Ejournal Institut Agama Kristen Negeri Manado
Not a member yet
812 research outputs found
Sort by
CYBERSPACE DAN UNGGAHAN STATUS RELIGIUS DI MEDIA SOSIAL
Abstrak
Kajian ini bertujuan meneliti tentang persepsi manipulatif dalam hal bermedia-sosial, terutama yang berkaitan dengan status religius, yaitu doa dan kesaksian, dari para pengguna. Tujuannya untuk menganalisis status religius dalam bermedia-sosial berdasarkan pengalaman pengguna. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ruang cyber, secara spesifik media sosial, dapat berguna bagi perjumpaan beserta relasi yang terjalin antara manusia dengan Tuhan di dalamnya, melalui status-status doa dan kesaksian. Walaupun demikian, ada juga sebagian besar unggahan status religius dari pengguna, yang terbaca religius (oleh pembaca / pengguna lain), tidak benar-benar ditujukan kepada Tuhan karena pengunggah memiliki tujuan dan makna yang berbeda terhadap status-status religius tersebut. Hal ini menjadi tantangan tersendiri di dalam upaya berteologi di ruang cyber
Deteritorialisasi Musik Klonthong : Analisis Eksperimental Instrumen Pada Komposisi “Angon” karya Nanang Karbito
Seni musik telah banyak mengalami perkembangan seperti dalam hal yang bersifat teknis, maupun yang terlebih khusus pada perkembangan objek ide/gagasan, pola-pola penggarapan, tempo serta irama. Usaha-usaha pengembangan tersebut berangkat dari subjek kemudian dikomunikasikan dengan subjek-subjek yang lain. Kemudian akhirnya menghasilkan suatu kegiatan yang bersifat atau mempunyai tujuan penciptaan karya seni musik yang berorientasi pada bentuk klasik, komposisi musik, arransemen maupun ciptaan baru, bahkan ada yang bergerak keluar dari teritori penggarapan komposisi musik pada umumnya. Sama halnya seperti yang dikemukakan oleh Deluze bahwa adanya suatu deteritorialsasi. Deleuze mendefenisikan deteritorialisasi sebagai pergerakan untuk meninggalkan teritori. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk membahas lebih kepada analisis eksperimentasi instrumen pada komposisi karya Angon yang dibuat oleh Nanang Karbito. Metode yang digunakan dalam penelitian mengenai deteritorialisasi musik klonthong ini yaitu menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif, dengan pendekatan studi komparatif atau studi perbandingan. Proses mengamati, eksplorasi, improvisasi, komposisi dalam penciptaan musik klonthong menemukan kesimpulan yaitu yang pertama, penuangan berdasarkan pengalaman empiris, pengetahuan, dan wawasan yang didapatkan penulis dapat diaplikasikan ke suatu karya yang berdasarkan dari pola-pola yang ada dalam seni karawitan dan musik lain. Memahami suatu objek dengan mengeksplorasi objek tersebut menimbulkan suatu keinginan atau stimulus untuk membuat karya disertai dengan kreativitas
Konsep Kurikulum 2013 Ditinjau Dari Kodrat Manusia Menurut Jean Jacques Rousseau
ABSTRACT. The 2013 Curriculum is expected to produce Indonesian people who we inspire together. Therefore, this article explores the human idea contained in the Kurikulum 2013. This can be achieved by using an approach to human philosophy from Jean Jacques Rousseau with methodical elements of interpretation, internal coherence, description and reflection. Based on the analysis that has been done, there are several things that can be concluded from the results of the study. First, 2013 Curriculum which is based on character and creativity is an attempt to take responsibility for oneself in freedom. Second, efforts to develop students' character and creativity must be in the context of fighting for the "general will". Third, creativity or good self-character will create the common good
ANALISIS FAKTOR KOMUNIKASI INTERPERSONAL GEMBALA DAN TIM PENGGEMBALAAN YANG EFEKTIF BAGI JEMAAT GBI GIHON RAYON 12 CABANG GRAND ELIT HOTEL PEKANBARU
This research aims to determine the extent to which interpersonal communication factors have an important role in supporting a pastor in pastoring the congregation, where there are many problems that can arise due to ineffective communication, so that it can have an impact, either directly or indirectly on the growth of the faith of the congregation and the church. This research was motivated by the problem that the shepherds and the pastoral team were judged to be lacking in carrying out their pastoral functions at GBI GIHON Rayon 12 - Grand Elite Hotel Pekanbaru Branch. It was found that the focus on Sunday worship activities which emphasize communication is monologue. Meanwhile, pastoral conversational communication which is interpersonal dialogue is very limited. This is also felt by some members of the congregation, especially in worship services. That's why this study aims to examine and analyze the Interpersonal Communication of Pastors and Pastoral Teams for the Congregation of GBI GIHON Rayon 12 Grand Elite Hotel Pekanbaru Branch. The method used is quantitative with data collection through surveys with the development of explanatory and confirmatory research. The result of this research is that the tendency of effective interpersonal communication between Pastor and pastoral team for the GBI GIHON Rayon 12 congregation was found to be quite good, as well as each indicator. The most dominant indicator forming is a supportive communication indicator (X2). While the other influential is the worship session (X7)
PENDAMPINGAN PASTORAL KRISTIANI BAGI KELUARGA YANG BERDUKA AKIBAT KEMATIAN KARENA COVID-19
The Covid-19 pandemic undermines all aspects of ecclesiastical services. This also has an impact on grieving services. There is no longer any consolation service held the same as before the pandemic. What is even sadder is that if a family member of the congregation dies of Covid-19, it makes them very sad. As a result of Covid-19, there is no longer the usual consolation worship that strengthens families. Because of this, pastoral care is very much needed, especially for families who are grieving. This paper uses a qualitative method with a literature study approach related to pastoral care. The results of the discussion are that the results of the discussion are to present forms of pastoral assistance for families who are grieving through family visits in which there are intense conversations with families. The conversation can use social media, video calls. In the mentoring process, the Pastor patiently listened to the expressions of grief that enveloped them and the Pastor in assisting them to carry out guidance, feelings of reconciliation, and healing through God's Word to families grieving due to Covid-19
Profesionalisme Guru Pendidikan Agama Kristen Pada Tingkat Sekolah Menengah Atas di Kota Manado Tahun 2018
This article examines the professionalism of Christian ReligiousEducation Teachers at the Senior High School level in Manado City. Theresearch was conducted using qualitative methods which were built fromliterature research, observation and interviews.This study begins with research on the professionalism ofteachers, both teachers in general and Christian Religious Educationteachers which are based on the example of the life and ministry of theLord Jesus Christ as the Great Teacher. Then proceed with empiricalresearch on the form of professionalism of Christian Religious Educationteachers, the obstacles faced by Christian Religious Education teachers inincreasing their professionalism and the efforts of Christian ReligiousEducation teachers in overcoming obstacles to increase theirprofessionalism.The results of the study show that there is an opinion regardingprofessional teachers of Christian Religious Education at the high schoollevel in the city of Manado which have links to formalities such as aminimum bachelor's diploma, following the teacher certification process,education and training, understanding the curriculum and alliances withfellow teachers. The obstacle for a Christian Religious Education teacherin increasing his professionalism comes from external factors such as thelimited development costs and opportunities for developing ChristianReligious Education teachers themselves. Meanwhile, the efforts of aChristian Religious Education teacher in overcoming obstacles inincreasing professionalism are also external factors such as furtherstudies, mastery of the curriculum and skills in the preparation oflearning tools.With the results of this study, it is possible to recommendproposals for Christian Religious Education teachers, especially in thecity of Manado for the professional development of teachers using theAction Research model. This model provides opportunities for ChristianReligious Education teachers to be involved and as the main actors in thelearning process, they identify and find problems, and then explore,explore and find their own answers to problems they encounter in the 3field. The Action Research Model is a model that can be an alternativechoice to help teachers develop their professionalis
Kajian Etnomusikologi Nyanyian Akabeluk : Dualitas Nyanyian Persahabatan Pada Zaman Dulu Di Desa Umalawain, Kecamatan Weliman, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur
Masalah penelitian ini adalah pada penerapan dualitas fungsi nyanyian akabeluk. Satu lagu nyanyian akabeluk dapat dinyanyikan dalam dua upacara yang berbeda yaitu acara syukur dan duka. Diketahui bahwa dalam nuansa duka nyanyiannya memiliki nuansa dan irama tersendiri, begitupun dengan nuansa bahagia. Ilmu Bentuk Analisa menjelaskan bahwa, nyanyian dalam nuansa duka mengandung pesan yang berbeda dengan nuansa syukur. Oleh sebab itu, mengapa nyanyian ini dapat digunakan dalam dua nuansa yang berbeda. Apa alasan yang mendasar sehingga nyanyian ini dapat digunakan dalam dua acara. Tujuan dari penelitian ini adalah : 1) Memahami bentuk penyajian dalam nyanyian akabeluk dalam dualitas nyanyian persahabatan tersebut. 2) Memahami alasan nyanyian Akabeluk dapat dinyanyikan pada dua acara yaitu acara syukur dan acara duka. 3) Memahami dan mengerti prosesi dan nyanyian yang dilakukan dalam acara syukur maupun acara duka. Kajian tentang pelestarian akan kepunahan warisan budaya juga dibahas dalam penelitian ini. Data penelitian diperoleh dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa nyanyian Akabeluk adalah nyanyian yang digunakan dalam dua nuansa yang berbeda. Prosesi nuansa duka terjadi atas “sebuah kesepakatan ritual adat” untuk melantunkan nyanyian tersebut, sedangkan nuansa syukur tidak ada kesepakatan melainkan nyanyian ini langsung dilantunkan. Nyanyian Akabeluk dibagi menjadi dua bagian yaitu “kananuk Rai lia dan “kananuk Ai tahan”. Kananuk Rai lian menceritakan tentang berdirinya tanah ini (nuansa syukur) sedangkan kananuk Ai tahan adalah nyanyian sindirin atau nyanyian kane’us malu (nuansa duka). Makna yang terkandung dalam nyanyian Akabeluk berdasarkan teori semiotika adalah sebagai seruan canda gurau, simbol kebersamaan dan juga sebagai ungkapan kiasan perasaan seseorang
Strategi Pembelajaran Tangga Nada Pada Siswa Kelas X SMTK Kristo Manado
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana strategi pembelajaran tangga nada pada siswa kelas X SMTK Kristo Manado. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif, dengan metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang dilaksanakan di SMTK Kristo Manado pada tahun 2019. Metode pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dari hasil analisa dan intepretasi data, diperoleh indikasi bahwa strategi pembelajaran yang tepat digunakan untuk mempelajari tangga nada adalah Strategi Pembelajaran Ekspositori (SPE) dan Strategi Pembelajaran Kontekstual atau Contextual Teaching and Learning (CTL); dan strategi pembelajaran tangga nada yang diterapkan oleh guru seni musik di SMTK Kristo Manado adalah Strategi Pembelajaran Ekspositori (SPE) dan Strategi Pembelajaran Kontekstual atau Contecstual Teaching and Learning (CTL). Komponen-komponen strategi pembelajaran yang digunakan untuk menunjang keberhasilan pembelajaran ada 4, yaitu (1) kegiatan pendahuluan, (2) penyampaian informasi, (3) partisipasi siswa dan (4) tes. Dari hasil temuan tersebut,maka direkomendasikan hendaknya guru seni musik di SMTK Kristo Manado dapat menerapkan strategi pembelajaran dengan baik dan meningkatkan komponen-komponen pembelajaran agar dapat mencapai tujuan pendidikan seni musik dengan baik dan lanca, juga agar hendaknya sekolah menambah sarana yang ada di sekolah agar dapat menunjang pembelajaran seni musik di SMTK Kristo Manado menjadi lebih baik lagi
SOLIDARITAS SOSIAL DAN AGAMA PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI MANADO
Artikel ini mendeskripsikan mengenai solidaritas sosial dan agama pada masa pandemi Covid-19 di Manado, dengan menggunakan metode penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Melalui penelitian ini ditemukan bahwa solidaritas sosial agama, masyarakat Kristen dan Islam di manado telah terlaksana dengan baik sehingga menjadi solusi bagi mereka yang sedang terdampak Covid-19. Agama telah berperan sebagai agen perubahan, agen pemersatu dan agen pembangkit solidaritas sosial di tengah masyarakat. Solidaritas sosial di Manado terbentuk atas agama yang kuat, diwariskan secara berkelanjutan sepanjang sejarah hadirnya gereja dan mesjid di Manado sampai sekarang. Penelitian ini memanfaatkan pemikiran Emile Durkheim tentang solidaritas sosial, khususnya tipe mekanik dan organik dan gambaran agama di Manado yang memiliki solidaritas sosial yang sehat. Hasil penelitian dalam artikel ini adalah bahwa solidaritas sosial yang dikemukakan oleh Emile Durkheim bermanfaat untuk memahami solidaritas sosial pada masa pandemi covid-19, agama berkaitan dengan sikap, motivasi dan tindakan masyarakat dalam mendemonstrasikan solidaritas sosial bagi sesamanya, solidaritas sosial adalah solusi bagi masyarakat dunia pada umumnya dan Indonesia pada khususnya ketika menghadapi bencana nonalam pandemi Covid-19
TINJAUAN ETIS TEOLOGIS TERHADAP FILM 12 YEARS A SLAVE
Di era digital seperti sekarang ini, film merupakan salah satu produk budaya populer yang akrab dengan kehidupan masyarakat. Umumnya, film tak hanya dipandang sebagai karya seni demi tujuan hiburan saja, melainkan juga sarat dengan nilai-nilai moral yang berangkat dari pengalaman personal seseorang serta keprihatinan akan konteks sosial tertentu. Dalam posisi itulah, film Twelve Years a Slave (2014) yang diangkat dari kisah nyata Solomon Northup hendak dikaji di sini. Pengalaman rasisme dan perbudakan yang dialami Northup dikemas secara detail dan apik dalam film ini sehingga menarik untuk dianalisis secara mendalam dengan menggunakan tinjauan etis teologis