Ejournal Institut Agama Kristen Negeri Manado
Not a member yet
812 research outputs found
Sort by
MEDIA PEMBELAJARAN BERASIS AUDIO
Inovasi dari pengembangan dari teknologi-teknologi pembelajaran yang semakin canggih terus bermunculan dan di manfaatkan menjadi sebuah sarana yang penting untuk menghasilkan capaian pembelajaran secara efektif dan efesien. Dengan memanfaatkan media teknologi pembelajaran yang menjadi media atau perantara dalam menyalurkan informasi di dalam kelas melalui penyerapan dengan indera pendengaran dan penglihatan sehingga setiap mahasiswa mampu memperoleh pengetahuan sesuai dengan capaian tujuan pembelajaran. Namun dibalik itu menjadi hal yang perlu diperhatikan bagi para dosen yang dituntut perlu mengembangkan diri lebih lagi dalam berinovasi dalam mata kuliah yang diajarkan. Peranan media pembelajaran dalam suatu proses belajar penting dilaksanakan karena menjadi alat untuk menyalurkan informasi kepada penerima informasi yakni mahasiswa melalui media pembelajaran yang sekaligus juga membantu peserta didiknya menyerap materi yang diberikan. Tuntutan ini juga guna mengurangi tingkat kejenuhan dalam kelas terjadi dan proses belajar mengajar ini akan menciptakan juga sebuah hubungan yang baik dengan mahasiswa serta untuk meningkatkan minat belajar mahasiswa dimana saat ini fenomena yang sering terjadi peserta didik sudah menurun minat belajar apabila pembelajaran tersebut tidak menarik. Sehingga diperlukan sebuah inovasi belajar yang dilakukan terhadap pembelajaran dalam kelas yang dilakukan oleh setiap pengajar. Jadi media pembelajaran secara audio visual ini merupakan salah satu metode dalam mengatasi masalah dalam mengajar dan menjadi jembatan terhadap pemberi pembelajaran untuk berbagai informasi yang koprehensif kepada peserata didiknya di dalam kelas yang dilakukan.
 
REMAJA PELAKU PELECEHAN SEKSUAL
Sexual harassment crimes committed by teenagers do not occur by chance, harassment often occurs because of the opportunity to commit these crimes. This study aims to describe the results of traumatic analysis and crimes by perpetrators of sexual abuse committed by adolescents. And this research was conducted at the Special Development Institute for Children Class II Tomohon. The subject is a juvenile offender who committed sexual abuse in Sangihe. This research approach is qualitative with case study method. Data collection techniques using interviews, reducing data, presenting data and finally drawing conclusions. Data analysis using descriptive analysis. The results showed that sexual harassment crimes committed by teenagers were based on internal factors and external factors. Personality, especially the mindset of the perpetrator, is very influential in his actions and the social environment as an external factor is no less influential in his crime. In this study, there was no clear trauma found in the perpetrators of sexual harassment
Strategi Pembelajaran Edutainment Pada Pendidikan Kristen Anak Usia Dini
Abstrak
Era disrupsi telah memberi pengaruh besar pada setiap manusia termasuk anak usia dini apalagi dibarengi dengan perkembangan informasi dan teknologi yang begitu cepat dan sangat bersentuhan dengan mereka. Apabila tidak dididik dengan efektif maka berdampak juga pada perekembangan anak usia dini yang bercitra diri negatif. Hal ini menjadi tantangan bagi Pendidikan Kristen Anak Usia Dini dalam membentuk nilai-nilai moral anak di usia dini. Oleh karena itu diperlukan strategi pembelajaran yang efektif untuk menanamkan nilai-nilai moral Kristiani bagi anak usia dini. Salah satu strategi yang efektif dan tepat untuk diterapkan pada anak usia dini khususnya generasi Alfa adalah strategi pembelajaran edutainment yang mengombinasikan antara belajar dan bermain dengan memanfaatkan teknologi. Berdasarkan hal tersebut maka penelitian ini hendak meneliti penerapan strategi pembelajaran edutainment pada Pendidikan Kristen Anak Usia Dini. Penelitian ini menggunakan metode penelitian studi literatur dengan mengumpulkan data dari berbagai literatur diantaranya buku bacaan dan artikel serta karya ilmiah lainnya yang berkaitan dengan strategi pembelajaran edutainment pada Pendidikan Kristen Anak Usia Dini.
Kata kunci : Strategi Pembelajaran Edutainment, Pendidikan Kristen Anak Usia Dini
Abstrac
The era of disruption has had a big influence on every human being, including young children, especially when accompanied by the rapid development of information and technology which is very close to them. If you are not educated effectively, it will also have an impact on the development of young children who have a negative self-image. This is a challenge for Early Childhood Christian Education in forming children's moral values at an early age. Therefore, effective learning strategies are needed to instill Christian moral values in young children. One strategy that is effective and appropriate to apply to young children, especially the Alpha generation, is an edutainment learning strategy that combines learning and playing by utilizing technology. Based on this, this research wants to examine the application of edutainment learning strategies in Early Childhood Christian Education. This research uses a literature study research method by collecting data from various literature including reading books and articles as well as other scientific works related to edutainment learning strategies in Early Childhood Christian Education.
Keyword : edutainment learning strategies, early childhood of Christian educatio
SILSILAH YESUS KRISTUS, ANAK DAUD, ANAK ABRAHAM BERDASARKAN MATIUS 1:1 DARI SUDUT PANDANG BIBLICAL DAN HISTORICAL
Tujuan penelitian ini adalah agar setiap orang Kristen memahami keberadaan Yesus Kristus sebagai Mesias atau Juruselamat, denga napa yang dituliskan pada Kitab Matius. Melalui kitab Matius 1:1 dipaparkan mengenai silsilah Yesus Kristus sebagai anak Daud dan Anak Abraham. Sepintas seakan-akan itu hanya sebuah informasi bagi setiap pembaca, namun di dalamnya ada makna teologis dan historical mengenai silsilah tersebut. Kitab Matius pada zamannya ditujukan kepada orang Yahudi. Pemaparan mengenai silsilah Yesus kristus dalam Kitab Matius sangat penting bagi orang Yahudi, untuk mengetahui keakuratan asal usul Yesus dan Apakah Yesus layak untuk dihormati atau mendapat tempat bagi orang Yahudi. Pada zaman Kristen modern dan Yahudi hal ini penting untuk mengetahui apakah benar Yesus adalah Mesias yang dijanjikan dalam perjanjian Daud dan Abraham, sehingga menolak keraguan kemesiasan Yesus sebagai Raja alam semesta dan tempat keimanan kita digantungkan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan mendapatkan sumber daftar Pustaka, Alkitab, buku-buku dan jurnal, yang dipaparkan secara deskriptif untuk mendapatkan informasi dan pemahaman yang tempat mengenai Yesus Kristus sebagai Anak Daud dan Anak Abraham
REMAH UNTUK ANJING MEMAHAMI PERILAKU YESUS DAN RESPON PEREMPUAN DALAM MARKUS 7:24-30
Mendengar istilah Kristen maka pastilah akan terbersit satu nama, yakni nama Yesus Kristus. Tokoh yang tersohor baik dalam lingkungan kekristenan dan non Kristen. Beliau juga mewarnai sejarah dunia dengan aksi-Nya di awal penanggalan Masehi. Tidak heran ketika dunia menjadikan kelahiran-Nya sebagai titik tolak kalender Masehi. Yesus yang terkenal dengan pelayanan-Nya yang sangat mengedepankan kasih, ternyata pernah berbuat hal yang jauh dari kata mengasihi kepada seorang perempuan Kanaan. Hal ini dicatat oleh Injil Markus. Masalah yang ditemukan adalah masalah dalam teks, yaitu bahwa Yesus yang dikenal lemah lembut dan pnuh kasih nyatanya pernah “tertangkap” bertindak cukup arogan dan jauh dari kesan mengasihi kepada seorang perempuan dalam narasi Injil. Maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami makna dibalik sikap Yesus yang tidak wajar tersebut dan respon perempuan Kanaan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Karena melibatkan ayat Alkitab, tepatnya bagian Perjanjian Baru maka diperlukan metode hermeneutik. Metode hermeneutik yang dipilih merupakan kombinasi dari metode kritik naratif dan kritik historis. Data penelitian akan diperoleh melalui penelitian kepustakaan. Penelitian ini akan menggali unsur narasi dan fakta sejarah lalu digabungkan dalam suatu analisis untuk memperolah makna substansial. Hasil dari penelitian ini diharapkan akan memberi persepsi baru mengenai perlakuan Yesus terhadap perempuan Kanaan dalam Markus 7:24-30. Apa maksud terselubung Yesus melalui tindakan yang terkesan arogan dan apa esensi iman di balik respon perempuan Kanaan. 
Model Antroplogis Stephen B. Bevans : Kajian Teologis Kontekstual Pelaksanaan Adat Masikka’ Dalam Acara Pemakaman Di Desa Ranta Damai
Masikka' is a poem that is sung or sung by the Customary Stakeholders (the leader of the poem sings first and then followed by other singers) when a member of the nobility (Parengnge' and Tomatua) dies. To get the meaning of the poem and the theological values contained in Masikka', the two authors used qualitative methods to find information related to Masikka culture and went directly to conducting interviews in Rante Peace. Masikka' is done to give final respect to people who have died for the services or influences that have been carried out during their life to the Rante Balla community and also there is an understanding that this culture is carried out as a provision for that person to go to a new world (another world). In this article the author uses a qualitative method using the Anthropological model approach of Stpehen B. Vans. The purpose of this article is to examine theologically the implementation of the Masikka ritual at a funeral in the Peace Chain Village from the perspective of Stephen B, Vans' anthropological model
Tinjauan Etis Teologis Ibadah Kuno Dibalik Kebudayaan Ritual Mahelur Masyarakat Kristen Minahasa Sulawesi Utara
This study discusses the theological ethical review of the Mahelur ritual practice behind the culture of the Minahasa Christian community of North Sulawesi. The research method used is qualitative with data collection techniques through observation, interviews, and documentation studies. This study aims to find the theological ethical meaning behind this ritual practice and provide conclusions that can be understood as follows: First, the Mahelur ritual practice is carried out to re-establish a relationship with God as the creator of the universe, where blessings will continue to flow in the life of the Minahasa people. Second, there are views pro and con against the practice of Minahasa cultural rituals, where views that reject and regard it as a misguided act are caused by a lack of understanding of the history and meaning of Minahasa culture. Third, the conclusion of this study shows that the Mahelur ritual practice basically has a theological ethical meaning that establishes and builds a relationship with the creator of the universe in order to be given blessings and abundance in human life. It teaches that the source of blessings, life, and success comes
KNOWLEDGE MANAGEMENT: SEBUAH STRATEGI PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DALAM KONTEKS PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN MENGHADAPI ERA POSTHUMAN
The industrial era 5.0 has had many impacts on human civilization. One of them is the emergence of posthumans where human life is in contact with advances in science and technology. This certainly has an impact on human life, has a positive impact when technology is used to facilitate human work, but it can also have a negative effect when technology controls and controls humans. Therefore, human efforts are needed to develop their potential so that they can face and balance the challenges in the posthuman era in the future. Knowledge Management is a strategy that can help humans manage knowledge (self-potential and technology) that can be implemented in Christian Religious Educatio
Peran Guru Pendidikan Agama Kristen dalam Pembentukan Karakter Religius Siswa di Sekolah Menengah Atas Negeri 15 Medan
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru pendidikan agama Kristen dalam pembentukan religius siswa di Sekolah Menengah Atas Negeri 15 Medan. Metode kualitatif deskriptif digunakan dalam penelitian ini. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah triangulasi, nyakni melalui observasi partisipasi aktif, wawancara tidak terstruktur dan dokumentasi. Hal penelitian ditemukan bahwa karakter religius siswa di SMA Negeri 15 tercermin melalui sikap dan perilaku yang patuh dalam melaksanakan ajaran agama yang dianutnya, toleran terhadap pelaksanaan ibadah agama lain, dan hidup rukun dengan agama lain. Selain itu, peran guru PAK yang dilakukan adalah sebagai pengajar dan pendidik serta sebagai teladan dalam karakter religius. Guru PAK juga menghadapi faktor yang mempengaruhi pembentukan karakter siswa, nyakni faktor penghambat dan faktor pendukung. Dalam melaksanakan perannya guru PAK melakukan beberapa metode yang membantu pembentukan karakter siswa, yaitu melakukan pembiasaan berdoa dan bernyanyi, pengenalan Alkitab, pembentukan kegiatan keagamaan rutin serta menjadi teladan bagi siswa
JOHN CALVIN: GERAKAN, PEMIKIRAN DAN WARISANNYA DALAM SEJARAH GEREJA MENURUT TELAAH LITERATUR
This article describes John Calvin, the second generation of reformers in church history or Christian history who systematized reform theology through his theological movements and thoughts. This description is based on randomly selected literature reviews that study the life of John Calvin and his theological thoughts that focus on the sovereignty of the Triune God over all His creation. The specialty of Calvin's thought also lies in the integrity and integration between abstract theology and holistic spirituality. Therein lies the strength of the church which must continue to be reformed, namely the supremacy of God's sovereignty and integrative theology-spirituality which is the legacy of John Calvin which should be actualized and continuous in the procession of the church in its historical course