Direktori Jurnal Elektronik Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Mandailing Natal
Not a member yet
1167 research outputs found
Sort by
DIGLOSSIA IN MANDAILINGESE WEDDING CEREMONIES (THE MARKHOBAR BORU MOMENT IN SOUTH PANYABUNGAN)
This study aims to find out whether diglossia is found in the Mandailing language, especially in markhobar weddings, marriage is a physical and spiritual bond between a man and a woman as a man and a woman, the goal of which is to form a happy and healthy family (family). Eternal life based on faith in God Almighty. In the context of Mandailing culture, Markhobar can be interpreted as a formal utterance delivered in a traditional Mandailing ceremony; and in siriaon (partying in a happy mood) and in silulutun (partying in a sad mood). Standards passed down from generation to generation, markhobar has procedures agreed upon with the Mandailing people. There is diglossia in everyday Mandailing with the language used in markhobar events. According to interviews conducted, diglossia in Mandailing is quite significant, as the word donok has changed to become more official, namely sisolkot which means "close" in Indonesian. This research on diglossia in the Mandailing language is very useful in helping people to differentiate between formal and informal language in Mandailing
Perlindungan Konsumen terhadap Pelaku Usaha Jasa Pangkas Rambut yang Wanprestasi
Consumer protection is a set of legal rules made to provide protection to consumers, so that there is a balance between service businesses and consumers. In the case of business actors who offer barber services, of course, sometimes things do not meet consumer expectations, for example, mistakes in cutting and tidying hair, injuries resulting from negligence of barbering services that cause losses to customers or consumers. This situation provides an understanding of the need for consumer protection as a party that is often harmed. Fair protection and equal treatment before the law has been contained in the law. The problem is regarding how to arrange compensation by barber service business actors to consumers as a result of errors in cutting hair and causing injuries during the shaving process and how is the implementation of compensation by barber service business actors to consumers due to errors in cutting hair and incurring injuries during the process shaving. The method used is empirical research by looking at social phenomena in society based on existing data in the field
IMPLEMENTASI HUKUM WARIS DALAM ISLAM: STUDI KOMPARATIF TENTANG PRAKTEK WARIS DI NEGARA-NEGARA MUSLIM
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi hukum waris dalam Islam melalui studi komparatif tentang praktik waris di beberapa negara Muslim. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif komparatif dengan mengumpulkan data melalui studi pustaka dan analisis terhadap literatur yang relevan. Beberapa negara Muslim yang menjadi objek studi meliputi Arab Saudi, Mesir, Indonesia, dan Malaysia. Negara-negara ini dipilih karena mewakili berbagai tradisi hukum Islam yang berbeda dan memiliki perbedaan dalam praktek waris mereka. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun ada kesamaan dalam prinsip-prinsip hukum waris dalam Islam, implementasinya dapat berbeda di setiap negara. Arab Saudi, sebagai negara yang menerapkan Syariah secara ketat, mengikuti sistem waris yang ditentukan dalam Al-Qur\u27an dan hadis-hadis Nabi Muhammad. Mesir, di sisi lain, memiliki sistem waris yang dipengaruhi oleh hukum nasional mereka yang terkadang bertentangan dengan prinsip-prinsip Islam. Indonesia dan Malaysia, yang menerapkan sistem hukum campuran, memiliki aturan-aturan waris yang mencakup prinsip-prinsip Islam namun juga mempertimbangkan faktor-faktor budaya dan adat istiadat setempat. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi dasar untuk memperbaiki dan mengembangkan sistem hukum waris di negara-negara Muslim, sehingga dapat mencapai keadilan sesuai dengan prinsip-prinsip Islam.
This study aims to examine the implementation of inheritance law in Islam through a comparative study of inheritance practices in several Muslim countries. This study uses a comparative descriptive method by collecting data through literature study and analysis of relevant literature. Several Muslim countries that are the object of study include Saudi Arabia, Egypt, Indonesia, and Malaysia. These countries were chosen because they represent different Islamic legal traditions and have differences in their inheritance practices. The results of this study indicate that although there are similarities in the principles of inheritance law in Islam, their implementation may differ in each country. Saudi Arabia, as a country that strictly implements Sharia, follows the inheritance system specified in the Al-Qur\u27an and the hadiths of the Prophet Muhammad. Egypt, on the other hand, has an inheritance system which is influenced by their national laws which sometimes conflict with Islamic principles. Indonesia and Malaysia, which employ mixed legal systems, have inheritance laws that incorporate Islamic principles but also take into account cultural factors and local customs. It is hoped that the results of this research can become the basis for improving and developing inheritance law systems in Muslim countries, so that they can achieve justice in accordance with Islamic principles.
 
Perananan Zakat Produktif Dalam Peningkatan Ekonomi Mustahik Pada Badan Amil Zakat Kabupaten Bengkalis
Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui peranan zakat produktif dalam peningkatan ekonomi mustahik di Kota Bengkalis dan untuk mengetahui analisis swot (Strengths, Weaknesses, Opportunities and Threats) terhadap peranan zakat produktif dalam peningkatan ekonomi mustahik di Kota Bengkalis. Penelitian lapangan (field research) dengan metode kualitatif yang menggambarkan peranan zakat produktif dalam Peningkatan ekonomi mustahiq. Di mana penelitian ini memberikan kajian seputar zakat produktif dalam Peningkatan ekonomi mustahiq. Bahwa tujuan penelitian kualitatif adalah untuk menggambarkan, melakukan eksplorisasi dan menjelaskan fenomena selama kajian berlangsung.Sumber data primer adalah sumber data yang langsung memberikan data pada pengumpul data. Dalam penelitian ini sumber data utama penulis adalah devisi perindistribusian Baznas Kota Bengkalis dan Mustahik. Peneliti akan memilih sebagian mustahiq yaitu 50 mustahiq. Peneliti memilih mustahiq tersebut karena mereka telah meperoleh dana zakat produktif sebanyak 3 kali dengan program bengkalis sejahtera (tambahan modal usaha) yang menurut peneliti lebih kompeten dalam penyampaian informasi. Sumber data sekunder merupakan sumber yang tidak langsung memberikan data kepada pengumpul data. Dalam hal ini sumber data sekunder bisa meliputi dokumen-dokumen terkait dengan peranan zakat produktif dalam Peningkatan usaha mokro dan Peningkatan ekonomi mustahik, serta foto dan video wawancara dan kegiatan. Hasil Penelitian ini adalah Semua penerima zakat produktif antusias mengikuti program yang direncanakan oleh pihak Baznas, karena sifatnya satu arah, atau hanya penyerahan bantuan secara simbolis. Dapat disimpulkan dalam melakukan komunikasi dengan informan, persentase nya kecil terkait pengetahuan informan terkait peningkatan ekonomi, karena sebagian informan memiliki tingkat pendidikan yang rendah. Dengan keterbatasan pengetahuan tersebut, para informan berperan aktif dalam mengikuti program bengkalis sejahtera yang dilaksanakan oleh Baznas, misalnya dalam membangun perekonomian masyarakat atau tiap informan. dan ada yang tidak mengikuti peran aktif sekitar 13 informan. Penyelesaian program yang masuk dalam perencanaan Baznas itu terlaksana dengan baik, dikarenakan sebagian program dilakukannya evaluasi, sehingga setiap program dapat diukur tingkat keberhasilannya sesuai indikator yang telah disusun
Pelaksanaan Arisan Qurban Idul Adha Menurut Hukum Islam Di Desa Patiluban Mudik Kecamatan Natal
The community of Patiluban Mudik village, Natal District Mandailing Natal regency is a society tht is guided by Islamic Law, where many village people follow the teachings and sunnah of the Propehet such as making sacrifices, so a group is formed or the implementation of arsan qurban. The problem that the researchers will discuss in this discussion is how the implementation and view of Islamic Law arisan qurban eidh al Adha in the village of Patiluban Mudik, Natal District. The method used in this study is using a type of field research (field research). The nature of research uses a qualitative research approach, data sources, primary and secondary, data collection techniques are carried out by observation, interviews and documentation. The results of this study indicate that the implementation of the qurban gathering in Patiluban Mudik village aims to be able to sacrifice in a light way using a loan agreement, but in practice this qurban gathering becomes a burden for someone because the members cannot pay the installments, while the Islamic Law review of this qurban arisan is not in accordance whit Islamic Shari’a. Because the purpose of debts is to help each other, but debts owed in this social gathering tyrannize the committee, religious knowledge that lacks qurban worship becomes burdensome, making inheritance debts. La dharar wa la dhirar.
Masyarakat Desa Patiluban Mudik, Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal merupakan masyarakat yang berpedoman pada Hukum Islam maupun Syariat Islam, dimana masyarakat desa banyak yang mengikuti ajaran dan sunnah Rasulullah seperti berqurban, banyak kalangan masyarakat yang kurang mampu ingin ikut serta berqurban, sehingga dibentuklah sebuah kelompok atau pelaksanaan arisan qurban. Permasalah yang akan peneliti dalam pembahasan ini adalah bagaimana Pelaksanaan dan pandangn Hukum Islam arisan qurban idul adha di desa Patiluban Mudik, Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal, Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan jenis penelitian lapangan (field research). Sifat penelitiannya menggunakan pendekatan penelitian kualitatif, sumber data, primer dan sekunder, teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan arisan qurban di Desa Patiluban Mudik bertujuan untuk dapat berqurban dengan cara yang ringan menggunakan akad hutang-piutang, namun pada praktiknya arisan qurban ini menjadi beban bagi seseorang karena anggota yang tidak dapat membayar cicilan. sedangkan tinjauan Hukum Islam terhadap arisan qurban ini tidak sesuai dengan Syariat Islam. Karena Tujuan hutang-piutang adalah untuk saling tolong menolong, tapi hutang piutang dalam arisan ini menzolimi panitia, pengetahuan agama yang kurang ibadah qurban ini menjadi berat menjadikan hutang warisan. La dharar wa la dhira
PERANAN PERDAGANGAN INTERNASIONAL DALAM PERTUMBUHAN EKONOMI (Pespektif Konvensional dan Perspektif Islam)
Pertumbuhan ekonomi merupakan salah satu indikator yang dapat digunakan oleh suatu negara untuk menilai dan mengevaluasi kondisi pembangunan ekonomi pada suatu negara. Pertumbuhan ekonomi adalah proses perubahan kondisi perekonomian suatu negara secara berkesinambungan menuju keadaan yang lebih baik selama periode tertentu. Pada dasarnya perdagangan Internasional sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan Ekonomi karena PDB merupakan indikator kesejahteraan perekonomian di suatu negara. Hal ini dapat dilihat dari rumusan masalah yaitu pengaruh termasuk pengaruh perdagangan internasional terhadap pertumbuhan Ekonomi, pengaruh perdagangan internasionall terhadap konsumsi, pengaruh perdagangan internasional terhadap produksi dan pengaruh perdagangan internasional dalam perspektif Islam. Dari pembahasan dapat disimpulkan bahwa perdagangan internasional berpengaruh positif dimana dengan adanya perdagangan internasional maka pertumbuhan dapat meningkat. Namun dalam teori perspektif Islam perdagangan internasional dilakukan sesuai dengan syariat atau aturan Islam
ZAKAT SEBAGAI INSTRUMEN INVESTASI PUBLIK
Investasi merupakan usaha yang dapat dilakukan untuk memenuhi kebutuhan di masa yang akan datang menengenai kebutuhan di masa akan datang menjadi kata kunci sebelum melakukan investasi, kemampuan melakukan investasi dan kemampuan untuk memenuhi kebutuhan yang akan datang akan sangat beruntung dengan seberapa besar kemampuan menyisihkan tabungan. zakat adalah kewajiban keagamaan bagi umat Muslim yang melibatkan pembayaran sebagian dari kekayaan mereka kepada golongan yang membutuhkan. zakat bisa dianggap sebagai instrumen investasi publik karena memainkan peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. Oleh karena itu zakat benar-benar bisa berfungsi secara efektif, maka ada sebagian kalangan yang mengusulkan agar harta zakat itu diinvestasikan agar bisa dimanfaatkan untuk membuat suatu usaha yang bersifat produktif dimana hasilnya akan terpulang kembali kepada umat.untuk itu pengelolaan harta zakat harus sesuai dengan syariat Islam agar senantiasa setiap orang mampu memahaminy
ALIRAN ROMANTISME PADA SYAIR ARAB: FLOW OF ROMANTICISM ON ARABIC POETRY
Abstract: Poetry in the Arabic tradition has a standard called as bahr, bahr is wazan as a measuring tool in poetry making. This tradition continued until the 19th century, then changes in this tradition began to change after the entry of western nations into the Arab region. One that influenced the direction of the poetry of the direction was the flow of romanticism that developed in the West, where poetry emphasized the emotional or feeling aspect rather than the physical form of poetry, so that changes in the physical form of poetry also underwent changes. This research will reveal how the form of the influence of romanticism on Arabic poetry uses a qualitative descriptive method to describe the phenomena that occur by collecting data from various references related to this research.
Abstrak: Syair dalam tradisi Arab mempunyai pakem yang dikenal dengan istilah bahr yaitu wazan sebagai alat ukur dalam pembuatan syair. Tradisi ini terus berlanjut hingga abad ke 19, kemudian perubahan tradisi ini mulai mengalami perubahan setelah masuknya bangsa barat ke wilayah Arab. Salah satu yang mempengaruhi syair Arah adalah aliran romantisme yang berkembang di barat, dimana syair lebih ditekankan pada aspek emosi atau perasaan dibandingkan bentuk fisik dari syair, sehingga perubahan bentuk fisik pada syair ikut megalami perubahan. Penelitian ini akan mengungkap bagaimana bentuk pengaruh aliran romantisme pada syair Arab dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk memaparkan fenomena yang terjadi dengan mengumpulkan data dari berbagai referensi terkait dengan penelitian ini.  
A PHENOMENOLOGICAL STUDY ON THE LIVED EXPERIENCES OF SPED ENGLISH TEACHERS IN BARMM REGION
This research was conducted in the parameters of the Bangsamoro Autonomous Region in Muslim Mindanao (BARMM), Philippines. In order to determine the lived experiences of the special education teachers in the region, the study used a qualitative research design and a phenomenological approach. The participants of this study were five special education teachers, and the researcher used a semi-structured in-deep-interview in this study. On the other hand, findings revealed that the special education teachers experiences during distance learning were extremely challenging, five themes emerged on the challenges encountered in teaching special education learners; these were mixed disabilities in one classroom, lack of comprehension, poor parental educational attainment, tantrum challenging behavior, and inadequate funding and government support. There were four themes emerged on the coping strategies in addressing the challenges encountered in teaching English language to the special education learners. These were home visitation, K to 12 curriculum integration, educational mainstreaming, and individualized educational plan. The researchers came to the conclusion that teaching English to special education students is difficult, especially in this time of pandemic; it necessitates a significant amount of effort especially that the teacher is dealing with different disabilities in one classroom. 
EFFECTS OF TIKTOK ENGLISH TEACHING VIDEOS ON ELEMENTARY LEARNERS\u27 SECOND LANGUAGE ACQUISITION
This study aimed to examine the Effects of TikTok English teaching videos in the Second Language Acquisition of Elementary Learners. The participants of this study were the 21 intermediate learners in Nababarera Elementary School, Baao, Camarines Sur. The researchers came up with the three main questions in this study: (1) What is the level of Second Language Acquisition of elementary learners during: a. Pre-Assessment b. Post-Assessment (2) Is there a significant difference between the raw scores of pre-assessment and post-assessment? (3) What are the challenges encountered in utilizing mobile phones as a tool for second language acquisition? The researchers used mixed method approach to answer the research questions. A pre- and post-assessment and a semi-structured interview were used as tools. It is discovered that learners who use mobile devices for language learning experience learning setbacks due to physical, pedagogical, and psycho-social issues. The result also showed that there is a significant difference between the raw scores of the learners’ pre- and post-assessment. Hence, TikTok can be an assessment tool for evaluating learners\u27 language learning progress and an out-of-class learning tool to motivate and engage students in their English language skills development