Open Journal System of STKIP Muhammadiyah Barru
Not a member yet
255 research outputs found
Sort by
Partisipasi Komite Madrasah dalam Program Pendidikan Karakter di Madrasah Aliyah Guppi Ralla Kecamatan Tanete Riaja Kabupaten Barru
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang pokok masalahnya adalah (1) bagaimana partisipasi komite madrasah dalam program pendidikan karakter di Madrasah Aliyah Guppi Ralla Kecamatan Tanete, (2) bagaimana program pendidikan karakter di Madrasah Aliyah Guppi Ralla Kecamatan Tanete Riaja, (3) apakah faktor pendukung dan penghambat Komite Madrasah terhadap program pendidikan karakter Madrasah Aliyah Guppi Ralla Kecamatan Tanete Riaja. Metode pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan pedagogis. Instrument penelitian yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Komite Madrasah Aliyah Guppi Ralla sebagai badan pertimbangan memiliki keterbatasan baik itu dalam hal anggaran maupun hal tenaga kependidikan. Sebagai badan pendukung, komite ikut serta berperan memantau kondisi ketenagaan pendidikan guru dan non guru; sebagai badan pengontrol komite memantau pelaksanaan program madrasah. Organisasi madrasah memantau penjadwalan program madrasah, alokasi anggaran untuk pelaksanaan program madrasah maupun sumber daya pelaksana program, dan partisipasi stakeholder pendidikan dalam pelaksanaan program madrasah. Sebagai badan penghubung, setiap keputusan yang dihasilkan dalam rapat disampaikan kepada madrasah untuk ditindaklanjuti dan dilaksanakan
Improving Reading Skill through Game Technique for the First Grade Elementary School Students
The present research is a classroom action carried out with procedures starting from planning, action, observation, and reflection. The aim of the study is to obtain a concrete description of the use of game technique in improving students’ reading comprehension skill and the change of students’ behavior during and after learning activities. This research was conducted at SD Islamiyah Medan, involving 35 students as participants. The data was analyzed in three stages, namely: (1) reducing data, (2) presenting data, dan (3) Drawing the conclusion or verifying data. Pre-test and post-test in cycle I showed a very significant increase in reading interest in what was carried out on students with the average score of students. Based on this finding, the playing technique can be used as an alternative by teachers in learning because it is proven that this technique can improve reading comprehension skills which are marked by changes in student behavior
IMPLEMENTASI LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK DALAM MENINGKATKAN KEDISIPLINAN BELAJAR SISWA DI SEKOLAH
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya peserta didik yang melakukan pelanggaran disiplin di sekolah. Sehingga masalah yang menarik untuk penulis jadikan sebagai judul penelitian karena hal ini berkaitan dengan kelancaran proses belajar mengajar dan keberhasilan belajar peserta didik. Salah satu pelanggaran disiplin yang sering dilakukan peserta didik Sekolah adalah membolos saat jam pelajaran berlangsung, berkelahi, merokok saat jam istirahat, terlambat datang ke sekolah dan masih banyak pelanggaran yang lainnya. Oleh karena itu diperlukan bantuan khusus yaitu layanan konseling kelompok agar permasalahan peserta didik dapat teratasi dengan harapan bisa mengubah perilaku yang tidak sesuai menjadi perilaku yang sesuai dengan peraturan tata tertib di sekolah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan kenseling kelompok dalam mengatasi pelanggaran disiplin peserta didik di sekolah . Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian Pustaka dengan teknik mengkaji berbagai literatur ang memiliki relevansi dengan fokus penelitian. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Pelaksanaan kegiatan layanan bimbingan kelompok dalam Mengatasi Pelanggaran Disiplin di sekolah dilaksanakan melalui bebrapa tahapan yaitu: tahapan pembukaan, tahap penjelasan dan penguatan masalah, tahap kegiatan atau tahap pengakhiran. Pelaksanaan layanan bimbingan konseling tersebut didukung dengan upaya guru BK dengan cara yaitu: pemantauan diri, penguatan fositif, kontrak atau perjanjian dengan diri sendir
Code-switching Habits in Group Discussions by Students of English as Foreign Language
This study investigated the habit of code-switching by EFL students at Bulukumba Senior High School in English Group Discussion. It focused on exploring types of code-switching used by EFL students in English Group Discussion, and the dominant type of code-switching used by EFL students in English Group Discussion. The researchers applied mixed-method, which was a combination of qualitative and quantitative. This study took one class of EFL students as the research subject. The data was gathered through classroom recording by using a video recorder, interview, and field notes. The data analysis showed that students used five code-switching types, namely situational code-switching, metaphorical code-switching, intra-sentential code-switching, inter-sentential code-switching, and tag switching. The dominant type used by EFL students in English Group Discussion was inter-sentential in situational code-switching. In addition, the dominant type occurred in metaphorical code-switching was intra-sentential. The research result indicated that students used code-switching because it was needed in the classroom interaction like English Group Discussion
Problems of Online Learning during Covid-19 Pandemic in EFL Classroom and the Solution
This literature study aims at analyzing online learning difficulties faced by EFL teachers and students, and students’ parents during the Covid-19 pandemic and solutions to solve them. Research data sources are collected through textbooks in print or online form, articles from periodical journal websites, law regulations, and other sources which are relevant to the research problem. The data was analyzed qualitatively with an interactive model, covering data collection, data reduction, data presentation, and conclusions. The implementation of the online learning during the Covid-19 pandemic, especially in EFL learning, caused various problems for teachers, students, and parents, as indicated in the current study
SELF COMPASSION REMAJA PANTI ASUHAN YAYASAN DARUL HIKMAH DI SORIK JORONG SENTOSA KECAMATAN PANTI KABUPATEN PASAMAN
Masalah yang diangkat pada penelitian ini (1) Terindikasi remaja tidak mampu menerima diri sendiri baik kelebihan maupun kelemahan (2) Terindikasi remaja tidak dapat menerima kesalahan atau kegagalan yang terjadi pada dirinya (3) Terindikasi remaja cenderung menganggap masalah itu tidak seharusnya terjadi pada dirinya. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kuantitatif yang bersifat deskritif. Dengan menggambarkan fenomena yang terjadi di lapangan sesuia dengan data-data yang peroleh. Populasi dalampenelitian ini adalah 11 orang remaja, sampelyang diambil adalah remaja awal dengan menggunakan teknik Total sampling dimana teknik ini merupakan teknik pengambilan sampel dimana jumlah sampel sama dengan populasi. Data self compassion remaja adalah angket. Angket yang digunakan adalah menggunakan skala likert. Teknik pengelolahan datadan analisis data menggunakan coding, penskoran, mean, interpertasi dan merumuskan kesimpulan. Hasil penelitian yang diperoleh dari Self Compassion remaja panti asuhan yayasan darulhikmah di sorik jorong sentosa kecamatan panti kabupaten pasaman, berada pada kategori tinggi dengan persentase 66%, artinya remaja mampu menerima dirinya sendiri baik kelebihan maupun kelemahan, mampu menerima kesalahan atau kegagalan sebagai sebuah hal umum yang juga di alami orang lain, menyadari tentang keterhubungan antara segala sesuatu
Meningkatkan Kemampuan Guru melalui Pemberdayaan Kelompok Kerja Guru (KKG)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan guru melalui pemberdayaan Kelompok Kerja Guru (KKG) sekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) dengan dua siklus yang masing-masing siklus terdiri dari tahap (1) perencanaan, (2) pelaksanaan tindakan perbaikan, (3) observasi, dan (4) refleksi. Penelitian ini melibatkan 9 orang guru sebagai subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan guru SD Negeri Bottolampe melalui KKG sekolah. Hal ini dapat dilihat dari hasil observasi pada dua siklus, juga pada hasil tes yang dilakukan, terlihat peningkatan hasil tes postes secara signifikan. Pada sebaran angket yang dilakukan untuk mengetahui persepsi/pendapat guru tentang KKG sekolah, hasil angket berada pada nilai 84,6%. Dengan demikian guru merasakan manfaat langsung dari KKG sekolah untuk meningkatkan kemampuan mereka. Peneliti merekomendasikan kepada guru agar: (1) memanfaatkan kegiatan KKG sekolah sebagai wadah pemberdayaan untuk meng-up grade kemampuan profesionalnya (2) memanfaatkan KKG sekolah untuk menjalin silaturahim dan pengembangan ilmu pengetahuan. Kepada pengawas dan Dinas Pendidikan Kabupaten Barru: agar mengupayakan semua sekolah dalam koordinasinya memaksimalkan peran KKG sekolah dalam mengembangkan kualitas dan kemampuan guru
Peran Orang Tua dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di MI Lalabata Kecamatan Tanete Rilau Kabupaten Barru
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Persoalan pokok yang akan dikaji dalam karya tulis ilmiah ini adalah bagaimana orang tua dalam meningkatkan mutu pendidikan di MI Lalabata Kec. Tanete Rilau Kab. Barru? Dengan batasan masalah sebagai berikut bagaimana peran orang tua dalam meningkatkan mutu pendidikan di MI DDI Lalabata Kec. Tanete Rilau Kab. Barru? dan apakah ada pengaruh orang tua dalam meningkatkan mutu pendidikan di MI DDI Lalabata Kec. Tanete Rilau Kab. Barru? Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat ditarik beberapa kesimpulan, bahwa ada beberapa peran orang tua yang sangat berpengaruh dalam peningkatan mutu pendidikan di MI Lalabata Kecamatan Tanete Rilau adalah peran financial merupakan dukungan orang tua yang digunakan untuk membayar sejumlah kebutuhan pembelajaran. Sarana dan prasarana merupakan dukungan yang diperlukan dalam proses belajar mengajar, baik oleh siswa maupun guru. Dukungan orang tua untuk pelaksanaan program pembelajaran juga dapat diberikan dalam bentuk tenaga dan keterampilan. Guru maupun siswa dalam pelaksanaan pembelajaran memerlukan dukungan moril dari masyarakat
Peningkatan Kemampuan Membaca Intensif dengan Menggunakan Metode SQ4R (Survey, Question, Read, Recite, Reflect) Siswa Kelas XII MIPA 7 SMA Negeri 1 Palopo
Penelitian ini adalah Penelitian tindakan kelas dengan tujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan membaca intensif dengan menggunakan metode SQ4R (Survey, Qustion, Read, Review, Recite, Reflect) siswa kelas XII MIPA 7 SMA Negeri 1 Palopo. Penelitian dilaksanakan pada siswa kelas XII MIPA 7, dengan jumlah siswa 32 orang. Teknik pengumpulan data adalah wawancara, observasi, dokumentasi, dan tes. Metode analisis data yang dilakukan pada penelitian ini dibagi menjadi analisis data kualitatif dan analisis data kuantitatif. Hasil penelitian siklus I menunjukkan 58,4 % siswa yang aktif, berarti masih kurang dari target ≥ 75% dari hasil membaca intensif hanya mencapai 53% siswa mencapai nilai 70 ke atas. Pada siklus II, menunjukkan 85% siswa yang aktif mengikuti pembelajarn dan persentase siswa 87 % dari target ≥ 75 % siswa memeroleh nilai 70 ke atas., ini berarti terjadi peningkatan hasil belajar sebagai dampak dari peningkatan proses pembelajaran setelah menggunakan metode SQ4R (Survey, Qustion, Read, Review, Recite, Reflect)
Peningkatan Motivasi dan Hasil Belajar Teks Explanation dengan Down Payment Scoring (DPS) pada Siswa Kelas XI OTKP 2 UPT SMKN 4 Pangkep
Permasalahan pada penelitian tindakan kelas ini adalah apakah Down Payment Scoring (DPS) sebagai teknik pengelolaan nilai dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa Kelas XI UPT SMKN 4 Pangkep dalam teks explanation. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa Kelas XI OTKP 2 UPT SMKN 4 Pangkep dalam teks explanation. Manfaat penelitian ini, (1) bagi siswa, meningkatnya motivasi dan hasil belajar teks explanation, (2) guru dapat menemukan cara pengelolaan penilaian yang tepat untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar teks explanation. Penelitian ini dilakukan selama 3 bulan yaitu mulai bulan Januari sampai bulan Maret 2020, dengan subjek penelitian adalah 26 siswa Kelas XI OTKP 2, UPT SMKN 4 Pangkep. Metode dan rancangan penelitian adalah metode deskripsi. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskripsi dengan membandingkan nilai prasiklus, dengan siklus I dan siklus II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi siswa meningkat secara signifikan dari Prasiklus 15,38% menjadi 57,69% pada Siklus I dan meningkat lagi menjadi 76,92% pada Siklus II. Sedangkan hasil belajar memahami teks explanation meningkat secara signifikan dari 61,54% (16 siswa) tuntas pada tahap prasiklus menjadi 76,92% (20 siswa) tuntas pada siklus I dan meningkat menjadi 100% (26 siswa) tuntas pada siklus II