Direktori Jurnal Elektronik Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Mandailing Natal
Not a member yet
    1167 research outputs found

    Asesmen pemecahan masalah bernuansa etnomatematika untuk mengukur kemampuan berpikir analitis siswa

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan dalam mengkaji asesmen pemecahan masalah bernuansa etnomatematika untuk mengukur berpikir analitis siswa dan mengkajinya berdasarkan kemampuan matematis. Asesmen yang digunakan berupa lembar tes pemecahan masalah berpikir analitis bernuansa etnomatematika guna mengukur kemampuan berpikir analitis siswa serta lembar tes kemampuan matematiks. Pendekatan kualitatif digunakan sebagai metode penelitian ini. Subjek penelitian terdiri atas tiga siswa kelas X di Madrasah Aliyah Negeri Kota Surabaya. Subjek penelitian mewakili memiliki kemampuan matematis tinggi, sedang, dan rendah. Siswa berkemampuan tinggi memenuhi aspek differentiating, organizing, dan attributing. Siswa berkemampuan sedang memenuhi aspek differentiating dan sebagian indikator organizing serta attributing. Siswa berkemampuan rendah hanya memenuhi sebagian indikator pada aspek differentiating, organizing, dan attributing. Penelitian ini berkontribusi dalam memberikan gambaran terkait asesmen bernuansa etnomatematika guna mengukur kemampuan berpikir analitis siswa, sehingga dapat dijadikan acuan dalam menyusun asesmen bernuansa etnomatematika dan asesmen untuk mengukur kemampuan berpikir analitis siswa dalam pemecahan masalah matematika

    Pengaruh Etika Bisnis Islam dan Budaya Organisasi Terhadap Peningkatan Kinerja Karyawan pada Bank Syariah Indonesia Kcp Tangerang Cimone 1

    Get PDF
    This study aims to analyze the influence of Islamic business ethics and organizational culture on employee performance improvement at Bank Syariah Indonesia KCP TANGERANG Cimone 1. The research method used is quantitative with data collection techniques through questionnaires. The data were analyzed using multiple linear regression. The results of the study show that Islamic business ethics and organizational culture have a positive and significant effect on improving employee performance at Bank Syariah Indonesia KCP TANGERANG Cimone 1. This means that the stronger the implementation of Islamic business ethics and organizational culture in the bank, the higher the performance of its employees

    Al-Dakhil Pada Hadis Mawdhu’ Seputar Asbàbun Nuzùl (Suatu Penelusuran Terhadap Asbàbun-Nuzùl Karya al-Wahidi)

    Get PDF
    Knowledge about asbàbun-nuzùl is one of the most important things to know, because interpreting and expressing the meaning of a verse cannot be done without knowing the chronology that caused the revelation of that verse. The scholars stated that the best way to know asbàbun-nuzùl is through authentic narratives. However, in reality there is a lot of literature surrounding asbàbun-nuzùl, both material-substantial literature which contains mawdhu\u27 hadiths which fall into the classification of al-dakhîl in the field of tafsir science. Among the literature regarding asbàbun-nuzùl that is often referred to is the work of Abu Hasan \u27Ali al-Wahidi an-Naisabùriy. In his book, he has emphasized his own opinion that "We cannot say about the reasons for the revelation of the verses of the Qur\u27an, except by narration and hearing from people who witnessed the verse being revealed, and also know the reasons, and discuss about understanding and serious in seeking such things." However, this opinion is not supported by the validity of the hadith so that in some of the asbàbun-nuzùl that are narrated there are those that are mawdhu\u27, while in fact there is a valid history regarding this, such as in Q.S. al-Ahzab: 14 and 97, Q.S. al-Ahzab : 23, Q.S. al-Masad. Al-Wahidi was found to have narrated many of Ibn \u27Abbas\u27 narratives from the al-Kalbi route from Abi Salih, which is the worst route because they were accused of lying.Pengetahuan seputar asbàbun-nuzùl di antara yang paling penting untuk diketahui, sebab penafsiran dan pengungkapan maksud dari suatu ayat tidak akan dapat dilakukan tanpa mengetahui kronologi yang menjadi penyebab diturunkannya ayat tersebut. Para ulama menyatakan bahwa cara terbaik untuk mengetahui asbàbun-nuzùl adalah melalui periwayata yang sahih. Namun, pada kenyataan banyak terdapat pada literatur seputar asbàbun-nuzùl baik literatur material-substansial yang memuat hadis mawdhu’ yang hal ini masuk pada klasifikasi al-dakhîl di bidang ilmu tafsir. Di antara literature seputar asbàbun-nuzùl yang kerap dirujuk adalah karya Abu Hasan ‘Ali al-Wahidi an-Naisabùriy. Ia dalam kitabnya ini telah menegaskan sendiri pendapatnya bahwa“Tidak boleh kita mengatakan tentang sebab-sebab turunnya ayat Al-Qur’an melainkan dengan riwayat dan mendengar dari orang-orang yang menyaksikan ayat itu diturunkan, dan juga mengetahui sebab-sebabnya, serta membahas tentang pengertiannya dan bersungguh-sungguh dalam mencarikan yang demikian itu”. Namun, pendapatnya ini tidak didukung dengan validitas hadisnya sehingga pada beberapa asbàbun-nuzùl yang diriwayatkan terdapat yang mawdhu’, sementara sebenarnya ada riwayat yang sahih terkait itu, seperti pada Q.S. al-Ahzab : 14 dan 97, Q.S. al-Ahzab : 23, Q.S. al-Masad. Al-Wahidi didapati banyak meriwayatkan periwayatan Ibn ‘Abbas dari jalur al-Kalbi dari Abi Salih, yang merupakan jalur yang paling buruk sebab mereka tertuduh berdusta

    KEGIATAN PENYULUHAN PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL APLIKASI TIKTOK BAGI GENERASI MILENIAL DI DESA TANGGA-TANGGA HAMBENG

    Get PDF
    Objektif. Desa Tangga-Tangga Hambeng adalah desa yang berada di Kecamatan Padang Bolak Tenggara, Kabupaten Padang Lawas Utara, Provinsi Sumatera Utara. Semakin berkembangnya zaman, pengetahuan manusia semakin luas. Pada mulanya manusia hanya memanfaatkan apa yang ada di alam, namun sekarang manusia sudah mengelola apa yang ada di muka bumi. Semakin berkembangnya zaman, peradaban semakin berkembang dan canggih. Apabila zaman dahulu komunikasi dilakukan secara manual, tetapi sekarang sudah ditemukan teknologi-teknologi canggih yang membawa ke bentuk digital. Material and Metode. Pengabdian ini menggunakan metode partisipatif melibatkan warga dan NNB di Desa Tangga-Tangga Hambeng. pendekatan yang digunakan yaitu bekerja sama dengan masyarakat untuk memperoleh data Hasil. Pengabdian masyarakat berfokus pada pemanfaatan media sosial aplikasi tiktok bagi generasi millenial. Kesimpulan. Dengan melibatkan masyarakat pengabdian ini berhasil memperluas wawasan tentang pemanfaatan media sosial aplikasi tiktok bagi generasi millenial. Langkah-langkah konkret telah diambil untuk mengembangkan, memanfaatkan serta mempromosikan media aplikasi tiktok sebagai bagian dari hiburan

    Upaya Pencegahan Bullying pada Anak Usia Dini melalui Seminar Parenting pada Wali Murid TK Dewi Sartika: Bullying Prevention Efforts in Early Childhood through Parenting Seminar for Dewi Sartika Kindergarten Guardians

    No full text
    Bullying cases in early childhood are serious problems that can have a negative impact on children\u27s psychological, social, and academic development. Prevention efforts are important, one of which is through parenting seminars involving parents and teachers. This article aims to analyze the effectiveness of parenting seminars held at Dewi Sartika Kindergarten as a preventive measure against bullying. The method used was the delivery of material with a lecture model and a question and answer session after the seminar to determine parents\u27 understanding of the dangers of bullying and prevention strategies. The results of this activity indicate that parenting seminars function effectively in educating parents about bullying and their role in preventing it. This parenting seminar provides insight to parents about the importance of empathy, social skills, and cooperation with schools to create a safe environment for children. These findings indicate that parenting seminars can be an effective step in reducing the risk of bullying from an early age

    Peran Pola Asuh Demokratis Dalam Membangun Karakter Positif Pada Anak Usia Dini: The Role of Democratic Parenting in Building Positive Character in Early Childhood

    No full text
    Penelitian ini mengkaji peran pola asuh demokratis dalam membangun karakter positif pada anak usia dini di RA Raudhatul Qur\u27an Payaraman. Studi ini bertujuan mengeksplorasi kontribusi pola pengasuhan demokratis terhadap pembentukan karakter anak melalui pendekatan komprehensif yang memperhatikan aspek perkembangan individual.Penelitian dilakukan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan lapangan di RA Raudhatul Qur\u27an. Lokasi penelitian difokuskan pada kelas RA.B dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Subjek penelitian berjumlah 10 anak dengan rentang usia 5-6 tahun yang semuanya mendapatkan pola asuh demokratis.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh demokratis memberikan kontribusi signifikan terhadap perkembangan karakter positif anak, dengan variasi capaian yang berbeda-beda. Empat dari sepuluh anak mencapai kategori Berkembang Sangat Baik (BSB) pada seluruh aspek penilaian, sementara enam anak lainnya berada pada kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH) dan Mulai Berkembang (MB). Penelitian menyimpulkan bahwa keberhasilan pembentukan karakter melalui pola asuh demokratis sangat tergantung pada kualitas implementasi, konsistensi pendekatan, dan responsivitas individual setiap anak

    Reinterpretasi Hadis Eksistensi Wanita di Ranah Politik

    Get PDF
    The inequality in the implementation of the roles of men and women due to cultural interpretations of the impression of gender differences will always be a topic of scientific study, including the skeptical attitude towards placing women in the political sphere. One of the factors that strengthens this skepticism is a reflection of the understanding of religious texts, the popular hadith with the paragraph saying that a people will not be lucky if led by a woman. This research is qualitative in nature with a text analysis method based on literature study. The aim is to adapt the understanding of the Koran and hadith regarding the existence of women in the political realm. The results showed that in the re-interpretation of the Qur\u27an and Hadith it was found that there were several techniques that needed to be mastered textually, contextually and intertextually by testing the reliability of the hadith with the Koran, other valid hadiths, historical facts and relevant scientific truths. The impression of the hadith which prohibits women from taking part in politics can be used as a preventive measure against people who are actually unfit to be leaders in order to minimize harm that will occur and Islam itself does not differentiate between men and women in political rights. The struggle to equalize women\u27s rights in politics should not be seen as fighting against men but rather as normalizing justice in accordance with Islamic principles and sharia in particular. A woman\u27s complete credibility must be prepared when she participates in politics because it concerns the rights of many people. &nbsp

    IMPLEMENTATION OF AUDIOVISUAL MEDIA IN LEARNING ARABIC MAHARAT AL-ISTIMA’

    Get PDF
    Abstract: This study aims to determine the effectiveness of audio-visual media in “maharat al-istima”. To get an understanding of this research, it was carried out using descriptive method and citations from several references because this research tries to describe a growing phenomenon. This method is intended to assess effectiveness. The result of this research is to know the meaning of “maharat al-istima”. So “istima” is a basic human ability that is possessed at the beginning of this birth until throughout his life. But at its level, language learning result in low student learning interest in istima’ learning. The purpose of using audio-visual media is to increase theacher creativity in the learning process in the implementation of istima learning using the audio-visual method has changed the learning atmosphere more interesting and increased student activity in learning. The concept and principle of using visual-media need attention so that the process of using audio-visual media in learning becomes more effective and optimal. Keywords: Audio-Visual Media, Learning Arabic, Maharat al-Istima’   Asbtrak: Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan efektifitas media Audio-visual dalam meningkatkan Maharatul istima’. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif dan pengutipan dari beberapa referensi, karena tulisan ini berusaha menggambarkan fenomena yang berkembang. Hasil penelitian tersebut yaitu dapat mengetahui pengertian “maharatul istima’” serta keefektifan penggunaan media audio-visual dalam pembelajaran “maharatul istima’”. Jadi istima’ merupakan kemampuan dasar manusia yang dimiliki pada awal kelahirannya sampai sepanjang hidupnya. Namun pada tatarannya, pembelajaran bahasa terjadi rendahnya minat belajar mahasiswa pada pembelajaran istima’. Tujuan penggunaan media audio-visual adalah untuk meningkatkan inovasi dan kreatifitas guru dalam proses pembelajaran Dalam pelaksanaan pembelajaran istima’ menggunakan metode audio-visual ini telah mengubah suasana pembelajaran lebih menarik dan meningkatkan keaktifan mahasiswa dalam pembelajaran. Konsep dan prinsip penggunaan media-visual perlu diperhatikan, agar proses penggunaan media audio-visual dalam pembelajaran menjadi lebih efektif dan optimal. Kata Kunci: Audio-visual, pembelajaran bahasa Arab, maharatul istima

    STUDENTS\u27 DIFFICULTIES IN ENGLISH SPEAKING SKILL

    Get PDF
    This study was conducted to find out students\u27 difficulties in learning English speaking at SMAN 1 Tulung Selapan, OKI. The participants of this study were 6 students of XI IPA 1 using a purposive sampling method. The data were collected by using interview with 20 questions. The findings of this research revealed that there were students\u27 difficulties in learning English speaking, as follows: (1) pronunciation was the biggest difficulty for students to learn to speak English. Some students said that it was very difficult to pronounce vocabulary that had different pronunciations because their mother tongue did not have the same pronunciation of the alphabet as Indonesian. Students have to learn a lot of how to pronounce English so that they would get used to it later. (2) Vocabulary was a challenge in itself, students often look for the right words to pronounce. Students find it quite difficult for themselves to determine the right words to use correctly in English conversation. In this case, students also have to memorize a lot of vocabulary to find the right words when speaking English. (3) some students were not confident, and shyness was the main problem in this study because they were afraid of being laughed at by their friends when make mistakes. The conclusion of this research indicated that those students of SMAN 1 Tulung Selapan had several difficulties in speaking English including lack of pronunciation, lack of vocabulary, and lack of self-confidence when speaking English because they were ashamed and afraid of being laughed at by their classmates.   Keywords:  Students’ difficulties, Learning, English speaking.&nbsp

    NURTURING INTERLANGUAGE PRAGMATIC COMPETENCE THROUGH DYNAMIC ASSESSMENT

    Get PDF
    This study investigates the impact of peer-Dynamic Assessment (peer-DA) on the development of interlanguage pragmatic (ILP) competence among Indonesian EFL learners. While pragmatic competence is crucial for appropriate language use, systematic assessment approaches remain limited in the Indonesian EFL context, particularly regarding the integration of instruction and assessment. Through a true experimental design, 43 upper-intermediate EFL learners were randomly assigned to experimental (n=22) and control (n=21) groups. The experimental group received peer-DA instruction emphasizing collaborative scaffolding and reciprocal mediation, while the control group received traditional non-DA instruction. Data collection utilized the Key English Test (KET) for homogenization and dual multiple-choice ILP assessments for pre-and post-testing. Statistical analysis through independent samples t-tests revealed no significant differences between groups in pre-test scores (t(35)=2.92, p>.05). However, post-test results demonstrated significantly higher ILP competence in the experimental group (M=14.79, SD=3.14) compared to the control group (M=8.11, SD=2.78; t(35)=4.47, p<.05). These findings suggest that peer-DA effectively enhances Indonesian EFL learners\u27 pragmatic competence, offering valuable implications for integrating assessment and instruction in EFL pragmatic development

    850

    full texts

    1,167

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Direktori Jurnal Elektronik Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Mandailing Natal
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇