Open Journal System of STKIP Muhammadiyah Barru
Not a member yet
255 research outputs found
Sort by
Aplikasi Model Pembelajaran Team Games Tournament untuk Meningkatkan Hasil Belajar Ekonomi dan Bisnis pada Siswa
Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk mengetahui: (1) respon peserta didik terhadap pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament, (2) peningkatan hasil belajar pengantar ekonomi dan bisnis pada materi mendeskripsikan teori kebutuhan melalui model pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament, (3) penerapan model kooperatif tipe Team Games Tournament. Tahap penelitian terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Tindakan dilaksanakan dalam 3 siklus. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas X yang berjumlah 65 peserta didik yang terdiri atas 30 peserta didik laki-laki dan 35 peserta didik perempuan, di Kelas X DDI Gallaraya Kecamatan Mandalle Pangkep. Peneliti melakukan penelitian tentang peningkatan hasil belajar peserta didik melalui model pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT). Variabel yang menjadi sasaran adalah aplikasi model pembelajaran tipe Team Games Tournament (TGT) untuk meningkatkan hasil belajar pada materi mendeskripsikan teori kebutuhan bagi peserta didik. Untuk memperoleh data dan informasi yang dibutuhkan, maka instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah lembar observasi, tes, dokumentasi, dan angket. Untuk keperluan analisis data digunakan tehnik kategori tingkat penguasaan materi. Temuan dalam penelitian ini adalah: (1) Meningkatnya aktivitas pendidik yaitu 80% pada siklus I, 81% pada siklus II, dan 90% pada siklus III, (2) Meningkatnya aktivitas peserta didik pada setiap siklusnya, (3) Respon peserta didik terhadap model TGT cukup baik
Meningkatkan Hasil Belajar Fisika dan Keterampilan Proses Sains Melalui Penerapan Pendekatan Ilmiah Peserta Didik Kelas XI MIPA 1 SMA Negeri 1 Barru
Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk (1) mengetahui dan mendeskripsikan cara menerapkan pendekatan ilmiah yang dapat meningkatkan hasil belajar Fisika peserta didik kelas XI MIPA 1 SMA Negeri 1 Barru tahun pelajaran 2021/2022 melalui penerapan pendekatan ilmiah, (2) mengetahui dan mendeskripsikan cara menerapkan pendekatan ilmiah yang dapat meningkatkan keterampilan proses sains dalam Fisika peserta didik kelas XI MIPA 1 SMA Negeri 1 Barru tahun pelajaran 2021/2022 melalui penerapan pendekatan ilmiah. Penelitian ini dilaksanakan dua siklus yang terdiri tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Hasil penelitian siklus I menunjukkan skor rata-rata tes hasil belajar peserta didik sebesar 74,41 dan tes keterampilan proses sains sebesar 69,26, menunjukkan kemampuan hasil belajar dan keterampilan proses sains peserta didik masih kurang sehingga perlu dilakukan penelitian siklus lanjutan dan menghasilkan rata-rata tes hasil belajar peserta didik sebesar 79 dan tes keterampilan proses sains sebesar 76,32. Hasil tes hasil belajar fisika dan keterampilan proses sains menunjukkan ketercapaian indikator dan mengalami peningkatan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa keterampilan proses sains dan hasil belajar fisika dapat ditingkatkan melalui pendekatan penemuan terbimbing dengan cara, guru membangkitkan motivasi awal melalui penampilan venomena sebagai pemicu untuk merumuskan masalah dan menjawabnya dalam bentuk hipotesis, pada kegiatan inti peserta didik bekerja secara kelompok mulai dari mengambil data, mengolah dan menyimpulkan, kemudian mendiskusikan dan memaparkan secara kelasikal untuk menarik kesimpulan dan di akhir pembelajaran diberikan evaluasi dan pesan-pesan moral terkait materi yang dipelajari
Improving Students’ Intensive Reading Ability by Using Survey-Question-Read-Review-Recite-Reflect Method
The current study is a classroom action research with the objective of analyzing the improvement of students’ intensive reading ability using Survey-Question-Read-Review-Recite-Reflect (SQ4R) method. This research was conducted at Ryulgok Secondary School, Pyongyang, by involving 32 the 3rd grade students as the research participants. Data collection techniques were interviews, observation, documentation, and tests. The data analysis method used in this study was divided into qualitative data analysis and quantitative data analysis. The results of the first cycle of the research showed that 58.4% of students were active, it meant that it was still less than the target 75% of the results of intensive reading, because only 53% of students achieved a score of 70 and above for reading ability. In the second cycle, it shows that 85% of students actively participated in learning and the percentage of students was 87% of the target 75% of students got a score of 70 and above for reading ability. This indicated that there was an increase in learning outcomes (reading ability) as a result of an increase in the learning process after using the SQ4R method
Competence of Professional Language Teachers in Providing Educational Services to Improve Students’ Retention Ability
The current research investigates how professional language teachers’ educational services improve the retention ability for high school students. The population in this study are 635 students of Al Manara School, located at city of Sirte, with 65 students as the sample taken with proportional random sampling technique, and involved two language teachers from the same school, an English teacher and an Arabic teacher. To collect research data, researchers used questionnaire and interview. The data was analyzed using a simple regression formula. The data with a simple regression model with a significance level of the regression was matched with the significance test rules. The result of data analysis indicates that the competence of professional language teachers in educating has a significant effect on increasing students’ memory toward lessons. In addition, the researchers found that there are three pillars of educational services applied by language teachers in educating students. Therefore, it can be concluded that if the professional language teacher education services in educating are improved, there will be an increase in students’ retention ability toward lesson materials
A Pragmatic Study of Gestural Strategies in English Sport TV Interviews
Gestures and speech are significant features that collaborate to create meaning in an interaction. The current study aims to investigate the use of these gestural strategies in English sport TV interviews. This study is based on the hypothesis that interlocutors in TV interviews employ various gesture strategies. The selected interviews have been analyzed in the light of an eclectic model based on model Kulkarni (2013) and Searle (1979). The former is used to analyze the various types of body movements and gesticulation, while the latter is used to analyze gestures as speech acts. The results of the selected interviews revealed that gestural strategies are closely tied to the context of situation. Each gesture performs a specific speech act. The interlocutors in sport interviews express their feelings and attitudes through gestures in an efficient manner. They use gestures to express agreement, openness, sympathy, grief and anxiety. In sport interviews, the interlocutors use gestures freely by moving their hands, arms, heads, and every other part of their bodies
PERAN ORANG TUA MENDIDIK ANAK USIA DINI DI JORONG SUNGAI KALANG 2 TIUMANG DHARMASRAYA
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena dari hasil observasi penulis tentang peran orangtua mendidik anak usia dini di Jorong Sungai Kalang 2 Kecamatan Tiumang Kabupaten Dharmasraya. Hal ini dikarenakan orangtua membiarkan anak lebih sering menggunakan HP. Orangtua merasa senang anak menjadi pintar, dan orangtua merasa khawatir anak sering menggunakan HP tidak bisa berinteraksi di lingkungan, anak belum bisa bersikap mandiri. Peran orangtua dalam mendidik anak usia dini menurut Anwar dan Ahmad, yaitu orangtua sebagai guru pertama dan utama, mengembangkan kreatifitas anak, meningkatkan kemampuan otak anak, dan mengoptimalkan potensi anak. Peran orangtua dalam mendidik anak usia dini menurut Siregar yaitu, memantau perkembangan akademik anak, memantau perkembangan kepribadian sikap, moral dan perilaku anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif. Pengumpulan data dalam penelitian ini penulis memperoleh melalui observasi dan wawancara. Pada penelitian ini menggunakan 3 informan kunci yaitu orangtua YN, orangtua IN, orangtua AR dan 3 informan pendukungnya yaitu tetangga YN, tetangga IN, dan kerabat AR. Teknik analisis data yang penulis lakukan yaitu reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan untuk keabsahan data penulis melakukan triangulasi data. Berdasarkan hasil penelitian dapat dipahami bahwa peran orangtua mendidik anak usia dini di Joronng Sungai Kalang 2 Kecamatan Tiumang Kabupaten Dharmasraya sudah melakukan peran orangtua sebagai pembimbing yang meliputi orangua sebagai guru pertama yang akan membimbing anak belajar di rumah, orangtua membantu perkembangan kretifitas anak, orangtua membantu meningkatkan keampuan perkembangan anak, dan peran orangtua sebagai pendidik meluputi orangtua menyediakan fasilitas belajar anak dan cara orangtua mambantu mengoptimalkan potensi anak. Namun, anak belum mampu untuk bersikap seperti yang orangtua ajarkan
PENGARUH TEKNIK LEARNING CONTRACT TERHADAP PENINGKATAN KEPERCAYAAN DIRI SISWA DALAM KEGIATAN PEMBELAJARAN
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh teknik learning contract terhadap peningkatan kepercayaan diri siswa dalam kegiatan pembelajaran. Adapun pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan eksperimen yang bersifat kuantitatif. Bentuk eksperimen yang digunakan di sini adalah True-Experimental Design, dengan bentuk Desain Pretest- Posttest Control Group-Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPA dan IPS di UPT SMA Negeri 3 Pinrang Tahun Pelajaran 2021/2022. Dengan demikian sampel dalam penelitian ini adalah siswa Kelas IPA 1 dan IPA 2 sebanyak 20 siswa. Untuk teknik analisis data, peneliti menggunakan statistik deskriptif dan analisis non parametrik dengan uji Wilcoxon. Berdasarkan hasil penghitungan dengan menggunakan SPSS 22.00 for windows melalui two related samples tests terdapat perbedaan nilai rata-rata setelah perlakuan, yaitu lebih tinggi dari pada sebelum diberikan perlakuan. Hal ini dipertegas bahwa sebelum diberikan perlakuan hasil rata-rata nilai pre-test adalah 56.6, dan setelah diberikan perlakuan hasil rata-rata nilai post-test meningkat menjadi 71.4. Hal itu menunjukkan ada perubahan. Kemudian setelah itu data tersebut dianalisis, maka diperoleh nilai Z yaitu -2,807 dengan nilai Asymp Sig = 0,005 < 0,05. Hal ini berarti bahwa hipotesis nihil (Ho) yang berbunyi “tidak terdapat pengaruh penerapan teknik learning contrack terhadap peningkatan kepercayaan diri siswa pada Kelas XI IPA 1 di UPT SMA Negeri 3 Pinrang” dinyatakan ditolak. Sehingga hipotesis kerja (H1) yaitu “terdapat pengaruh penerapan teknik learning contract terhadap peningkatan kepercayaan diri siswa di UPT SMA Negeri 3 Pinrang” dinyatakan diterima. Hal ini dikarenakan diperolehnya hasil uji beda yaitu nilai Asympt Sig yang lebih kecil dari taraf kesalahan yang ditetapkan yaitu sebesar 0,05
Penggunaan Alat Peraga Dapat Meningkatkan Keaktifan Siswa dalam Belajar Matematika pada Siswa Kelas IV MI Attaufiq Pekkae
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menghitung perkalian siswa kelas IV MI Attaufiq Pekkae, di Kec. Tanete Rilau. Jumlah siswa adalah 49, terdiri dari 25 putri dan 24 putra. Data penelitian diperoleh dari hasil wawancara, angket, hasil observasi tindakan, dan hasil evaluasi. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, yang setiap siklus berdasar tahapan: (1) menyusun rencana kegiatan, (2) melaksanakan tindakan, (3) observasi, dan (4) analisis yang dilanjutkan dengan refleksi. Hasil observasi pada pra-tindakan adalah dalam pembelajaran siswa kurang aktif, mudah jenuh, dan perhatin siswa pada penjelasan guru sangat kecil. Pada tindakan siklus I penguasaan materi sebelum pembelajaran diberikan 31%. Setelah kegiatan berlangsung aktivitas siswa menunjukkan 58% siswa aktif, 30% kategori sedang, dan 12% siswa pasif. Dalam kerja sama, siswa aktif 62%, siswa sedang 28%, dan pasif 10%. Sedangkan hasil evaluasi rata-rata 68 dengan siswa tuntas 33 siswa dan belum tuntas 16 siswa. Hasi tindakan pada siklus II, penguasan materi sebelun tindakan 48%. Setelah tindakan dilakukan aktivitas siswa: siswa aktif 78%, siswa sedang 18% dan siswa pasif 4%. Kerja sama siswa: siswa aktif 84%, siswa sedang 14 %, dan siswa pasif 2%. Hasil evaluasi rata-rata 76 dengan siswa tuntas 46 siswa tuntas dan 3 siswa belum tuntas. Berdasar hasil penelitian di atas dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan media benda-benda terdekat dapat meningkatkan kemampuan menghitung perkalian, meningkiatkan aktivitas siswa, dan meningkatkan kerja sama siswa dalam menyelesaikan tugas kelompok. Pembelajaran menjadi menyengankan sehingga siswa tak mudah jenuh
PENDEKATAN KONSELING BEHAVIORAL DALAM PENANGANAN REMAJA BERMASALAH
Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kepustakaan. Metode pengumpulan data yang digunakan yakni metode dokumentasi. Sumber data yang digunakan adalah buku, jurnal dan situs internet. Teknik dan instrument pengumpulan data adalah dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah metode analisis isi (Content Analysis). Untuk menjaga ketepatan kajian dan mencegah kesalahan informasi dalam analisis data maka di lakukan pengecekan antar pustaka dan membaca ulang pustaka. Hasil Penelitian ini adalah setiap item penelitian dengan kesimpulan bersifat khusus yang terkait dengan Konseling Behavioral dalam penanganan remaja bermasalah. Adapun hasil pembahasan setiap item sebagai berikut: Keberhasilan penerapan konseling behaviorial dalam penanganan remaja bermasalah. Prosedur implementasi konseling behavioral dalam penanganan remaja bermasalah. Metode atau teknik yang di gunakan konseling behavioral dalam penanganan remaja. Ruang lingkup dan sasaran penerapan konseling behavioral
Improving Students’ Speaking Skill through the Picture and Picture Cooperative Learning Model
The present research is conducted in an elementary school in Tan Shan city, Hong Kong, at the academic year of 2020-2021, on 40 students consisting of 16 boys and 24 girls. The research result shows that the application of the picture and picture cooperative learning model can improve the speaking skill of elementary school students. This is indicated by the increasing of students’ speaking skill score. In the first cycle, the average score was 62.2, students who did not complete were 62.5%, and those who completed 37.5% (in the low category). In cycle II, the average score was 80.8, 12.5% were incomplete and 87.5% were completed. This proves an increase. Likewise, students’ attendance, students’ activity in listening to the teacher’s explanation, students’ activity in asking questions to the teacher, students’ activity in answering teacher questions, students’ activity in commenting on the content of the picture, and students’ activity in concluding subject matter, increased in the cycle II. Based on the results of the analysis above, the conclusion is that students’ speaking skill increases through the application of the picture and picture cooperative learning model