Jurnal FKIP UNTAD
Not a member yet
    785 research outputs found

    Activation of Durian Skin Biomass with H2SO4 Activator on the Absorption of Lead from its Solution

    No full text
    Research has been carried out on the bioabsorption of lead (Pb) using durian skin biomass (Durio zibethinus) which has been activated using an H2SO4 activator. The durian skin sample used was durian skin from Central Sulawesi. The processing technique to remove lead (Pb) from liquid waste was carried out by an adsorption process. The adsorption process is an effective purification and separation technique used in industry because it is more economical and simple in treating wastewater and is a technique that is often used to reduce metal ions in wastewater. This study aims to determine the mass and contact time of the adsorption of Pb by durian skin biomass. Determination of the adsorbed metal used atomic absorption spectrophotometry (AAS). The results obtained showed that the optimal Pb ion adsorption occurred at a weight of 2.5 grams with an absorption capacity of 99.94 %. While the optimal Pb ion adsorption occurred at a contact time of 40 minutes with an absorption capacity of 99.94

    Implementasi LKPD Berbasis STEM Untuk Mengukur Kemampuan Berpikir Komputasi Siswa Kelas XI Materi Fluida Dinamis

    Full text link
    Penelitian ini dilatar belakangi oleh kemampuan berpikir komputasi siswa yang masih kurang pada pendidikan abad 21. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kemampuan berpikir komputasi siswa dalam memahami materi fluida dinamis melalui implementasi LKPD berbasis STEM. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif dengan desain penelitian berupa studi kasus tunggal. Data dikumpulkan melalui hasis wawancara, observasi dan pengerjaan LKPD berbasis STEM. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan berpikir komputasi siswa sudah baik yaitu pada indikator dekomposisi dan abstraksi. Hal ini dikarenakan siswa sudah mampu mendefinisikan permasalahan yang ada dengan baik dan dapat membuat rancangan solusi botol air berlubang

    ANALISIS PEMAHAMAN MAHASISWA PENDIDIKAN FISIKA UNIVERSITAS JEMBER TERKAIT BAHAYA RADIASI LAPTOP TERHADAP KESEHATAN

    No full text
    Radiasi adalah proses dimana energi merambat dari sumber ke lingkungan tanpa perantaraan. Laptop adalah salah satu perangkat elektronik yang sering digunakan oleh mahasiswa dalam pembelajaran dan juga merupakan sumber radiasi. Mahasiswa Pendidikan Fisika Universitas Jember mempelajari mata kuliah fisika radiasi di semester enam, yang mencakup pengetahuan tentang radiasi. Penting bagi mahasiswa untuk memahami bahaya radiasi laptop terhadap kesehatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pemahaman mahasiswa Pendidikan Fisika tentang bahaya radiasi laptop. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, dengan mengumpulkan data melalui tes berupa 10 soal pilihan ganda yang dilakukan melalui google form, dan ditujukan kepada 70 mahasiswa Pendidikan Fisika Universitas Jember. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman mahasiswa terhadap bahaya radiasi laptop tergolong baik, dengan presentase 57%, yang berarti nilai rata-rata total adalah 57. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa mahasiswa Pendidikan Fisika Universitas Jember memiliki pemahaman yang cukup tentang bahaya radiasi laptop, namun perlu peningkatan pemahaman lebih lanjut

    EFEKTIFITAS PENDEKATAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA REALISTIK DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA TERHADAP HASIL BELAJAR DI SMKN 2 KOTA PALU

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas pembelajaran dengan pendekatan matematika realistik terhadap hasil belajar matematika ditinjau dari motivasi belajar matematika peserta didik. Jenis penelitian ini adalah penelitian Eksperimen semu atau eksperimen quasi, yakni jenis penelitian eksperimen dimana peneliti tidak mampu mengontrol semua variabel yang diteliti. Rancangan yang digunakan adalah rancangan faktorial 2×2 dilaksanakan pada siswa SMK Negeri 2 Palu Kelas X BDP 3 dan BDP 2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada peserta didik yang diajar menggunakan pendekatan RME, memiliki prestasi belajar yang lebih tinggi dari pada siswa yang diajar menggunakan pendekatan konvensional. Di samping itu, pada kedua pendekatan pembelajaran, siswa dengan motivasi tinggi memiliki prestasi yang lebih baik daripada siswa yang memiliki motivasi rendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat interaksi antara pendekatan pembelajaran dan motivasi belajar siswa, dan terlihat bahwa pendekatan pembelajaran RME sangat cocok diterapkan pada siswa dengan motivasi belajar yang renda

    STEM-BASED SOCIAL INTERACTION MODEL IN BUILDING COMMUNICATION RESIDENTS OF SOCIAL INSTITUTIONS ON BOGOR REGION

    Full text link
    Social interaction based on science, technology, engineering, and mathematics (STEM) is one of the steps in building communication for each individual in facing the 4.0 era. Every student is required to have various skills, especially in the fields of science, technology, engineering, and mathematics.  The objective of this study is to find out how the influence of STEM-based social interaction models in building communication for residents of the Azka Azkiya orphanage in the Bogor Region.  The method in the study used a quasi-experimental pretest-posttest with nonequivalent groups and corroborated by the results of the interview. The respondents involved in the experiment were 24 students and in-depth interviews with two junior high school students.  The result, based on the results of data analysis using independent t-test samples, found a value of t = -5.98; p < 0.05, meaning that there is an influence of STEM-based interaction models in improving students' communication skills. When the results of the thematic analysis were found, four themes showed good interaction with stem approaches, namely (1) interaction between students, (2) interaction between students-teachers, (3) interaction between student-content, and (4) interaction between student-environment. In conclusion, STEM-based learning processes can build student interaction and communication in their lives properly. In addition, it encourages students and teachers to be literate in science, technology, and engineering literacy in the face of the times. This research implies that STEM education needs to be included and made by education practitioners, namely teachers, and especially by the ministry of education into the curriculum in force in Indonesia. Future studies are necessary to conduct more samples from various regions in Indonesia to see the importance of STEM-based education is important to implement

    ANALISIS PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA SMA KELAS X PADA MATERI LOGARITMA DITINJAU DARI KEMAMPUAN AWAL MATEMATIKA

    Full text link
    Matematika sering dianggap sebagai pelajaran yang paling sulit dibanding pelajaran lainnya dan membuat siswa kurang berminat mengikuti pembelajaran matematika. Banyak faktor yang menyebabkan siswa kurang berminat pada mata pelajaran matematika, baik faktor dari dalam maupun faktor dari luar berkaitan dengan aspek kognitif, afektif dan psikomotorik. Aspek koginitif berkaitan dengan cara berpikir peseta didik dalam hal ini pemahaman konsep peseta didik. Selain pemahaman konsep, hal lain yang cukup berpengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa yakni kemampuan awal matematika. Kemampuan awal berpengaruh dalam proses pembentukan pengetahuan siswa sehingga perlu diperhatikan agar proses pembentukan pengetahuan dalam diri siswa berjalan dengan baik. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif eksploratif dengan pendekatan kualitatif yang bertujuan untuk menganalisis kemampuan pemahaman konsep matematika siswa ditinjau dari kemampuan awal matematikanya. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa SMA Labschool UNTAD Palu Kelas X. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini juga menggunakan wawancara langsung kepada siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan kemampuan awal matematika tinggi memiliki pemahaman konsep yang baik. Terlihat jelas dari data yang didapatkan oleh peneliti bahwa pemahaman konsep siswa dengan kemampuan awal matematika tinggi jauh lebih unggul dibandingkan dengan siswa dengan kemampuan awal matematika rendah. Siswa dengan kemampuan awal matematika tinggi mampu menentukan konsep yang tepat untuk menyelesaikan soal persamaan logaritma

    PENGARUH BLENDED LEARNING BERBANTUAN LAB. VIRTUAL PhET DAN GOOGLE CLASSROOM TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA PADA SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 TORUE KAB. PARIGI MOUTONG

    Full text link
    This research aims to determine the effect of  blended learning assisted by the lab. virtual PhET and the google classroom online platform on physics learning outcomes in 10th grader of SMA Negeri 1 Torue in Kab. Parigi Moutong. The type of research conducted is a quasi-experimental design with "Non-Equivalent Control Group Design '' with an experimental class (X MIPA 3) and control (X MIPA 4) selected by purposive sampling technique. The instrument used in this research was a test of learning outcomes in the form of multiple choice. The results of the data processing mean score from the experimental class students' physics learning outcomes was 16.69 from 20 ideal scores with a standard deviation of 2.93. For The control class, the mean score of physical learning outcomes was 12.25 from 20 ideal scores with a standard deviation of 2.86. The hypothesis test was carried out using a two-tailed t-test with a significant level of 5% to obtain the results and. This shows that is in the rejection area. Able to be concluded there is an effect of blended learning assisted by the lab. virtual PhET and the google classroom online platform on physics learning outcomes in 10th graders of SMA Negeri 1 Torue in Kab. Parigi Mouton

    ANALISIS PEMAHAMAN KONSEP FISIKA DENGAN PEMBELAJARAN BLENDED LEARNING DI MASA PANDEMI COVID -19

    No full text
    Penggunaan pembelajaran blended learning dalam pembelajaran fisika diduga akan mempengaruhi pemahaman konsep siswa, sehingga tujuan penelitian ini mengetahui bagaimana pemahaman konsep peserta didik menerapkan pembelajaran Blended Learning di masa pandemi covid -19. Penelitian ini merupakan pendekatan penelitian deskriptif yang datanya diperoleh dari fakta-fakta yang ada di lapangan. Subjek pada penelitian ini yaitu peserta didik kelas XI MIPA SMAN 5 Model Palu pada semester ganjil tahun ajaran 2022/2023. Data yang diperoleh dari penelitian ini yaitu data kualitatif yang diperoleh dari hasil tes essai pemahaman konsep dan wawancara. Berdasarkan hasil data rata-rata yang diperoleh menunjukkan bahwa pemahaman konsep siswa dengan pembelajaran blended learning dari hasil tes pemahaman konsep pada tiga aspek yaitu translasi, interptrestasi dan ekstrapolasi berada pada kategori “baik”. Adapun rata-rata persentase pemahaman konsep pada kategori translasi atau mengilustrasikan senilai 61,7% serta pada kategori interprestasi atau menafsirkan senilai 61,7% memiliki pemahaman konsep yang sama dan masuk dalam kategori pemahaman konsep yang “baik”. Selanjutnya untuk kategori ekstrapolasi atau melihat kelanjutan pada sebuah temuan senilai 88,7%, memiliki pemahaman konsep dalam kategori “sangat baik”

    Analisis Motivasi Belajar Peserta Didik pada Kelas VIII di SMP Negeri 27 Makassar

    No full text
    Students cannot achieve the KKM score because of low learning outcomes. There are several factors that cause low learning outcomes, one of which is learning motivation. So in this study aims to determine the level of learning motivation of class VIII students at SMP Negeri 27 Makassar. The research method used is descriptive quantitative which aims to explain the phenomenon systematically. The population in this study was all class VIII and the sample was class VIII.6 using purposive sampling technique. The average learning motivation of students is low during the month of Ramadan due to lack of nutrition and hydration intake, disturbance of sleep patterns, changes in routine, and physical and mental fatigue. While the average learning motivation of students is high before the month of Ramadan because it is caused by time management, physical and mental health and appropriate learning methods

    Penerapan Communicative Language Teaching (CLT) untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara Siswa Kelas X TKJ di SMKN 5 Palu Tahun Ajaran 2021/2022

    No full text
    This research aims at investigating the enhancement of students’ speaking ability by applying Communicative Language Teaching (CLT). This research was conducted at SMKN 5 Palu. The subjects were 20 of TKJ A students grade 10. Design of the research used Classroom Action Research conducted in two cycles with three meeting for each using activities; storytelling, role play, game and singing. The research used both qualitative and quantitative data. Data were collected through observation sheet by researcher, field note, questionnaire, and interview. Data were analyzed descriptively and quantitatively. The finding of the research revealed that the applying of CLT can change the students’ learning behavior and attitudes in term of students’ activeness, enthusiasm, participation, and motivation. Moreover, students’ performance on speaking could be enhanced during process of action by achieving the setting up of passing level in cycle 2. Therefore, applying CLT could enhance speaking skill ability

    729

    full texts

    785

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal FKIP UNTAD
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇