Journal Indonesia Emerging Literacy Education
Not a member yet
196 research outputs found
Sort by
Implementasi Program Tahfidz Qur’an dalam Pembentukan Karakter Religius pada Siswa Madrasah Ibtidaiyah
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan program tahfidz Qur’an pada kelas V di MIN Kota Bima, kemudian untuk mengetahui faktor-faktor yang mendukung dan menghambat program tahfidz, serta implikasinya dalam membentuk karakter religius siswa. Penulisan ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini berlokasi di MIN Kota Bima. Informan kunci dalam penelitian ini adalah kepala sekolah guru pembina tahfidz Qur’an dan informan pendukungnya yaitu siswa kelas V yang mengikuti program tahfidz. Untuk mengumpulkan data, penulis melakukan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Setelah data terkumpul, penulis menganalisis data. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa program tahfidz di MIN Kota Bima merupakan kegiatan yang menjadi program unggulan sekolah. Tujuan untuk mempelajari tahfidz Qur’an adalah untuk dapat menumbuhkan rasa kecintaan siswa terhadap Qur’an sesuai dengan visi yang kembangkan oleh madrasah yaitu “Terwujudnya Generasi Qur’ani Yang Santun Berprestasi Dalam Menyiapkan Pemimpin Masa Depan”. Selain itu, tahfidz Qur’an bertujuan sebagai sarana pembentukan karakter religius siswa. Pelaksanaan tahfidz Qur’an di MIN Tolobali menggunakan metode ummi dan talqin. Guru tahfidz berupaya untuk selalu membangkitkan semangat peserta didik dan memotivasi peserta didik dalam menghafal. Dengan memaksimalkan penggunaan metode serta faktor pendukung lainnya, program tahfidz pada kelas V di MIN Kota Bima dapat membentuk karakter siswa yang lebih mencintai dan menjaga Qur’an serta menciptakan generasi-generasi ahlul Qur’an dan mampu mencerminkan karakter siswa seperti kerja keras, disiplin, gemar membaca, dan tanggung jawab
Persepsi Guru dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di Madrasah Ibtidaiyah
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi guru terhadap implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di MI Islamiyah Kebonsari, Kota Malang. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Alat pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi, kemudian data dikondensasi untuk kebutuhan penyajian data dan selanjutnya akan menyusun kesimpulan, analisis menggunakan triangulasi data untuk keabsahan data triangulasi yang digunakan yaitu triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Guru kelas 1 dan 4 yang telah melaksanakan Kurikulum Merdeka Belajar memiliki pemahaman sesuai dengan konsep kurikulum dan keterampilan mengajar, 2) Terdapat satu guru yang membutuhkan pemahaman tambahan secara intensif untuk membantu pemahaman secara utuh, hal ini karena faktor umur. 3) Faktor pembentukan persepsi guru didapatkan dari pelatihan mandiri, sosialisasi, diseminasi antar guru dan kontribusi dari pihak yudistira sebagai fasilitator. 4) PROMARIS adalah Program Madrasah Riset yang ternyata menunjang keterlaksanaan kurikulum merdeka dan dapat memicu persepsi guru secara utuh dan positif terhadap kurikulum merdeka belajar
Pegembangan Lembar Kerja Peserta Didik Mata Pelajaran Metrologi Industri Berbasis Lomba Kompetensi Siswa Sekolah Menengah Kejuruan
Metrologi Industri merupakan sebuah ilmu yang dipelajari sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas produk hasil industri manufaktur. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan lembar Kerja Peserta Didik mata pelajaran Metrologi Industri Berbasis Lomba Kompetensi Siswa serta menganalisis tingkat kelayakan pada produk pengembangan yang dihasilkan. Penelitian ini merupakan penelitian R&D (Research and Development) atau penelitian pengembangan yang dimana dilakukan dengan mengadaptasi model pengembangan ADDIE yaitu terdiri dari analisis (Analyze), desain (Design), pengembangan (Development), implementasi (Implement), dan evaluasi (Evaluate). Tingkat kelayakan yang diperoleh dari produk LKPD Metrologi Industri berbasis Lomba Kompetensi Siswa sangat baik, dimana pada aspek isi/materi dan pembelajaran mendapatkan nilai 87,2%, pada aspek teknis dan desain mendapat nilai 96,6%, pada proses uji coba oleh siswa kelas XI Teknik Pemesinan SMK Nasional Malang kelompok kecil mendapat nilai 86%, dan kelompok besar mendapatkan nilai 87%. Produk LKPD Metrologi Industri yang telah dikembangkan dapat digunakan oleh guru dan siswa sebagai alternatif media pembelajaran yang menunjang pada proses pembelajaran Metrologi Industri
Pelatihan Pencatatan Keuangan Pada Warung Makan Di Kawasan Celosia Bandungan
Masih banyaknya pelaku UMKM yang tidak mencatat keuangan usahanya disebabkan oleh kesibukan dalam menjalankan bisnis dan kurangnya pemahaman tentang pentingnya melakukan pencatatan keuangan. Para pelaku UMKM menganggap bahwa pembukuan keuangan itu sulit, hal yang sama dialami oleh pemilik warung makan Celosia. Permasalahan yang ada membuat tim pengabdian kepada masyarakat Fakultas Ekonomi Universitas Semarang mengusulkan penggunaan aplikasi Buku Warung. Aplikasi Buku Warung ini merupakan salah satu aplikasi pembuat laporan keuangan sederhana yang aman, gratis, dan sangat mudah untuk dioperasikan serta dilengkapi berbagai fitur. Kegiatan pengabdian bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan pelaku usaha warung makan tentang pentingnya laporan keuangan bagi UMKM dan memberikan kemudahan bagi pelaku usaha dalam membuat laporan keuangan dengan bantuan aplikasi buku warung. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian dilakukan melalui 3 (tiga) tahapan yaitu, tahap persiapan dan observasi mitra, tahap pelaksanaan dan sosialisasi, dan tahap evaluasi. Kegiatan pengabdian dilakukan secara tatap muka di warung makan dengan mempraktekkan dan membimbing para peserta tentang penggunaan aplikasi Buku Warung hingga strategi mengelola keuangan secara baik dan benar. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa para pelaku usaha memahami pentingnya mengelola dan membuat laporan keuangan atas usahanya. Hal tersebut terlihat dari hasil pre test dan post test yang menunjukkan peningkatan pengetahuan dan wawasan pelaku usaha dalam mengelola keuangan. Selain itu, penggunaan aplikasi buku warung telah terinstal dan digunakan oleh pelaku usaha dalam mencatat dan membuat laporan keuangan atas usahanya. Sehingga dapat memberikan kemudahan kepada pelaku usaha dalam mengakses keuangan usahanya
Penerapan Media Pohon Kata Untuk Meningkatkan Kemampuan Menyusun Kalimat Pada Siswa Sekolah Dasar
Permasalahan yang ada di kelas VI SD Muhammadiyah Kota Bima antara lain siswa yang kurang antusias dalam mengikuti pembelajaran, lingkungan kelas yang kaku, dan siswa yang tidak berkonsentrasi saat mengikuti kegiatan pembelajaran, hal ini disebabkan media yang diterapkan oleh guru tidak menarik dan menyenangkan, sehingga sangat berdampak pada hasil belajar siswa kelas VI terkait dengan menyusun kalimat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan hasil belajar siswa Kelas VI SD Muhammadiyah Kota Bima menggunakan media pohon kata, serta untuk meningkatkan keterampilan menyusun kalimat pada pembelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan penelitian Tindakan Kelas (PTK) dan dilakukan selama dua siklus dengan tahapan seperti perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi dengan jumlah sampel 27 siswa. Hasil temuan menunjukan pada kegiatan pra siklus yang tuntas sebanyak 7 siswa sebanyak 26 % dan yang tidak tuntas 20 Siswa sebanyak 74 %, Peningkatan persentase pada siklus I sebanyak 63 %, sedangkan pada siklus II sebanyak 85 % dengan rincian pada siklus I 17 siswa yang tuntas dan tidak tuntas 10 siswa, untuk siklus II 23 siswa yang tuntas dan tidak tuntas 4 siswa. Dari hasil penelitian tersebut telah menunjukan angkatan peningkatan pada tiap siklus dan penerapan media pohon kata telah meningkatkan kemampuan menyusun kalimat pada siswa
A Literature Review on Conceptual Change: How Does it Contribute to Science Education?
Objective: Conceptual change is a research trend that continues to develop with various innovations being carried out. The research aims to conduct a literature study on conceptual change and how it contributes to science education. Method: The data was collected by searching for literature sources for articles using specific criteria. Ten articles were synthesized in more depth to answer questions from the research conducted. Result: The results of this research state that methodology and assessment tools influence the form and objectives of research data to be achieved both qualitatively and quantitatively. Apart from that, the concepts in science education are more focused on the physics concepts contained in it. In addition, the findings from these ten articles have a positive impact on science education, especially on material rich in concepts. Novelty: In this way, in making changes to students' conceptions, it is necessary to carry out preliminary studies related to the profile of students and the sample group that you want to research so that it can become a reference for the direction of the research you want to complete.
 
The Hypothetic OMIRE Learning Model to Improve The Scientific Literacy of Prospective Science Teachers
Objective: Prospective science teachers must have good scientific literacy skills as critical agents in developing future generations' scientific literacy. However, the scientific literacy skills of prospective science teachers in Indonesia still need to improve. This research tries to formulate the OMIRE learning model to increase the scientific literacy of prospective science teachers. Method: The method used is a literature study with a qualitative research type. Results: The hypothetical OMIRE learning model synthesizes inquiry-based learning models and culture-based learning models to develop the scientific literacy of prospective science teachers. This model is based on several learning theories, including constructivism, Piaget's cognitive development theory, Vygotsky's social constructivist theory, Ausuble's meaningful learning, Bruner's discovery learning, Novak's concept map (mind map), information processing theory, collateral learning theory, boundary crossing metaphor culture, and scientific reconstruction. The hypothetical OMIRE learning model consists of five phases: Observation (O), Mind Mapping (M), Investigation (I), Reconstruction (R), and Evaluation (E). Novelty: The hypothetical OMIRE learning model can develop the scientific literacy of prospective science teachers. Further research needs to be conducted to test the validity, practicality, and effectiveness of the OMIRE learning model in improving the scientific literacy of prospective science teachers
Penerapan Teknologi Oven Ter digitalisasi Untuk Meningkatkan Mutu Produk UMKM Bolen Pisang
Inovasi produk menjadi penting untuk meningkatkan nilai jual produk UMKM dan meningkatkan pendapatan keluarga serta masyarakat sekitar. Namun, beberapa tantangan mungkin dihadapi dalam penerapan teknologi, seperti biaya investasi awal yang tinggi, keterbatasan pengetahuan teknologi, dan keterbatasan infrastruktur. Salah satu contoh UMKM yang menghadapi kendala adalah IKM Bolen Pisang Bu Ayu di Kota Semarang, yang mengalami stagnasi kapasitas produksi dan kesulitan dalam memperluas pasar produknya. Untuk mengatasi tantangan ini, sebuah program pengabdian masyarakat dilakukan dengan kolaborasi antara UMKM dan Universitas Wahid Hasyim. Program ini melibatkan penggunaan mesin oven digital untuk meningkatkan efisiensi dalam proses produksi bolen pisang, serta sosialisasi dan pendampingan dalam persiapan dan pengajuan izin PIRT. Evaluasi program menunjukkan peningkatan signifikan dalam kapasitas produksi, kualitas produk, dan pemahaman mitra tentang proses dan persyaratan perizinan. Pengabdian masyarakat ini berhasil dalam meningkatkan kapasitas produksi, perbaikan kualitas produk, dan membantu mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan dalam pilar pembangunan sosial. Upaya kolaboratif antara UMKM dan lembaga pendidikan dapat menjadi model efektif dalam memperkuat sektor UMKM dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan
Pembuatan Pupuk Cair dari Air Cucian Beras dan Sisa Sampah Dapur
Pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu dari Tri Dharma perguruan tinggi bagi masyarakat. Air cucian beras dan juga limbah dapur merupakan sampah organik yang jarang dimanfaatkan sebagai salah satu alternatif pupuk yang ramah lingkungan. Sebagian besar sampah dapur dapat dijadikan pupuk kompos maupun pupuk cair. Tujuan dilakukan pengabdian ini adalah untuk memberikan edukasi bagi masyarakat tentang pemanfaatan limbah dapur dan juga air cucian beras sebagai salah satu unsur hara alami bagi tanaman. Dengan cara ini diharapkan dapat mengurangi sampah organik rumah tangga. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini berupa pemberian penyuluhan dan praktek pembuatan pupuk. Bahan yang digunakan berupa air cucian beras, gula merah dan juga sisa sampah dapur. Campuran tersebut difermentasi selama 7-10 hari. Selama proses ini berlangsung, tutup wadah dibuka sesaat untuk mengurangi kebocoran wadah akibat gas-gas hasil fermentasi yang dihasilkan oleh bakteri. Hasil fermentasi air cucian beras dan juga limbah dapur setelah 7-10 hari berwarna kecoklatan dan berbau sedikit asam. Hasil pengabdian ini berupa pupuk organik cair yang siap diaplikasikan bagi tanaman. Pengaruh pemberian pupuk terhadap tanaman belum dilakukan karena keterbatasan waktu dan akan dilakukan survei pada agenda kegiatan pengabdian berikutnya di Desa Lamreh
Analysis of Creativity and Critical Thinking Skills Through Project-Based Learning of Smart Solar Panel System
The challenges of today's world of work are very complex. Not only abilities based on grades on paper but other supporting abilities must also be possessed by graduates. In this era, graduates are expected to have other skills to support their academic abilities. These skills are known as 21st-century skills. This research aims to determine the level of creativity and critical thinking of students in the sixth semester of the Electrical Engineering Education Study Program. Analysis of these two skills is carried out through project-based learning, taking the project focus on smart solar panels. The selection of research focus is based on bibliometric analysis, where in the last 10 years, research related to project-based learning on renewable energy for creativity analysis and critical thinking still needs to be carried out. The research method used in this research is descriptive research with a qualitative and quantitative approach. The data collection process was carried out through direct observation in the field and also through assessment sheets by colleagues and lecturers. Based on the results of data processing, results were obtained which showed that project-based learning was suitable for analyzing critical thinking skills and also honing creativity