Ejournal Institut Agama Kristen Negeri Manado
Not a member yet
    812 research outputs found

    YESUS KRISTUS: ENIGMA SEJARAH ATAU INKARNASI ILAHI? (Menyingkap Misteri Dua Natur dan Implikasinya bagi Kekristenan era Postmodern)

    Get PDF
    Artikel ini menyoroti tentang doktrin Kristologi, khususnya tentang dua natur Yesus Kristus itu sendiri, yakni natur kemanusiaan dan natur keilahian dalam satu pribadi. Kedua hal ini tentunya menjadi perdebatan di segala zaman. Apalagi pada era postmodern ini, relativisme, pluralisme dan sekularisme menambah tantangan tersendiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk membahas dua poin. Yang pertama, melihat identitas Yesus lewat pandangan humanistik dan pandangan kristologis. Yang kedua melihat titik temu antara enigma sejarah dan inkarnasi Ilahi. Pembahasan ini dimaksudkan untuk merumuskan implikasinya dalam pemahaman kekristenan bagi masyarakat di era postmodern. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Adapun analisis data yang digunakan adalah dengan mengkaji secara kepustakaan soal doktrin Kristologi tentang Yesus Kristus dalam hasil dan pembahasan. Berdasarkan kajian ini, peneliti menganalisis dan merumuskan implikasinya. Hasil penelitian yang ditemukan dalam penelitian ini adalah soal rumusan Allah yang menjadi manusia, dan pandangan ini adalah pandangan yang paling diterima oleh umat Kristen. Doktrin ini memiliki implikasi yang penting bagi kekristenan di era postmodern. Karya dan ajaran Yesus Kristus mengungkapkan dua natur-Nya: Allah yang menjadi manusia. Misteri ini menjadi dasar iman Kristen dan sumber pengharapan bagi umat manusia. doktrin inkarnasi ilahi dapat menjadi dasar bagi orang Kristen untuk mempertahankan iman mereka. Doktrin ini menunjukkan bahwa Allah memahami dan berempati dengan penderitaan manusia

    KONSELING PASTORAL: JEMBATAN PEMAHAMAN BUDAYA MAENGKET DALAM TEOLOGI KONTEKSTUAL

    Get PDF
    Pastoral counseling serves as a crucial bridge for understanding Maengket culture within the framework of contextual theology. This research investigates the integration of the rich social and religious values of Maengket culture into contemporary counseling practices. Using a qualitative approach, the study reveals that incorporating local cultural elements into pastoral counseling not only enhances the spiritual bond between counselors and clients but also aids in preserving Minahasan cultural heritage amidst the forces of globalization. The findings indicate that contextual pastoral counseling offers a deeper understanding and greater relevance for both individuals and communities as they navigate modern life challenges. Furthermore, this approach reinforces social solidarity and care, which are fundamental aspects of pastoral practice within Minahasa society. &nbsp

    Pengaruh Kelekatan Orang Tua dan Teman Sebaya Terhadap Kekuatan Karakter Remaja

    Get PDF
    Setiap individu memiliki kekuatan karakter yang berbeda dalam meraih prestasi yang diharapkan. Kekuatan karakter tersebut akan menjadi struktur khas kepribadian individu yang membedakan dirinya dengan yang lain. Remaja sebagai generasi penerus bangsa memiliki kesadaran untuk membentuk karakter yang positif. Kelekatan Orang tua dan teman sebaya sebagai lingkungan sosial turut bertanggung jawab membentuk dan membangun kekuatan karakter remaja yang lebih baik sehingga menurunkan perilaku negatif remaja akibat pergaulan bebas. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Alat pengambilan data menggunakan skala. Skala kelekatan orang tua dan teman sebaya yang dikembangkan oleh Armsden dan Greenberg (2009) yang mendesain IPPA/ Inventory of Parent and Peer Attachment dan skala kekuatan karakter remaja dikembangkan oleh Peterson dan Seligman (2004) yang disebut The Values in Action-Inventory Strenghts (VIA-IS). Populasi berjumlah 65 remaja di PPA IO-668 “Sola Gratia” Kota Kupang. Sampel penelitian menggunakan sampel populasi. Analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menemukan kelekatan orang tua dan teman sebaya memiliki kontribusi positif dan signifikan terhadap kekuatan karakter  remaja dengan nilai R Square sebesar 45,1%. Diharapkan adanya kelekatan orang tua dan teman sebaya untuk dapat menciptakan relasi yang sehat melalui kedekatan, komunikasi, dan kenyamanan agar remaja dapat meraih keberhasilan dan mampu mengambil keputusan dalam setiap masalah yang dialaminya serta memiliki kekuatan karakter remaja yang positif

    Urgensi PAK Dalam Masa Pubertas Dan Edukasi Seks Pada Remaja

    Get PDF
    Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dengan tema Urgensi PAK dalam masa Pubertas dan Edukasi Seks Pada Remaja dilaksanakan dengan mengingat betapa pentingnya pendampingan, bimbingan dan pendidikan tersebut bagi para remaja dalam masa pencarian jati diri pada masa pubertas. Melalui Pengabdian Kepada Masyarakat diharapkan para remaja memahami keberadaan diri mereka di masa pubertas dan memahami seks sehingga mereka tidak jatuh kedalam pilihan-pilihan atau keputusan yang dapat menghancurkan masa depan mereka. Pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan menggunakan observasi partisipasi dengan pendekatan partisipasi moderat dimana Peneliti dalam mengumpulkan data ikut observasi partisipatif dalam beberapa kegiatan, tetapi tidak semuanya. Hasil dari Pengabdian Kepada Masyarakat ini para remaja secara khusus remaja di jemaat GMIM Musafir Mapanget memahami masa pubertas dan seks pada remaja kristen melalui diskusi dan evaluasi yang dilakukan setelah para remaja menerima materi

    Ma’pa’tondokan Sebagai Model Korelasional Etis-Praktis Menurut Paul F. Knitter Dalam Dialog Interreligius Di Lembang Rumandan

    Get PDF
    Living in harmony and peace between religious communities is something that everyone really desires. But in reality, certain areas still show disharmony which leads to conflict between religious communities. It seems different from this in Lembang Rumandan, Rano District, Tana Toraja. Life between religious communities is very harmonious and peaceful. This fact is measured by the behavior of the people who care about others even though they have different religions, as shown in the ma'pa'tondokan tradition, namely a tradition of mutual cooperation when a death ceremony (Rambu Solo') or a wedding party (Rambu Tuka') is held and other events. The whole community, regardless of religious differences, helps families who are holding an event. This research uses qualitative methods with a descriptive model and field research by interviewing several figures who are considered to have broad insight into this tradition. This research shows that ma'pa'tondokkan can be a bridge for dialogue between Muslims and Christians in Lembang Rumandan. This is because the values ​​contained in this tradition such as caring, solidarity, kinship can enable these two religious communities to know each other better

    PERSEPSI GURU DALAM PENDIDIKAN MULTIKULTURAL MELALUI KECERDASAN PADA ANAK USIA DINI

    Get PDF
    Pendidikan multikultural merupakan pendekatan penting dalam pengembangan karakter anak usia dini, yang mengedepankan penerimaan terhadap perbedaan budaya, etnis, dan nilai-nilai sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi persepsi guru tentang pendidikan multikultural, serta bagaimana mereka menerapkan prinsip-prinsip kecerdasan budaya dan emosional dalam proses pembelajaran. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, dengan wawancara mendalam PAUD An-Nur di berbagai lembaga pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas guru menyadari pentingnya pendidikan multikultural dan berusaha mengintegrasikannya dalam kurikulum. Guru menggambarkan kecerdasan emosional sebagai alat krusial dalam menciptakan lingkungan belajar yang inklusif, mendorong anak untuk menghargai perbedaan dan menjalin hubungan antarsiswa secara harmonis. Temuan juga mencakup kendala yang dihadapi guru, seperti kurangnya pelatihan dan sumber daya untuk mendalami isu-isu multikultural. Kesimpulan dari penelitian ini menekankan perlunya peningkatan pelatihan bagi guru dan pengembangan kurikulum yang lebih responsif terhadap keberagaman budaya. Penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan anak dengan multikultural

    ANALISA BENTUK KEKERASAN DALAM PRAKTEK BUDAYA MAPALUS DAN IMPLIKASINYA BAGI PENDIDIKAN KRISTEN PADA ANAK DI JEMAAT GMIM SION PONTAK

    Get PDF
      Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan mengidentifikasi bentuk-bentuk kekerasan yang muncul dalam penerapan budaya Mapalus, sebuah tradisi gotong royong khas Minahasa, serta menganalisis implikasinya bagi pendidikan Kristen pada anak-anak di Jemaat GMIM Sion Pontak. Sebagai tradisi, Mapalus memiliki nilai kebersamaan dan tolong-menolong yang sangat kuat, namun beberapa penerapannya terindikasi melibatkan kekerasan, baik dalam bentuk fisik, verbal, maupun sosial, yang secara langsung atau tidak langsung berdampak pada perkembangan anak. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif berbasis studi kasus, penelitian ini melibatkan wawancara mendalam, observasi lapangan, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekerasan dalam praktik Mapalusmemberi dampak signifikan pada psikologi anak-anak, mempengaruhi persepsi mereka terhadap otoritas dan nilai-nilai sosial. Di tengah komunitas Mapalus, pendidikan Kristen memainkan peran penting dalam memitigasi dampak kekerasan ini melalui kegiatan yang mengajarkan kasih, pengampunan, dan nilai-nilai non-kekerasan. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa gereja, sebagai wadah pendidikan Kristen, memiliki potensi untuk mengubah pola pikir komunitas dan memperkuat kesadaran akan dampak negatif kekerasan terhadap anak-anak. Gereja diharapkan dapat berperan sebagai fasilitator untuk memperkenalkan pendekatan non-kekerasan dalam mendidik dan membimbing anak-anak agar nilai-nilai kasih dan penghargaan menjadi pondasi utama dalam kehidupan mereka.   &nbsp

    Penerapan Metode Praktik pada Pemain Keyboard dalam Mengiring Ibadah di Gereja Kibaid Dirgantara Makassar

    Get PDF
    The aim of this research is to determine the application of practical methods to keyboard players in accompanying worship services at church. The problem in this research is how to apply practical methods to keyboard players in accompanying worship in church. In this research, the author used a qualitative method approach. The qualitative method is data collection carried out personally, where the researcher plays an important role in this research to collect data or information related to this research. Results and discussion in this research The practical method is a method that is carried out by explaining while providing training material to the training participants. This method can be said to be good and appropriate in carrying out music training, especially keyboards. Applying this practical method can make it easier for trainees to understand the training material and can also practice it quickly and well. This method also allows teenagers to improve their musicality and improve their skills (psychomotor) in music

    Implementasi Nyanyian Masamper Dalam Menanamkan Nilai-Nilai Religi Di GMIST Imanuel Behongang

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana nyanyian masamper dapat mewujudkan nilai-nilai religi dalam gereja GMIST Imanuel Behongang dan faktor apa saja yang memperngaruhi implementasi masamper dalam mewujudkan nilai-nilai religi. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini melibatkan observasi partisipatif, wawancara, dan analisis teks sebagai terkait dengan pemaknaan dan pengalaman jemaat terhadap nyanyian Masamper. Temuan dari penelitian menyoroti bagaimana nyanyian Masamper bukan hanya menjadi hiburan spiritual saja, namun juga menjadi medium pengajaran nilai-nilai keagamaan yang diwariskan secara turun- temurun. Dalam konteks ini, nyanyian Masamper diidentifikasi sebagai sarana untuk memperkuat ikatan sosial dan spiritual jemaat, sambil mentransmisikan pesan-pesan keagamaan yang relevan dengan konteks lokal. Penelitian ini memberi kontribusi yang bernilai dalam memahami peran nyanyian dalam memperdalam dan menanamkan nilai-nilai keagamaan di GMIST Imanuel Behongang, dan menyediakan dasar bagi penelitian lebih lanjut terkait bagaimana penggunaan kebudayaan lokal dalam konteks keagamaan dapat memberikan dampak pada kehidupan jemaat dan masyarakat umum

    THE CHRISTIAN PARADIGM ON THE ESSENCE AND EXISTENCE OF CHARACTER IN EDUCATION

    Get PDF
    This article examines the Christian paradigm concerning the essence and existence of character in education, focusing on the transformation of learning from the Renaissance era to the 21st century. The study reveals philosophical reflections on contemporary education, the role of educators as parental figures in shaping students' character, and the qualifications of an educator’s character from a Biblical perspective. The research methodology involves a study of Biblical texts and a qualitative content analysis approach applied to relevant literature. The findings underscore the importance of the life example, service, and teachings of Jesus Christ in shaping character aligned with Christian values in education. Educators are expected to apply ethics and morals in teaching to guide students in becoming individuals who are not only intellectually capable but also morally responsible and dedicated to serving society. This study offers practical guidance for educators in integrating Christian values into the educational process

    755

    full texts

    812

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Ejournal Institut Agama Kristen Negeri Manado
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇