Jurnal FKIP UNTAD
Not a member yet
785 research outputs found
Sort by
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS CASE METHOD PADA MATA KULIAH DASAR – DASAR FISIKA LANJUT UNTUK MENINGKATKAN HIGHER ORDER THINGKING SKILL (HOTS) MAHASISWA
Penelitian ini bertujuan untuk: (a) menghasilkan perangkat pembelajaran Dasar – dasar fisika Lanjut berbasis case method yang valid dan efektif digunakan guna meningkatkan kemampuan Higher Order Thingking Skills (HOTS) Mahasiswa; dan (b) untuk mengetahui seberapa besar peningkatan kemampuan HOTS mahasiswa melalui penggunaan perangkat pembelajaran dasar-dasar Fisika lanjut berbasis case method. Pengembangan dalam penelitian ini mengacu pada pengembangan model Addie. Untuk mengetahui kelayakan Perangkat yang dikembangkan maka dilakukan uji kelayakan materi, uji kelayakan media, dan uji coba terbatas pada subjek penelitian untuk mengetahui peningkatan kemampuan HOTS mahasiswa dari penggunaan perangkat pembelajaran yang telah dikembangkan. Uji coba terbatas tersebut dilakukan dengan menggunakan desain penelitian yaitu kelompok tunggal one group pretest-posttest design. Berdasarkan hasil validasi aspek media menunjukkan bahwa nilai rerata aspek media dari modul yang dikembangkan adalah 3,67 pada kategori sangat valid, dengan koefisien reabilitas 100% atau 1,0. Sedangkan hasil validasi aspek materi menunjukkan bahwa nilai rerata aspek materi dari modul yang dikembangkan adalah 3,70 pada kategori sangat valid, dengan koefisien reabilitas 100% atau 1,0. Hasil uji coba terbatas pada subjek penelitian diperoleh data bahwa terdapat peningkatan kemampuan HOTS mahasiswa sebelum (pre-test) dan sesudah (posttest) penerapan perangkat pembelajaran Dasar – dasar Fisika Lanjut berbasis case method. Peningkatan tersebut sebesar 0,42 atau 60,2% berada pada kategori sedang. Serta persentase rerata respon mahasiswa terhadap penggunaan perangkat pembelajaran dasar - dasar Fisika Lanjut berbasis case method untuk meningkatkan kemampuan HOTS Mahasiswa adalah 84,76% dengan interpretasi sangat baik
PENGARUH PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL TERHADAP KEMAMPUAN LITERASI SAINS FISIKA PESERTA DIDIK DI MTS AL-KHAIRAAT SIDOAN
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran kontekstual terhadap kemampuan literasi sains fisika peserta didik di MTs Al-Khairaat Sidoan. Jenis penelitian ini merupakan eksperimen kuasi dengan desain non-equivalen control class. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan sampel jenuh, karena semua anggota populasi digunakan sebagai sampel. Pada penelitian ini sampel yang digunakan adalah siswa kelas VIII A dan VIII B yang masing-masing berjumlah 29 orang siswa. Siswa kelas VIII A sebagai kelas eksperimen yang diberi perlakuan pembelajaran kontekstual sedangkan kelas VIII B sebagai kelas kontrol menggunakan pembelajaran langsung. Skor rata-rata pretest pada kelas eksperimen 5,94 dan kelas kontrol 5,87. Skor rata-rata postest pada kelas eksperimen 14,81 dan kelas kontrol 10,60 dari skor ideal 20,00. Hasil Uji N-gain diperoleh nilai rerata peningkatan kemampuan literasi sains fisika peserta didik pada kelas eksperimen senilai 62,44% dan kelas kontrol senilai 32,42%. Berdasarkan uji hipotesis menggunakan uji-t dua pihak dengan taraf signifikan 5% diperoleh nilai thitung = 5,46 > ttabel = 2,80. Hal ini menunjukkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pembelajaran kontekstual terhadap literasi sains fisika peserta didik di MTs Al-khairaat Sidoa
ANALISIS PENGARUH INTEGRASI PENDEKATAN STEM DALAM PEMBELAJARAN FISIKA TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA SMA
Rendahnya kemampuan berpikir kreatif siswa Indonesia harus menjadi perhatian oleh dunia pendidikan.Dalam implementasi Kurikulum Merdeka untuk melatih soft skill khususnya pada kemampuan berpikir kreatif siswa dapat menggunakan pendekatan STEM (Science, Teknology, Engeneering, and Mathematic).Penelitian ini bertujuan untuk membahas analisis pengaruh integrasi pendekatan STEM terhadap kemampuan berfikir kreatif siswa dalam pembelajaran fisika. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur untuk menganalisis pengaruh integrasi pendekatan STEM dalam pembelajaran fisika terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan sumber kepustakaan diperoleh dari jurnal-jurnal terbaru dan relevan dengan penelitian ini. Hasil analisis deskriptif pengaruh integrasi pendekatan STEM dalam pembelajaran fisika terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa diperoleh hasil yang signifikan. Integrasi pendekatan STEM mampu mendorong siswa untuk memiliki kreativitas serta mampu menjadi problem solver dalam suatu permasalahan yang dihadapi, memahami makna fisis, mengimplementasikan, hingga membuat karya nyata sebagai hasil dari kreativitas yang dimiliki sisw
Bioactive Compound Contents and Antioxidant Activity of Purified Red Sorghum Pericarp Extract by Membrane Ultrafiltration Process
Sorghum plants contain bioactive compounds such as phenolic compounds and proanthocyanidins. The presence of these compounds is extremely valuable for use as antioxidants in health care. This study aims to determine the total phenolic content, total proanthocyanidin content, and antioxidant activity of purified red sorghum extract using the ultrafiltration membrane method with different transmembrane pressure. At pressures of 8, 9, and 10 Bar, an ultrafiltration process was carried out using a polyethersulfone (PES) membrane with a molecular weight cut-off size of 10 kDa. The total phenolic content was determined using the Follin-Ciocalteu method and identified using UV-Vis spectrophotometry at 760 nm. Total proanthocyanidin content was measured using the acid-butanol method and then analyzed using UV-Vis spectrophotometry at 550 nm. The DPPH (2,2-diphenyl-2-picrylhydrazyl) method will be used to determine the antioxidant activity of purified red sorghum extract. The results of the measurements show that the higher the transmembrane pressure, the higher the concentration of phenolic and proanthocyanidins content, and that the purified red sorghum extract has a high antioxidant value (IC 50 = 66.852 ppm)
Effect of Avocado Leaves Extract on Creatinin and Urea Levels in Rats Induced NaCl and Prednison
Creatinine and urea are metabolic waste substances excreted by the kidneys. Kidneys excrete metabolic waste substances. Renal dysfunction is associated with the increased level of creatinine and urea in the blood. The ethanolic extract of avocado leaves (Persea americana Mill.) contains flavonoid compounds, alkaloids, tannins, saponins, and steroids which act as antioxidants and antihypertensive. It is known to reduce creatinine and urea levels in the blood. The animal model was divided into five groups: normal control, negative control (CMC - Na 0.5 %), and avocado leaves ethanolic extract group with doses of 75, 150, and 250 mg/kg BW rats. All groups except the normal control group were induced by oral administration of NaCl solution 2 % and prednisone suspension 1.5 mg/kg BW rats for 21 days and following treatment by oral administration for 7 days based on its group. Flavonoid compounds of avocado leave ethanolic extract identified as 5,7-di-OH-dihydroflavonol. Results show Kruskal - Wallis test between groups (p < 0.05) is significantly different. Concluded that administration of avocado leaves ethanol extract at doses of 75, 150, and 250 mg/kg BW rats might reduce creatinine levels, while avocado leaves ethanol extract at a dose of 250 mg/kg BW rats could reduce urea levels
ANALISIS MINAT BELAJAR SISWA YANG MENGIKUTI PEMBELAJARAN DENGAN METODE BERBASIS KASUS MATERI KESEIMBANGAN BENDA TEGAR
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan minat belajar siswa yang mengikuti pembelajaran dengan metode berbasis kasus materi keseimbangan benda tegar di kelas XI SMAN 1 Sojol. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan metode campuran (mixed methods). Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI MIA C SMA Negeri 1 Sojol sebanyak 25 siswa yang dipilih menggunakan Teknik purposive sampling. Data diperoleh melalui pengisian angket dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat belajar siswa yang mengikuti pembelajaran dengan metode berbasis kasus materi keseimbangan benda tegar di kelas XI tergolong dalam kategori baik. Hal ini menunjukan bahwa perasaan senang, perhatian siswa, ketertarikan siswa dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran berbasis kasus mendorong siswa untuk aktif dan sungguh-sungguh dalam melaksanakan pembelajaran. Tidak hanya mendengarkan penjelasan guru namun siswa juga dilatih menjawab pertanyaan-pertanyaan yang berkaitan dengan materi pembelajaran sebagai evaluasi pembelajaran. Hal tersebut menjadi faktor siswa memiliki minat belajar siswa yang baik
PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN KARTU PINTAR UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR FISIKA PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 12 PALU
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan hasil belajar fisika pada siswa kelas VIII SMP Negeri 12 Palu dengan menggunakan media pembelajaran kartu pintar. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen kuasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini merupakan pemberian tes berupa soal pilihan ganda sebanyak 20 nomor. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data yang diperoleh disimpulkan bahwa penggunaan media kartu pintar meningkatkan hasil belajar fisika siswa kelas VIII SMP Negeri 12 Palu. Hal ini dapat dibuktikan dari hasil perhitungan skor N-Gain untuk kelas eksperimen diperoleh N-gain 57% dan pada kelas kontrol diperoleh 42%. Kelas ekseprimen dan kontrol termasuk dalam kategori sedang, dimana g > 0,30. Ke dua kelas mengalami peningkatan , namun peningkatan lebih besar terjadi pada kelas ekseperimen. yang berarti terdapat perbedaan hasil belajar fisika antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan kartu pintar dan yang mengguunakan buku cetak. Sehingga dapat disimpulkan adanya peningkatan hasil belajar fisika dalam menggunakan media kartu pintar pada siswa kelas VIII SMP Negeri 12 Palu
PERANCANGAN ALAT PRAKTIKUM OPTIK MATERI LENSA CEKUNG DAN CEMBUNG BERBASIS ARDUINO DAN SENSOR ULTRASONIC HC-SR04
Penelitian ini bertujuan untuk membuat media pembelajaran yang lebih interaktif dengan memanfaat teknologi digital. Pemanfaatan media belajar akan mempermudah guru saat memberikan penjelasan kepada peserta didik. Media pembelajaran yang efektif untuk menunjang pembelajaran yang interaktif dan menarik ialah alat peraga. Alat peraga yang digunakan di beberapa sekolah sebagian masih konservatif. Maka diperlukan sebuah kreativitas saat membuat media pembelajaran, salah satunya dengan arduino uno. Penelitian ini adalah jenis penelitian pengembagan yang memakai metode R&D (Research and Development) dan memakai tahap pengkajian dan pengembangan menurut Nieveen (2006). Lokasi penelitian di Laboratorium Elektronika Dasar Program studi Pendidikan Fisika Universitas Jember. Tahapan penelitian mulai dari analisis sampai selesai membutuhkan waktu 4 bulan. Output dari penelitian ini berupa alat praktikum optik pada materi lensa cekung dan lensa cembung berbasis Arduino Uno R3 dan sensor jarak atau sensor ultrasonik jenis HC-SR04.Berdasarkan pengembangan alat praktikum optik pada materi lensa cekung dan lensa cembung berbasis Arduino dan sensor ultrasonik HC-SR04 dapat menjelaskan konsep fisika optik pada pembentukan bayangan, titik fokus, dan perbesaran pada lensa cekung dan lensa cembung. Alat praktikum ini memiliki error maksimum sebesar 5%, dari persentase tersebut dapat dilihat bahwa alat yang dikembangkan layak dan akurat
KAITAN KEMAMPUAN PENALARAN FORMAL DAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIK SISWA SMA
Anak yang berumur di atas 12 tahun sudah berada pada tingkat operasi formal. Sehingga siswa pada jenjang pendidikan SMA sudah berada pada tingkat kemampuan penalaran formal. Pengembangan kemampuan penalaran formal siswa erat kaitannya dengan pemecahan masalah matematik. Pemecahan masalah melibatkan beberapa kombinasi konsep dan keterampilan dalam suatu situasi baru atau situasi yang berbeda. Oleh karena itu, bila siswa terbiasa menyelesaikan masalah yang komplek maka dapat meningkatkan penalaran formalnya. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kaitan antara kemampuan penalaran formal dengan pemecahan masalah matematik siswa SMA. Penelitian ini dilaksanakan pada siswa kelas XII SMAN 6 Kendari, terdiri atas kelas IPA dan kelas IPS. Pengumpulan data penelitian ini terdiri atas data kemampuan penalaran formal, dan data kemampuan pemecahan masalah matematik. Data ini dianalisis secara deskriptif, yakni melihat persentase dan rata-rata dari setiap tahap baik tahap-tahap kemampuan penalaran formal maupun tahap-tahap pemecahan masalah matematik. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa: Kemampuan penalaran formal siswa SMAN 6 Kendari umumnya sudah berada pada tahap penalaran proporsional, namun untuk kelas IPA sebagian sudah berada pada tahap penalaran kombinatorik. Kemampuan pemecahan masalah matematik siswa SMAN 6 Kendari umumnya masih rendah hanya mampu menyelesaikan permasalahan matematik yang sederhana. Ada kaitan antara kemampuan penalaran formal dengan pemecahan masalah matematik siswa
Synthesis of Silver Nanoparticles using Gandaria Seeds Bioreductor
The silver nanoparticles (NPP) are synthesized with the chemical reduction method by using a water extract bioreductor of gandaria seed (Bouea macrophylla G.) which acts as a reducing precursor, in this case, AgNO3 Ag+ is reduced to AgO. The concentration of AgNO3 is made between 0.5 mm and 1 mm. The characteristic of NPP is unstable, so a modification is needed with and without the addition of PVA 1 %. The process of NPP shaping is monitored by observing the uptaken of UV - Vis when the color changes occur. The high NPP concentration of AgNO3 has higher absorbance and is wider if compared to the lower AgNO3 concentration. The result of this research based on the absorbance value and the wavelength showed the NPP synthesized without the addition of PVA 1 % (b/v) is wider. The addition of PVA 1 % (b/v) provides better stability and maintains the absorbance of spectrum changes from day to day. The maximum uptaken of UV-Vis from NPP AgNO3 0.5 mm by using green synthesis and 1 mm without adding PVA are 0.946 and 0.980, respectively. However, NPP with the addition of PVA has 0.968 and 0.978 absorbance. The best concentration of NPP produced was 1 mm AgNO3