Ejournal Institut Agama Kristen Negeri Manado
Not a member yet
812 research outputs found
Sort by
Analisis Faktor-Faktor Penyebab Perilaku Bullying Pada Remaja
Bullying menjadi fenomena sosial yang tidak dapat dihindari saat ini. Sekolah bukan lagi menjadi tempat yang nyaman untuk menimba ilmu dan pembentukan karakter. Banyak perilaku bullying terjadi di sekolah akhir-akhir ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor penyebab perilaku bullying pada remaja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 87 orang siswa salah satu Sekolah Menengah Pertama I Kota Ambon. Data penelitian diperoleh melalui pengisian kuesioner. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada tiga faktor utama yang menyebabkan terjadinya perilaku bullying dalam kehidupan remaja yakni faktor teman sebaya, penggunaan media sosial, dan pola pengasuhan dalam keluarga
MEMELIHARA SPIRITUALITAS GENERASI ALFA: Pembelajaran Inovatif Guru Sekolah Minggu Berbasis Media Video
Social and technological changes affect the way Sunday school children at GKI Diaspora Doyo Baru interact with others, including in terms of religious values and spirituality. Rigid curriculum and conventional teaching methods may no longer appeal to the Alpha generation, which grew up in the digital era. Therefore, it is necessary to identify effective ways to nurture and develop the spirituality of the Alpha generation in this technological era. This study aims to create a video learning method to enhance the spirituality of the Alpha generation in the Sunday School of the GKI Diaspora Doyo Baru congregation. Qualitative approaches are used in this study, and participant observation and interviews are used to obtain data. The results showed that Sunday school teachers of the GKI Diaspora Doyo Baru congregation have paid good attention to the challenges faced by the Alpha generation. The video media designed by Sunday school teachers proved to be effective and efficient as an innovative learning tool to nurture children's faith because it provides a strong appeal. Video media can be a "future savings" for the spiritual and moral development of the Alpha generation
Metode Pembelajaran Musik Keyboard Bagi Pemula Usia 11-15 Tahun
Alat musik keyboard merupakan alat musik instrumen yang sering digunakan baik di panggung hiburan, Gereja atau dirumah. Yang berfungsi untuk mengiring orang dalambernyanyi. Tidak semua orang yang mampu memainkan alat musik tersebut oleh karena ketidak tahuan mereka dalam melatih diri. Serta banyak pemain keyboard yang belajar secara otodidak atau belajar sendiri, sehingga permainan musik mereka tidak berkembang oleh karena kurannya pengetahuan musik atau teori musik. Dalam penulisan ini penelitikan akan memberikan metode pembelajaran tentang dasar bermain alat musik instrumen keyboard bagi pemula. Dimulai dengan memperkenalkan alat musik, belajar teori musik dan belajar penjarian. Metode yang digunakan dalam penulisan penelitian ini adalah metode kualitatif. Dengan menggunakan pendekatan observasi dan wawancara. Dari metode latihan yang diberikan kepada peserta didik bahwa mereka mampu mengikuti arahan dari pelatih dalam melatih tangan kanan dan tangan kiri dalam penjarian sehingga mulai terampil. Dengan melatih tangan kanan dan tangan kiri terlebih dahulu dalam permainan keyboard maka peserta didik akan terampil lembut dalam bermain alat musik keyboard. Sehingga peserta didik mampu membaca notasi musik dalam latiham musik keyboard. dengan belajar teori musik, maka peserta didik mampu mengembangkan sendiri kemapuan musik mereka dengan belajar sendiri dirumah, dengan teori yang telah diberikan oleh pelatih musik
Analisa Nyanyian Hymn “Ingat hari Sabat” Karya Fanny J. Crosby
Nyanyian memainkan peran penting dalam ibadah sebagai salah satu tindakan penyembahan dalam sejarah perkembangan gereja Kristen. Pada dasarnya Nyanyian rohani menyampaikan 3 hal yaitu: pujian kepada Allah, kepercayaan gereja atau doktrin, dan pengalaman rohani. Oleh karena Nyanyian rohani digunakan dalam berbagai ibadah maka perlunya kehati-hatian dalam memilih dan nyanyian rohani, agar secara efektif menyampaikan iman dan sikap gereja yang selaras dengan firman Tuhan. Salah satunya adalah karya Fanny J. Crosby berjudul “Ingat hari Sabat” yang diapresiasi oleh Gereja Advent sebagai lagu yang menyampaikan kebenaran doktrin. Penelitian ini dibuat untuk melihat bagaimana nyanyian ini mengkomunikasikan pesan-pesan teologis dengan melihat signifikansi dari latar belakang penulis, faktor-faktor yang mendorong dan juga menganalisis teologi yang terkandung dalam syair lagu. Hasilnya, lagu ini menunjukkan pemahaman alkitabiah tentang Sabat sebagai hari suci yang diberkati yang ditetapkan oleh Tuhan, hari suci yang berbeda dari hari-hari biasa lainnya, hari istirahat dan ibadah, hari Yesus memberikan teladan untuk diikuti, dan hari sukacita dalam hubungan dengan Allah. Melalui Penelitian ini, diharapkan akan ada penelitian-penelitian berikutnya yang akan menganalisis setiap lagu rohani yang kita apresiasi saat ini
SELF HARMING PADA REMAJA
Perilaku melukai diri merupakan salah satu bentuk perilaku yang dilakukan untuk mengatasi gangguan emosi atau rasa sakit emosional dengan cara menyakiti diri sendiri tanpa ada niat untuk bunuh diri. Dari berbagai penelitian, kalangan remaja memiliki intensi tinggi terhadap perilaku ini. Artikel ini memberikan tinjauan pustaka tentang perilaku menyakiti diri atau melukai diri pada remaja dan faktor-faktor yang berpotensi menyebabkan perilaku melukai diri. Metode penelitian yang digunakan dalam artikel ini adalah tinjauan pustaka. Hasilnya adalah perilaku menyakiti diri lebih banyak dilakukan oleh remaja karena masa remaja merupakan masa yang penuh dengan konflik sehingga rentan untuk melakukan tindakan menyakiti diri sendiri. Faktor-faktor yang berpotensi menyebabkan remaja melukai dirinya yang dibahas pada artikel ini adalah rasa kesepian, tingkat kesulitan yang tinggi dalam menanggapi pengalaman negatif dan tingkat kesulitan yang tinggi dalam menanggapi pengalaman yang negatif dan tingkat toleransi yang rendah terhadap masalah yang dihadapi, emotion focus coping , faktor eksternal dan internal, dan pola komunikasi dengan orang tua.
 
KRISIS KEKERINGAN DI KABUPATEN PURBALINGGA JAWA TENGAH (PERSPEKTIF ILMU SOSIAL PROFETIK)
Menurut UU Nomor 23 Tahun 1997, lingkungan hidup didefinisikan sebagai sistem kehidupan yang terdiri dari ruang dengan semua benda, keadaan, daya, dan mahluk hidup, termasuk manusia dan perilakunya, yang berdampak pada kelangsungan peri kehidupan dan kesejahteraan manusia dan mahluk hidup lainnya. Dengan semangat rahmatan li al-’alamin (rahmat untuk alam semesta), Islam memiliki kemampuan guna mendorong manusia untuk bertindak dan berperilaku dengan cara yang menguntungkan alam. Pengkajian bencana alam dapat dilakukan dengan pendeketan keilmuan profetik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan bencana alam krisis kekeringan yang terjadi di Kabupaten Purbalingga. Hasil penelitian menunjukan bahwa penyebab terjadinya bencana alam hingga krisis kekeringan di Kabupaten Purbalingga adalah karena adanya alih fungsi lahan, yang mana penyebab timbulnya alih fungsi lahan karena adanya aktivitas membuka ladang pertanian. Dampak dari kegiatan alih fungsi lahan juga berpengaruh terhadap hadirnya bencana lain seperti tanah longsor, banjir bandang, dan lainnya. Berbagai upaya juga dilakukan guna meminalisir dampak besar yang akan berdatangan seperti adanya program penanaman pohon, edukasi kepada warga sekitar hutan, hingga penyediaan sarana bak penampung air dalam skala besar, dan lainnya. Ilmu Sosial Profetik menawarkan kerangka kerja holistik dan berkelanjutan untuk memahami dan mengatasi bencana kekeringan, yang mencakup aspek spiritual, sosial, dan lingkungan. Dengan memperkuat nilai-nilai kepedulian sosial, keadilan, dan tanggung jawab lingkungan yang berlandaskan pada aspek humanisasi, liberasi, dan transendensi, diharapkan manusia dapat lebih baik dalam merespons dan mengurangi dampak negatif dari bencana kekeringan terutama yang terjadi di Kabupaten Purbalingga
Relevansi Misi Allah dalam Gereja Katolik Berdasarkan Tinjauan Injil Yohanes 3:16
This article aims to express a view about God's mission based on a study of the text of the Holy Bible and a study of the teachings of the Catholic Church. The text of the Holy Bible is a guide to the life of God's people in the Catholic Church, because the text expresses various meanings and values of life that are usually criticized and practiced in the life of faith of a community. The method used in this paper is a qualitative method with a hermeneutic approach. The three points of relevance that the author found in this article are findings that strengthen the roots of the faith and spiritual life of God's people in the Catholic Church. The three points include; social solidarity, the spirit of sacrificing boundaries without the people of God in the Catholic Church and total self-surrender. The third point of relevance of God's Mission in the lives of God's people in the Catholic Church is a strengthening of the meaning and practice of a life of faith that upholds the goodness of living together (bonum Communae)
Desain Pembelajaran PAK Dewasa dengan Menggunakan Technological Centered Design di Bajem GEKISIA Kelapa
Church as a place to educate all age groups and form good attitudes and behavior holistically. In learning the congregation, of course, each age group is different because the understanding and spiritual formation of each age group is different. Learning for the adult age group in the church is still lacking. Some of the facts found in the church are simply providing discussions that do not grow and change attitudes and behavior of adults holistically. This happens because there is still a lack of materials in adult learning that are prepared, but also due to the busyness of adult church members so they do not have time to attend coaching classes. The method used is a qualitative research method with a literature review and literature study approach. The results of the research show that learning design using Technological Centered Design can help the church in conducting learning and coaching for adults especially in the digital era and is useful for spiritual growth, as well as the use of technology that continues to develop. So the aim of this research is to provide an effective learning design to adult at Bajem Gekisia Kelapa by using Technological Centered Design
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN ALKITAB YANG TEPAT DALAM PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DALAM MENINGKATKAN KUALITAS BELAJAR PESERTA DIDIK
Selain membutuhkan RPP merdeka belajar dalam melaksanakan proses kegiatan belajar di kelas, guru juga memerlukan model pembelajaran untuk merancang kegiatan belajar. Model pembelajaran ini sudah seperti kesatuan yang tidak bisa dipisahkan dari RPP.
Bisa dilihat bahwa penting bagi guru untuk bisa mengenal dan menguasai beragam model pembelajaran. Dengan wawasan tersebut, guru dapat merancang kegiatan pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna untuk siswa
Model pembelajaran adalah kerangka kegiatan pembelajaran yang dibuat guru dalam melaksanakan proses kegiatan belajar PAK di kelas. Adapun sifat dari model pembelajaran ini yaitu sistematis, agar kegiatan pembelajaran dapat berjalan secara lebih maksimal. Jika kegiatan pembelajaran dapat berjalan dengan baik, maka tujuan belajar yang dirancang dapat tercapai dengan bai
GENERASI Z GMIM DAN DEMOKRASI : SEBUAH TELAAH ETIKA PROTESTAN DAN TEOLOGI PUBLIK
Artikel ini mengkaji bagaimana nilai-nilai etika Protestan, khususnya Calvinisme, membentuk pemahaman anggota Generasi Z Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) tentang demokrasi. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini mengungkapkan bahwa anggota Generasi Z GMIM mengintegrasikan iman mereka dengan cita-cita demokrasi seperti partisipasi, keadilan, dan hak asasi manusia. Namun, mereka juga secara kritis mengevaluasi praktik kepemimpinan gereja yang hierarkis dan terpusat yang dianggap tidak demokratis