BIMIKI (E-Journal)
Not a member yet
    153 research outputs found

    DENGUE FEVER SCORING SYSTEM (DERINGS), STRATEGI MANDIRI DETEKSI DINI DEMAM DENGUE

    No full text
    Demam dengue merupakan infeksi yang umum terjadi di asia dan seringkali ditandai dengan penyakit demam akut yang tidak diketahui etiologinya

    EFEKTIVITAS BETA VULGARIS L. SEBAGAI SUPLEMEN PENURUN TEKANAN DARAH LANSIA HIPERTENSI DI PANTI WHERDA HARAPAN IBU SEMARANG

    No full text
    efektivitas beta vulgaris l. sebagai suplemen penurun tekanan darah lansia hipertensi di panti wherda harapan ibu semarang

    BEST (BRACELET SELF-TRIAGE) GELANG BERBASIS MICROCONTOREL BERTEKNOLOGI SENSOR NADI DAN TEKANAN DARAH SEBAGAI INOVASI PENDETEKSI TRIASE PADA KORBAN BENCANA

    No full text
    Dalam penanggulangan bencana, penanganan kegawatdaruratan diawali dengan mengidentifikasi secara cepat korban

    MAGGOT SEBAGAI BIOTHERAPHY PADA PERAWATAN LUKA DIABETIK

    No full text
    Laporan statistik dari Internasional Federation Diabetes (IFD) menyebutkan bahwa pada tahun 2012 sudah ada lebih dari 371 juta penderita diabetes melitus

    GAMBARAN PENGETAHUAN IBU DAN POLA ASUH DALAM PEMBERIAN MAKAN DENGAN STATUS GIZI PADA BALITA DI KECAMATAN KERTOSONO, KABUPATEN NGANJUK

    Get PDF
    Pendahuluan: Status gizi kurang saat ini menjadi masalah universal yang dihadapi di seluruh dunia, terutama Indonesia memiliki masalah gizi yang kompleks. Balita merupakan kelompok usia yang rentan terhadap kelainan gizi sebab usia tersebut membutuhkan gizi lebih besar untuk masa pertumbuhan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan pengetahuan dan pola asuh dalam pemberian makan dengan status gizi pada balita. Metode:. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional. Populasi sebesar 1.135 orang dan sampel terdiri dari 114 responden dengan teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Variabel independen dalam penelitian ini adalah pengetahuan dan pola asuh dalam pemberian makan yang diukur menggunakan kuesioner dan variabel dependen penelitian ini yaitu status gizi balita diukur berdasarkan penilaian status gizi dari WHO. Data dianalisis menggunakan uji Spearman’s rho dan Chi- square dengan tingkat kemaknaan ρ = 0,05. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan ibu dengan status gizi balita (p=0,001) dan tidak terdapat hubungan antara pola asuh dalam pemberian makan dengan status gizi pada balita (p=0,662).   Kesimpulan: Sebagian besar ibu dengan pengetahuan kurang tentang gizi memiliki balita dengan status gizi kurang dan ibu menerapkan pola asuh demokratif dengan status gizi baik pada balita, hal tersebut menunjukkan bahwa perlu dilakukan edukasi mengenai pentingnya gizi untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan anak. Kata kunci: pengetahuan, pola asuh dalam pemberian makan, status gizi ABSTRACT Introduction: Poor nutritional status is now a universal problem faced throughout the world, especially Indonesia has complex nutritional problems. Toddler is an age group that was susceptible to nutritional disorders because that age requires greater nutrition for growth period. The purpose of this study was to analyze the relationship between knowledge and parenting in feeding with nutritional status in toddler. Methods: This study used a cross-sectional design. The population of 1,135 people and the sample consisted of 114 respondents with sampling techniques used simple random sampling. The independent variable in this study were the knowledge and parenting style of feeding which was measured used a questionnaire and the dependent variable of this study was the nutritional status of children measured by the assessment of nutritional status of the WHO. Data were analyzed used the Spearman's rho and Chi-square test with significance level ρ = 0.05. Result: The results showed that there was a relationship between knowledge of mothers with nutritional status of children (p = 0.001) and there was no relationship between parenting in feeding and nutritional status in toddler (p = 0.662). Conclusion: Most mothers with insufficient knowledge about nutrition have toddlers with poor nutritional status and mothers applied democratic parenting with good nutritional status for toddlers, this showed that education needs to be done on the importance of nutrition to improve children's health and welfare. Keywords: knowledge, parenting in feeding, nutritional statu

    PENGARUH PEMBERIAN USAHA KESEHATAN JIWA SEKOLAH TERHADAP KECEMASAN SISWA SEKOLAH DASAR KELAS VI DALAM MENGAHADAPI UJIAN NASIONAL DI SEYEGAN

    No full text
    Standar ujian nasional yang selalu dinaikkan menyebabkan kecemasan pada siswa sekolah dasar

    PENGARUH TERAPI PSIKORELIGIUS TERHADAP PENURUNAN TINGKAT ANSIETAS PADA LANSIA DI UPT PELAYANAN LANJUT USIA SEJAHTERA PANDDAAN PASURUAN

    No full text
    Lanjut usia merupakan suatu proses kehidupan yang ditandai dengan penurunan proses fisiologis, aspek sosial, aspek ekonomi sehingga terjadi efek fisik maupun jiwa

    OPTIMALISASI PERAN KADER UNTUK PENINGKATAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT DI RUMAH TANGGA

    No full text
    optimalisasi peran kader untuk peningkatan perilaku hidup bersih dan sehat di rumah tangg

    PERAN NURSING HOME DALAM BIDANG KEGAWATDARURATAN DAN BENCANA DALAM MENGAHADAPI ERA MEA DAN KAITANNYA DENGAN UU NO.38 TAHUN 2014 TENTANG KEPERAWATAN

    No full text
    Perawat merupakan pembentuk sektor terbesar dalam bidang kesehatan yang mencakup ruang lingkup yang luas diantaranya dalam bidang kegawatdaruratan dan bencana

    MANAJEMEN STRES KERJA PERAWAT PELAKSANA: DIHUBUNGKAN DENGAN SELF-MANAGEMENT, SELF-EFFICACY, DAN BEBAN KERJA DI INSTALASI RAWAT INAP RUMAH SAKIT

    No full text
    Pendahuluan: Perawat pelaksana merupakan tenaga kesehatan yang memberikan peran pengaruh bagi kondisi kliennya secara signifikan. Perawat pelaksana memiliki risiko untuk mengalami stres kerja. Perawat pelaksana dengan self-management dan self-efficacy dan beban kerja yang kurang efektif cenderung berpengaruh pada proses pemberian asuhan keperawatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara self-management, self-efficacy, dan beban kerja dengan stres kerja perawat pelaksana. Metode: Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross-sectional dengan jumlah sampel sebanyak 40 orang yang dipilih melalui teknik sampling purposive dengan kriteria inklusi dan ekslusi. Kuesioner digunakan sebagai instrumen dalam penelitian ini kemudian dianalisis dengan menggunakan uji univariat, bivariat, dan multivariat. Hasil: Hasil uji korelasi rank spearman menunjukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara self-management dengan stres kerja (p=0,043), self-efficacy dengan stres kerja (p=0,007), beban kerja dengan stres kerja (p=0,001). Hasil uji regresi linear mendapatkan bahwa beban kerja merupakan prediktor yang paling dominan berhubungan terhadap stres kerja (p=0,000) (p≤0,05). Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan hubungan yang signifikan antara masing-masing variabel dimana prediktor utama stres kerja adalah beban kerja. Peneliti menyarankan adanya upaya untuk mencegah terjadinya beban kerja dan stres kerja serta upaya untuk meningkatkan self-management dan self-efficacy perawat pelaksana. Implikasi dari penelitian ini adalah adanya peningkatan self-management dan self-efficacy perawat pelaksana sehingga dapat beradaptasi dengan beban kerja dan stres kerja

    78

    full texts

    153

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    BIMIKI (E-Journal)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇