Journal Indonesia Emerging Literacy Education
Not a member yet
    196 research outputs found

    Pengembangan Pojok Literasi Berbasis Potensi Alam di Desa Kamal Kecamatan Arjasa Kabupaten Jember Jawa timur

    No full text
    Desa Kamal Kecamatan Arjasa Kabupaten Jember memiliki potensi hasil pertanian yang melimpah. Walaupun demikian, keterampilan warga terhadap optimalisasi pemanfaatan potensi tersebut agar memiliki nilai ekonomi yang tinggi masih perlu dikembangkan. Untuk itu perlu dikembangkan desa cerdas dalam bentuk program pengabdian masyarakat di bidang pendidikan non-formal yang mewadahi masyarakat untuk meningkatkan keterampilannya. Untuk merealisasikan hal tersebut, tim PPK HMP ASE melakukan mengembangkan program “Smart Village Center” dengan berdasarkan adanya persoalan dalam hal pemanfaatan potensi alam lokal yang kurang maksimal. Program ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan kecakapan hidup masyarakat desa dalam mengolah dan mengembangkan potensi alam lokal sehingga bisa menghasilkan kegiatan ekonomi baru. Metode pelaksanaan program ini meliputi sosialisasi program, pembentukan pojok literasi, menyusun kurikulum, koordinasi dan pembentukan pengurus, peresmian program, pelatihan kewirausahaan dan pengolahan potensi alam, dan monev. Hasil dari pelaksanaan ini adalah terbentuknya lima pojok literasi dengan karakteristik yang berbeda-beda, yaitu pojok literasi jagung di Dusun Klanceng, pojok literasi tebu di Dusun Krajan, pojok literasi pisang di Dusun Duplang, pojok literasi kelapa di Dusun Kopang, dan pojok literasi kopi di Dusun Gumitir. Keterampilan masyarakat desa dalam mengolah dan mengembangkan potensi alam local meningkat sehingga dapat meningkatkan perekonomian warga

    Implementation of Educational Organization Diagnosis in Junior High Schools

    No full text
    This study aims to carry out an educational organizational diagnosis in junior high schools. The method used in this research is quantitative. Data collection was carried out by distributing the instrument to the subject. The instrument was compiled using an organizational diagnosis scale developed by the research team based on the Weisboard Concept. The subjects of this study were 40 teachers who worked in one of the junior high schools in Surabaya. Teachers who are the subject of research in this school have a minimum working period of one year—the data analysis techniques using descriptive statistics. The results of this study indicate that in junior high school, most aspects consisting of goals, structure, leadership, relationships, and helpful mechanisms are already in the high category. While the reward aspect needs to be improved further. Therefore, in the future, this school needs to improve a better reward system so that this school becomes better

    Development Educational Game Model “Rekreasiku” to Improve Childhood Language Literacy

    No full text
    The purpose of this research is to develop a valid and effective Recreational Educational Game for increasing early childhood language literacy. Literacy is a good culture to develop, literacy is reading, listening, writing, and speaking, the basic things that must be done. Unesco said that Indonesia ranks second from the bottom in terms of world literacy, meaning that people's interest in reading and writing is very low. Among the factors that influence literacy are habituation and the media. The type of research used is research and development from Bord and Gall. The research subjects were 2 Early Childhood Education Programs units in Jember. The instruments used were model validation sheets, educational game questionnaire sheets, and literacy tests. Data were analyzed by descriptive quantitative. So as to create an Educational Recreation Game activity to increase literacy in early childhood without leaving the principle of playing for children. The Educational Games carried out refer to the curriculum that has been used by Early Childhood Education Programs teachers. The results of the study show that the Educational Recreation Game that was developed is valid as an appropriate learning medium for increasing early childhood literacy. Effective for increasing children's language literacy

    Participatory Approach in Designing Tunas Bangsa 02 PAUD School Learning Facilities

    No full text
    School’s learning facility is one of the crucial components in supporting optimal education to achieve the educational goals, including early childhood education (PAUD). However, Tunas Bangsa 02 PAUD School is a private school that raises its finances and does not take any school fees (free tuition). The improvements to infrastructure and teaching resources are limited and carried out independently. It is necessary to have proper and directed planning so that the development of the learning facility follows the most critical needs. This study describes the design of participatory assistance to map the learning facilities. The participants in this program were the owner of the foundation, financial donors, representatives of parents, and all teachers, accompanied by a team of experts. Of the eight participatory design processes that have been implemented in this initial study, the researchers found that the participatory approach can be applied optimally and able to provide convenience for the school to map, plan and arrange their learning facilities, and a program design of Consultation Stage that consists of 5 stages can be implemented in the following years

    Integrating Local Wisdom-Based Learning To Preparing The Pancasila Students’ Profile, Yes or No?

    No full text
    The integration of local wisdom in the field of education has become a hot topic in Indonesia. Hence, there is an opportunity for the implementation of local wisdom in learning. This research is a type of qualitative research with data collection techniques using the library research method. This study aimed to find the implementation of local wisdom in learning through a literature review. The results findings show that there are some benefits of integrating local wisdom based in School, especially to equip the elements of profile Pancasila characteristic in classes. The chance of using local wisdom based in school is also still wide open due to much research on the exploration of local wisdom still not being conducted in class yet, and some of them still need improvement and development. Furthermore, the implications of this research tend to convenience further research to do an improvement and development of using local wisdom based on learning context. Some exploration might be can interfere with by any model of learning or approach or methods, to increase students' profile Pancasila

    Persepsi Tentang Penilaian (Evaluasi) Guru Pada Pembelajaran Daring

    No full text
    Sebagai seorang guru atau pendidik tentu harus memastikan, memantau dan menilai peserta didiknya dengan baik meskipun dalam keadaan yang jauh. Dengan menggunakan metode pembelajaran daring, yaitu pembelajaran jarak jauh melalui beberapa platform online yang tersedia. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui bagaimana persepsi dan cara guru dalam menilai kemampuan siswa pada masa pembelajaran daring di masa pandemic ini. Guru membutuhkan kemampuan dalam menguasai berbagai aplikasi tes dan penugasan online untuk dapat menunjang pelaksanaan evaluasi pembelajaran daring. Pendekatan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode kuantitatif dengan mengumpulkan semua data menggunakan metode survey. Populasi penelitian adalah para guru, wali siswa, mahasiswa dan siswa yang ditetapkan 56 orang menjadi responden dan ada kaitannya dengan pembelajaran daring. Instrumen diadaptasi dari berbagai macam sumber dibuat dalam bentuk google form yang dibuat menjadi 10 pertanyaan disebarkan pada tanggal 06 sampai 12 Oktober 2021.  Pembelajaran daring saat ini kebanyakan guru menggunakan beberapa aplikasi online dalam hal mengajar dan juga menilai peserta didiknya. Dalam penelitian ini hasil yang didapatkan adalah Guru menilai peserta didiknya dengan melalui banyak aspek seperti keaktifan, kejujuran, kedisiplinan dan lain-lain. Dapat didefinisikan bahwa tes merupakan proses pengamatan yang sistematis untuk mengetahui tingkah laku atau kemampuan siswa dan menggambarkannya dengan skala atau kategori-kategori yang pasti. Pada pembelajaran daring saat ini kebanyakan guru menggunakan beberapa aplikasi online dalam hal mengajar dan juga menilai peserta didiknya. Guru menilai peserta didiknya dengan melalui banyak aspek seperti keaktifan, kejujuran, kedisiplinan dan lain-lain

    Peningkatan Pengetahuan Bahaya Kelistrikan Sektor Rumah Tangga Di Dusun Tegal Asri, Banguntapan, Bantul

    No full text
    Bahaya listrik pada sektor rumah tangga di Indonesia hingga saat ini masih belum dapat terselesaikan. Terdapat banyak faktor yang dapat mempengaruhi yaitu mulai dari kebiasaan, pengetahuan, hingga ketersediaannya sarana prasarana pendukung. Salah satu dusun yang memiliki permasalahan bahaya listrik rumah tangga adalah di Dusun Tegal Asri RT 06, Tamanan, Banguntapan, Bantul. Permasalahan tersebut adalah penggunaan stop kontak bertumpuk dengan persentase 80% dari jumlah masyarakat disana. Tujuan pengabdian kepada masyarakat adalah memberikan edukasi kepada warga RT 06 Tegal Asri mengenai pengetahuan instalasi kelistrikan, potensi bahaya listrik dan pengendaliannya. Metode yang digunakan dalam pengabdian adalah dengan Focus Group Discussion (FGD) dan Musyawarah Masyarakat Dusun dalam menentukan prioritas masalah, selanjutnya dilakukan intervensi dalam memecahkan masalah yaitu memberikan edukasi melalui penyuluhan berupa ceramah, diskusi dan poster sebagai media dan pemberian kabel roll stop kontak sesuai SNI. Hasil pengabdian kepada masyarakat berdampak bertambahnya pengetahuan dan perilaku keselamatan warga RT 06 Tegal Asri mengenai bahaya listrik dan cara menggunakan listrik yang aman di rumah tangga

    Penggunaan Platform Merdeka Mengajar (PMM) pada Guru Sekolah Dasar

    No full text
    Platform merdeka mengajar (PMM) adalah aplikasi untuk memudahkan guru mengajar, menilai siswa dan memberikan pelatihan untuk meningkatkan kompetensi, serta bekerja untuk menginspirasi rekan kerja. Dengan adanya platform ini, guru dapat meningkatkan kinerjanya dengan kreativitas yang dikembangkan sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mensosialisasikan penggunaan platform pengajaran mandiri ini dalam rangka meningkatkan kinerja guru di SDN 006 Loa Janan Ilir. Kegiatan ini dilakukan dalam bentuk In House Training (IHT) yang bertujuan untuk memperkenalkan dan menggunakan platform pengajaran mandiri yang dapat digunakan guru sebagai acuan dalam melaksanakan pembelajaran dalam kurikulum mandiri. Maka dalam kegiatan ini langkah-langkah yang dilakukan terkait pengenalan platform mandiri pengajaran ini yaitu pemaparan dasar terkait kurikulum mandiri dan penjelasan proyek penguatan profil mahasiswa pancasila, pemaparan dan praktek langsung dalam penggunaan platform mandiri pengajaran dan tindak lanjutnya dari pelatihan ini. Kegiatan in-house training (IHT) ini sangat penting untuk dilakukan, terutama terkait penggunaan platform merdeka mengajar (PMM) ini, dengan tujuan agar para guru dapat mengakses dan memanfaatkan berbagai fitur di dalamnya untuk mendukung dan membantu mereka dalam melaksanakan pembelajaran pada kurikulum merdeka. Hasil dari penelitian ini, guru-guru sebagian besar sudah bisa menggunakan platform ini untuk menerapkan kurikulum merdeka, bahkan ada yang sudah menerapkan dan masuk pada proses tindak lanjut dalam penerapan langsung di dalam kelas

    Pelatihan Produk Olahan Cabe Dimasa Pandemi Covid-19 Bagi Ibu PKK Cerme Gresik

    No full text
    Pandemi COVID-19 telah menurunkan penghasilan, menghilangkan pekerjaan, mengganggu kesehatan masyarakat. Tanpa kecuali masyarakat desa Iker Iker Cerme Gresik harus bisa mengatasi dan bangkit melalui hasil panen Cabe mereka. Pandemi mempengaruhi penjualan cabe beserta olahannya dan bidang kuliner yang memanfaatkannya. Cabe merupakan bahan pokok yang tidak stabil harga dan pasokannya, cuaca dan kondisi alam sangat mempengaruhi produktivitasnya. Kekeringan yang panjang dan hujan yang berlebihan  menjadi kendala bagi petani Cabe. Harga cabe yang terus melambung, membuat tengkulak menangguk untung sesaat tetapi masyarakat umum yang resah. Harga Cabe mahal saat stok di petani habis atau menipis. Kisaran harga yang terlalu fluktuatif tersebut mengganggu bagi petani dan masyarakat serta bidang wirausaha kuliner yang berbahan dasar Cabe. Solusi untuk mengatasi hal tersebut tim PkM Unesa berkolaborasi, bersinergi mengedukasi ibu-ibu PKK menangani hasil cabe dengan diversifikasi olahan berbahan dasar cabe. Dilakukan pelatihan dengan metode tanya jawab, demonstrasi dan praktek untuk menghasilkan olahan yang variatif menjadi abon cabe, saus cabe, stik cabe, aneka sambal cabe, bubuk cabe, berkedel cabe, yang higienis dengan pengemasannya.  Kegiatan PkM yang dilakukan menyebabkan ibu-ibu PKK desa Iker Iker memiliki keterampilan pengolahan Cabe dan timbul jiwa wira usaha baru untuk menambah penghasilan bagi keluarga dimasa Pandemi Covid-19

    Pelatihan Penyiaran Berita SMK Negeri 3 Banyumas sebagai Sumber Literasi Kearian Lokal Masyarakat Banyumas

    No full text
    Penyiaran berita termasuk dalam bidang jurnalistik. Saat ini kebutuhan akan tenaga professional jurnalisitik sangat tinggi, sehingga banyak dibuka sekolah atau perguruan tinggi dengan penjurusan broadcasting. Sehubungan dengan hal tersebut, dibutuhkan strategi-strategi khusus untuk dapat menghasilkan lulusan yang kreatif dan inovatif sesuai dengan kebutuhan pasar jurnalistik. Tujuan dalam pelaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan keterampilan penyiaran berita pada siswa jurusan broadcasting di SMK Negeri 3 Banyumas. Mitra kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah SMK Negeri 3 Banyumas yang merupakan satu-satunya sekolah seni di wilayah karesidenan Banyumas yang memiliki jurusan broadcasting. Tema kegiatan pengabdian yaitu seni dan budaya Banyumas sebagai bentuk kearifan lokal masyarakat setempat. Metode pelaksanaan kegiatan yaitu sosialisasi melalui worskhop mengenai materi-materi yang berkaitan dengan penyiaran berita khususnya penyusunan naskah berita dan pembacaan naskah berita. Selanjutnya, siswa melaksanakan praktik lapangan dengan mengumpulkan, mengolah, mendeskripsikan dan menyusun naskah berita, mengedit serta melaporkan dalam sebuah tayangan yang dapat dinikmati oleh masyarakat luas melalui unggahan youtube. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini berupa produk penyiaran berita audiovisual bertema seni dan budaya Banyumas dengan mengambil objek sentra Batik Papringan di desa Papringan, kecamatan Banyumas dan wisata religi makam Mbah Agung Karang Banar desa Kalisalak, kecamatan Kebase

    13

    full texts

    196

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Journal Indonesia Emerging Literacy Education
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇