BIMIKI (E-Journal)
Not a member yet
    153 research outputs found

    KAPTEN (KADER ANTI HIPERTENSI) SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN SEKUNDER KEJADIAN HIPERTENSI DI KELURAHAN SEMULOWARU

    No full text
    Hipertensi merupakan salah satu penyakit kronis dengan angka morbilitas dan mortalitas yang semakin meningkat.&nbsp

    DELiMa SARANA PENYELAMAT UNTUK DIABETIKA

    No full text
    Diabetes melitus yang tidak dikelola dengan baik dapat mengakibatkan komplikasi jangka panjang

    MOTION AND SPIRIT : KOMBINASI PENGGUNAAN MUSIK TRADISIONAL JAWA DAN PENYEMBUHAN SPRITIUAL SEBAGAI SALAH SATU BENTUK TERAPI KOMPLEMENTER BAGI PASISEN STOROKE DI KABUPATEN SLEMAN PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

    No full text
    Storke merupakan penyebab terbesar kecacatan didunia

    INTERVENSI KEPERAWATAN PADA PASIEN PENYAKIT KARDIOVASKULAR YANG MELAKSANAKAN LATIHAN AKTIVITAS FISIK REHABILITASI JANTUNG FASE 1

    No full text
    Penatalaksaan medis terhadap pasien penyakit kardiovaskuler setelah kondisi akut teratasi dan status hidodinamik stabil dianjurkan mengikuti program latihan melalui program rehabilititasi jantung

    KADER SEBAYA : AGAR REMAJA LEBIH MEMAHAMI MENGENAI KESEHATAN REPRODUKSI

    No full text
    Kesehatan reproduksi masih menjadi hal yang tabuh untuk dibicarakan di Indonesia termasuk di daerah pedesaan

    STRATEGI PENINGKATAN PERILAKU SELF-MANAGEMENT PADA PASIEN HEMODIALISIS :A CRITICAL REVIEW

    No full text
    Pasien End Stage Renal Disiase (ESRD) membutuhkan pengelolaan jangka panjang untuk mempertahankan hidupnya

    PENGARUH PROGRESSIVE MUSCLE RELAXATION SEBAGAI PENERAPAN PALLIATIF CARE TERHADAP NYERI DAN KECEMASAN PASIEN KANKER SERVIKS

    Get PDF
    Kanker serviks merupakan masalah global terkait penyakit tidak menular yang dapat menyebabkan kesakitan hingga kematian pada wanita. Penderita kanker serviks umumnya mengalami keluhan nyeri dan kecemasan yang dapat mempengaruhi kualitas hidup. Salah satu bentuk penerapan perawatan paliatif dengan kualitas hidup sebagai prioritas pengobatan untuk pasien dengan penyakit kronik seperti kanker serviks ialah Progressive Muscle Relaxation. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh Progressive Muscle Relaxation terhadap nyeri dan kecemasan pasien kanker serviks. Jenis penelitian ini ialah penelitian kuantitatif dengan pra eksperimental dalam klasifikasi one group pretest and posttest design. Sampel penelitian berjumlah 16 orang responden kanker serviks yang diambil dengan teknik purposive sampling. Hasil analisis skala nyeri dan skor kecemasan menggunakan uji paired t-test dan uji alternatif wilcoxon menunjukkan bahwa Progressive Muscle Relaxation dapat menurunkan skala nyeri dan skor kecemasan dengan p-value=0,000. Progressive Muscle Relaxation dapat merangsang sistem saraf parasimpatis yang akan mengontrol aktivitas dan mempengaruhi neurotransmitter yang mengantarkan ke sistem saraf pusat. Stimulus tersebut dapat memacu pelepasan hormon endorphin yang menimbulkan ketegangan otot berkurang sehingga tubuh menjadi relaks dan energi positif akan muncul. Energi tersebut akan menghambat jalur ujung-ujung saraf yang menimbulkan nyeri dan kecemasan sehingga tidak dapat diinterpretasikan oleh tubuh. Mekanisme tersebut dapat mengatasi keluhan nyeri dan kecemasan pasien kanker serviks. Progressive Muscle Relaxation dapat dijadikan sebagai intervensi mandiri khususnya perawatan paliatif bagi pasien kanker serviks guna beradaptasi dengan keluhan nyeri dan kecemasan

    GAMBARAN POLA ASUH ORANG TUA PADA ANAK DENGAN KECANDUAN GADGET

    Get PDF
    ABSTRAK Pendahuluan : Pola asuh orangtua dalam perkembangan teknologi dan informasi saat ini sangat diperlukan, agar anak dapat mengikuti perkembangan teknologi dengan positif. Untuk mendapatkan dampak positif dan menghindarkan anak dari dampak negatif, diperlukan upaya pengelolaan yang baik, tergantung pola asuh orang tua. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini sebanyak 160 siswa menggunakan teknik  simple random sampling. Variabel independen dalam penelitian ini adalah pola asuh orang tua sedangkan variabel dependennya yaitu kecanduan gadget. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebar secara langsung kuesioner  kepada responden dengan menggunakan kuesioner PSDQ (Parental Style and Dimension Questionnaire) dan SAS (Smartphone Addiction Scale). Hasil: Dari 160 responden, didapatkan bahwa sebagian besar anak mendapatkan pola asuh authoritative dengan persentase 91,2% (146 responden) dengan tingkat adiksii yaitu, adiksi rendah dengan persentase 25,6% (41 responden), adiksi sedang dengan persentase 35,6 % (57 responden), dan adiksi tinggi dengan persentase 30,0 % ( 48 responden). Kesimpulan: Kecanduan gadget yang terjadi pada remaja dipengaruhi oleh jenis pola asuh yang didapatkan. Diharapkan orang tua menerapkan pola asuh yang benar dan sesuai agar anak tidak mengalami kecanduan gadget serta peneliti selanjutnya dapat memperhatikan faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi kecanduan gadget. Dapat juga memperluas populasi dan sampel untuk memperluas generelisasi. Kata kunci: pola asuh orang tua, kecanduan gadget ABSTRACT Introduction: Parenting parenting in the development of technology and information is now very necessary, so that children can follow the development of technology positively. To get a positive impact and prevent children from negative impacts, good management efforts are needed, depending on the parenting style. Method: This study used a quantitative design with a cross sectional approach. The population in this study were 160 students using simple random sampling technique. The independent variable in this study is parenting while the dependent variable is gadget addiction. Data collection was done by distributing questionnaires directly to respondents using the PSDQ (Parental Style and Dimension Questionnaire) and SAS (Smartphone Addiction Scale) questionnaires. Result: The results of this study indicate that the majority of children who are addicted to gadgets get authoritative parenting with a percentage of 91.2% (146 respondents), consisting of low addiction with a percentage of 25.6% (41 respondents), moderate addiction , 6% (57 respondents), and 30.0% (48 respondents). Conclusion: Gadgets addiction that occurs in adolescents is influenced by the type of parenting that is obtained. It is expected that parents apply appropriate and appropriate parenting so that children do not experience gadget addiction and researchers can then pay attention to other factors that can affect gadget addiction. Can also expand populations and samples to expand generalization..   Keywords: parenting style, smartphone addictio

    OPTIMALISASI KONSELING REMAJA TERHADAP MASALAH DEPRESI YANG SERING DIALAMI OLEH REMAJA PADA TINGKAT PENDIDIKAN MENENGAH

    Get PDF
    Pendahuluan : Masa remaja adalah masa peralihan, antara anak-anak menuju ke dewasa dan terjadi perubahan secara fisik maupun psikologis menuju kedewasaan. Remaja yang sehat adalah remaja yang tumbuh dalam lingkungan fisik, psikis, dan sosial yang baik, dan hal ini menjadi tanggung jawab orang tua dalam mendidik dan merawat remaja, baik dari sisi fisik, psikis, dan psikososialnya. Mengingat bahwa di masa remaja ini mereka sering mengalami pergolakan emosi atau emosi yang begitu labil, maka orang tua punya peran dalam memerhatikan kondisi anak secara psikis maupun psikososial anak remaja tersebut. Salah satu masalah yang paling sering dialami oleh remaja sampai saat ini adalah depresi.  Pembahasan : Depresi adalah gangguan jiwa yang dialami oleh remaja akibat adanya pengaruh tekanan batin yang dapat mengganggu aktivitas normal remaja. Ada berbagai faktor yang menyebabkan remaja tersebut mengalami depresi, antara lain : faktor psikologis, biologis, neuro-imunologis, teori genetik, psikososial, dan perubahan pola tidur. Masalah depresi ini bisa ditangani dengan melakukan konseling yang baik. Konseling adalah kegiatan yang dilakukan antara individu yang satu dengan individu yang lain atau individu yang satu dengan dua atau 3 orang dalam memecahkan masalah pribadi dalam sebuah pertemuan tatap muka.  Kesimpulan : Dengan adanya konseling, masalah depresi pada remaja bisa terdeteksi sejak dini dan akan meringankan masalah secara psikologis yang dialami oleh remaja tersebut. Perlu sekali pengoptimalan terhadap gerakan konseling di berbagai sekolah baik untuk siswa/i maupun guru melalui pelatihan konseling yang baik dan bermutu

    TERAPI KOMPLEMENTER PADA PENURUNAN KECEMASAN PASIEN YANG AKAN MENJALANI INTERFENSI KORONER PERKUTAN (IKP): TELAAH LITERATUR

    No full text
    Pelaksanaan intervensi koroner perkutan (IKP) sebagai terapi untuk mengatasi penyakit jantung koroner (PJK) terus meningkat

    78

    full texts

    153

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    BIMIKI (E-Journal)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇