Open Journal System of STKIP Muhammadiyah Barru
Not a member yet
    255 research outputs found

    KESEJAHTERAAN EMOSIONAL PEDAGANG KAKI LIMA DI MASA PANDEMI

    No full text
    Penelitian yang dilakukan ini berangkat dari keadaan Indonesia serta seluruh dunia yang belakangan diketahui sedang menghadapi pandemi akibat COVID-19. Banyak usaha yang telah dilakukan pemerintah Indonesia demi menghambat laju pertumbuhan virus Covid-19. Salah satu diantaranya adalah dengan melakukan lockdown atau yang hadir dalam istilah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Dalam penerapannya untuk menghambat penularan Covid-19, terdapat cukup banyak dampak negatifnya pula bagi kegiatan sosial masyarakat Indonesia, terkhususnya masyarakat yang manyandarkan kebutuhan ekonominya untuk hidup dengan berdagang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mencari tahu kondisi kesejahteraan emosional masyarakat yang menghidupi kebutuhan sehari-hari serta keluarganya dengan berdagang di pinggir jalan selama masa pandemi berlangsung. Jenis penelitian yang dilakukan adalah menggunakan metode kualitatif. Kriteria subjek yang dipakai adalah seorang pedagang kecil atau pedagang jalanan yang sangat terdampak dengan keadaan pandemi sekarang

    OPTIMALISASI LAYANAN BK DI SEKOLAH DALAM PELAKSANAAN CYBERCOUNSELING SEBAGAI UPAYA MEREDUKSI NARKOLEMA PADA PELAJAR

    No full text
    Pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh pada masa pandemi secara tidak langsung memberikan kesempatan kepada siswa untuk bisa mengakses konten narkolema. Narkolema adalah pornografi yang dapat di akses manusia lewat mata yang dapat merusak otak. Layanan Bimbingan dan Konseling di sekolah seharusnya mampu untuk mereduksi siswa dalam mengakses konten tersebut dan salah satu layanan yang dapat digunakan adalah cybercounseling. Tujuan dari artikel adalah untuk mengetahui strategi optimalisasi layanan BK di sekolah dalam pelaksanaan cybercounseling sebagai upaya mereduksi narkolema pada pelajar. Penulisan artikel ini menggunakan metode penelitian studi pustaka dengan menghimpun dan mengkaji menggunakan sumber literatur berupa buku, artikel prosiding, jurnal nasional maupun jurnal internasional yang berkaitan dengan variabel penelitian. Didapatkan hasil Guru Bimbingan dan Konseling dengan berbagai permasalahannya diharuskan mampu mereduksi akses siswa berkaitan dengan narkolema melalui cybercounseling. Pelaksanaan cybercounseling dapat berbentuk konseling virtual melalui aplikasi video conference (zoom/video call whatsapp), atau aplikasi messenger (facebook messengger/whatsapps), selain itu juga dapat didukung dengan pembuatan Papan Bimbingan Online dengan website serta penggunaan sosial media untuk memberikan kesempatan interaksi dua arah antar guru BK dan siswa. Dengan adanya perkembangan tersebut, maka sudah selayaknya guru bimbingan dan konseling meningkatkan pemahaman dan kemampuan berkaitan dengan cybercounseling. Hal tersebut dilakukan agar guru BK mampu untuk memberikan layanan melalui internet dalam bentuk cybercounseling agar dapat menjangkau siswa tanpa mengenal waktu dan jarak

    Throughout Seven Elements of Communication of Language on Martin Luther King’s Speech: A Discourse Analysis

    No full text
    Throughout the 17th to 18th centuries, slavery was practiced throughout the European colonies of America. Until the passage of the 13th Amendment to the United States Constitution in 1865, slavery in the United States was legal. Under the law, enslaved people are treated as property and can be bought, sold, or given away. Slavery lasted in about half of the states of the United States until 1865. Our aim with this paper was to review a little about slavery that took place in the United States and freed slaves with the passage of the Amendments to the United States Constitution which was delivered at Martin Luther King’s speech. The researcher analyzed using qualitative descriptive approach. The researcher found that there are macro functions in the speech delivered by King on August 28, 1963. We discussed there are seven elements of communication of language, namely the addressed, the addressee, the channel, the message form, the topic, the code, and the settings. In conclusion is the addresser is Martin Luther King, the addressee is 250.000 people, the channel is RARE FACTS, the message form is “I Have a Dream” was born from the unrest of Martin Luther King, a black man who was familiar with racial discrimination since childhood. As a fighter for equality, he is no stranger to challenges from white citizens or the government. But his speech that afternoon, managed to make about 250,000 people who gathered at the Lincoln Memorial amazed and burned with enthusiasm. In the speech, Luther King touched on issues of unemployment, racial, social justice, civil rights, gender equality between whites and blacks, and hopes for the repeal of laws and policies that support segregation based on race. The whole world then remembered the “I Have a Dream” speech as Martin Luther King's personal vision that had a huge impact on many people, the topic is I Have a Dream, the code is American English and the setting is on August 28, 1963 at the Lincoln Memorial, Washington DC. Solemn and calm

    MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA MEMUKUL BOLA KASTI DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA BOLA GANTUNG

    No full text
    Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan memukul bola kasti dengan menggunakan media bola gantung pada siswa kelas V SD Negeri 83 Kecamatan Bacukiki Kota Parepare, dengan jumlah siswa 29 orang. Siklus I dan II masing-masing dilaksanakan 3 kali pertemuan dengan tes siklus pada tiap pertemuan terakhir. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan tes unjuk kerja, lembar observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan tes praktek/ unjuk kerja dan non-tes. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka dapat disimpulkan bahwa telah terjadi peningkatan kelincahan dan kecepatan dalam bermain bola kasti dengan metode demonstrasi pada siswa kelas V SD Negeri 83 Kecamatan Bacukiki Kota Parepare. Hal ini dapat dilihat pada nilai rata-rata tes praktek dari 57 menjadi 85 dengan ketuntasan 100% pada siklus II. Pada tahap observasi pada siklus I berkategori Cukup dan pada siklus II berkategori Baik

    Efektivitas Pembelajaran Kooperatif Tipe Inside Outside Circle (IOC) dalam Pembelajaran Sosiologi Siswa Kelas X MIPA SMA Negeri 6 Barru

    No full text
    Proses belajar mengajar di kelas terkadang menghadapi kendala utama yang berasal dari kurangnya inovasi dan kreativitas guru dalam melaksanakan pembelajaran. Penggunaan model atau metode pembelajaran adalah salah satu point dari masalah guru yang harus dipecahkan. Model pembelajaran yang tepat akan memberikan hasil berupa pengalaman belajar siswa yang berhasil mencerna semua materi yang diajarkan, sehingga penggunaan model pembelajaran telah menjadi konsetrasi penelitian ini. Tujuan yang ingin dicapai dalam pelaksanaan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui gambaran hasil belajar siswa sebelum pelaksanaan model kooperatif tipe Inside-Outside Circle (IOC) siswa kelas X MIPA SMA Negeri 6 Barru. (2) untuk mengetahui gambaran hasil belajar siswa setelah pelaksanaan pelaksanaan model kooperatif tipe Inside-Outside Circle (IOC) siswa kelas X MIPA SMA negeri 6 barru, dan (3) untuk mengetahui efektivitas pelaksanaan model kooperatif tipe Inside-Outside Circle (IOC) siswa kelas X MIPA SMA Negeri 6 Barru. Penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian pre-eksperimen model pre-test post-test one group design yaitu eksperimen yang dilakukan pada satu kelompok tanpa kelompok pembanding, dilakukan pada kelas X.I dengan jumlah siswa 25 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran Sosiologi sebelum perlakuan berupa model kooperatif tipe Inside-Outside Circle (IOC)  berada pada kategori rendah, dan setelah tiga kali perlakuan berupa penerapan model kooperatif tipe Inside-Outside Circle (IOC) ternyata hasil belajar siswa berada pada kategori tinggi, sedangkan pada uji hipotesis diketahui terdapat perbedaan nilai rata-rata setelah perlakuan lebih tinggi dari sebelum diberikan perlakuan yang menujukkan keberhasil penelitian. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka dapat disimpulkan  bahwa (1) Gambaran hasil belajar siswa sebelum pelaksanaan model kooperatif tipe Inside-Outside Circle (IOC) siswa kelas X MIPA SMA Negeri 6 Barru berada pada kategori rendah. (2) Gambaran hasil belajar siswa setelah pelaksanaan model kooperatif tipe Inside-Outside Circle (IOC) siswa kelas X MIPA SMA Negeri 6 Barru berada pada kategori tinggi, dan (3) Pembelajaran menggunakan model kooperatif tipe Inside-Outside Circle (IOC) efektif meningkatkan hasil belajar siswa kelas X MIPA SMA Negeri 6 Barru

    APLIKASI TEORI TRAITS AND FACTOR DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN KARIR REMAJA

    No full text
    Melalui pendekatan Traits and Factor guru bimbingan dan konseling atau konselor berusaha membantu satu atau lebih individu mandiri yang mampu menggali, menentukan, dan mengembangkan minat, bakat, potensi, dan kecerdasan yang dimilikinya berdasarkan kemampuannya pada saat ini. Sehingga dengan hal tersebut maka individu dapat merencanakan atau menentukan jurusan yang sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya, dengan begitu makan akan lebih memudahkan bagi seseorang mengambil keputusan karirnya. Metode penelitian yang dilakukan adalah studi literature yaitu serangkaian kegiatan dengan pengumpulan data dari berbagai sumber pustaka, dengan membaca dan juga mengolah penelitian yang telah dilakukan sebelumnya. Metode bertujuan untuk mengetahui hasil penelitian yang berkenaan dengan topik penulis dari berbagai penelitian yang telah dilakukan sebelumnya. Hasil penelitian adalah bahwa pendekatan trait and factor sangat mempengaruhi bagi pengambilan keputusan bagi remaja dalam menentukan arah karirnya sesuai dengan pengembangan potensi yang dimilikinya, dan juga guru bimbingan dan konseling atau konselor dapat terus mempraktekkan penempatan siswa yang lebih maju sesuai dengan potensi siswa. Itu siswa dapat meningkatkan pengetahuannya tentang pekerjaan dengan bekerja sama dengan guru bimbingan dan konseling, sehingga siswa tidak memiliki pemahaman yang sangat buruk tentang jurusan

    KESIAPAN KONSELOR DALAM PROSES KONSELING YANG BERHASIL

    No full text
    Konseling merupakan suatu proses bantuan yang diberikan oleh konselor kepada klien dalam rangka membantu klien dapat mengatasi segala hal-hal yang dirasa menganggu kehidupan sehari-harinya. Sebelum memulai kegiatan konseling, seorang konselor yang terkenal dengan tenaga profesional maka konselor hendaknya memiliki kesiapan baik dari segi fisik, materi dan psikis sebelum memulai proses konseling. Tujuan dari artikel ini adalah untuk menjelaskan kesiapan konselor dalam proses konseling agar proses konseling dapat berjalan dengan baik dan berhasil. Metode penulisan artikel merujuk pada tinjauan kepustakaan (literature study) yaitu merujuk pada bahan-bahan bacaan sepertibuku dan hasil-hasil penelitian yang relevan dengan kesiapan konselor dalam proses konseling yang berhasil. Berdasarkan tinjauan maka dapat disimpulkan empat faktor komponen yang mesti dipersiapkan oleh konselor dalam proses konseling yakni komitmen klien, kondisi fasilitas, keahlian konselor, dan pengasuhan konselor

    Efektivitas Pelaksanaan Workshop Teknologi Informasi Pembelajaran terhadap Peningkatan Kompetensi Profesional Guru Madrasah Ibtidaiyah

    No full text
    Penelitian ini mengangkat masalah pokok tentang bagaimana efektivitas workshop Teknologi Informasi (TI) pembelajaran terhadap peningkatan kompetensi profesional guru di MI DDI Ance Kabupaten Barru. Dengan tujuan penelitian untuk mengetahui efektivitas workshop TI Pembelajaran terhadap peningkatan kompetensi profesional guru di MI DDI Ance Kabupaten Barru. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian pre-eksperimen model pre-test post-test one group design. Sampel penelitian adalah 9 orang guru MI DDI Ance Kab. Barru, dengan analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif dan uji hipotesis (uji t). Hasil penelitian menunjukkan kategori pemahaman guru sebelum tentang TI pembelajaran dengan kategori yang sangat baik tidak ada, kategori baik sebanyak 1 responden atau 11%, kategori cukup sebanyak 5 responden atau 56%, kurang 2 responden atau 22 %, dan sangat kurang ada 1 responden atau 11%. Pada kegiatan sesudah workshop TI, pemahaman guru pada kategori sangat baik sebanyak 5 responden atau 56%, kategori baik sebanyak 3 responden atau 33%, sedang 1 responden atau 11% berada pada kategori cukup, untuk kategori kurang dan sangat kurang tidak ada. Dan pada taraf 5% atau 0,050, adalah 2,26. Maka dapat diketahui bahwa: ttabel 2,26< t0 12,6. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan workshop TI pembelajaran efektif dalam meningkatkan kompetensi profesional guru MI DDI Ance Kab. Barru

    Implementasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD sebagai Upaya Peningkatan Hasil Belajar Matematika pada Siswa Kelas III UPTD SDN 4 Barru Kabupaten Barru

    No full text
    Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research) yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika pada siswa Kelas III UPTD SDN 4 Barru Kabupaten Barru melalui penerapan pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement Divisions). Subjek penelitian ini adalah siswa Kelas III UPTD SDN 4 Barru Kabupaten Barru pada Semester Genap Tahun Pelajaran 2020/2021 sebanyak 15 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes hasil belajar siswa dan lembar observasi siswa. Hasil yang diperoleh dari analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif adalah sebagai berikut: Keaktifan siswa dalam mengikuti proses belajar mengajar meningkat, hal ini dilihat dari peningkatan perhatian siswa dalam pembahasan materi pelajaran, keaktifan siswa dalam kegiatan kelompok dan diskusi kelompok, keaktifan siswa dalam menyelesaikan LKS yang diberikan, kesungguhan siswa dalam menyelesaikan tugas kelompok atau pekerjaan rumah (PR). Dari skor hasil belajar yang dicapai siswa terlihat adanya peningkatan yaitu: pada Siklus I skor rata-rata hasil belajar siswa terhadap materi pelajaran matematika mencapai 57,67 dan standar deviasi 10,67 dari skor ideal 100, setelah dilanjutkan pada Siklus II skor rata-rata hasil belajar siswa terhadap materi pelajaran matematika mencapai 73,67 dan standar deviasi 10,43 dari skor ideal 100. Hal tersebut menunjukkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar matematika Siswa Kelas III UPTD SDN 4 Barru Kabupaten Barru setelah diadakan penerapan Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD (Student Teams Achievement Division)

    Penerapan Strategi Belajar Anticipated Guide untuk Meningkatkan Keterampilan Membaca Teks Eksposisi

    No full text
    Dunia pendidikan membutuhkan pembaharuan dalam melaksanakan pembelajaran agar siswa interaktif dan memahami materi pelajaran. Namun, fakta yang terjadi di sekolah bahwa siswa kurang memahami keterampilan membaca teks eksposisi yang dianggap sulit dan membosankan. Berdasarkan wawancara guru bahwa ditemukan guru belum menemukan strategi yang cocok untuk meningkatkan keterampilan membaca teks eksposisi dan nilai siswa masih di bawah KKM sebanyak 50% siswa belum tuntas. Strategi mengajar guru merupakan salah satu elemen penting untuk meningkatkan keaktifan dan menanamkan pemahaman siswa dalam belajar. Hal tersebut mendorong peneliti untuk melihat pengaruh strategi belajar anticipated guide sebagai solusi yang ditawarkan untuk meningkatkan keterampilan membaca teks eksposisi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan strategi belajar anticipated guide untuk meningkatkan keterampilan membaca teks eksposisi pada siswa. Penelitian ini menggunakan metode tindakan kelas pada siswa SMPN 3 kelas VIII B Muara Bunga. Hasil penelitian ini menunjukkan strategi anticipated guide dapat meningkatkan keterampilan membaca teks eksposisi. Hal ini mengandung implikasi agar kedepannya guru dapat memberikn strategi anticipated guide untuk meningkatkan keterampilan membaca teks eksposisi pada siswa

    65

    full texts

    255

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Open Journal System of STKIP Muhammadiyah Barru
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇