Journal Indonesia Emerging Literacy Education
Not a member yet
196 research outputs found
Sort by
Dampak PJJ; Pengaruh Motivasi, Kesiapan dan Interaksi Belajar Terhadap Pengetahuan Media dan E-Learning
Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan dan mengetahui adanya pengaruh variabel yang memberikan dampak PJJ pada pembelajaran PAI di SD pada motivasi belajar, kesiapan belajar, interaksi belajar terhadap pengetahuan media dan e-learning peserta didik SDN 002 Bontang Selatan Kota Bontang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan metode survey, Instrumen Angket dibuat dari berbagai sumber artikel dan telah divalidasi pada 30 responden dan disebarkan menggunakan google formular melalui WhatsApp, terdapat 147 responden yang mengisi dan mengembalikan formular, dipilih secara acak pada siswa kelas 3,4,5 dan 6. Analisis deskriptif statistic dan uji regresi ganda dengan uji t dan uji f menggunakan IBM SPSS versi 24.00, Hasil penelitian menemukan bahwa terdapat pengaruh signifikan antara motivasi belajar, kesiapan belajar dan interaksi belajar terhadap pengetahuan media dan e-learning pada PJJ. Dampak PJJ menunjukkan adanya pengaruh sangat besar pada pengetahuan media dan e-learing pada peserta didik dan dapat menentukan suksesnya pembelajaran dalam mencapai indicator dan tujuan pembelajaran pada peserta didik di Sekolah Dasar. Data hasil uji statistic pada uji hipotesis berada lebih kecil dari < 0,05, menunjukkan hipotesis pada semua variabel diterima
Awareness Training Sebagai Upaya Pengukuran Kesejahteraan Psikologis Pada Komunitas Lembaga Seni Pernapasan Satria Nusantara Wilayah Jawa Timur
Lembaga Seni Pernapasan (LSP) Satria Nusantara merupakan salah satu wadah kegiatan olahraga masyarakat di bawah naungan Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI). Salah satunya berada di wilayah jawa Timur. Kegiatan ini jarang dilakukan pengukuran kesejahteraan psikologis. Tujuan dari awareness training ini untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengukuran kesejahteraan psikologis dari peserta. Metode yang digunakan adalah latihan bersama, pemberian contoh gerak jurus yang benar, serta edukasi pentingnya olah napas, olah jurus, dan dzikir. Pengukuran dilakukan dengan instrumen skala kesejahteraan psikologis. Peserta sebanyak 43 orang, 32 orang laki-laki dan 11 orang perempuan. Hasil kegiatan ini berupa profiling kesejahteraan psikologis bagi peserta. Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan sebesar 7 orang atau setara 16,3 persen berada pada level tinggi sedangkan 36 orang atau setara 83,7 persen berada pada level sedang. Evaluasi kegiatan menunjukkan 95% menyatakan kegiatan sangat berguna dan ada kegiatan kelanjutan. Berdasarkan hasil ini maka pelatih dan pengelola LSP Satria Nusantara perlu melakukan awareness training secara periodik agar anggota memiliki kesejahteraan psikologis yang meningkat
Pemberdayaan Karang Taruna Sri Tanjung Melalui Usaha Berbagai Olahan Dari Bunga Telang Di Masa Pasca Pandemi COVID-19
Karang Taruna Sri Tanjung Sidoarjo beranggotakan pemuda dan pemudi setempat memiliki berbagai macam kegiatan Adanya wabah virus yang belum tahu kapan berakhirnya membatasi silaturahmi, kegiatan ekonomi, kegiatan ibadah, penghasilan keluarga. Perlu memberikan kegiatan produktif terhadap Karang Taruna yang bernilai ekonomi dan meningkatkan imunitas sebagai upaya terhindar Covid-19. Olahan sehat berbahan bunga telang ini perlu diajarkan kepada Karang Taruna untuk menambah keterampilan pengolahan yang memenuhi standar higienis. Karang Taruna Sri Tanjung memerlukan pemahaman, penjelasan dan cara membuatnya dengan higienis sehingga khasiatnya nyata, laku jual dan diminati masyarakat luas. Ilmu tentang cara pembuatan tersebut dirasakan oleh Karang Taruna Sri Tanjung masih kurang. Karang Taruna masih menghadapi kendala memerlukan contoh-contoh memproduksi olahan yang higienis dan kaya nutrisi, bagaimana mengemas agar menarik dan bernilai jual, peningkatan pemahaman dan motivasi pula untuk masalah yang berkaitan dengan diversifikasi fungsi bunga telang. Pelatihan tentang masalah tersebut menjadi solusi dan dilakukan dengan metode ceramah-tanya jawab, demonstrasi, dan praktik. Keberlanjutan program ini diupayakan melalui pendampingan dari Tim PKM UT Surabaya. Hasil pelatihan berupa produk minuman sehat berbahan dasar bunga telang, teh kering dalam kemasan, keterampilan membuat olahan makanan dari bunga telang. Luaran yang dihasilkan berupa artikel yang dipublikasikan di jurnal nasional ber ISSN dan media elektronik dalam bentuk Youtub
Analisis Kesulitan Belajar Siswa (Disleksia dan Disgrafia) di Masa Pandemi Covid-19
Kesulitan belajar dianggap sebagai salah satu hambatan yang mencakup pemahaman dan penyampaian pengetahuan baik dalam bentuk tulisan maupun lisan. Tujuan penelitiannya adalah untuk menganalisis bentuk-bentuk kesulitan belajar siswa Masa Pandemi Covid-19 di Kelas 3 SDI Miftahul Huda Plosokandang Kedungwaru Tulungagung, untuk menganalisis upaya mengatasi kesulitan belajar siswa Masa Pandemi Covid-19 di Kelas 3 SDI Miftahul Huda Plosokandang Kedungwaru Tulungagung. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan siswa kelas 3 SDI Miftahul Huda Plosokandang Kedungwaru Tulungagung di Masa Pandemi Covid-19. Jumlah siswa sebagai subjek dalam penelitian ini adalah 2 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode angket wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian: Bentuk-bentuk kesulitan belajar membaca siswa Masa Pandemi Covid-19 di Kelas 3 SDI Miftahul Huda Plosokandang Kedungwaru Tulungagung meliputi tidak lancar dalam membaca, terdapat banyak kesalahan dalam membaca, sulit membedakan huruf yang mirip, memiliki kekurangan dalam memori visual, dan tidak mampu memahami simbol bunyi. Bentuk-bentuk kesulitan belajar menulis siswa Masa Pandemi Covid-19 di Kelas 3 SDI Miftahul Huda Plosokandang Kedungwaru Tulungagung yang diteliti tulisan tidak terbaca, terlambat dalam menulis, huruf hilang atau terbalik dan kesalahan dalam memegang pensil. Upaya mengatasi kesulitan belajar siswa Masa Pandemi Covid-19 di Kelas 3 SDI Miftahul Huda Plosokandang Kedungwaru Tulungagung dilakukan dengan: Pemberian motivasi kepada siswa yang mengalami kesulitan membaca dan menulis dengan terus belajar dan mengikuti pembelajaran dengan antusias, Menggunakan Media Pembelajaran yang menarik, Melakukan bimbingan seperti les di akhir pembelajaran, 4) Melakukan kerjasama antara sekolah dan orang tua
Presepsi Guru Tentang Pembelajaran Blended Learning
Pembelajaran blended learning adalah pembelajaran yang mengkombinasikan antara pembelajaran tatap muka (face to face) dan pembelajaran daring agar peserta didik tidak jenuh saat proses pembelajaran berlangsung. Akan tetapi perlu digaris bawahi bahwa pembelajaran online disini hanya sebagai pelengkap dari pembelajaran konvensional yang memiliki waktu yang terbatas, dengan adanya model pembelajaran blended learning akan membantu memudahkan pendidik untuk memaparkan materi dengan cara yang kreatif agar peserta didik tidak bosan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui presepsi guru terhadap pembelajaran blended learning. Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survey kepada guru dan mahasiswa yang ada di wilayah Samarinda. Jumlah responden untuk penelitian ini berjumlah 25 orang. Memberian jawaban angket yang dibuat menggunakan skala Likert yang dibuat dengan mengunakan palikasi google form yang disebarkan pada tanggal 12 oktober-18 oktober 2021. Dari hasil penelitian ini dapat diperoleh bahwa pembelajaran blended learning berpengaruh terhadap proses pembelajaran online dan sangat efektif dan efisien pada saat pembelajaran daring. Dan sebagai pelengkap untuk pembelajaran tatap muka. Dapat disimpulkan bahwa dari jawaban responden ada yang sangat setuju dan setuju dari beberapa pilihan indicator tertentu. Saran dari penelitian diharapkan bahwa variabel dapat diuraikan lebih luas lagi dalam beberapa variabel mengenai pemikiran peserta didik dan hasil belajar, motivasi belajar terhadap pembelajaran blended learning
Persepsi Pencapaian Nilai Kognitif pada Pembelajaran Daring
Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui suatu informasi mengenai hasil pencapaian belajar melalui pembelajaran daring. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, menggunakan model kuesioner, data kuantitatif dibutuhkan dalam bentuk persentase. Penelitian dipilih untuk memperoleh data hasil eksplorasi perihal nilai kognitif pada pembelajaran daring, dan survey dilakukan secara online. Kemampuan kognitif perlu dikembangkan dan diperhatikan. Kemampuan kognitif pada peserta didik berkembang sejalan dengan persepsi. Perkembangan kognitif berperan penting pada proses pembelajaran karena akan berpengaruh pada akademik peserta didik. Faktor yang mempengaruhi perkembangan kognitif adalah lingkungan dan juga usaha dalam mengembangkan kemampuan kognitif tersebut. Selama masa pandemic, pembelajaran dialihkan menjadi pembelajaran daring, dan pembelajaran daring yang dilaksanakan dengan adanya motivasi dan semangat dari peserta didik maupun pendidik dalam pembelajaran daring maka pembelajaran daring dapat menghasilkan nilai kognitif
Workshop Desain Media Pembelajaran Inovatif Bagi Guru Madrasah Ibtidaiyah
Workshop inovasi media pembelajaran bertujuan memberikan pengalaman langsung kepada pendidik dalam mendesain media dan evaluasi pembelajaran melalui platform quizizz. Kegiatan ini dilakukan secara online melalui zoom meeting yang diikuti oleh 12 guru Madrasah Ibtidaiya se Kabupaten Sinjai. Kegiatan pengabdian dilakukan dengan tahapan persiapan, pelaksanaan dan evaluasi yakni mengecek persiapan peserta selanjutnya melaksanakan workshop dengan menyapaikan materi serta praktik step by step dalam mendesain media dan evaluasi pembelajaran menggunakan platform quizizz hingga semua peserta berhasil mendesain 1 media dan evaluasi yang siap digunakan dalam pembelajaran. Kegiatan diakhiri dengan evaluasi untuk mengetahui tanggapan peserta terkait: 1) kemampuan pemateri dalam dalam meyampaikan materi workshop yakni 83% (Sangat baik) dan 17% (Baik); 2). Relevansi materi dengan pembelajaran masa kini yakni 92% (sangat relevan) dan 8% (relevan); 3) Kebermanfaatan materi dalam menigkatkan kompetensi guru dalam desain media pembelajaran yakni 92% (sangat bermanfaat) dan 8% (Bermanfaat
Optimalisasi Guru PAI dalam Merancang Media Pembelajaran
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana Optimalisasi Guru PAI Dalam Merancang Media Pembelajaran berdasarkan pendapat dari mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan dan untuk mengetahui factor-faktor apa saja yang menghambat dalam merancang media pembelajaran Guru atau Dosen PAI. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian menggunakan analisis data. Sampel penelitian ini berjumlah 24 responden yang berasal dari mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan dan pengumpulan data menggunakan kuisioner. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa Optimalisasi Guru PAI Dalam Merancang Media Pembelajaran di Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan telah berkembang mengikuti perkembangan zaman
Analisis Pembelajaran Daring Di Masa Pandemi Covid-19 Pada Kemampuan Technological Pedagogical And Content Knowledge (TPACK) Guru Sekolah Dasar
Tujuan penelitian ini adalah pertama: Menganalisis pembelajaran daring dengan kemampuan pengetahuan teknologi (TK) guru Sekolah Dasar. Kedua: Menganalisis pembelajaran Daring dengan kemampuan pengetahuan pedagogik (PK) guru Sekolah Dasar. Ketiga: Menganalisis Pembelajaran Daring dengan kemampuan pengetahuan konten (CK) guru Sekolah Dasar. Penelitian dilaksanakan di SDN 006 Sangkulirang Kutai Timur, pengumpulan data dengan menetapkan informan penelitian ini adalah para guru yang memiliki kualifikasi guru yang menerapkan TPACK, dilakukan pula observasi secara langsung serta wawancara mendalam dan tinjauan dokumen sebagai data sekunder. Wawancara dengan menggunakan teknik wawancara terstruktur, dengan mempersiapkan pedoman wawancara, alat bantu wawancara dengan buku catatan, rekaman audio dan atau kamera smartphone. Teknik analisis data dengan model miles and Huberman, tiga tahapan analisis kegiatan, yaitu data condensation, data display dan conclusion / verifications. Hasil penelitian menemukan pada pengetahuan teknologi (TK) bahwa guru mampu dan baik dalam menggunakan teknologi untuk pembelajaran, sesuai kemampuan dan kondisi pembelajaran menggunakan WhatsApp, Zoom meeting atau google classroom guru mampu mendownload materi dari Internet atau website dan materi dari youtube dan kemudian guru mampu membagikan dan menshare ke peserta didik dengan menggunakan teknologi, guru sudah mengetahui manfaat dan keunggulan teknologi, guru dapat melakukan interaksi dengan peserta didik pada pembelajaran daring. Untuk kemampuan Pengetahuan Pedagogik (PK) guru sudah baik dan tepat, karena guru mampu merancang perangkat pembelajaran, guru mampu menggunakan media pembelajaran yang menarik, Guru menyesuaikan karakter dengan metode yang digunakan serta Guru melakukan evaluasi pembelajaran. Sedangkan pada kemampuan pengetahuan konten (CK) adalah sudah baik dan mampu, yakni guru memiliki kemampuan yang baik, guru mampu menyusun materi atau bahan ajar dan Guru menggunakan sumber belajar berbasis teknologi
Pengaruh Model Pembelajaran TGT Berbantuan Media Question Box Terhadap Hasil Belajar IPA Kelas IV SD
Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran secara empirik ada atau tidaknya pengaruh model pembelajaran Teams Games-Tournament (TGT) berbantuan media Question Box terhadap hasil belajar IPA kelas IV di SDN Cengkareng Barat 16 Pagi Jakarta Barat pada semester 2 tahun ajaran 2018/2019. Populasi penelitian ini berjumlah 55 siswa yang terdiri dari kelas IV A berjumlah 28 siswa dan IV B berjumlah 27 siswa. Teknik Sampling yang digunakan adalah Sampling jenuh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan metode penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain Nonequivalent Posttest-Only Control Group Desain. Berdasarkan hasil perhitungan uji normalitas diperoleh Lhitung < Ltabel diperoleh angka 0,0987 < 0,167 pada kelas eksperimen dan 0,1297 < 0,171 pada kelas kontrol. Dengan demikian, dapat disimpulkan kedua data berdistribusi normal. Kemudian uji homogenitas dengan menggunakan uji Fisher diperoleh Fhitung< Ftabel yaitu 1,196 < 1,925 dapat disimpulkan bahwa kelas eksperimen dan kelas kontrol bersifat homogen. Setelah data berdistribusi normal dan homogen berdasarkan uji normalitas dan uji homogenitas, kemudian dilanjutkan dengan uji perbedaan (uji-t). Uji perbedaan dilakukan dengan menggunakan uji-t dan diperoleh thitung > ttabel yakni 3,69 > 2,006 yang berarti H0 ditolak. Penelitian ini membuktikan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Teams Games-Tournament (TGT) berbantuan media question box terhadap hasil belajar IPA Kelas IV SD Negeri Cengkareng Barat 16 Pag