalisis data yang diperoleh melalui survey terhadap 100 orang siswa kelas XII jurusan multimedia yang menempuh mata pelajaran desain grafis. Data tersebut dianalisis secara statistic descriptif dengan bantuan Software SPSS Versi 24.00. Hasil penelitian menemukan bahwa para siswa menemukan pemecahan masalah belajar, potensi/talenta, ide-ide dan gagasan, serta motivasi belajar melalui bantuan media sosial–Instagram. Penelitian ini menganggap SM-Instagram sebagai sumber belajar yang menarik, disukai dan efektif yang dapat meningkatkan pengalaman belajar siswa SMK, karena dengan instagram gambar, photo dan video dapat merangsang imajinasi dan potensi siswa dalam mengerjakan desain menjadi produk grafis yang terbaik, kaya dengan ide dan gagasan. Dianjurkan agar guru mengintegrasikan SM instagram ke dalam program pengajaran masing-masing untuk mengoptimalkan pengalaman belajar para siswa lebih baik, penelitian ini juga memberikan rekomendasi penelitian di masa depan

    Pembelajaran IPAS berbasis TPACK; Pengaruhnya pada Hasil Belajar Siswa Kelas IV

    No full text
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan mengenai hasil belajar peserta didik kelas IV MINU Ngingas Waru Sidoarjo yang masih rendah pada muatan IPAS khususnya materi norma. Permasalahan tersebut terjadi dikarenakan peserta didik kurang tertarik dan kurang memperhatikan penjelasan guru ketika pembelajaran berlangsung. Peserta didik membutuhkan metode yang lebih menarik pada proses pembelajarannya. TPACK menjadi salah satu metode pembelajaran yang mengintegrasikan antara teknologi dan muatan materi pembelajaran sehingga dijadikan sebagai topik dalam penelitian ini. Adanya penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana hasil belajar siswa kelas kontrol dan kelas eksperimen setelah menggunakan pembelajaran berbasis TPACK pada materi norma mata pelajaran IPAS kelas IV di MINU Ngingas Waru Sidoarjo. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif berbasis eksperimen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan pada pembelajaran berbasis TPACK terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS materi norma di MINU Ngingas Waru Sidoarjo

    Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Kinerja Guru Terhadap Capaian Pembelajaran pada Taman Kanak-Kanak Islam

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh kepemimpinan Kepala Sekolah dan kinerja guru terhadap capaian pembelajaran di Taman Kanak-Kanak Islam Kota Bontang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 206 responden yang berasal dari 28 Taman Kanak-Kanak Islam di Kota Bontang. Teknik pengambilan sampel menggunakan Proportionate Stratified Random Sampling dengan rumus Slovin didapatkan sampel sebanyak 136 responden. Uji prasyarat analisis menggunakan uji validitas dan reliabilitas, uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas. Kemudian uji hipotesis penelitian ini menggunakan uji regresi linier berganda melalui aplikasi SPSS 24.00 untuk memastikan analisa hubungan antar variabel-variabel yang diteliti secara statistik. Hasil Penelitian menunjukkan terdapat pengaruh yang kuat sebesar 55 % pada kepemimpinan kepala sekolah terhadap capaian pembelajaran. Untuk kinerja guru terhadap capaian pembelajaran berpengaruh sedang sebesar 43,4 %.  Kemudian Kepemimpinan Kepala Sekolah dan kinerja guru secara bersama-sama berpengaruh kuat sebesar 61,5 % terhadap capaian pembelajaran dengan nilai F hitung 106.210 lebih besar dari F tabel 3.06 dan signifikansi 0.000. Dengan demikian dapat disimpulkan sangat diperlukan sinergi, dorongan dan kekuatan antara kepemimpinan kepala sekolah dan kinerja guru terhadap capaian pembelajaran. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya pengembangan kepemimpinan kepala sekolah yang efektif dan kinerja guru yang berkualitas jika secara bersama-sama lebih tinggi pengaruhnya dalam meningkatkan capaian pembelajaran di Taman Kanak-Kanak Islam Kota Bontang

    Manajemen Depresi Berbasis Kelompok Dukungan Sebaya pada Mahasiswa Kesehatan

    No full text
    Fenomena depresi pada remaja yang mengakibatkan kejadian bunuh diri perlu mendapatkan perhatian lebih dari berbagai pihak. Meningkatnya jumlah kasus gangguan kesehatan mental khususnya depresi pada remaja secara signifikan setiap tahun baik global maupun nasional. Depresi pada remaja disebabkan oleh tuntutan peran baru, tugas-tugas, adaptasi dengan lingkungan baru, pengambilan keputusan, dan penentuan tujuan masa depan. Depresi dapat mengakibatkan percobaan bunuh diri bahkan kematian. Konseling sebaya menjadi salah satu strategi menyelesaikan masalah depresi melalui pendekatan yang sesuai dengan karakteristik perkembangan remaja. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini melakukan manajemen depresi melalui kelompok dukungan sebaya pada mahasiswa kesehatan. Kegiatan ini dilakukan dalam bentuk konseling sebaya dengan pendekatan Asset Based Community Development (ABCD) pada 87 mahasiswa kesehatan. Kegiatan ini dilakukan pada bulan Juli 2023 di Universitas Muhammadiyah Makassar melalui luring dan daring. Konseling sebaya diberikan oleh psikiater, perawat praktisi, dan perawat akademisi. Media yang digunakan materi power point dan modul. Variabel yang dinilai yaitu tingkat depresi mahasiswa kesehatan. Analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat menunjukkan bahwa setengahnya mahasiswa kesehatan yaitu sebanyak 41 mahasiswa (47,1%) memiliki tingkat depresi ringan. Hal ini menjadi peluang untuk dapat melakukan upaya pencegahan depresi melalui konseling sebaya. Model intervensi ini dapat diintegrasikan dalam proses pembelajaran selama mahasiswa menjalani program Pendidikan tinggi kesehatan

    Sosialisasi Pendidikan Seksual Guna Mencegah Kekerasan Seksual pada Anak Sekolah Dasar

    No full text
    Fenomena kekerasan seksual semakin meningkat dari tahun sebelumnya. Berdasarkan hasil temuan, pemahaman anak mengenai pendidikan seksual dinilai masih kurang. Kondisi tersebut terjadi karena lingkungan sekitar menganggap bahwa membahas terkait pendidikan seksual merupakan sesuatu yang tabu. Padahal memahami pendidikan seksual sangatlah penting maka pengabdian masyarakat ini dilaksanakan untuk mensosialisasikan pendidikan seksual supaya anak-anak usia sekolah dasar lebih mengenali tubuhnya sendiri dan mewaspadai orang yang ingin melakukan kejahatan kepada mereka. Pendidikan seksual dilaksanakan di salah satu sekolah dasar negeri di Kota Batam. Metode yang dilakukan adalah psikoedukasi berupa pemaparan yang dikemas melalui lagu, gambar atau poster, serta permainan sehingga membuat siswa tidak canggung untuk membahasnya. Materi berisi tentang memperkenalkan bagian tubuh pribadi, mana yang boleh dan tak boleh disentuh orang lain, siapa yang boleh dan tak boleh menyentuh serta cara menjaganya akan bisa menjadi pengenalan Pendidikan seksual yang baik untuk anak usia dini. Hasil program pengabdian masyarakat ini, anak-anak dapat menyebutkan nama kelamin sesuai dengan kaidah Pendidikan seksual sehingga tidak memiliki persepsi negatif mengenai bagian tubuhnya sendiri. Anak-anak juga lebih memahami bagian-bagian tubuh yang boleh dan tak boleh disentuh orang lain, serta langkah supaya terhindar dari kekerasan seksual. Hal tersebut menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa sebelum dan sesudah pelaksanaan kegiatan

    Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi kurikulum merdeka belajar pada pembelajaran Bahasa Indonesia di SD Muhammadiyah Kota Bima, dalam penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif digunakan untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang implementasi kurikulum merdeka belajar pada pembelajaran Bahasa Indonesia. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang diperoleh dari pendekatan ini berupa data dikumpulkan melalui berbagai metode seperti wawancara mendalam, kepada kepala sekolah, guru dn juga peserta didik. Observasi, catatan lapangan, dan analisis dokumen. Data ini biasanya berupa teks yang kaya dengan informasi dan pengalaman partisipan. Sumber data penelitian berasal dari kepala sekolah, guru Bahasa Indonesia dan siswa. Hasil penelitian menunjukan bahwa implementasi kurikulum merdeka pada pembelajaran Bahasa Indonesia belum sepenuhnya optimal beberapa faktor hambatan minimnya pelatihan bagi guru, minimnya siswa yang lancar membaca dan kurangnya informasi tentang kurikulum merdeka telah mempengaruhi keefektifan pembelajaran, penggunaan teknologi dan metode pembelajaran tradisional yang belum terlaksana dengan baik mempengaruhi kemampuan belajar siswa di SD Muhammadiyah. Secara keseluruhan, implementasi kurikulum merdeka pada pembelajaran Bahasa Indonesia di SD Muhammadiyah membawa banyak dampak positif, terutama dalam meningkatkan keterlibatan siswa, pengembangan keterampilan abad 21, dan penggunaan teknologi. Namun, tantangan terkait kesiapan guru, akses teknologi, manajemen kelas, dan penilaian perlu diatasi melalui pelatihan yang memadai, dukungan infrastruktur, dan strategi manajemen yang efektif. Dengan dukungan yang tepat, kurikulum merdeka dapat memberikan dampak signifikan pada peningkatan kualitas pembelajaran Bahasa Indonesia di SD Muhammadiyah. Kurikulum merdeka belajar di SD muhammadiyah masih dalam tahap uji coba tidak semua kelas menerapkan kurikulum merdeka belajar

    Edukasi dan Deteksi Astenopia (Mata Lelah) pada Peserta Lembaga Pelatihan Informal

    No full text
    Di era modern ini, astenopia (mata lelah) semakin umum terjadi, terutama pada individu yang melakukan aktivitas yang memerlukan fokus dalam jarak dekat, seperti membaca, menjahit, atau menggunakan komputer. Faktor lain seperti kelainan refraksi yang tidak dikoreksi juga meningkatkan risiko astenopia. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi tentang astenopia, serta melakukan deteksi dan pemeriksaan mata untuk mengidentifikasi keberadaan astenopia pada peserta. Pengabdian masyarakat dilakukan bekerja sama dengan Rumah Gemilang Indonesia (RGI) pada tanggal 23 Maret 2024. Metodologi kegiatan terdiri dari penyuluhan tentang astenopia, pemberian kuesioner ASQ-17, dan pemeriksaan mata (tajam penglihatan dan buta warna). Kegiatan diikuti 34 peserta, dengan kisaran usia antara 17-24 tahun (rerata usia 19.05 tahun), 66.7% perempuan dan 52.9% mengalami astenopia. Keluhan astenopia yang dialami berupa mata lebih sensitif terhadap cahaya (70.6%); mata tidak nyaman saat memakai handphone dan komputer (70.6) dan sakit kepala (53%). Terdapat 35.2% peserta dengan penurunan tajam penglihatan, dan tidak didapati satu pun peserta yang mengalami buta warna.   Kesimpulan kegiatan ini adalah selain peserta dapat mengetahui lebih mendalam tentang astenopia, namun juga dapat dideteksi kondisi mata dan keberadaan astenopia

    Pengembangan Media Pembelajaran Matematika Berbasis Permainan Ular Tangga Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa

    No full text
    Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengembangkan media ular tangga pada mata pelajaran matematika materi penjumlahan di kelas 1. Metode yang digunakan pada penelitian adalah Research & Development (R&D) dengan model ADDIE yaitu analisis (analysis), desain (design), pengembangan (development), implementasi (implementation, dan evaluasi (evaluation). Penelitian ini juga menggunakan metode kuantitatif dengan metode Pre-Eksperimental Design dengan bentuk penelitian One-Group Pretest Posttest Design. Metode tersebut digunakan untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh media ular tangga pada meningkatnya hasil belajar siswa kelas 1 di MIN 2 Kota Surabaya. Pada pengembangan media ular tangga penulis memilih subyek penelitian pada uji coba adalah 20 siswa sebagai uji coba keefektifan, ahli media dan ahli materi. Rata-rata dari hasil pre-test sebesar 70,25 menjadi rata – rata hasil post-test sebesar 82,75. Hasil pada medi ular tangga menunjukkan bahwa hasil penilaian dari validator ahli materie 86% sedangkan pada ahli media 90%. Hal ini dapat disimpulkan bahwa media ular tangga yang dilakukan pada mata pelajaran matematika materi penjumlahan dikatakan berhasil dan efektif

    13

    full texts

    196

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Journal Indonesia Emerging Literacy Education
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇