Jurnal Online STIKes Al-Insyirah
Not a member yet
731 research outputs found
Sort by
PENGARUH PEMBERIAN JUS BUAH NAGA DAN JUS TOMAT TERHADAP KADAR HB IBU HAMIL TRIMESTER II
Anemia pada ibu hamil di Indonesia masih tergolong tinggi sebanyak 48,9%. Anemia sendiri dapat dicegah dengan mengkonsumsi makanan bergizi salah satunya dengan buah naga. Buah naga merah mengandung kalium dan flavonoid yang tinggi sehingga dapat menurunkan tekanan darah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian jus buah naga terhadap kadar hemoglobin (HB) pada ibu hamil.. Buah Naga dan tomat salah satu bahan makanan yang mengandung zat-zat yang diperlukan untuk pembentukkan sel darah sehingga dapat mengatasi efek penurunan Hb. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian jus tomat dan jus buah naga terhadap kadar hemoglobin pada ibu hamil Trimester II di Desa Tambusai Batang Dui Kecamatan Bathin Solapan Kabupaten Bengkalis. Penelitian ini dilakukan pada Bulan Agustus 2025. Rancangan penelitian ini adalah menggunakan quasi experiment. Sampel diambil dengan menggunakan. accidental sampling Jumlah sampel sebanyak 30 orang. Pengukuran Kadar Hemoglobin menggunakan Easy touch. Pemberian jus tomat dilakukan selama 5 hari kepada 15 responden dan jus buah naga diberikan selama 10 hari kepada 15 responden. Hasil uji statistik didapatkan nilai p value=0,042 (p < 0,05), maka dapat disimpulkan ada perbedaan peningkatan kadar Hb ibu hamil TM II yang diberikan jus buah naga dan jus tomat dengan selisih peningkatan 0,5% di Desa Tambusai Batang Dui Kecamatan Bathin Solapan Kabupaten Bengkalis.Anemia in pregnant women in Indonesia is still relatively high at 48.9%. Anemia itself can be prevented by consuming nutritious food, one of which is dragon fruit and tomatoes. Red dragon fruit contains high potassium and flavonoids so it can lower blood pressure. Dragon fruit and tomatoes are one of the food ingredients that contain substances needed for the formation of blood cells so that they can overcome the effect of decreasing Hb. This study aims to determine the effect of giving tomato juice and dragon fruit juice on hemoglobin levels in third trimester pregnant women at Tambusai Batang Dui Village, Bathin Solapan District, Bengkalis Regency. This research was conducted in July 2021. The design of this study was a quasi-experimental method. Samples were taken using accidental sampling The number of samples is 30 people. Measurement of Hemoglobin Levels using Easy touch. Tomato juice was given for 5 days to 15 respondents and dragon fruit juice was given for 10 days to 15 respondents. The results of statistical tests obtained p value = 0.042 (p < 0.05), it can be concluded that there is a difference in the increase in Hb levels of pregnant women TM II given dragon fruit juice and tomato juice with a difference of 0.5% increase in Batang Dui Village, Bathin Solapan District. Bengkalis Regency
HUBUNGAN POLA MAKAN DAN AKTIVITAS FISIK DENGAN GULA DARAH PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE II
Jumlah penderita Diabetes Melitus tipe II akan meningkat setiap tahunnya dan merupakan ancaman utama bagi kesehatan manusia. pola makan yang kurang baik dan aktivitas fisik yang tidak teratur merupakan beberapa penyebab kadar gula darah tidak terkontrol.. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan antara pola makan dan aktivitas fisik dengan kadar gula darah pada penderita diabetes melitus tipe II di Pustu Sungai Simbar Kecamatan Kateman. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan desain Cross Sectional. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah Total sampling, dengan jumlah sampel 40 responden. dengan menggunakan uji statistik Chi Square. Hasil penelitian pada variabel pola makan menunjukkan bahwa p-value 0,000< Alpha 0,05. Pada variabel aktivitas fisik p Value yang diperoleh adalah 0,000, nilai ini menunjukkan bahwa p-value 0,000< Alpha 0,05. Jadi dapat disimpulkan bahwa secara statistik ada hubungan yang signifikan antara pola makan dan aktivitas fisik dengan kadar gula darah pada penderita Diabetes Melitus Tipe II di Pustu Sungai Simbar Kecamatan Kateman. Diharapkan kepada penderita Diabetes Melitus Tipe II dapat mengatur pola makan dan aktivitas fisik dengan baik. Semakin baik pola makan dan makin teratur aktivitas fisik maka kadar gula darah pasien akan dapat dipertahankan dalam keadaan terkontrol.The number of people with type II Diabetes Mellitus will increase every year and is a major threat to human health. Poor diet and irregular physical activity are some of the causes of uncontrolled blood sugar levels. The purpose of this study was to determine the relationship between diet and physical activity with blood sugar levels in people with type II diabetes mellitus at the Sungai Simbar Community Health Center, Kateman District. This type of research is a quantitative descriptive study with a Cross Sectional design. The sampling technique in this study was Total sampling, with a sample size of 40 respondents. using the Chi Square statistical test. The results of the study on the diet variable showed that p Value 0.000 < Alpha 0.05. On the physical activity variable p Value obtained was 0.000, this value indicates that p Value 0.000 < Alpha 0.05. So it can be concluded that statistically there is asignificant relationship between diet and physical activity with blood sugar levels in people with type II Diabetes Mellitus at the Sungai Simbar Community Health Center, Kateman District. It is hoped that people with Type II Diabetes Mellitus can manage their diet and physical activity well. The better their diet and regular physical activity, the more likely they are to maintain controlled blood sugar level
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP BRANDING RUMAH SAKIT DI WILAYAH GROGOL PETAMBURAN
Indonesia, salah satu dari sembilan negara yang menyumbang setengah dari pertumbuhan populasi global dari tahun 2019 hingga 2050, juga mengalami peningkatan jumlah penduduk yang konsisten, dengan ratarata pertumbuhan tahunan sebesar 1,13%. Peningkatan populasi ini mendorong pemerintah untuk menyediakan layanan kesehatan yang berkualitas melalui berbagai program.Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi masyarakatterhadap upaya branding yang dilakukan oleh rumah sakit di wilayahGrogol Petamburan. Penelitian ini menggunakan pendekatankuantitatif dengan jenis penelitian cross sectional. Sampel yangdigunakan adalah masyarakat yang tinggal di wilayah GrogolPetamburan sebanyak 100 responden, dengan menggunakan teknikpengumpulan data kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwavariabel branding yang berpengaruh pada persepsi masyarakat adalahcorporate identity (p value=0,001) dan physical environment (pvalue=0,001). Sedangkan variabel service offering tidak berpengaruhpada persepsi masyarakat dengan nilai (p value=0,791).Indonesia, one of the nine countries contributing to half of the global population growth from 2019 to 2050, is also experiencing a consistent increase in its population, with an average annual growth rate of 1.13%. This population increase urges the government to provide quality healthcare services through various programs. This research aims to investigate the public\u27s views on the branding efforts undertaken by hospitals in the Grogol Petamburan area. The study employs a quantitative approach, meaning that the data collected is statistically analyzed to produce measurable and comparable findings. The type of research applied is cross-sectional, which means that data is collected at a specific point in time from various respondents. The sample used consists of the community living in the Grogol Petamburan area, with a total of 100 respondents, utilizing a questionnaire data collection technique. The research results show that the branding variables affecting public perception are corporate identity (p value=0.001) and physical environment (p value=0.001). Meanwhile, the service offering variable does not affect public perception, with a value of (p value=0.791). Based on these results, recommendations can be given to hospitals in the Grogol Petamburan area to enhance the dissemination of information related to the hospital\u27s reputation and image, and to maximize the strategic location of the hospitals, making them easily accessible to patients
RANCANG BANGUN ALAT FETAL DOPPLER BERBASIS IoT
Penelitian ini dilatar belakangi oleh fenomena pertumbuhan penduduk yang melambat dikarenakan menurunnya angka kelahiran yang disebabkan oleh beberapa sebab, terutama resiko yang diakibatkan oleh jarak yang sangat jauh antara rumah dan rumah sakit, selain itu juga adapun berbagai penyakit yang menyebabkan janin tidak berhasil dilahirkan. Oleh karena itu, perlu dirancanglah alat yang dapat memudahkan dan mengurangi resiko yang sudah disebutkan. Tulisan ini disusun berdasarkan penelitian dengan tujuan untuk Mengetahui proses dan cara kerja alat fetal doppler berbasis IoT ini serta untuk mengetahui detak jantung janin normal atau abnormal. Penelitian ini dilakukan di Institut dan teknologi al insyirah. Menggunakan metode penelitian Pengembangan yang bertujuan untuk fokus pada mengembangkan, memperluas, dan menggali lebih jauh atas sebuah teori dalam disiplin ilmu tertentu. Adapun Responden dalam penelitian ini berjumlah 40 orang yaitu, mahasiswa prodi trem angkatan 2020, 2021, dan 2022. Teknik pemgumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik Wawancara dan Kuesioner. Hasil dari perancangan alat ini adalah mengurangi berbagai resiko yang akan didapat, serta memudahkan bagi beberapa pihak. Alat ini juga diterima sangat baik oleh berbagai kalangan, karna alat ini memang sangat dibutuhka
SCOPING REVIEW: MANFAAT KEIKUTSERTAAN SUAMI DALAM KELAS ANTE NATAL CARE SELAMA MASA KEHAMILAN DAN PERSALINAN IBU
Kelas Antenatal Care selama ini sasarannya ibu hamil saja, tanpa keikutsertaan suami maupun keluarga. Faktor penghambat diantaranya, pengetahuan, sikap, pekerjaan, dukungan suami mendampingi ibu hamil saat kegiatan dilaksanakan. Penelitian keterlibatan pria dalam kelas ANC masih sedikit, dimana periode kehamilan merupakan fase perubahan peran suami sebagai calon ayah menjadi orang tua. Jenis penelitian merupakan systematic review dengan metode yang digunakan adalah PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews). Data diakses dari berbagai sumber database seperti; Google Scholar, PubMed, Science Direct, Sage Pub, Cochrane. Literatur dikaji tahun 2020 hingga 2024 yang merupakan riset asli penelitian eksperimental dengan desain; randomized controlled trial, quasy experiment, dan pra experiment. Artikel penelitian yang sesuai sejumlah 9 artikel. Subjek penelitian adalah ibu hamil dan suami/pasangan. Hasil adalah partisipasi pada kelas ibu hamil yang dihadiri suami dapat meningkatkan kualitas partnership antenatal ayah dan kelekatan bonding ayah dengan calon bayinya, menurunkan stres, kecemasan ibu-ayah menjalani peran baru merawat bayi saat masa nifas, meningkatkan kesempatan ibu bersalin normal pervaginam, memberikan kepuasan pasangan merencanakan proses kelahiran bayi mereka, outcome persalinan minim komplikasi 2,5 kali lebih baik dibandingkan yang tidak mengikuit kelas, trauma persalinan berkurang, minim gangguan emosi, mental. Meningkatkan persiapan persalinan, menurunkan trauma pascapersalinan dan stres postpartum. Kegiatan kelas ibu hamil didampingi suami diberikan materi yang sesuai kebutuhan kehamilan dapat meningkatkan pengetahuan ibu dan suami dan meningkatkan frekwensi kontrol kehamilan ke tenaga Kesehatan. Kesimpulan adalah kelas kehamilan yang dihadiri oleh bersama suami wadah yang baik memningkatkan peranserta suami sebagai calon ayah merawat, menjaga kehamilan dan kelahiran bayi sehat dan berkualitasAntenatal care classes have been targeted at pregnant women only, without the participation of husbands or families. The inhibiting factors include knowledge, attitude, occupation, support from husbands to accompany pregnant women during activities. There is still little research on male involvement in ANC classes, where the pregnancy period is a phase of changing the husband\u27s role as a prospective father to become a parent. The type of research is a systematic review with the method used is PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews). Data were accessed from various database sources such as; Google Scholar, PubMed, Science Direct, Sage Pub, Cochrane. The literature was reviewed from 2020 to 2024 which was original experimental research with designs; randomized controlled trial, quasy experiment, and pre experiment. There were 9 suitable research articles. The subjects were pregnant women and their husbands/partners. The results were that participation in pregnant women\u27s classes attended by husbands can improve the quality of the father\u27s antenatal partnership and the father\u27s bonding attachment with his future baby, minimal complication delivery outcomes are 2.5 times better than those who do not attend classes. Class activities for pregnant women accompanied by their husbands are given material that suits the needs of pregnancy can increase the knowledge of mothers and husbands and increase the frequency of pregnancy control to health workers. The conclusion is that pregnancy classes attended by husbands are a good place to increase the participation, maintain pregnancy and the birth of healthy and quality babies
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT PENGGUNA AKSEPTOR KB TERHADAP KONTRASEPSI IMPLANT
Puskesmas Darul Azhar merupakan salah satu Puskesmas di Kabupaten Tanah Bumbu dengan jumlah penduduk 17.715 jiwa. WUS di Puskesmas Darul Azhar sebanyak 6.643 jiwa, dan yang menggunakan suntik 45,2%, Pil 33,5%, IUD 6,1%, Kondom 4,5%, dan Implant 7,4%. Penggunaan kontrasepsi implant dari tahun sebelumnya mengalami penurunan sebesar 1,7% (Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Bumbu, 2021). Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi minat pengguna akseptor KB terhadap kontrasepsi implant di Puskesmas Darul Azhar di Kabupaten Tanah Bumbu. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Dengan teknik pengambilan sampel Accidental Sampling sehingga diperoleh 30 responden sebagai sampel. Penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder dengan analisis chi-square dalam pengolahan data dengan tingkat kepercayaan 95% (α=0,05). Diperoleh nilai usia dengan minat Ibu ρ = 0,045< α (0,05), paritas dengan minat ibu ρ = 0,030< α (0,05), pengetahuan dengan minat ρ = 0,024< α (0,05), pendidikan dengan minat ibu ρ = 0,004< α (0,05). Hasil penelitian menunjukan ada hubungan antara usia, paritas, pengetahuan dan Pendidikan dengan minat terhadap kontrasepsi implant. Faktor-faktor yang mempengaruhi minat pengguna akseptor KB terhadap kontrasepsi implant adalah usia, paritas, pengetahuan dan pendidikan.There were 6,643 WUS at the Darul Azhar Health Center, and 45.2% used injections, 33.5% pills, 6.1% IUDs, 4.5% condoms, and 7.4% implants. Knowing the factors that influence the interest of family planning acceptor users towards implant contraception at the Darul Azhar Community Health Center in Tanah Bumbu Regency. The type of research used is analytic survey research with a cross sectional approach. Using the Accidental Sampling technique, 30 respondents were obtained as a sample. This study uses primary and secondary data with chi-square analysis in data processing with a 95% confidence level (α = 0.05). Obtained the value of age with maternal interest ρ = 0.045 < α (0.05), parity with maternal interest ρ = 0.030 < α (0.05), knowledge with interest ρ = 0.024 < α (0.05), education with maternal interest ρ = 0.004 < α (0.05). The results of the study showed that there was a relationship between age, parity, knowledge and education with interest in implant contraception. Factors that influence the interest of KB acceptor users towards implant contraception are age, parity, knowledge and education.
HUBUNGAN ANTARA PPE, WPS, BBS DAN KOMPETENSI WELDER TERHADAP PENERAPAN K3 BIDANG PEKERJAAN FABRIKASI LOGAM PADA PROSES WELDING
Welding is a high-risk job due to involving heat and electricity. To ensure the safety of workers at CV. Bengkel Las Adi Jaya, it is crucial to pay attention to the use of Personal Protective Equipment (PPE), the implementation of Welding Procedure Standard (WPS), Behavior Based Safety (BBS), and the competence of welders. This study aims to determine the correlation between the effectiveness of using Personal Protective Equipment (PPE), Welding Procedure Standard (WPS) specifications, Behavior Based Safety (BBS), and welder competence with the implementation of Occupational Safety and Health (OSH) in the welding process at Bengkel Las Adi Jaya. This is a quantitative analytical method with a cross-sectional design. The results showed a significant correlation between the effectiveness of using Personal Protective Equipment (PPE) with a p-value of 0.041, the implementation of WPS with compliance with OSH practices with a p-value of 0.000, and Welder Competence with a p-value of 0.039. However, no significant relationship was found between behavior-based safety (BBS) and OSH compliance. This study highlights the important role of technical factors such as PPE, WPS, and Welder Competence in ensuring workplace safety. This study recommends increasing the use of PPE, strict adherence to WPS, and continuous skill improvement for welders to create a safer working environmen
HUBUNGAN TINGKAT STRES DENGAN SIKLUS MENSTRUASI PADA REMAJA PUTRI KELAS XI DI SMA NEGERI 3 SAMPIT
Latar Belakang : Kesehatan reproduksi merupakan salah satu aspek penting yang peru diperhatikan dalam remaja yang sering terjadi sindrom pramenstruasi, kram menstruasi, dan gangguan menstruasi, jika tidak dikelola dengan baik dapat menyebabkan masalah kesehatan seksual dan reproduksi (Amalia Ilmy Nurul et al.,2023). Beberapa faktor yang mempengaruhi gangguan siklus menstruasi meliputi asupan fitoestrogen, tingkat aktivitas fisik, dan tingkat stres (Fifi Ishak et al.,2022).
Tujuan : Mengetahui hubungan tingkat stres dengan siklus menstruasi pada remaja putri kelas XI di SMA Negeri 3 Sampit tahun 2024.
Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang bersifat analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel dengan teknik random sampling. Sampel penelitian ini berjumlah 59 orang siswi kelas XI di SMA Negeri 3 Sampit tahun 2024. Metode analisis yang digunakan adalah uji statistik dengan menggunakan uji fisher’s exact test.
Hasil : berdasarkan uji fisher’s exact test menunjukan bahwa nilai signifikan ρ value ≤ 0,05 yaitu 0,014 yang berarti ada hubungan tingkat stres dengan siklus menstruasi pada remaja putri kelas XI di SMA Negeri 3 Sampit tahun 2024.
Simpulan : Ada hubungan signifikan antara tingkat stres dengan siklus menstruasi pada remaja putri kelas XI di SMA Negeri 3 Sampit tahun 2024.Background of Study : Reproductive health is an important aspect that needs to be considered in adolescents who often experience premenstrual syndrome, menstrual cramps, and menstrual disorders, it can lead to issues with sexual and reproductive health if improperly managed (Amalia Ilmy Nurul et al., 2023). Menstrual cycle abnormalities are influenced by a number of factors, such as stress levels, physical activity levels, and phytoestrogen consumption (Fifi Ishak et al., 2022). Purpose to ascertain in 2024 the association between menstrual cycle and stress levels among teenage girls in class XI at SMA Negeri 3 Sampit. Cross-sectional methodology and quantitative analytical techniques are used in this study. Random sampling was used to take samples. The research sample comprised 59 female students in class XI at SMA Negeri 3 Sampit in 2024. The analytical tool employed, along with an additional test that makes use of Fisher\u27s exact test. Based on the results of Fisher\u27s exact test, the menstrual cycle and stress levels in class XI teenage females at SMA Negeri 3 Sampit in 2024 are related. The significant value ρ value ≤ 0.05 is 0.014. The level of stress in teenage girls affects the menstrual cycle experienced, meaning that the level of stress will affect the menstrual cycle to be irregular, setting a good setress pattern in adolescents is the best solution to avoid the occurrence of irregular menstrual cycle
APLIKASI PERMINTAAN ALAT-ALAT KESEHATAN PADA RUMAH SAKIT ISLAM IBNU SINA SIMPANG EMPAT BERBASIS WEB
Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Simpang Empat merupakan sebuah rumah sakit swasta yang berada di Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat. Nama rumah sakit ini diambil dari nama Ibnu Sina, seorang ilmuwan kedokteran muslim terkenal di dunia. Rumah sakit ini memberikan pelayanan kepada masyakarat sesuai dengan ajaran islam serta menurut ketentuan dan perundang undangan tanpa membedakan suku, agama, ras dan golongan. Dalam operasionalnya setiap hari rumah sakit ini memiliki jumlah pasien yang cukup banyak, dan memiliki poliklinik yang lengkap dan juga melayani rawat inap dan rawat jalan, oleh karna itu tentunya rumah sakit ini pasti membutuhkan alat-alat kesehatan dan perlengkapan administrasi untuk kegiatan operasionalnya. Pada saat ini masing-masing divisi dari rumah sakit ini masih kesulitan dalam melakukan permintaan alat-alat kesehatan dan perlengkapan administrasi ke bagian gudang karna belum adanya sistem yang terkomputerisasi, proses permintaan barang masih dilakukan secara manual dan pecatatan dikertas saat permintaan. Oleh sebab itu saya mencoba membantu untuk membangun sebuah aplikasi berbasis web untuk mengatasi masalah yang ada pada Rumah Sakit Islam Simpang Empat
RANCANG BANGUN ALAT BLANKET WARMER PADA PASIEN HIPOTERMIA BERBASIS INTERNET OF MEDICAL THING
This research aims to design and build a blanket warmer device that can be used for patients suffering from hypothermia, with the integration of Internet of Medical Things (IoMT) technology. Hypothermia is a serious medical condition that can be life-threatening if not addressed quickly and appropriately. The device designed in this study is expected to provide an effective solution to the problem of hypothermia by utilizing the latest technology. The method used in this research is the prototyping method, which allows for system development through the creation of a physical model as an initial version. The research process includes data collection, literature study, and system design that encompasses block diagrams and flowcharts. The result of this research is a blanket warmer device that can automatically monitor and regulate temperature, as well as connect with other devices via IoMT, thereby facilitating medical personnel in monitoring patient conditions. It is hoped that this device can improve the quality of patient care and provide a positive contribution to the field of health