Direktori Jurnal Elektronik Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Mandailing Natal
Not a member yet
1167 research outputs found
Sort by
Implementasi Layanan Ekstrakurikuler Pramuka Dalam Pembentukan Karakter Peserta Didik di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 3 Jember
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan implementasi layanan ekstrakurikuler Pramuka dalam membentuk karakter peserta didik di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 3 Jember dengan menggunakan metode penelitian kualitatif. Pendekatan kualitatif digunakan untuk mendalami pengalaman, persepsi, dan sikap peserta didik terhadap program Pramuka sebagai instrumen pembentuk karakter. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menyoroti kontribusi positif layanan ekstrakurikuler Pramuka dalam membentuk karakter peserta didik, dengan penekanan pada nilai-nilai kepemimpinan, kemandirian, solidaritas, dan kejujuran. Implikasi temuan ini untuk pengembangan kurikulum dan implementasi kegiatan ekstrakurikuler di sekolah untuk memperkuat pembentukan karakter peserta didik
Strategi Meningkatkan Minat Baca Siswa SMA Ma’arif 1 Pamekasan Melalui Program Literasi
This study aims to determine the strategy in increasing the reading interest of Ma\u27arif 1 Pamekasan High School students through the literacy program. The research method used by the author is a qualitative descriptive approach. Data were collected through observation, interviews and documentation at SMA Ma\u27arif 1 Pamekasan. The sources consisted of the principal, the head of the library, and the students of SMA Ma\u27arif 1 Pamekasan using the interactive model data analysis technique. The results of this study show that the strategies implemented at SMA Ma\u27arif 1 Pamekasan include providing interesting reading sources, routine literacy activities, creating a comfortable reading environment, and evaluating literacy programs. Although the literacy program has improved students\u27 reading interest, insight and academic achievement. However, there are still some challenges such as the lack of book collections and the low reading interest of some students. However, the school tries to offer interesting literacy programs and collaborates with several stakeholders to improve library facilities. Overall, the literacy program at SMA Ma\u27arif 1 Pamekasan succeeded in increasing students\u27 interest in reading, improving students\u27 morale and making the learning environment more active and dynamic.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi dalam meningkatkan minat baca siswa SMA Ma’arif 1 Pamekasan melalui program literasi. Metode penelitian yang digunakan penulis adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi di SMA Ma’arif 1 Pamekasan. Narasumber terdiri dari kepala sekolah, kepala perpustakaan, dan siswa SMA Ma’arif 1 Pamekasan dengan menggunakan teknik analisis data model interaktif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi yang diterapkan di SMA Ma’arif 1 Pamekasan meliputi penyediaan sumber bacaan yang menarik, kegiatan literasi rutin, menciptakan lingkungan baca yang nyaman, dan evaluasi program literasi. Meskipun program literasi telah meningkatkan minat baca, wawasan, dan prestasi akademik siswa. Namun, masih terdapat beberapa tantangan seperti kurangnya koleksi buku dan terdapat rendahnya minat baca beberapa siswa. Namun, sekolah berusaha menawarkan program literasi yang menarik dan bekerja sama dengan beberapa pemangku kepentingan untuk meningkatkan fasilitas perpustakaan. Secara keseluruhan, program literasi di SMA Ma’arif 1 Pamekasan berhasil meningkatkan minat baca siswa, meningkatkan moral siswa, dan membuat lingkungan belajar menjadi lebih aktif dan dinamis
Tinjauan Hukum Islam Dalam Mengatur Marketing Fee Pada Kegiatan Promosi Pada Radio Di PT. Radio Start Srasi Swara 102.6 FM Panyabungan
Abstract: One way to improve your business is through promotional activities. Promotional activities can be carried out through radio media. Like PT. Radio Start Srasi Swara 102.6 FM Panyabungan offers promotional services to clients or vice versa clients who come to the radio office to enter into advertising contracts. Providing promotional services on radio in making payments must be done at the beginning of each month in accordance with applicable regulations, but in reality many clients pay at the end, in the middle or make payments in installments. Based on this problem, the author is interested in researching more deeply how marketing fees are paid for promotional activities at PT. Radio Start Srasi Swara 102.6 FM Panyabungan, and whether these promotional activities are in accordance with existing Islamic law reviews. The author uses a type of field research, namely conducting research directly at a location and looking for sources in the field. The technique that the author uses in collecting data is observation or direct observation regarding the process of the research object to be studied, then interviews conducted with the Directors, Marketing Team, Clients and collecting several related documents that can be used to help the research process and thesis preparation. The approach that the author takes in this research is a qualitative approach, namely the researcher will get results in the form of descriptive data in the form of people\u27s speech, then the author describes it using the author\u27s language so that it can be better understood by readers. After researchers have conducted research and analysis, it can be concluded that Marketing Fee Payments at PT. Radio Start Srasi Swara 102.6 Fm Panyabungan, carried out at the beginning of the month or according to the applicable contract and agreed upon by both parties. Advertising services on Radio Start Srasi Swara 102.6 Fm Panyabungan have fulfilled the first and second requirements, namely the person who entered into the contract and agreed to the contract, while for the third requirement, namely the salary, according to the researcher, it has not met the requirements because in reality the payment is late, violating the ijarah conditions that have been determined in Islamic law
Efektivitas Penerapan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang KDRT di Sumatera Barat
Domestic violence (DV) in Sumatera Barat is a serious issue that requires special attention from a legal perspective. Law No. 23 of 2004 concerning the Elimination of Domestic Violence is expected to be an effective instrument in providing protection for victims, especially women and children. This study aims to assess the effectiveness of the implementation of this law in providing legal protection for DV victims. Although the regulation has been implemented, the increasing number of domestic violence cases that are not optimally addressed indicates that there are problems in its execution. The method used in this research is a juridical analysis that focuses on examining the legal norms contained in Law No. 23 of 2004. Data were collected through the study of legal documents, including relevant implementing regulations. The findings show that challenges in the implementation of this law, such as a lack of understanding among law enforcement and low community awareness of victims\u27 rights, still dominate. For instance, in several regions, reported DV cases are often not adequately followed up, particularly due to limitations in supporting infrastructure, such as inadequate integrated service centers to assist in the recovery of victims
STRATEGI MENINGKATKAN KESIAPAN SUMBER DAYA MANUSIA DALAM MEMILIH PENDIDIKAN ATAU PEKERJAAN DENGAN PENDEKATAN HOLISTIK (MAHASISWA UNIVERSITAS GRAHA NUSANTARA PADANGSIDIMPUAN)
Dalam era globalisasi yang terus berkembang, pemilihan pendidikan dan pekerjaan menjadi salah satu keputusan paling penting bagi mahasiswa, terutama di tingkat strata satu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi yang dapat meningkatkan kesiapan sumber daya manusia (SDM) mahasiswa dalam memilih pendidikan atau pekerjaan dengan pendekatan holistik. Pendekatan holistik diakui sebagai metode yang efektif karena mempertimbangkan berbagai dimensi kesiapan individu, termasuk aspek akademis, psikologis, sosial, dan emosional. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Ekonomi di Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan. Metode penelitian yang digunakan meliputi survei kuesioner dan wawancara mendalam. Kuesioner dibagikan kepada 70 mahasiswa, dengan 60 responden yang memberikan jawaban lengkap. Hasil survei menunjukkan bahwa 30% mahasiswa merasa sangat siap, 50% siap, 15% kurang siap, dan 5% tidak siap dalam memilih pendidikan atau karir. Faktor-faktor yang mempengaruhi kesiapan meliputi dukungan keluarga (35%), motivasi pribadi (40%), keterampilan akademis (15%), dan pengalaman magang (10%). Wawancara mendalam dilakukan terhadap 10 mahasiswa, yang mengungkapkan pentingnya dukungan dari dosen dan mentor, kebutuhan akan pelatihan keterampilan tambahan, serta pengalaman magang yang meningkatkan rasa percaya diri. Meskipun mahasiswa merasa cukup siap, terdapat kesenjangan dalam kompetensi praktis dan pemahaman tentang dunia kerja, dengan 15% merasa kurang siap dan 5% tidak siap. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keberhasilan implementasi strategi peningkatan kesiapan SDM sangat bergantung pada kolaborasi antara institusi pendidikan dan sektor industri. Penelitian ini merekomendasikan perlunya program-program yang lebih terstruktur dan sistematis yang menghubungkan semua elemen yang terlibat, serta penelitian lanjutan untuk memantau perkembangan kesiapan mahasiswa dari waktu ke waktu setelah mengikuti program-program holistik. Dengan pemahaman yang mendalam tentang pentingnya pendekatan holistik, diharapkan para pemangku kepentingan dapat berkolaborasi secara efektif untuk mempersiapkan generasi mendatang menghadapi tantangan global
CONSTRUCTION OF RECIPROCAL VERBS IN ANGKOLA BATAK LANGUAGE
This research aims to analyze the syntactic aspects of reciprocal verb construction in the Angkola Batak language (ABl) using binding theory. A qualitative method with a descriptive approach is used in this research. Data were collected through literature study and the author\u27s intuition as a native speaker, then analyzed by agih method and presented informally and formally. The result of the research identifies the formation process of reciprocal verbs in ABl through affixation, affixation+reduplication, and affixation+the word "saling". The characteristics of reciprocal verbs in ABl include intransitive nature, can be followed by the constituent "each other", requires the presence of subject-filling nouns or human complements, and belongs to the category of telic verbs. This study concludes that the binding theory can be applied to analyze the construction of reciprocal verbs in the Angkola Batak language, showing the validity of this theory in the analysis of regional languages. The contribution of this research lies in the documentation and understanding of the grammatical aspects of the Angkola Batak language
THE CHALLENGES IN THE IMPLEMENTATION OF THE MERDEKA CURRICULUM IN TEACHING SPEAKING
This research aims to analyze and obtain information about teachers\u27 challenges during the implementation of the Merdeka curriculum in teaching English speaking at Muhammadiyah 1 Taman Vocational School and how teachers can overcome these problems. This research method is a qualitative descriptive method and data is obtained through observation and semi-structured interviews. The subject of this research was an 11th-grade English teacher. The results of this study found that the Merdeka Curriculum at Muhammadiyah 1 Taman Vocational School had been implemented and several challenges were found. Teachers believe that the Merdeka curriculum influences students\u27 speaking abilities because teachers can modify teaching methods according to students\u27 needs. Successful implementation of the Merdeka Curriculum can be achieved if teachers can overcome existing challenges. Teacher creativity in teaching, teacher motivation toward students, and institutional support enable teachers to overcome every challenge during the implementation of the Merdeka curriculum in the speaking teaching process
Strategi Kepala Sekolah Dalam Mengelola Konflik di SMKN 4 Sijunjung
Penelitian ini dilatarbelakangi bahwa konflik itu tidak dapat dihindari karena manusia diciptakan berbeda-beda dalam kepentingan dan sebaiknya konflik dikelola dengan sebaiknya agar membawa keuntungan bagi suatu lembaga, tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan bagaimana strategi kepala sekolah dalam mengelola konfik. Penelitian ini menggunakan metode wawancara terbuka. Dalam penelitian ini sumber datanya yaitu, data primer yang bersumber dari kepala sekolah menggunakan teknik triangulasi waktu. Teknik analisis datanya menggunakan data reduction (reduksi data), data display (penyajian data), conclusion drawing/ verification (penarikan kesimpulan). Hasil dari penelitian ini mengungkapkan bahwa: Kepala Sekolah SMK N 4 Sijunjung sebagai pemimpin lembaga tertinggi di sekolah mempunyai kewajiban untuk mengelola konflik agar sekolah yang dipimpinnya menjadi sejahtera dengan menggunakan strtategi mengelola konflik sebagai berikut: (1) memperjelas tugas setiap komponen dalam lembaga sekolah (2) memberikan penjelasan dan melakukan sosialisasi kepada setiap setiap komponen di lembaga sekolah terhadap kebijakan yang dibuat (3) mencari informasi secepatnya terhadap pihak yang berkonflik. (4) melakukan mediasi dengan berinteraksi dengan pihak yang berkonflik di waktu yang tepat. Konflik memiliki dampak positif dalam meningkatkan semangat kerja, menjadikan sekolah lebih baik, dan menjadi terbuka satu sama lain. Dampak negative dari konflik membuat serangkaian kegiatan dan program yang telah disusun menjadi berantaka
Pengenaan PPN atas Penyerahan Pakan Ikan Hias Sebagai Upaya dalam Meningkatkan Penerimaan Pajak Pertambahan Nilai
Salah satu upaya optimalisasi perpajakan adalah dengan menambah basis pemajakan. Pakan Ikan hias adalah jenis produk yang serupa dengan pakan hewan kesayangan. Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2022 adalah ketentuan yang mengatur mengenai barang strategis yang atas impor dan penyerahannya dibebaskan dari pengenaan PPN. Dalam ketentuan tersebut, produk pakan hewan dan pakan ikan termasuk produk yang atas penyerahannya dibebaskan dari pengenaan PPN dengan pengecualian atas pakan hewan kesayangan. Berbeda dengan produk pakan hewan kesayangan yang secara tegas diatur dalam ketentuan tersebut sebagai produk yang atas impor dan/atau penyerahannya tidak dibebaskan dari pengenaan PPN (terutang PPN), ketentuan terkait pakan ikan yang berlaku hanya mengatur pakan ikan sebagai produk yang atas impor dan/atau penyerahannya dibebaskan dari pengenaan PPN tanpa menyebut adanya pengecualian atas pakan ikan hias. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan telaah dengan penafsiran sistematis terhadap ketentuan perundang-undangan terkait dan mempertimbangkan asas-asas dalam pemungutan pajak sehingga diperoleh kesimpulan berdasarkan landasan hukum yang kuat atas dikenakan atau tidak dikenakannya PPN terhadap produk pakan ikan hias. Penulis menggunakan metode penelitian yuridis normatif, data-data diperoleh melalui teknik studi kepustakaan. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa produk pakan ikan hias adalah produk yang seharusnya terutang PPN
Konflik Pembagian Warisan di Desa Bonan Dolok: Pertentangan Antara Adat dan Hukum Kewarisan Islam
Hukum kewarisan Islam merupakan salah satu komponen penting dalam syariat Islam yang mengatur pembagian harta peninggalan pewaris secara adil. Meskipun demikian, implementasinya seringkali menghadapi kendala di masyarakat, seperti yang terjadi di Desa Bonan Dolok, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tata cara pembagian warisan di desa tersebut dalam perspektif hukum Islam. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan wawancara mendalam terhadap tokoh agama, tokoh adat, dan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembagian warisan di Desa Bonan Dolok masih sangat dipengaruhi oleh tradisi adat yang bertentangan dengan prinsip hukum Islam, terutama dalam hal alokasi warisan bagi anak perempuan. Sebagian besar masyarakat mengutamakan adat yang telah diwariskan secara turun-temurun, sementara pemahaman tentang hukum faraid sangat minim. Hal ini sering memicu konflik antaranggota keluarga, seperti perselisihan dan ketidakadilan dalam pembagian harta. Faktor utama penyebabnya adalah kuatnya pengaruh adat, rendahnya tingkat pendidikan, dan minimnya kesadaran masyarakat terhadap hukum waris Islam