Ejournal Institut Agama Kristen Negeri Manado
Not a member yet
    812 research outputs found

    Hubungan Kecerdasan Emosional dan Kecerdasan Spiritualitas dengan Stres Pada Mahasiswa Yang Sedang Menyusun Skripsi di IAKN Manado

    Full text link
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritualitas dengan stres pada mahasiswa yang sedang menyusun skripsi di IAKN Manado. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kuantitatif yang dilaksanakan di Institut Agama Kristen Negeri Manado pada tahun 2023. Data dikumpulkan melalui penyebaran angket pada mahasiswa yang sedang menyusun skripsi di IAKN Manado. Dari hasil analisis dan interpretasi data diperoleh bahwa : (1). Terdapat hubungan kecerdasan emosional dengan stres dengan nilai r = 0,511 dan  nilai sig 0,000 < 0,05 dengan kekuatan hubungan sedang. (2). Terdapat hubungan kecerdasan spiritualitas dengan stres dengan nilai r = 0,537 dan nilai sig 0,000 < 0,05 dengan kekuatan hubungan sedang. (3). Secara simultan atau secara bersama-sama terdapat hubungan kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritualitas dengan stres pada mahasiswa yang sedang menyusun skripsi di IAKN Manado, dengan nilai sig F Change 0,000 < 0,05. Dari hasil temuan tersebut maka direkomendasikan kepada mahasiswa yang sedang atau yang tidak sedang menyusun skripsi di IAKN Manado agar dapat meningkatkan kecerdasan emosional maupun kecerdasan spiritualitas sebagai cara untuk menurunkan atau mengurangi stres atau tekanan yang disebabkan akibat tugas akademik maupun non-akademik.   &nbsp

    "Promise Land": Tanah Perjanjian Dalam Kitab PL Dan PB Serta Penggenapannya Dalam Yesus Kristus

    Full text link
    Tanah adalah sebuah identitas bagi sebuah kelompok masyarakat yang mengaitkannya pada hampir seluruh dimensi kehidupannya di dunia. Tanah menjadi simbol kemapanan secara ekonomi, sosial, budaya, bahkan Sejarah. Maka Allah kemudian menjanjikan tanah kepada umat pilihannya sebagai tanda bahwa Allah melindungi kehidupan umatNya yakni Bangsa Israel.  Perjanjian Lama mencatat Tanah perjanjian adalah sebuah janji allah yang dipercaya oleh Umat Israel sebagai bagian dari keistimewaan mereka sebagai umat pilihan. Tanah ini dijanjikan oleh Allah pertama kali kepada Abraham, nenek moyang bangsa Israel. Ketika Bangsa Israel dipimpin oleh Musa dari Mesir, tempat mereka diperbudak, Tuhan lalu menuntun mereka ke Tanah Kanaan, itulah tanah yang dijanjikan oleh Allah dahulu kepada Abraham.  Proses Bangsa Israel untuk merebut tanah ini pun cukup panjang, melalui peperangan, dan bahkan pembunuhan satu bangsa yang telah ada sebelumnya di tanah itu. Lalu bukankah tanah ini semestinya mendatangkan damai Sejahtera dan bukan justru sebaliknya? Untuk itulah maka penting bagi kita untuk melihat tanah perjanjian ini dari perspektif penggenapannya melalui Yesus Kristus dalam perjanjian Baru. Dengan melihat hal ini melalui Perjanjian Baru, maka konteks Tanah Perjanjian ini akan dilihat sebagai sesuatu yang universal, bahwa Tanah Perjanjian ini adalah berkat cinta kasih Tuhan kepada seluruh umat manusia yang telah tergenapi dalam diri Yesus Kristus

    Pemanfaatan Media Sosial sebagai Strategi Komunikasi Teologi Misi

    No full text
    This study aims to describe the use of social media as a mission theology communication strategy. Using a qualitative approach with a descriptive method, because this method is a way to obtain data with specific purposes and uses, by utilizing printed and electronic books, journals, and websites. The results of the study describe that a communication strategy as planning, structuring and implementing an effective and efficient communication process is very important for communicating mission theology in the digital and post-humanism era. By utilizing social media while implementing the steps of a communication strategy, social media users can create messages related to mission theology, which can be conveyed and received easily by recipients. In the end mission theology will be considered important and not only for intellectuals. More than that, mission theology will become part of the work culture of Christians because social media becomes an intermediary for continuing to work or be creative, sharing and communicating, and a means for mutual collaboration

    Membebaskan Yang Tertindas: Peran Gereja Dalam Perspektif Gustavo Gutierrez Terhadap Kemiskinan

    Full text link
    One of the major issues faced by the global community, including in developing countries such as Indonesia, is poverty. A renowned theologian from Latin America, Gustavo Gutiérrez, developed the concept of liberation theology, which emphasizes the active role of the church in combating poverty and social injustice. The findings of this research show that Gutiérrez's liberation theology provides a strong conceptual framework for the church to act as an agent of social change in liberating the oppressed from poverty. Gutiérrez asserts that the church is not only a place of worship but also a place for supporting and advocating for the rights of the poor. In practice, liberation theology is applied in churches through various social, educational, and economic programs to address the root causes of poverty and empower impoverished communities. The conclusion of this research is that the role of the church, from the perspective of Gutiérrez's liberation theology, is crucial in the struggle to liberate the poor from the shackles of poverty. Churches that implement this theology demonstrate their success in achieving sustainable and significant social change. Therefore, this research provides important theoretical and practical contributions to the study of theology and religious practice. Theoretically, this research enriches the discourse on liberation theology and the social role of the church. Practically, this research offers guidelines for churches in developing effective programs to tackle poverty

    PAK Dalam Pembentukan Identitas Remaja di Jemaat KGMPI Elohim Melonguane Kabupaten Kepulauan Talaud

    No full text
    Abstract: The purpose of this study is to determine the formation of Christian teenagers' identity through church and family Christian Religious Education. The research was conducted using a qualitative descriptive approach. Data were collected through observations and interviews with adolescents, parents, special ministers, and congregational pastors. The results of data analysis and interpretation indicate that: (1) Christian youth identity formation through PAK has been carried out by the church and family, but still requires more cooperation, both in active programs and enthusiasm of adolescents to worship, (2) The inhibiting factors in the formation of adolescent identity are adolescents themselves, parents, and peers. Based on these findings, it is suggested that the special service commission should be able to embrace adolescents who are not yet active from worship fellowship and church activities through more active programs and establish cooperation with parents. Parents still provide motivation and examples so that adolescents grow in the knowledge of God's love so that it radiates from thoughts, words and behavior. Thus, the formation of Christian adolescent identity is very important for adolescents so that they know themselves as a whole and believe in the Lord Jesus Christ as their personal Lord and Savior

    PENGUATAN PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN UNTUK KEHATI-HATIAN DI MEDIA SOSIAL Di SMA N 2 MANADO

    Full text link
    Media sosial telah menjadi bagian penting dalam kehidupan modern, namun juga menimbulkan tantangan etika bagi pengguna. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran Pendidikan Agama Kristen (PAK) dalam meningkatkan kehati-hatian penggunaan media sosial. Studi kasus dilakukan di SMA 2 Manado dengan pendekatan kualitatif melalui studi literatur dan observasi. Hasilnya menunjukkan PAK memiliki peran membentuk nilai-nilai seperti empati, kejujuran dan tanggung jawab yang penting dalam interaksi online. PAK juga mendorong kehati-hatian dalam berbagi konten agama serta kolaborasi antara gereja, sekolah dan keluarga untuk membimbing generasi muda menghadapi tantangan digital. Disimpulkan PAK vital untuk membekali generasi muda Kristen Indonesia menggunakan media sosial dengan bijak dan bertanggung jawab melalui nilai-nilai Kristiani yang relevan dengan perkembangan zaman

    IMPLEMENTASI PELAYANAN PASTORAL DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER SPIRITUAL JEMAAT BERBASIS PENDIDIKAN KRISTEN DI GMIT LANUD ELTARI

    Full text link
    Penelitian ini berjudul "Implementasi Pelayanan Pastoral dalam Pembentukan Karakter Spiritual Jemaat Berbasis Pendidikan Kristen di GMIT Lanud Eltari." Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi bagaimana pelayanan pastoral dapat berperan dalam pembentukan karakter spiritual jemaat melalui pendekatan pendidikan Kristen di GMIT Lanud Eltari. Inti permasalahan yang diangkat adalah efektivitas pelayanan pastoral dalam meningkatkan karakter spiritual jemaat, yang mencakup aspek-aspek seperti keimanan, ketaatan, dan pengabdian dalam kehidupan sehari-hari. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan pastor dan jemaat, observasi partisipatif, serta analisis dokumen terkait. Analisis data dilakukan dengan pendekatan deskriptif-analitik untuk mengidentifikasi tema-tema utama yang muncul dari data lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan pastoral yang berfokus pada pendidikan Kristen secara signifikan berkontribusi dalam pembentukan karakter spiritual jemaat. Pendekatan yang dilakukan meliputi pengajaran Alkitab yang mendalam, konseling pastoral, dan kegiatan-kegiatan rohani yang mendukung pengembangan spiritual jemaat. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa implementasi pelayanan pastoral yang berbasis pendidikan Kristen di GMIT Lanud Eltari berhasil membentuk karakter spiritual jemaat yang lebih kuat dan kokoh, serta meningkatkan keterlibatan jemaat dalam kegiatan gerejawi dan kehidupan spiritual sehari-hari. Penelitian ini memberikan rekomendasi agar gereja terus mengembangkan program pelayanan pastoral yang integratif dan berbasis pendidikan Kristen untuk memperkuat karakter spiritual jemaat di masa mendatang.    

    Makna Pasemon dalam Syair-syair Musik Gereja: Kajian Semiotik Menurut Teori Charles Sanders Peirce

    Full text link
    Along with the dynamics of development, church music has also experienced extraordinary development. Meeting with many musical genres that are developing in society makes this music continue to be dialectic in such a way that it gives rise to new types of music that are used in Christian worship. In the development of the genre, it is increasingly difficult to distinguish between church music (liturgical music) and secular music, even though essentially, church music is different from secular music. Based on Charles Sanders Pierce's semiotic theory, the writing below attempts to analyze the pasemon in church music lyrics. Although church music and secular music have the same material object, both have different formal objects. This difference in objects is what makes its representation and interpretation different in its pair. This pasemon ultimately makes church music inseparable from the understanding of Christian theology. This is because essentially, in the context of Christian worship, church music is a means and not an en

    Integrasi Musik Gereja dan Pendidikan Kristen berdasarkan Teologi Rasul Paulus

    Full text link
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan integrasi musik gereja dan Pendidikan Kristen berdasarkan Teologi Rasul Paulus. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan pendekatan studi kepustakaan (Library Research), penelitian ini analisis data dengan metode hermeneutika secara Literal, Kontekstual dan teologis melakukan exegeses terhadap teks Alkitab dalam Efesus 5:19 dan Kolose 3:16, maka Musik dalam teologi Rasul Paulus yaitu Mazmur, Puji-pujian dan Nyanyian Rohani merupakan representasi dari keberagaman target pelayanan Rasul Paulus, Musik dalam Teologi Rasul Paulus merupakan media kontekstual untuk mengajar dan menegur berdasarkan Kebenaran Firman Allah, dan Musik dalam Teologi Rasul Paulus adalah musik yang didasarkan pada keyakinan kepada Allah dan ajaran yang berdasarkan kebenaran yang tidak kompromi terhadap keduniawian dan dosa

    Strategi Pembelajaran Jarak Jauh/ E-learning

    Full text link
    Dalam penulisan artikel ini, membahas atau memberikan pengetahuan tentang memahami dengan lebih mengenai strategi pembelajran jarak jauh/ e-learning, yang mana merupakan salah satu strategi pembelejaran yang efisien jika dilakukan pada waktu dan tempat yang berbeda. Hal ini juga dijadikan tolak ukur seorang pengajar untuk merancang sebuah proses pembelajaran yang tidak dilakukan didalam kelas, melainkan menggunakan teknologi atau media elektronik untuk keberlangsungan proses pembelajaran yang diinginkan. Ada tahap-tahap yang harus dilakukan dalam merancang pembelajaran jarak jauh ini, antara lain: melakukan analisa, menentukan media pembelajaran yang tepat, memaksimalkan peran teknologi dalam pembelajaran, melakukan evaluasi

    755

    full texts

    812

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Ejournal Institut Agama Kristen Negeri Manado
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇