Direktori Jurnal Elektronik Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Mandailing Natal
Not a member yet
    1167 research outputs found

    PERKEMBANGAN ESAI (AL – MAQOLAH) PADA PROSA ARAB MODREN

    Get PDF
    Prose is a type of Arabic literature, the aim of which is to convey a writer\u27s ideas and thoughts to the reader or audience. However, the prose is not tied to wazans and qofiyah, it looks like classic Arabic poetry. Prose has existed since the ignorant period and continues to develop into modern times. Through this long process, prose has developed according to its times, one of which is al maqolah (essay) which has developed in modern times. This development could not be separated from the western influence that dominated the Arab world at that time. This article will discuss how Arabic prose has developed in modern times by using bibliographic methods to investigate various sources of information related to problems

    ANALISIS MAKNA KEHIDUPAN DAN PENDERITAAN DALAM SYAIR INNA SOWWARUKA FAINNAMA QOD SOWWARU KARYA HAFIDZ IBRAHIM: ANALISIS SEMIOTIKA MICHAEL RIFFATER

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna kehidupan dan penderitaan dalam syair Inna Sowwaruka Fainnama Qad Sowwaru karya Hafidz Ibrahim. Syair ini merupakan salah satu karya sastra yang mengandung pesan-pesan mendalam mengenai eksistensi manusia, pencarian makna hidup, serta pengalaman penderitaan yang dialami dalam perjalanan hidup. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan pendekatan analisis teks sastra dengan menekankan pada dua dimensi utama, yaitu kehidupan dan penderitaan, yang tergambar dalam struktur syair tersebut.Makna kehidupan yang tercermin dalam syair ini diperlihatkan melalui pandangan terhadap makna diri, hubungan manusia dengan Tuhan, serta pencarian tujuan hidup yang lebih tinggi. Penderitaan, di sisi lain, digambarkan sebagai bagian tak terpisahkan dari perjalanan hidup, yang merupakan ujian dan proses pembelajaran yang membawa pada pemahaman yang lebih mendalam tentang hakikat eksistensi manusia. Melalui simbol-simbol dan bahasa yang digunakan, Hafidz Ibrahim menyampaikan pesan bahwa penderitaan bukanlah akhir dari perjalanan hidup, melainkan sarana untuk menuju pemahaman yang lebih dalam mengenai tujuan hidup yang sesungguhnya.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis struktural dengan pendekatan hermeneutik untuk memahami makna yang terkandung dalam kata-kata dan simbol-simbol dalam syair. Hasil penelitian menunjukkan bahwa syair ini menggambarkan perjuangan manusia dalam menghadapi penderitaan hidup dan mencari makna kehidupan yang hakiki, serta menunjukkan bahwa penderitaan merupakan bagian dari proses menuju pencerahan dan pemahaman diri yang lebih besar. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam kajian sastra Arab dan pemahaman terhadap karya-karya sastra yang mendalam makna filosofisnya. Kata Kunci: Makna kehidupan, penderitaan, syair, Hafidz Ibrahim, analisis sastra

    EKSPLORASI MATERI ILMU NAHW PADA CHAT-GPT: KOMPARASI PERKEMBANGAN DIGITAL DENGAN KAJIAN TEORITIS PARA PAKAR BAHASA ARAB

    Get PDF
    Language as a means of communication will continue to develop along with the development of humans as language users, even with Arabic. If a few years ago Arabic was oriented towards the use of understanding religion, then in this era of society 5.0 Arabic has spread its wings to become a communication language that is actively used by various groups. Learning Arabic is one of the foreign languages that learners are interested in. In this era of society, which cannot be separated from the flow of digitalization on various fronts, the Arabic language has also undergone development, such as the digitization of various Arabic studies. This helps various Artificial Intelligence applications to collect data on the Arabic language and all studies related to it. Like Chat-GPT, In 2024, this application will be able to become one of the references for Arabic learners in finding the studies needed such as the Arabic structure known as Nahw Science. It is hoped that with this digital development, it will be easier for Arabic learners to master Arabic comprehensively and in-dept

    Analisis Peningkatan Hasil Belajar Matematika melalui Pembelajaran Terintegrasi Nilai Islam pada Siswa SMP Negeri 1 Kotanopan

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan hasil belajar matematika melalui integrasi nilai Islam pada siswa SMP Negeri 1 Kotanopan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan melibatkan siswa kelas VIII sebagai subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman konsep matematika setelah proses pembelajaran yang diintegrasikan dengan nilai-nilai Islam dengan persentase peningkatan sebesar 70.8%. Pembelajaran matematika terintegrasi keislaman juga mendorong terbentuknya sikap positif siswa terhadap matematika dan meningkatkan motivasi belajar mereka. Hasil penelitian juga menemukan adanya tantangan dalam keterbatasan waktu guru dan kesiapan siswa dalam menerima pendekatan pembelajaran matematika integratif. Penelitian ini menegaskan bahwa integrasi nilai Islam dapat menjadi pendekatan efektif untuk meningkatkan hasil belajar matematika. Penelitian ini berkontribusi dalam menyajikan deskripsi praktik pembelajaran matematika terintegrasi Islam yang dilakukan oleh guru di SMP Negeri 1 Kotanopan dan pengaruhnya terhadap hasil belajar siswa

    KEBEBASAN BERAGAMA DALAM PERSPEKTIF TAFSIR AL-AZHAR (Studi Analisis Terhadap Qs. Al-Baqarah: 265): RELIGIOUS FREEDOM IN THE PERSPECTIVE OF THE INTERPRETATION OF AL-AZHAR (Analytical Study of Qs. Al-Baqarah: 265)

    No full text
    Phenomena that appear among Muslims are increasingly complex, both internally and externally. Among them appear extreme attitudes in understanding Islamic teachings, both strict and loose extremes. One of the advantages of Islam is its moderate teachings. Moderation is needed to respond to contemporary problems, because the problems that arise today are different from those that emerged at the time of the Prophet Muhammad. Moderation is an Islamic teaching that requires people to be fair, balanced and beneficial in life. Religious moderation is actually the key to achieving tolerance and harmony, in order to maintain civilization and create peace. Freedom in religion is a form of embodiment of Moderation and Religious Tolerance.  Fenomena yang muncul dikalangan umat Islam semakin kompleks, baik internal maupun eksternal. Diantaranya muncul sikap ekstrim dalam memahami ajaran Islam, ekstrim yang ketat maupun longgar. Salah satu keunggulan Islam adalah ajarannya yang moderat. Moderasi sangat dibutuhkan untuk merespon persoalan kontemporer, karena persoalan yang muncul saat ini berbeda dengan yang muncul pada zaman Rasulullah Saw. Moderasi merupakan ajaran Islam yang mengharuskan umat bersikap adil, seimbang serta bermaslahat dalam kehidupan. Moderasi beragama sesungguhnya adalah kunci tercapaianya toleransi dan kerukunan, demi terpeliharanya peradaban dan terciptanya perdamaian. Kebebasan dalam beragama merupakan salah satu bentuk perwujudan dari Moderasi dan Toleransi beragama.     &nbsp

    At-Tabarruj dalam Perspektif Qir?’ah Mub?dalah Faqihuddin Abdul Kodir

    Get PDF
    Indonesia\u27s influence on foreign culture has had an impact, one of which is in terms of appearance or fashion. Lots of young people today are affected by inappropriate dress styles or even the impression that they are excessively ornate. In Islam, ornate is not something that is prohibited as long as it is not done excessively or what is commonly known as At-Tabarruj. At-Tabarruj is one of the things that is forbidden by Allah for Muslim women. Mufassir say that tabarruj behavior brings harm, including being able to arouse lust for men. Through this search, women are positioned as slander for men. In fact, what is seen and has happened, men also have the same potential and can become slander for women. This research is a library research that aims to interpret the meaning of At-Tabarruj in the perspective of Faqihuddin Abdul Kodir\u27s Qira\u27ah Mubadalah. The results of this study explain that in Qira\u27ah Mubadalahh, At-Tabarruj can also be interpreted as the behavior of men who show off the beauty of their bodies so that they can arouse the lust of women and men who have tabarruj will also get rewarded with sins for doing things that prohibited by Allah. Regarding the reward for sin itself, it does not look at women or men because if he does something that is forbidden by God, he will get a reward regardless of gender.Keterpengaruhan Indonesia terhadap budaya asing telah memberikan dampak salah satunya pada segi penampilan atau fashion. Banyak sekali pemuda-pemudi saat ini yang terpengaruh dengan gaya berpakaian yang tidak sesuai atau bahkan terkesan mereka berhias secara berlebih-lebihan. Dalam Islam sendiri, berhias bukanlah hal yang dilarang selama tidak dilakukan secara berlebih-lebihan atau yang umumnya dikenal dengan istilah At-Tabarruj. At-Tabarruj merupakan salah satu hal yang dilarang oleh Allah terhadap wanita muslimah. Para mufassir mengatakan bahwa perilaku tabarruj membawa kemudharatan termasuk dapat membangkitkan syahwat bagi laki-laki. Melalui penafsiran tersebut memposisikan perempuan sebagai fitnah bagi laki-laki. Padahal, bagaimana yang terlihat dan sudah terjadi laki-laki pun memiliki potensi yang sama dan dapat menjadi fitnah bagi perempuan. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan yang bertujuan untuk menafsirkan makna At-Tabarruj dalam perspektif Qira’ah Mubadalah Faqihuddin Abdul Kodir. Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa dalam Qira’ah Mubadalah, At-Tabarruj juga dapat dimaknai dengan perilaku laki-laki yang memamerkan keindahan tubuhnya sehingga dapat membangkitkan syahwat perempuan dan laki-laki yang ber-tabarruj juga akan mendapatkan ganjaran dengan dosa karena melakukan hal yang dilarang oleh Allah. Mengenai ganjaran dosa itu sendiri juga tidak memandang ia perempuan maupun laki-laki karena jika ia melakukan hal yang dilarang Allah maka akan mendapatkan balasannya tanpa Allah memandang jenis kelamin

    Role playing Peningkatan keterlibatan peserta didik dengan menggunakan metode role playing dalam praktek ibadah manasik umroh di SMAN 1 Batang Kapas: Increasing students\u27 involvement by using the role playing method in the practice of umrah manasik worship at SMAN 1 Batang Kapas

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas metode role playing dalam meningkatkan keterlibatan peserta didik dalam praktek ibadah di SMAN 1 Batang Kapas. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan yang bersifat kualitatif, dengan pendekatan deskriptif yakni menggambarkan keadaan atau status suatu kejadian atau fenomena. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan 1)Kegiatan pendahuluan dalam materi praktek ibadah haji dan umroh, 2) Pelaksanaan metode role playing dalam materi praktek ibadah haji dan umroh, 3) Pegiatan penutup pembelajaran dan evaluasi pembelajaran menggunakan metode role playing dalam praktek ibadah di SMAN 1 Batang Kapas

    Peran Badan Koordinasi Pemuda Remaja Mesjid Indonesia (BKPRMI) dalam Meningkatkan Kesadaran Pemuda untuk Memakmurkan Masjid

    Get PDF
    Masyarakat Indonesia yang mayoritas Islam menjadi peluang tersendiri bagi Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) untuk memainkan peran penting dalam memberdayakan potensi pemuda dan remaja muslimnya. Dewan Pengurus Kecamatan Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPK BKPRMI) Kecamatan Pulo Bandring dalam memandang berbagai permasalahan bangsa Indonesia ke depan serta menyikapi beberapa permasalahan umat, antara lain menjadikan masjid sebagai pusat ibadah dan peradaban umat Islam. Melalui penelitian ini peranan BKPRMI dalam meningkatkan kesadaran pemuda untuk memakmurkan Masjid di Kecamatan Pulo Bandring Kabupaten Asahan, secara kualitatif bermaksud memahami realitas empirik dari fenomena-fenomena yang muncul dalam proses pengamatanobjek penelitian. Dalam penelitian ini yang akan diamati adalah pemuda Masjid Al Falah Desa Gedangan, Masjid Al Huda Desa Tanah Rakyat, Masjid Jamiul Mukminin Desa Sukadamai Kecamatan Pulo Bandring Kabupaten Asahan dalam meningkatkan kesadaran untuk memakmurkan masjid

    THE ROLE OF PESANTREN IN PRESERVING THE TRADITION OF PEGON ARABIC WRITING: A STUDY IN THE PESANTREN ILMU Al-QURAN SINGOSARI

    Get PDF
    Abstract: Pesantren as a traditional Islamic educational institution still has a vital role in preserving the literacy tradition, especially in writing Pegon Arabic. Arab Pegon is the result of the acculturation of Arab intangible culture with Javanese culture through a writing system. Following the customs of the Muslim community in Java, where Arab culture is present, Pegon Arabic writing is written in various languages such as Javanese, Sundanese, Madura, and other regional languages in Indonesia. This reality gave birth to a literacy tradition that continues to grow. However, not many pesantren use Pegon Arabic script writing in Indonesian. The tradition of Pegon Arabic literacy in Islamic boarding schools in Java generally uses the local language, but the practice of writing Pegon Arabic script in the Singosari Islamic Boarding School uses Indonesian. The purpose of this study is to determine the role of Pesantren Ilmu Al-Qur’an Singosari in the preservation of the tradition of Arabic Pegon writing in Indonesian. This study uses qualitative research methods which include the collection of documentation, interviews, and observations. The findings of the study show that the Pesantren Ilmu Al-Qur’an Singosari is accustomed to the practice of Pegon Arabic writing in almost all religious literacy activities. This habit has been proven to be able to increase students’ interest and understanding of Pegon Arabic writing. This article concludes that pesantren play a strategic role in preserving the heritage of the Pegon Arabic writing tradition. In addition,  it is important to teach Pegon Arabic writing literacy in Indonesian to students to attract their interest in studying Islamic books by classical scholars. Keywords: Pesantren, Arabic Pegon, Ulama, Islam, Cultural Preservatio

    A DISCOURSE ANALYSIS OF PRIMARY SCHOOL ENGLISH TEACHING ARGUMENTS

    Get PDF
    This study delves into the complex and contentious debate over language policy in primary education, focusing on the inclusion of English language instruction. Using a discourse analysis approach, the study delves into multifaceted arguments and counterarguments related to adopting English as a primary language of instruction in early childhood education. A qualitative descriptive research design with content analysis and discourse analysis techniques is used in the methodology. A Content Analysis Worksheet and a Transcription Template are among the research tools used to analyze YouTube videos about the removal of English as a mandatory subject in Indonesian primary schools. Findings reveal a range of viewpoints among stakeholders, including educators, government officials, and citizens, with regional perspectives from Bali emphasizing the practical importance of English in a tourism-centric environment. The discussion highlights the importance of clear communication, consideration of regional contexts, balancing academic requirements, and long-term planning in shaping effective language policies in primary education

    850

    full texts

    1,167

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Direktori Jurnal Elektronik Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Mandailing Natal
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇