Ejournal Institut Agama Kristen Negeri Manado
Not a member yet
812 research outputs found
Sort by
Kajian Pertunjukkan Lagu “Gemu Fa Mire” Pada Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN 2023
Tulisan kali ini akan membahas mengenai pertunjukan lagu Gemu Fa Mi Re pada KTT Asean 2023. Pengemasan lagu Gemu Fa Mi Re dengan gaya yang lebih modern mengakibatkan mood dan suasana dari lagu ini juga berubah drastis. Oleh karena itu, penulis akan mengkaji penyajian pertunjukan lagu ini pada KTT Asean 2023 agar dapat mengetahui bagaimana para musisi dapat mengemas lagu ini dengan mempertahankan esensi asli dari lagu ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penyajian pertunjukan lagu daerah Gemu Fa Mi Re pada KTT Asean 2023 dan apakah pertunjukan lagu daerah Gemu Fa Mi Re pada KTT Asean 2023 sudah memenuhi aspek-aspek seni pertunjukan untuk dapat menginterpretasi lagu tersebut dengan baik. Metode penelitian yang digunakan ialah metode kualitatif-deskriptif, dengan landasan teori yang memakai definisi kajian, lagu daerah dan teori-teori mengenai pertunjukan musik (musical performance). Lagu Gemu Fa Mire pada dasarnya sudah melekat dengan stigma kegembiraan dan musik tarian yang enerjik. Penampilan lagu ini di KTT ASEAN 2023 dengan aransemen megah yang jauh berbeda dengan versi aslinya tidak menghilangkan esensi kegembiran dari lagu ini. Dalam pertunjukan lagu ini, para penampil berhasil membawakannya dengan apik, yang terbukti dari terpenuhinya seluruh aspek pertunjukan musik oleh Johan Patrick Thomas di penampilan ini
Kolaborasi Peran Orang Tua dan Guru Pendidikan Agama Kristen dalam Penguatan Karakter Kristiani pada Siswa di SMP Kristen Dumoga
This study aims to describe and analyze data about the collaborative role of parents and Christian Religious Education teachers in strengthening the Christian character of students at Dumoga Christian Junior High School, East Dumoga District; factors that hinder the collaboration of parents and PAK teachers in strengthening the Christian character of students at Christian Junior High School; efforts to strengthen the collaboration of parents and teachers to improve the Christian character of students at Dumoga Christian Junior High School. To achieve the research objectives, the researcher used a qualitative approach with an analytical descriptive method. Data collection, observation, interview, and documentation study techniques were used. Through this research it was found that there is a collaborative role of parents and PAK teachers in strengthening the Christian character of students but not maximally and still under development; inhibiting factors include communication that has not been maximized, lack of parental awareness, economic factors and also environmental factors; while the efforts made are through coaching, worship and meetings or meetings between teachers and parents. From the findings, it is recommended that teachers and parents should be able to work together for the realization of strengthen the Christian character of students
Mengembangkan Aktivitas Membentuk Plastisin untuk Anak Usia Dini di Manado Classical School: Merancang dan Menciptakan Karya Seni Rupa
Aktivitas membentuk dalam seni rupa memiliki peran penting dalam mendukung perkembangan anak usia dini. Dengan menggunakan bahan seperti tanah liat, plastisin, lilin mainan, atau bahan alami lainnya, anak-anak dapat melatih motorik halus, mengembangkan kreativitas, serta meningkatkan imajinasi mereka secara optimal. Proses membentuk tidak hanya menjadi sarana ekspresi diri, tetapi juga melatih kemampuan problem-solving melalui eksplorasi bentuk dan bahan. Aktivitas ini mendorong anak untuk berpikir kritis dan menemukan solusi saat menghadapi tantangan, seperti menciptakan bentuk yang stabil atau sesuai keinginan. Selain itu, kegiatan membentuk membantu meningkatkan koordinasi tangan dan mata, yang sangat penting dalam perkembangan fisik anak. Dengan pendekatan yang tepat, seperti memberikan kebebasan berkreasi dan menyediakan lingkungan yang aman, anak-anak juga dapat melatih keterampilan sosial, seperti bekerja sama dengan teman atau berbagi alat yang diperlukan. Oleh karena itu, aktivitas seni rupa ini menjadi salah satu metode efektif untuk mendukung perkembangan holistik anak usia dini, baik dari aspek fisik, mental, maupun emosional mereka
“Masamper: Seni Vokal Sangihe Talaud sebagai Media Pelestarian Budaya dan Pendukung Pastoral Konseling Kontekstual”
Masamper, a distinctive vocal art form endemic to the Sangihe Talaud community of North Sulawesi, holds significant cultural and spiritual value. Rooted in oral tradition and predating Christian influence, Masamper has evolved to incorporate elements of diatonic music introduced by 19th-century Dutch missionaries. This fusion has made it an integral part of local church services. As a cultural expression, Masamper embodies social, aesthetic, and religious values, contributing to community harmony and identity. A pastoral counseling perspective suggests that Masamper can facilitate emotional recovery, introspection, and communal solidarity. This tradition serves as an effective medium for theological exploration, healing, and reconciliation within church settings. By integrating Masamper into congregational life, pastoral care becomes more contextual, relevant, and transformative, enabling communities to both cherish their cultural heritage and address contemporary challenges. Masamper transcends its status as a mere tradition; it is a spiritual expression that fortifies the faith and identity of the community. This qualitative study, employing a literature review approach, delves into the history, function, and role of Masamper within the Sangihe Talaud community. The analysis reveals that Masamper plays a crucial role in preserving local traditions in the face of globalization and serves as a vehicle for conveying moral and theological values. In church services, Masamper functions as a medium of worship and spiritual instruction. Its poetry, imbued with Gospel values, significantly impacts congregational understanding
Peran Konduktor dalam Pelatihan Paduan Suara Sanggar Deo Cantate Enemble Chorus
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran konduktor dalam pelatihan paduan suara Sanggar Deo Cantate Ensemble Chorus (DCEC). Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian ini menunjukkan bahwa peran konduktor sangat penting dalam meningkatkan kualitas pelatihan paduan suara. Peran tersebut meliputi peran secara teknis dan non teknis. Secara teknis antara lain: postur tubuh, gerakan tangan, ekspresi wajah, dan komunikasi non-verbal. Sedangkan non teknis meliputi: Idealized Influence, Inspirational Motivation, Intelectual Simulation, dan Individualized Consideration. Sehingga hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran konduktor dalam pelatihan paduan suara sanggar deo cantate ensemble chorus ini sangatlah penting sehingga dalam eksekusinya dapat membantu meningkatkan kualitas pelatihan paduan suara dan meningkatkan partisipasi anggota paduan suara ini
Pelatihan Vokal Bagi Paduan Suara Pemuda di Jemaat GMIM Bukit Moria Malalayang Manado
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pentingnya pelatihan vokal dan penerapannya pada paduan suara pemuda di Jemaat GMIM Bukit Moria Malalayang. Penelitian kualitatif ini dilakukan pada tahun 2022, dengan data diperoleh melalui dokumentasi, observasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan vokal penting untuk menciptakan harmonisasi suara yang indah, dengan mengajarkan teknik vokal seperti membaca notasi angka, penguasaan tempo, ekspresi, pemanasan, intonasi, artikulasi, pembentukan huruf vokal dan konsonan, pernapasan, serta latihan lagu. Selain itu, pelatihan membutuhkan kedisiplinan waktu, kehadiran anggota yang konsisten, dan peran pelatih yang tegas. Rekomendasi penelitian mencakup optimalisasi waktu latihan, peningkatan disiplin anggota, serta konsistensi dan fokus dalam mengikuti pelatihan untuk hasil yang maksimal
The Study About Influence Of Contextual Learning Models Type Modelling On The Learning Outcom Christian Religion Education Of The Subjects Of Class VII Students At Smpn 2 Palangka Raya
The problem in this research is that the learning outcomes of students in Christian Religious Education subjects at SMP Negeri 2 Palangka Raya class VII are below the Minimum Completeness Criteria (KKM). This can occur due to the use of less effective learning models. Therefore, researchers conducted research to test the effect of using a contextual learning model of the modeling type in comparing the influence between contextual learning models of the modeling type and conventional learning models. The method in this research is a quantitative method with an experimental research type. Meanwhile, the research data analysis technique used in this research is Mann Whitney. The research results shown by the Mann Whitney test obtained sig results. 0.000 < 0.05, and there is a difference in the increase in the average value of 3% which is higher for the experimental class compared to the control class. So it can be concluded that the contextual learning model of the modeling type has a better influence than the conventional learning model on learning outcomes in Christian Religious Education subjects for class VII students at SMP Negeri 2 Palangka Raya
NILAI-NILAI PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DALAM MUSIK MAKA’RUYEN MENGHADAPI SIKAP INDIVIDUALISME MASYARAKAT MINAHASA
The aim of this research is to know the values of Christian education in Maka’aruyen music for Minahasa society. Christian education has an important role to guide this generation out from individualism and to balance their social skill in order to make them able live in society. Various approaches need to be taken. Approaching through music Maka’aruyen could be an option. This writing is using literature studied method by doing literature reviewing, books, articles that relate to this topic. The results of this research shows that music Maka’aruyen itself has values that relate to Christianity. From the lyrics of the songs, we are reminded to live peacefully, work together as a community and respect the elders. Maka’aruyen music is a reminder that human are meant to be with each other and the beauty of live together in the social community
KAJIAN TEOLOGIS TENTANG TRADISI MABARIS’SA DALAM MENINGKATKAN SOLIDARITAS DI GERMITA SION KALONGAN
Tujuan penulisan ini adalah untuk menganalisa tradisi Mabaris’sa di GERMITA Sion Kalongan. Serta mendeskripsikan nilai teologis tradisi Mabaris’sa dalam meningkatkan rasa solidaritas di GERMITA Sion Kalongan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif menguraikan secara deskriptif, dengan menggunakan pendekatan etnografi realis yang dilaksanakan di jemaat GERMITA Sion Kalongan Wilayah 12 Kalongan 2024.
Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumen. Dari hasil analisis dan interprestasi data diperoleh indikasi bahwa pertama persepsi yang dimiliki oleh anggota jemaat mengenai tradisi Mabaris’sa sama, jemaat sudah memahami akan tradisi Mabaris’sa. Kedua kajian teologis tentang tradisi Mabaris’sa dalam meningkatkan solidaritas ini pun membuktikan bahwa tradisi dan agama memanglah merupakan suatu hal yang saling berhubungan. Kesolidaritasan Kristiani terwujud dalam kemurahan hati, pengampunan, rekonsialisasi, dan persahabatan. Ini telihat ketika tegur sapa satu diantara lain menjadikan tradisi Mabaris’sa lebih bermakna secara teologis sebab semua kalangan sama-sama menjadi satu kesatuan dalam tradisi Mabaris’sa.
Dari hasil temuan tersebut maka direkomendasikan untuk gereja agar bisa mengupayakan untuk memberikan perhatian secara khusus pada tradisi ini, mulai dari meningkatkan pemahaman jemaat, hingga membuat aturan-aturan khusus yang tegas dalam pelaksanaan tradisi Mabaris’sa dalam perayaan gerejawi. Sehingga dampak dari tradisi ini memanglah jelas mampu meningkatkan solidaritas diantara jemaat sehingga mencerminkan perayaan Kristen yang sesungguhnya dan berkenan dihadapan Tuhan
PENDIDIKAN KRISTEN MEMBENTUK KARAKTER DAN NILAI-NILAI KRISTUS DALAM KONTEKS MODERN
Pendidikan Kristen memainkan peran penting dalam membentuk karakter dan nilai-nilai Kristus pada individu di era modern. Dengan memadukan ajaran Kristusdengan tantangan dan dinamika kontemporer, pendidikan ini bertujuan untukmenciptakan generasi yang berintegritas, beretika, dan memiliki moral yang kuat.Melalui pendekatan holistik yang melibatkan aspek spiritual, intelektual, dan sosial,pendidikan Kristen berusaha menghasilkan individu yang tidak hanya unggulsecara akademis, tetapi juga memiliki komitmen yang mendalam terhadap prinsip-prinsip Kristiani dalam kehidupan sehari-hari