Journal Indonesia Emerging Literacy Education
Not a member yet
196 research outputs found
Sort by
Analysis of the Difficulties of High School Students in Improving Problem Solving Ability in Physics Learning
Problem solving skills are very important in the learning process and in everyday life. This study was conducted with the aim of analyzing what factors cause high school students to have difficulty in improving problem solving skills in physics learning. The method used is a Literature Study with qualitative analysis and reviewed 40 journals or articles in the period 2018-2022, journals obtained through Publish or Perish on the Scopus and Google Scholar databases which are certainly from trusted journals. The results obtained in this study are that the models and learning media used must be relevant because they are important factors that must be considered first in improving the problem solving abilities of high school students. In addition, students are only able to write what is known and asked, without knowing how to solve and students also still have difficulty in distinguishing the equations of physics formulas that will be used in solving problems. Efforts to improve problem solving are to use relevant learning models, such as those used by researchers from the literature study that we have done, namely PBL, PjBL, Inquiry and Discovery Learning. And STEM-based learning has also been shown to be effective in several studies to improve the problem-solving abilities of high school students in physics. And students also need a lot of practice in solving problem solving problems
Upaya Guru PAI Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Madrasah Tsanawiyah
Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui upaya guru PAI dalam meningkatkan hasil siswa di mts Di Kalimantan Timur. Pendekatan penelitian literature review. Metode penelitian yang digunakan yaitu jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Tujuan dari penelitian deskriptif adalah adalah untuk memaparkan masalah dan upaya yang ditemukan saat ini. Penelitian ini pun juga termasuk dalam penelitian survey, yang bersandar pada teknik pengumpulan data berupa angket, data survey ini dikumpul dari beberapa responden yang mengisi agar bersifat nyata, hasilnya digunakan untuk waktu sementara. Salah satu peran seorang guru ialah guru dapat menyampaikan materi dengan baik pada proses pembelajaran. Upaya agar pembelajaran didalam kelas dapat terwujud dengan baik dan efektif serta dapat memotivasi para siswa agar dapat meningkatkan hasil belajar dan potensi yakni dengan menggunakan metode-metode pembelajaran yang bervariasi yang tentunya sesuai dengan materi pembelajaran yang akan diajarkan, serta guru juga harus meningkatkan kompetensinya untuk mempermudah proses belajar mengajar
Efektivitas Model Pembelajaran ROPES Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Sekolah Menengah Pertama
Salah satu masalah yang memerlukan perhatian dalam kegiatan pembelajaran adalah teknik, strategi, dan model pembelajaran, model pembelajaran ROPES memiliki beberapa langkah; (1) review (2) overview (3) presentation (4) exercise (5) summary. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Efektivitas Model Pembelajaran ROPES Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Kelas VIII 2 Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di UPTD SMPN 7 Sinjai Jenis penelitian ini termasuk dalam penelitian eksperimen dengan desain penelitian pre-eksperiment dan menggunakan pendekatan kuantitatif. Adapun metode pengumpulan data yaitu dengan observasi, tes dan dokumentasi. Sedangkan analisis datanya menggunakan analisis deskriptif dan analisis statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai yang diperoleh (Pretest) dengan rata rata nilai (Mean) 59,93 dan standard deviasi 8,103. Sedangkan untuk nilai (Post Test) pembelajaran dengan model pembelajaran ROPES statistika diperoleh skor dengan rata-rata nilai (Mean) 81,50 dan standard deviasi 10,945. Dan berdasarkan hasil analisis dengan bantuan aplikasi SPSS 25.0 dengan uji paired sampel T Test diperoleh Nilai Sig. (2 tailed) 0,000. Nilai signifikansi yang diperoleh tersebut lebih kecil dari (0,000 < 0,05). Sehingga dapat disimpulkan bahwa Penggunaan model ROPES efektif terhadap hasil belajar peserta didik kelas VIII 2 pada mata pendidikan agama Islam di UPTD SMPN 7 Sinjai
The Effect of Cooperatif Type Make a Match Models on Science Outcome of Class V Students of SDN Semanan 11 West Jakarta
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh hasil belajar IPA dengan menggunakan model pembelajaran Kooperatif Tipe Make a Match pada siswa kelas V SDN Semanan 11 Jakarta Barat semester 2 tahun ajaran 2018-2019. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif dengan desain penelitian Non Equivalent Post-Test Only Design. Sampel yang digunakan adalah Sampel Jenuh. Instrumen penelitian berupa tes hasil belajar IPA peserta didik yang berbentuk pilihan ganda sebanyak 30 soal. Setiap soal memiliki skor 1 untuk jawaban benar. Berdasarkan hasil uji normalitas dan homogenitas hasil belajar pada kelas eksperimen dan kelas kontrol didapatkan hasil data pada kedua kelas berdistribusi normal dan homogen. Selanjutnya Teknik analisis data menggunakan uji-t diperoleh thitung sebesar 2,704 dan ttabel sebesar 2,003 pada α = 0,05 maka dengan demikian Ho ditolak yang menyatakan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Kooperatif Tipe Make a Match terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SDN Semanan 11 Jakarta Barat
Strategi Guru dalam Mengatasi Kesulitan Membaca pada Siswa Madrasah Ibtidaiyah
Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki strategi yang digunakan oleh guru kelas 2 dalam mengatasi kesulitan membaca pada siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan triangulasi teknik, yakni dengan menerapkan teknik berbeda kepada sumber yang sama dalam mengecek data. Melalui kegiatan penelitian di MI Nahdlatul Ulama Ngingas tepatnya pada jenjang kelas II, didapatkan masih banyak siswa yang belum menguasai keterampilan membaca dan bahkan beberapa ada yang belum bisa membaca. Hal ini terjadi karena terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi kurangnya keterampilan membaca siswa di sekolah. Untuk itu, guru harus mempunyai sebuah strategi agar siswa tidak lagi merasa kesulitan dalam membaca. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang digunakan oleh guru kelas 2 dalam mengatasi kesulitan membaca siswa adalah: (1) Memanfaatkan sudut baca, (2) Membiasakan untuk selalu membaca bersama pada saat proses pembelajaran berlangsung baik membaca nyaring maupn membaca dalam hati, (3) Mengarahkan dan memotivasi siswa untuk terus belajar membaca
Strategi Pelaksanaan Tatap Muka (Pembelajaran Luring) Pasca Pandemi Covid-19
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pembelajaran apa saja yang masih dapat diterapkan oleh pendidik saat pembelajaran secara tatap muka sudah Kembali berlangsung. Dengan begitu diharapkan dengan adanya strategi ini pembelajaran tetap dapat berlangsung secara baik dan efisien. Metode penelitian yang digunakan adalah Deskriptif-Kuantitatif. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan Purposive sampling. Informan dalam hal ini yaitu mahasiswa UINSI Samarindah dengan kriteria tertentu, yang ditetapkan 58 orang yang menjadi Responden. Teknik pengumpulan data menggunakan pengisian Kuisioner (Angket). Instrument ini dibuat dengan 10 pertanyaan dengan menggunakan Google Form kemudian di sebar melalui Whatsapp. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa strategi pembelajaran tatap muka (pembelajaran Luring) yang dapat dilakukan pasca pandemi covid-19 yaitu 1). Guru Selalu Melakukan Inovasi Dalam Proses Pembelajaran 2). Tetap menjaga dan Menggunakan Aplikasi belajar yang bisa diberikan untuk anak 3). Guru Harus memiliki skill dan sebagai Fasilitator dalam proses kegiatan belajar 4). Menjaga komunikasi yang intensif antara orang tua, anak dan pendidik
Pelatihan Penulisan Karya Ilmiah Menggunakan Manajemen Referensi Menggunakan Software Mendeley
Adanya tuntuan kompetensi dalam menyusun karya ilmiah bagi mahasiswa harus dibarengi dengan usaha untuk mencapai kompetensi tersebut salah satunya memberikan bekal kepada mahasiswa dalam melakukan sitasi menggunakan Mendeley. Tujuan dari kegiatan ini : (1) mengetahui penggunaan manajemen referensi berbasis mendeley oleh mahasiswa; (2) meningkatkan kemampuan sitasi mahasiswa menggunakan Mendeley. Kegiatan ini diikuti oleh 37 mahasiswa dengan prosedur kegiatan PkM yakni persiapan, pelasanaan, evaluasi dan pelaporan. Setelah kegiatan pelatihan kemampuan mahasisiswa dalam melakukan sitasi menggunakan Mendeley yang awalnya hanya 13,51% menjadi 94,59% sehingga dapat disimpukan bahwa kemapuan mahasiswa dalam menggunakan mendeley mengalami peningkatan sebesar 81,08%
Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Menciptakan Pembelajaran Daring
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kepemimpinan kepala sekolah dalam menciptakan pembelajaran daring bagi guru dan siswa selama masa pandemik dengan mengharapkan peserta didik mendapatkan pendidikan yang efektif dan kondusif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah dapat menciptakan pelaksanaan belajar mengajar dengan menerapkan sistem belajar daring yang baik. Selanjutnya kepala sekolah dituntut untuk kreatif dan menjadi motivasi yang baik untuk merancang kurikulum dan pembelajaran, menggunakan google classroom, whatsApp, zoom meeting dan media lainnya untuk menerapkan model pembelajaran daring yang sesuai dengan teknologi bagi semua pihak di sekolah agar menumbuhkan tujuan pendidikan siswa yang cakap dan pandai. 
Pengaruh Media Pembelajaran Teka Teki Silang Terhadap Hasil Belajar IPA Materi Perkembangbiakan Tumbuhan
Pendidikan IPA di sekolah dasar dapat menjadi sarana bagi siswa untuk mempelajari diri sendiri maupun lingkungannya. Dengan demikian dibutuhkan media yang tepat agar pembelajaran lebih menyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran teka teki silang terhadap hasil belajar IPA materi perkembangbiakan tumbuhan pada siswa kelas VI di MI Al Karim Surabaya. Jenis penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah penelitian kuantitatif dengan mendeskripsikan statistik untuk menyajikan fakta ataupun menunjukkan hubungan antara variabel ataupun bersifat untuk mengembangkan konsep. Populasinya adalah seluruh siswa kelas VI di MI Al Karim Surabaya. Peneliti mengambil sampel kelas VI berjumlah 20 siswa. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini memakai teknik probability sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan beberapa instrument yaitu lembar tes atau soal pretest-posttest, wawancara, serta dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh yang signifikan pada media pembelajaran teka teki silang terhadap hasil belajar IPA materi perkembangbiakan tumbuhan pada siswa kelas VI di MI Al Karim Surabaya
Persepsi Guru PAUD Terhadap Model Pembelajaran dan Hasil Belajar Anak Usia Dini
Pembelajaran merupakan usaha sadar yang dilakukan seorang guru dalam rangka memberi pelajaran kepada siswa dengan mengarahkan interaksi siswa dengan sumber belajar lainnya guna mencapai tujuan pendidikan yang diharapkan.Pentingnya anak dididik sejak usia dini karena pada masa ini seluruh aspek perkembangan anak (kognitif, sosio-emosional, bahasa, nilai dan moral, pisik-motorik) mengalami pertumbuhan perkembangan yang sangat pesat. Dari penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi guru pendidikan anak usia dini terhadap model pembelajaran dan hasil belajar anak usia dini. Pendekatan yang dilakukan pada penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan metode simple random sampling kepada guru-guru PAUD dan juga kepada mahasiswa secara umum responden yang berjumlah 29 orang. Sampel ini melalui platform Google form yang disebarkan lahir pada tanggal 11 Oktober 2021 sampai 17 Oktober 2021. Hasil penelitian diperoleh bahwa model pembelajaran mempengaruhi hasil belajar pendidikan anak usia dini. Gunakan satu model pembelajaran lebih efektif dibandingkan menggunakan berbagai macam variasi model pembelajaran khusus untuk anak usia dini, dikarenakan oleh berbagai macam faktor. Saran dari peneliti Semoga dengan adanya penelitian ini bisa memberikan wawasan yang luas mengenai model pembelajaran terhadap anak usia dini