Ejournal Institut Agama Kristen Negeri Manado
Not a member yet
812 research outputs found
Sort by
Penerapan Aplikasi Synthesia dalam Meningkatkan Efektivitas Pembelajaran Musik Tradisional Angklung pada Siswa Sekolah Dasar
Dalam bermain alat musik angklung dibutuhkan kerjasama tim agar harmonisasi sebuah lagu dapat tercipta. Sehingga dibutuhkan minat belajar musik, kercerdasan musikal dan daya ingat musikal untuk mewujudkan kerjasama tim. Namun media berlajar konvensional kurang meningkatkan ketiga kemampuan tersebut sehingga dibutuhkan media belajar yang lebih menarik dan inovatif. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui tingkat perbedaan media belajar konvensional dan media belajar berbasis aplikasi Synthesia dalam belajar angklung. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen, dengan subjek penelitian siswa kelas 4 yang dibagi menjadi kelas kontrol (16 siswa) dan kelas eksperimen (16 siswa), pada pelajaran seni musik. Intrumen yang digunakan adalah rubrik penilaian yang telah divalidasi oleh dua orang ahli dalam bidang pendidikan musik. Nilai yang diperoleh diuji menggunakan Mann-Whitney. Hasil uji hipotesis tingkat daya ingat musik menunjukkan asymp. sig (2-tailed) sebesar 0,002 dan uji hipotesis tingkat kecerdasan musikal menunjukkan asymp.sig (2tailed) sebesar 0,001 serta uji hipotesis tingkat daya ingat musikal menunjukkan asymp. sig (2-tailed) sebesar 0,004. Dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan dari tingkat minat belajar musik, kecerdasan musikal dan daya ingat musikal antara kelas kontrol dan kelas ekperimen
Studi Eksperimen: Efektivitas Bernyanyi Dengan Gerakan Dalam Meningkatkan Kepercayaan Diri Anak Usia Dini
Rekonstruksi kontekstualisasi studi eksperimen dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas bernyanyi dengan gerakan dalam meningkatkan kepercayaan diri anak usia dini di TK Negeri 11 Kota Manado. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, tiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini dilakukan pada anak kelompok B yang berjumlah 22 anak yang terdiri dari 10 anak laki-laki dan 12 anak perempuan. Data yang telah dikumpulkan dalam penelitian tersebut dianalisis dengan menggunakan teknik diskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menggunakan metode bernyanyi dengan gerakan dapat meningkatkan kepercayaan diri anak di TK Negeri 11 Kota Manado. Peningkatan kepercayaan diri tersebut dapat dilihat dari hasil data observasi yang diperoleh dari setiap siklus yang mengalami peningkatan. Sebelum penelitian tindakan kelas kepercayaan diri anak belum berkembang sebesar 31,82% dan mulai berkembang menjadi 36,36% pada siklus I dan berkembang sangat baik menjadi 90,91% pada siklus II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan dalam kepercayaan diri anak setelah diterapkan metode bernyanyi dengan gerakan. Anak menjadi lebih berani, percaya diri dalam berinteraksi dengan teman dan guru, serta menunjukkan peningkatan dalam kemampuan berbicara di depan umum
EVALUASI PROSES PEMBELAJARAN DARING PADA MATA PELAJARAN AGAMA KRISTEN SMA DI KOTA PALANGKA RAYA
Abstrak
Tantangan Pembelajaran daring dialami oleh semua bidang pelajaran, terutama Bidang Pendidikan agama Kristen, terlebih karena banyaknya topik pembelajaran yang bersifat abstrak. Tidak jarang pembelajaran menjadi tidak efektif maupun efisien karena interaksi Guru-Siswa yang terbatas maupun kesulitan guru dalam pengelolaan pembelajaran daring. Program Pembelajaran daring telah terlaksana lebih dari satu tahun sudah layak dievaluasi untuk melihat efektifitas dari ketercapaian pembelajaran. Model evaluasi yang digunakan untuk melakukan penilaian proses pembelajaran dalam penelitan ini ialah model evaluasi CIPP. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas program/proses pembelajaran daring dan mengetahui perbedaan efektifitas pembelajaran yang dilakukan oleh masing-masing guru pengampu mata pelajaran Agama Kristen. Dari Analisa kuadran didapati bahwa Guru A masuk dalam kuadran Kurang efektif dan Guru B, C dan D masuk dalam kuadran tidak efektif. Dan dari hasil uji Kruskall Wallis menunjukkan bahwa tidak ada Perbedaan efektifitas yang signifikan antara guru-guru pengampu (bidang pendidikan Agama Kristen di SMA Negeri 1 Palangka Raya)
Kata Kunci: Evaluasi Pembelajaran; CIPP (Konteks, Input, Proses, Produk
TANGGUNG JAWAB GEREJA TERHADAP PERSOALAN LINGKUNGAN DI JEMAAT GMIM SYALOM TUMINTING MELALUI STRATEGI PASTORAL KONSELING
This research aims to explore the role of the church in environmental conservation and identify pastoral strategies that can be implemented to enhance the awareness and participation of congregants in ecological responsibility. Through a case study at GMIM Syalom Tuminting Church, this study reveals the importance of developing church programs focused on environmental preservation and the necessity of involving all congregants in supporting and executing these programs. Active participation of congregants in environmental stewardship, both through church programs and personal initiatives, is identified as a key element in caring for creation as part of spiritual responsibility. The research also underscores the importance of ongoing research and educational activities to increase the understanding and awareness of congregants about the significance of environmental responsibility. The findings of this study are expected to serve as a reference for other churches in developing effective pastoral strategies for environmental conservation and inspiring congregants to engage in sustainable ecological efforts
PERAN LINTAS BUDAYA TERHADAP PENDAMPINGAN KONSELING DI ASRAMA PUTRI SEKOLAH TINGGI TEOLOGI EKUMENE JAKARTA
Every individual has a different way of thinking. This way of thinking covers all life that is influenced by the environment, one of which is culture. In carrying out counseling assistance, it is necessary for counselors or companions to do cross-cultural work to understand different ways of thinking for STT Ekumene Jakarta students, especially those who live in the Girls Dormitory. Because without understanding the way of thinking of each individual will trigger a conflict in the continuity of counseling assistance. This research was conducted to find out how big the role of cross-culturalism is in the success of counseling assistance at the STT Ekumene Girls Dormitory and what counseling techniques are used in cases like this
PASTORAL COUNSELING FOR SERVANTS OF GOD FAMILIES IN MANADO WHO EXPERIENCING EMOTIONAL DIVORCE
The family is an institution that cannot be separated from problems. The problems faced by the family can lead the family to an emotional divorce. This emotional divorce is a much more severe condition than a physical or legal divorce. This condition is even more severe if it occurs in a family of God’s servants, because they bear a double burden related to their status. For this reason, it is necessary to think about pastoral counselling for family who experience emotional divorce. This research was conducted using a qualitative method through a case study approach. It is hoped that the findings in this study can provide an understanding of family pastoral counselling for those who experience emotional divorce so that the impact of emotional divorce on family members can be minimized
Analisis Proses Latihan Brass Section Unit Kegiatan Mahasiswa Drum Corps Saraswati ISI Yogyakarta
Brass Section merupakan bagian penting dalam kelompok musik Marching band. Kelompok yang memainkan alat musik tiup tersebut tidak hanya mengandalkan pengetahuan penggunaan alat musik, akan tetapi juga membutuhkan keterampilan fisik dan pernafasan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses dan efektivitas dari pelatihan Brass Section UKM Drum Corps Saraswati ISI Yogyakarta. Metode penelitian menggunakan kualitatif dan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara semi terstruktur, observasi dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan terdapat tiga pembagian tahapan dalam pelatihan yaitu latihan fisik, latihan dasar hingga latihan inhale dan exhale. Ketiga tahapan dalam pelatihan tersebut saling melengkapi antara kebutuhan kekuatan fisik dengan keterampilan bermain musik. Proses latihan menjadi bagian penting terutama pada pemain baru. Selain itu, penggunaan metode drill juga membantu pemain untuk menguasai materi dan keterampilan karena melakukan proses latihan mengenal nada-nada secara berulang. Sehingga, beberapa metode dan cara latihan yang digunakan oleh UKM Drum Corps Saraswati ISI Yogyakarta masih efektif karena sesuai dengan kebutuhan saat ini
Pengembangan Model Pembelajaran Melodi dan Iringan Piano Anak Berbasis Notasi Warna.
Pembelajaran piano iringan anak usia operasional konkret (7 – 11 tahun) memiliki tantangan pada pola pikirnya yang belum bisa berpikir abstrak, melainkan konkret. Pembelajaran yang bersifat abstrak membutuhkan suatu model pembelajaran yang dapat menambah peran siswa dan menerjemahkan bahasa secara lebih konkret. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengembangkan model pembelajaran melodi dan iringan piano anak berbasis notasi warna pada anak usia operasional konkret. Penelitian ini menggunakan metode DBR (Design Based Research) dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, studi pustaka, dan dokumentasi. Awal penelitian, peneliti mewawancarai tiga guru piano untuk mencari masalah yang umum terjadi pada anak usia operasional konkret. Dari hasil wawancara, peneliti memutuskan untuk membuat rancangan model pembelajaran berbasis notasi warna dalam mengatasi masalah pengenalan melodi dan iringan broken chord. Rancangan tersebut diterapkan pada dua siswa usia operasional konkret sebanyak lima pertemuan. Evaluasi rancangan dilakukan pada tiap pertemuan untuk mendapatkan model yang lebih baik. Hasilnya, model pembelajaran berbasis notasi warna dapat menjadi salah satu alternatif untuk memperkenalkan pola iringan broken chord pada anak usia operasional konkret. Aktivitas tambahan seperti mewarnai dan pemilihan warna oleh siswa juga menambah dominasi siswa dalam proses pembelajaran
Peranan Roh Kudus Sebagai Agen Misi Allah Dalam Injil Sinoptik Dan Kisah Para Rasul: Peranan Roh Kudus Sebagai Agen Misi Allah Dalam Injil Sinoptik Dan Kisah Para Rasul
Jurnal ini menggali peran penting Roh Kudus dalam Teologi Perjanjian Baru, dengan fokus khusus pada Injil Sinoptik dan Kisah Para Rasul. Roh Kudus diidentifikasi sebagai Agen Misi Allah yang kedua, sebuah dimensi yang mendalam dan bermakna dalam naratif keagamaan. Analisis teologis mendalam menjelajahi bagaimana Roh Kudus memperkuat misi ilahi melalui pengaruhnya dalam tulisan-tulisan Injil dan Kisah Para Rasul. Injil Sinoptik, yaitu Matius, Markus, dan Lukas, secara kolektif diulas untuk mengidentifikasi pola dan tema yang berkaitan dengan peran Roh Kudus. Penelitian ini memperlihatkan bagaimana setiap Injil menggambarkan manifestasi Roh Kudus dalam pengajaran, mujizat, dan peristiwa-peristiwa kunci dalam pelayanan Yesus Kristus. Selanjutnya, keterkaitan antara Injil Sinoptik dan Kisah Para Rasul dianalisis untuk menyoroti kelanjutan peran Roh Kudus dalam awal gereja. Hasil penelitian ini memberikan pemahaman mendalam tentang bagaimana teologi Perjanjian Baru memberikan penekanan pada peran penting Roh Kudus dalam melanjutkan misi Allah. Implikasi praktis dari temuan ini dapat diterapkan dalam konteks kehidupan gereja modern, memberikan pandangan yang lebih kaya terkait dengan pekerjaan Roh Kudus dalam membimbing, memberdayakan, dan mengilhami umat Allah. Jurnal ini memberikan kontribusi signifikan terhadap pemahaman teologis Roh Kudus dalam konteks Perjanjian Baru, membuka pintu untuk penelitian lebih lanjut dan refleksi dalam teologi Kristen kontemporer
PERAN GEREJA UNTUK MENJAGA ETIKA DALAM MENGGUNAKAN APLIKASI TIKTOK: PERAN GEREJA UNTUK MENJAGA ETIKA DALAM MENGGUNAKAN APLIKASI TIKTOK
Aplikasi TikTok kini menjadi platform media sosial paling populer di kalangangenerasi muda. Sayangnya, di balikpopularitasnya, penggunaan TikTok berpotensi menimbulkan sejumlah masalahetika dan bahkan berdampak buruk bagipenggunanya. Oleh karena itu, diperlukanpanduan etis agar TikTok tetap digunakansecara bertanggung jawab dan selarasdengan nilai-nilai moral yang dianutmasyarakat. Tujuan penelitian ini adalahmenjelaskan peran Gereja sebagai institusimoral dan spiritual dalam menjaga etikapenggunaan aplikasi TikTok sertamemberikan panduan konkret agar TikTok tetap digunakan sesuai nilai-nilai moral Kristiani. Metode penelitian yang dipakaiadalah kualitatif dengan pendekatan studipustaka dan analisis isi. Berdasarkantelaah pustaka, penelitian ini menemukanbahwa Gereja memiliki tanggung jawabpenting untuk membimbing umat, terutamagenerasi muda yang rentan, agar bijakmenggunakan TikTok dan terhindar daridampak negatifnya. Gereja juga wajibmenyediakan pendidikan etika Kristen yang komprehensif bekerja sama dengansekolah dan orang tua gunamemperlengkapi generasi mudamenghadapi tantangan digital. Selain itu, Gereja perlu memberikan panduan praktisagar umat memanfaatkan TikTok untuktujuan positif sekaligus waspada terhadapkonten berbahaya, demi menjagakeselarasan dengan nilai-nilai moral Kristiani di tengah derasnya arusglobalisasi digital.
Kata kunci : TikTok, etika, Gereja, nilaimoral Kristiani.